Kamis, Juni 25, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 6

Geger Penemuan Kerangka Manusia Di Hutan Banjarwangi, Polres Garut Lakukan Penyelidikan

0

GARUTTERKININEWS.COM– Warga Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut digegerkan dengan penemuan kerangka tubuh manusia di kawasan hutan Blok Batumeungpeuk, Kampung Sodong, Desa Tanjungjaya, Jumat dini hari (20/3/2026).

Kapolsek Banjarwangi Ipda ipar Suparlan mengatakan penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Nurdin (48) bersama rekan-rekannya saat sedang berburu sambil menunggu waktu berbuka puasa (ngabuburit) pada Kamis sore (19/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat melintas di kawasan hutan, mereka menemukan kerangka manusia dalam kondisi terlentang.

Karena merasa takut, para saksi tidak berani mendekat ataupun menyentuh temuan tersebut. Mereka hanya merekam video dari jarak sekitar tiga meter, kemudian segera melaporkan kejadian itu ke petugas di Pos Pengamanan Lebaran setempat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas dari Tim Inafis Polres Garut, Polsek Banjarwangi bersama tim gabungan menuju lokasi kejadian. Namun, medan yang cukup sulit berupa jalan berbatu dan tanah liat di kawasan perbukitan membuat proses menuju tempat kejadian perkara (TKP) memerlukan waktu cukup lama. Petugas akhirnya tiba di lokasi sekitar pukul 00.00 WIB.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, kerangka manusia ditemukan tanpa pakaian maupun benda lain yang dapat mengidentifikasi identitas korban. Pemeriksaan medis luar oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Banjarwangi juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan yang mencolok, meski beberapa bagian tulang ditemukan berserakan yang diduga akibat aktivitas binatang liar.

Selanjutnya, tim Inafis Polres Garut melakukan olah TKP dan mengamankan kerangka tersebut untuk dibawa ke RSU dr. Slamet Garut guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut secara forensik.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematian. Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor guna membantu proses identifikasi. ( Asopian )

Bupati Pastikan Kelancaran Arus Mudik di Jalur Utara Garut

0

 

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melakukan monitoring langsung jalur mudik di wilayah utara Kabupaten Garut pada Rabu (18/03/2026).

Peninjauan ini mencakup sejumlah titik krusial, mulai dari Pendopo – Pos PAM Kubang Tarogong – Pos PAM Kadungora – Pos PAM Terpadu GTC Limbangan – Pos PAM Limbangan – Stasiun Cibatu – Pos PAM Wanaraja – Pos PAM Bunderan Suci – Pos PAM Cilawu.

Bupati Garut menyampaikan apresiasi atas dedikasi para petugas yang telah berjaga memasuki hari keenam Operasi Ketupat Lodaya. Ia menilai situasi arus lalu lintas dan pengamanan di wilayah Garut sejauh ini masih dalam kondisi terkendali.

“Dan Alhamdulillah sampai saat ini saya melihat bahwa semua masih terkendali untuk itu saya menyampaikan terima kasih atas kerja keras dedikasi dan keseriusan bapak-bapak semua,” ujar Abdusy Syakur saat memimpin Apel Pasukan Operasi Ketupat Lodaya di Pos PAM Kubang Tarogong.

Mengingat masa operasi yang masih cukup panjang, Syakur menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan bagi para petugas. Ia mengingatkan agar personel tetap menjaga kondisi fisik, terutama saat menjalankan tugas sembari berpuasa, guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Ia juga menginstruksikan para petugas untuk mengedepankan empati saat melayani pemudik. Menurutnya, kondisi fisik yang lelah dan lapar baik dari sisi petugas maupun masyarakat dapat memicu sensitivitas tinggi, sehingga diperlukan kesabaran ekstra agar tercipta kesan yang baik bagi warga yang melintasi Garut.

“Tapi yang pasti, saya sangat yakin sekali bapak-bapak semua insha Allah akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, sehingga semua orang Garut yang mudik ataupun yang lewat Garut itu memiliki kesan yang baik,” lanjutnya.

Selain kesiapan jalan, Bupati Garut menginstruksikan jajaran dinas terkait dan para camat untuk melakukan pengecekan ulang terhadap fasilitas publik di sepanjang jalur mudik, seperti masjid dan tempat istirahat (rest area), terutama dari sisi kebersihannya.

“Dan juga dinas-dinas dan pak camat nanti cek-cek lagi fasilitas yang kita miliki, masjid-masjid, tempat istirahat juga cek lagi kebersihannya,” tambahnya.

Terkait peninjauan arus mudik di wilayah Garut bagian utara, Abdusy Syakur Amin mengapresiasi penanganan cepat terhadap insiden kecelakaan yang sempat terjadi di jalur Cikaledong oleh Pemerintah Kabupaten Bandung. Ia juga mendukung penerapan sistem satu arah (_one way_) pendek atau situasional untuk mengurai kemacetan di titik-titik tertentu tanpa harus menutup jalur yang terlalu panjang.

“Menurut saya ini adalah salah satu cara yang sangat berdampak dengan adanya kejadian langsung diurai-diurai gitu aja. Sehingga tidak perlu kemudian satu arah itu satu jalan yang sangat panjang sekali hanya untuk untuk mengurai kemacetan di daerah tertentu,” tuturnya.

Menutup pernyataannya, Bupati Garut juga menyoroti titik keramaian di pasar tumpah seperti wilayah Lewo. Pihaknya berencana melakukan diskusi lebih lanjut untuk mengoptimalkan sistem “pagar betis” agar kegiatan masyarakat tetap berjalan namun arus lalu lintas tidak terhambat.

Di beberapa Pos Pengamanan Bupati Garut mengecek langsung ketersediaan obat yang ada di posko kesehatan yang disediakan oleh Dinas Kesehatan Garut, Ia meminta agar pemberian obat tidak asal dan sesuai dengan keluhan yang dikeluhkan oleh pemudik.

( Asopian )

Bhayangkari Garut Peduli, Kapolres dan Ketua Bhayangkari Kunjungi Pos Pam Ops Ketupat Lodaya 2026

0

GARUTTERKININEWS.COM – Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto bersama Ketua Bhayangkari Cabang Garut Ny. Intan Yugi melaksanakan kegiatan Bhayangkari Peduli dan Yayasan Kemala Bhayangkari Peduli dengan mengunjungi sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) Operasi Ketupat Lodaya 2026 di wilayah hukum Polres Garut. Senin (16/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Bhayangkari Cabang Garut didampingi oleh Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Garut selaku Wakil Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Garut Ny. Sally Bayu, serta para pengurus Bhayangkari Cabang Garut dan Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Garut.

Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril kepada para petugas yang sedang melaksanakan tugas pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat selama momentum Idul Fitri 2026.

Adapun Pos Pengamanan yang dikunjungi di antaranya Pos Pam Simpang 4 Anwar Musaddad, Pos Pam BJB Garut Kota, Pos Pam Kadungora, serta Pos Pam Terpadu Limbangan.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan Bhayangkari memberikan tali asih kepada para petugas yang terdiri dari personel Polri, TNI, tenaga kesehatan, serta instansi terkait lainnya yang tergabung dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026.

Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi dan perhatian kepada para petugas yang tetap siaga menjalankan tugas demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama perayaan Hari Raya Idul Fitri.

( Asopian )

Pemkab Garut Berlakukan Kebijakan WFA pada 17 Maret, Sekda Tegaskan Tetap Bekerja dan Jaga Konsistensi

0
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, memimpin Apel Gabungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut, yang berlangsung di Lapang Apel Sekretariat Daerah, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (16/3/2026).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, memimpin Apel Gabungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut, yang berlangsung di Lapang Apel Sekretariat Daerah, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (16/3/2026).

GARUTTERKININEWS.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, memimpin Apel Gabungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut yang berlangsung di Lapang Apel Sekretariat Daerah, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (16/3/2026).

Apel gabungan ini menjadi pertemuan tatap muka terakhir sebelum diberlakukannya kebijakan kerja fleksibel menjelang hari raya.

Sekda Nurdin Yana menyampaikan bahwa mulai Selasa, 17 Maret 2026, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Garut akan melaksanakan tugas melalui mekanisme Work From Anywhere (WFA). Kebijakan ini merujuk pada Surat Edaran Bupati Garut yang selaras dengan kebijakan hierarkis dari Pemerintah Pusat.

“Mulai besok kita masuk ke masa WFA. Rekan-rekan bisa mengerjakan pekerjaan dari tempat manapun. Saya harap konsistensi atas pelaksanaan dapat kita jaga, sehingga konotasi besok tidak berarti libur tetapi ada kegiatan yang memang diluar dimanapun pekerjaan kita berada dapat kita lakukan,” tegas Nurdin Yana.

Sekda mengingatkan bahwa masa WFA dan cuti bersama akan berakhir pada 24 Maret 2026. Seluruh pegawai diwajibkan kembali hadir secara fisik dan memulai aktivitas perkantoran normal pada Rabu, 25 Maret 2026.

Terkait hal tersebut, Nurdin Yana meminta Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) untuk melakukan pengawasan ketat terhadap kehadiran pegawai di hari pertama masuk kerja setelah cuti bersama lebaran Idulfitri.

“Saya mohon dengan sangat, pada tanggal 25 Maret nanti kepala BKD dapat melaksanakan cek kehadiran teman-teman kita secara detail. Kita harus yakinkan bahwa seluruh ASN hadir tepat waktu sesuai dengan tanggal yang telah ditentukan,” tambahnya.

Menutup amanatnya, Sekda juga menyoroti pentingnya menjaga perilaku dan etika, terutama di media sosial. Di era keterbukaan informasi, segala tindak-tanduk ASN menjadi sorotan tajam publik.

Ia meminta agar seluruh jajaran konsisten mematuhi ketetapan yang telah digariskan oleh pimpinan demi menjaga citra baik instansi pemerintah.

( Asopian )

Bentuk Kepercayaan Publik, Perumda Tirta Intan Garut Garut Raih Opini WTP dari Kantor Akuntan Publik

0

GARUTTERKININEWS.COM – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Intan Kabupaten Garut kembali menorehkan prestasi dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik (KAP) atas audit laporan keuangan tahun buku 2025.

Capaian tersebut menjadi indikator bahwa pengelolaan keuangan perusahaan daerah milik Pemerintah Kabupaten Garut tersebut telah berjalan secara transparan, akuntabel, serta sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku.

Direktur Utama Dadan Hidayatullah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluru jajaran direksi, manajemen, serta staf yang telah bekerja keras dalam menjaga tata kelola keuangan perusahaan.

“Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Direksi, manajemen dan staf PDAM Garut atas pencapaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik (KAP) dalam audit laporan keuangan tahun buku 2025. Hasil ini mencerminkan transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola keuangan yang baik. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, raihan opini WTP tersebut tidak terlepas dari komitmen seluruh jajaran PDAM dalam menjalankan sistem pengelolaan keuangan yang profesional, transparan, serta berorientasi pada pelayanan publik.

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut juga menjadi bentuk kepercayaan publik terhadap pengelolaan perusahaan daerah yang bertanggung jawab dan berintegritas. Oleh karena itu, PDAM Garut berkomitmen untuk terus mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan di masa mendatang.

Selain memperkuat sistem pengelolaan keuangan, PDAM Tirta Intan Garut juga terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan, baik melalui peningkatan infrastruktur jaringan air bersih, optimalisasi distribusi, maupun penguatan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan raihan opini WTP ini, PDAM Garut berharap dapat semakin meningkatkan kinerja perusahaan sekaligus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah, khususnya dalam penyediaan layanan air bersih yang berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Garut.***

( Asopian )

Polisi Bantu Temukan Anak Hilang di Asia Plaza Garut, Berhasil Dipertemukan Kembali dengan Sang Ibu

0

GARUTTERKININEWS.COM – Personil Polres Garut yang bertugas di Pos Pengamanan BJB Garut dengan sigap membantu menemukan seorang anak yang sempat terpisah dari keluarganya di kawasan Asia Plaza Garut. Minggu (15/3/2026).

Peristiwa tersebut bermula saat sang ibu tengah berbelanja di Asia Plaza Garut. Saat itu, anak tersebut sedang bermain bersama kakaknya yang laki-laki di sekitar area tersebut. Namun tanpa disadari, keduanya tiba-tiba terpisah sehingga sang anak tidak lagi bersama kakaknya dan akhirnya hilang dari pengawasan keluarga.

Anak tersebut kemudian berjalan keluar dari area Asia Plaza hingga akhirnya ditemukan oleh seorang warga yang melihat anak tersebut sendirian.

Menyadari kondisi tersebut, warga tersebut kemudian membawa anak itu ke Pos Pengamanan BJB dan menyerahkannya kepada petugas kepolisian yang sedang bertugas.

Setelah menerima laporan tersebut, petugas segera mengamankan anak tersebut dan melakukan upaya untuk mencari keberadaan orang tuanya.

Tidak lama kemudian, pihak kepolisian berhasil menemukan sang ibu yang tengah panik mencari anaknya.

Anak tersebut akhirnya berhasil dipertemukan kembali dengan ibunya dalam kondisi aman dan sehat. Sang ibu pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada warga yang telah membantu serta kepada pihak kepolisian yang sigap menangani kejadian tersebut.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya para orang tua, agar selalu mengawasi anak-anaknya saat berada di tempat keramaian guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Kehadiran petugas kepolisian di lokasi pengamanan juga diharapkan dapat memberikan rasa aman dan membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

( Asopian )

Menhub dan Gubernur Jabar Tinjau Kesiapan Mudik di Garut, Ratusan Kusir Delman dan Penarik Becak Terima Kompensasi

0

GARUTTERKININEWS.COM – Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Garut dalam rangka meninjau kesiapan jalur mudik sekaligus menyerahkan Kompensasi Bantuan Gubernur kepada pengemudi kendaraan tidak bermotor. Kegiatan ini dipusatkan di Mapolres Garut, Jalan Jend. Sudirman, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Sabtu (14/3/2026).

Langkah tersebut dilaksanakan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas di jalur nasional dan provinsi yang kerap mengalami penyumbatan akibat aktivitas kendaraan tradisional saat puncak arus mudik Lebaran.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menjelaskan bahwa selama masa puncak mudik, operasional delman dan becak di jalur utama akan diliburkan sementara. Sebagai gantinya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan kompensasi sebesar Rp200.000,- per hari bagi setiap pengemudi.

Tercatat sebanyak 483 kendaraan tradisional yang terdiri dari 477 delman dan 6 becak yang biasa beroperasi di ruas jalan nasional dan provinsi wilayah Garut mendapatkan bantuan ini.

“Kegiatan ini bertujuan mempermudah dan memperlancar tugas dari kementerian Perhubungan dan Mabes Polri, sehingga jalur yang berpotensi menimbulan kamacetan bisa melintas dengan lancar. Kami berharap kegiatan ini memberikan dampak ekonomi karena ada uang yang berputar di masyarakat sekaligus memberikan dampak kebagiaan bagi mereka,” tutur Dedy Mulyadi.

Sementara itu, Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Gubernur Jawa Barat tersebut. Menurutnya, program ini tidak hanya memperlancar mobilitas pemudik, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi para pelaku transportasi tradisional.

Disisi lain, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan bahwa wilayahnya telah siap menyambut lonjakan pemudik. Melalui koordinasi intensif bersama Kapolres Garut, seluruh instansi telah menjalankan fungsinya, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan hingga penyiapan fasilitas kesehatan.

“Jalur mudik sudah sepenuhnya bisa dilewati, bahkan jalur alternatif yang berlubang telah selesai diperbaiki. Kamu juga sudah mempersiapkan Pos Terpadu di empat titik utama, yaitu Pamengpeuk, Cisewu, Garut Kota, dan Malangbong,” tegas Bupati Garut.

Bupati menambahkan bahwa momentum mudik ini harus dimanfaatkan sebagai ajang promosi daerah.

“Ini kesempatan langka. Warga Garut yang akan memberikan penilaian terhadap kondisi Garut sekarang. Ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin supaya mereka memberikan kesan _(impression)_ yang baik sehingga kedepan mereka mengajak teman mereka untuk berkunjung ke Garut,” tambahnya.

Detail Kesiapan Fasilitas di Jalur Mudik Garut Tahun 2026:

1. PUPR: Penuntasan perbaikan jalan berlubang di jalur utama dan alternatif.
2. Dishub: Pemasangan dan pemeliharaan lampu penerangan jalan.
3. Dinas Kesehatan: Penyiagaan Puskesmas di sepanjang jalur mudik selama 24 jam.
4. Fasilitas Umum: Penyiapan rest area dan penjagaan kebersihan lingkungan secara masif.

( Asopian )

Bupati Garut Tekankan Transparansi dan Kepatuhan Regulasi THR pada RPKM Perumda Air Minum Tirta Intan

0

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri Rapat Kuasa Pemilik Modal (RKPM) bersama Perumda Air Minum Tirta Intan Kabupaten Garut. Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel Mercure Garut, Jalan Guntur, Kecamatan Garut Kota, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan ini membahas penetapan hak keuangan serta evaluasi kinerja jajaran direksi dan dewan pengawas.

Bupati Garut menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi terbaru, yakni Permendagri Nomor 23 Tahun 2024. Ia meminta agar seluruh kebijakan perusahaan, termasuk penetapan Tunjangan Hari Raya (THR), harus berpijak pada aturan hukum yang berlaku.

“Saya tidak akan bicara panjang lebar, intinya kita semua harus taat terhadap peraturan yang berlaku. Saya berharap kebijakan ini menjadi motivasi bagi jajaran direksi dan dewan pengawas untuk bekerja lebih optimal. Khusus terkait rencana bantuan dari pemerintah pusat, saya titip agar dikelola dengan tata kelola yang baik, transparan, dan bertanggung jawab,” tegas Bupati Garut.

Sementara itu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan (ASDA II) Setda Kabupaten Garut, Dedy Mulyadi, menjelaskan bahwa RKPM ini merupakan mekanisme konstitusi dalam pembinaan BUMD. Salah satu agenda utamanya adalah menetapkan kebijakan hak keuangan dan besaran THR bagi organ perusahaan.

“Penetapan ini tentunya harus mempertimbangan dari berbagai aspek antara lain kondisi keuangan perusahaan, kinerja perusahaan serta ketentuan perundang undangan yang berlaku. Kami berharap setiap keputusan yang diambil dalam rapat ini dapat dilakukan secara objektif, transparan, dan penuh tanggung jawab dengan tetap memperhatikan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik _(Good Corporate Governance)_,” ujar Dedy.

Disisi lain, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Intan, Dadan Hidayatulloh, memaparkan usulan THR bagi direksi dan dewan pengawas sesuai dengan amanat Permendagri No. 23 Tahun 2024 tentang Organ dan Kepegawaian BUMD Air Minum. Regulasi ini sendiri telah disosialisasikan sejak akhir 2024 dan diimplementasikan secara penuh mulai Januari 2025.

“Berdasarkan Pasal 12, 13, 39, dan 40 dalam Permendagri tersebut, direksi dan dewan pengawas berhak menerima THR sebagai bentuk penghargaan dan dukungan finansial dalam menyambut Idulfitri,” jelas Dadan.

Ia berharap, pemberian tunjangan ini dapat berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan dan semangat jajaran manajemen dalam mengelola serta meningkatkan kualitas pelayanan air minum bagi masyarakat Kabupaten Garut.

( Asopian )

Jelang Ops Ketupat Lodaya 2026, Polres Garut Musnahkan 1.852 Botol Miras dan 704 Knalpot Brong

0

GARUTTERKININEWS.COM  – Menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026, Polres Garut melaksanakan pemusnahan barang bukti hasil razia berupa ribuan botol minuman keras (miras) dan ratusan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong.   Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri. Kamis (12/3/2026).

Pemusnahan barang bukti tersebut merupakan hasil dari berbagai kegiatan razia dan operasi penyakit masyarakat (pekat) yang dilakukan oleh jajaran Polres Garut dan Polsek selama beberapa waktu terakhir di wilayah Kabupaten Garut.

Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto menyampaikan bahwa dalam kegiatan tersebut pihaknya memusnahkan sebanyak 1.852 botol minuman keras berbagai merek serta 704 knalpot brong hasil penindakan di lapangan.

“Sebanyak 1.852 botol minuman keras dan 704 knalpot brong kami musnahkan sebagai bentuk komitmen Polres Garut dalam menindak tegas peredaran miras serta penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat,” ujar Kapolres.

Ia menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang bertujuan mengamankan arus mudik dan arus balik serta aktivitas masyarakat selama perayaan Idul Fitri.

Selain sebagai bentuk penegakan hukum, kegiatan ini juga menjadi pesan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan serta tidak terlibat dalam peredaran minuman keras maupun penggunaan knalpot yang menimbulkan kebisingan.

Polres Garut juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat.

Dengan adanya langkah tegas tersebut, diharapkan situasi di wilayah Kabupaten Garut tetap aman dan kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas serta merayakan Idul Fitri dengan rasa nyaman dan tenteram. ( Asopian )