
GARUTTERKININEWS.COM – Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, secara resmi membuka Ramadhan Fashion Festival (Ramffest) 2025 yang berlangsung di Piazza Firenze, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Jumat (14/3/2025).
Dalam sambutannya, Putri Karlina menegaskan bahwa pengembangan ekonomi kreatif menjadi salah satu prioritas kepemimpinannya. Hal ini mendapat dukungan penuh dari Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin. Oleh karena itu, Pemkab Garut berkomitmen memberikan dukungan baik secara moril maupun materil terhadap berbagai kegiatan yang berkaitan dengan sektor ini.
“Ketika kita berbicara mengenai ekonomi kreatif, maka kita berbicara tentang masa depan anak-anak muda. Mungkin sumber daya alam seperti pertambangan dan perminyakan akan habis, tetapi kreativitas tidak akan pernah habis,” ujar Putri Karlina.
Ia juga menyoroti potensi besar ekonomi kreatif di Garut, yang tidak hanya berkaitan dengan sektor pariwisata tetapi juga berkembang melalui ide-ide inovatif anak muda. Menurutnya, beberapa _brand fashion_ lokal asal Garut telah meraih prestasi di tingkat nasional hingga internasional.
“Bakat-bakat seperti itu jangan sampai dibiarkan sendiri. Pemerintah harus hadir untuk memfasilitasi, meringankan, serta menciptakan ekosistem yang mendukung mereka,” tuturnya.
Ke depan, Putri Karlina berharap Pemkab Garut dapat melakukan reformasi kebijakan ekonomi kreatif agar semakin banyak masyarakat yang tertarik berwirausaha, didukung oleh ekosistem yang kondusif.
Ia juga berpesan kepada para peserta pameran bahwa mengikuti festival seperti ini bukan semata-mata untuk mencari keuntungan instan, tetapi sebagai ajang meningkatkan _brand awareness_ agar produk mereka semakin dikenal masyarakat.
Sementara itu, Direktur Vortable Indo Creative Industry, Dhani Omar Dien, mengungkapkan bahwa Ramffest 2025 merupakan event kedua digelar setelah edisi pertama pada 2023. Tahun ini, festival diikuti oleh 16 _tenant fashion_ dan berlangsung dari 14 hingga 18 Maret 2025.
Dhani menjelaskan bahwa Vortable Indo Creative Industry merupakan event organizer yang mengelola berbagai acara, termasuk Festival Baso Aci di bidang kuliner.
“Sejak awal, kami ingin menampilkan potensi yang ada di Garut. Tahun ini juga menandai satu dekade perjalanan kami dalam industri kreatif,” katanya.
Ia berharap Ramffest 2025 dapat menjadi ajang promosi yang memberikan dampak positif bagi potensi lokal di Garut.
“Di momen Ramadan ini, masyarakat Garut pasti membutuhkan pakaian untuk Lebaran. Daripada belanja ke luar kota, yuk kita _spending money_ nya di Garut,” pungkasnya. (R Agus Sopian)