Kamis, Juni 25, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 71

Anggota DPRD Garut Fraksi PDI Perjuangan Kunjungi Rumah Roboh di Garut Kota

0
Anggota DPRD Garut Fraksi PDI Perjuangan Yudha Puja Turnawan mengunjungi rumah rubuh di Kampung Galumpit RT/RW 005/025, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, Selasa (11/06/2024).
Anggota DPRD Garut Fraksi PDI Perjuangan Yudha Puja Turnawan mengunjungi rumah rubuh di Kampung Galumpit RT/RW 005/025, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, Selasa (11/06/2024).

GTN.COM, Garut – Anggota DPRD Kabupaten Garut Yudha Puja Turnawan menyempatkan diri mengunjungi rumah roboh milik Ibu Diah Rodiah, warga Kampung Galumpit RT/RW 005/025, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, Selasa (11/06/2024) siang.

Yudha Puja Turnawan didampingi oleh Camat Garut Kota Rena Sudrajat, Lurah Kota Kulon Asep Ridwan, TKSK, dan pengurus RW. Kedatangan mereka bertujuan untuk mengetahui secara langsung kondisi rumah dan kondisi Ibu Diah, yang rumahnya ambruk akibat dimakan usia pada Senin (10 Juni 2024) pukul 15.00 WIB.

“Hari ini kita turun ke bawah. Ada berita dari warga yang menyebutkan kalau ada lansia yang rumahnya roboh di Kelurahan Kota Kulon,” ucap Yudha di sela kunjungan silaturahminya.

Menurut Yudha, ternyata memang rumah roboh ini milik orang lain tapi ditempati oleh janda Ibu Diah yang kebetulan kesehariannya membantu merawat almarhum suaminya, Pak Rahmat, yang meninggal dunia 8 bulan lalu. Pak Rahmat adalah salah satu aktivis Kabupaten Garut. Selain itu, Ibu Tuti, istri almarhum Pak Aat, juga tinggal di sana.

“Hari ini kita datang untuk meringankan beban kedua janda, baik Ibu Diah maupun Ibu Tuti, dengan memberikan uang dan beberapa paket sembako,” ucapnya.

“Tentu, kita juga berupaya jika Ibu Tuti memiliki tanah di daerah lain agar ada bantuan RST dari Kementerian Sosial RI atau Rutilahu. Jika Ibu Tuti tidak memiliki tanah, kita komunikasikan kepada Pemkab Garut, melalui PJ Bupati atau Pak Sekda, bagaimana adanya kolaborasi pendanaan, apakah dari dana CSR maupun dari pengumpul dana umat seperti Baznas untuk pembelian sebidang tanah,” tambah Yudha.

“Seperti Bu Diah agar beliau mempunyai tempat tinggal dan tidak menumpang seperti sekarang, dan ikhtiar itu kita upayakan ke Pemkab Garut agar ada kolaborasinya pendanaan,” jelas Yudha lebih lanjut.

Sementara itu, Camat Garut Kota Rena Sudrajat yang didampingi Lurah Kota Kulon Asep Ridwan mengungkapkan bahwa di wilayah RW 25 ini ada rumah roboh milik Ibu Diah yang kebetulan beliau menempati bangunan milik almarhum. Rumah tersebut roboh pada hari Senin kemarin sekitar jam 15.00 sore.

“Alhamdulillah, saya ucapkan terima kasih kepada Pak Yudha Puja selaku anggota DPRD Kabupaten Garut yang sudah peduli pada warga kami dan memberikan bantuan yang tentu juga mungkin bisa bermanfaat buat Ibu Diah dan keluarga,” ucap Rena.

Ia menjelaskan, “Alhamdulillah dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, kebetulan pada kejadian rumah tersebut dalam keadaan kosong. Bu Diah sudah pindah sementara ke gedung almarhum karena memang kondisi rumahnya yang sudah sangat mengkhawatirkan, jadi telah diantisipasi,” Tutupnya. (Asopian)

Yudha Puja Turnawan Legislator Garut Pastikan Pelayanan Lapad Ruhama di RSUD dr Slamet Akan Kembali Berjalan

0
Anggota DPRD Garut Fraksi PDI Perjuangan Yudha Puja Turnawan saat diwawancara media usai mengunjungi rumah rubuh di Kota Kulon, Garut Kota, Selasa (11/06/2024) siang
Anggota DPRD Garut Fraksi PDI Perjuangan Yudha Puja Turnawan saat diwawancara media usai mengunjungi rumah rubuh di Kota Kulon, Garut Kota, Selasa (11/06/2024) siang

GTN.COM, Garut – Anggota Komisi IV DPRD Garut dari Fraksi PDI Perjuangan Yudha Puja Turnawan, menyampaikan, bahwa dalam waktu dekat ini Pelayanan Terpadu Rumah Harapan Masyarakat (Lapad Ruhama) di RSUD dr. Slamet akan kembali berjalan.

Sebelumnya program Lapad Ruhama di RSUD dr. Slamet Garut sempat dihentikan karena terkait keterbatasan anggaran. Namun Yudha memastikan bahwa program ini akan kembali berjalan karena ada suntikan dana.

Hal tersebut ia sampaikan usai memberikan bantuan kepada korban rumah roboh di Jalan Bratayudha, Kampung Galumpit, Garut Kota, Selasa 11 Juni 2024.

Yudha mengatakan, bagi masyarakat kurang mampu kedepanya tidak perlu resah lagi, pasalnya dalam beberapa hari kedepan keluarga miskin akan kembali dilayani di RSUD dr. Slamet Garut.

“Artinya, insyaa Allah dalam waktu beberapa hari kedepan ini Pelayanan Terpadu Rumah Harapan Masyarakat (Lapad Ruhama) d RSUD dr. Slamet akan kembali berjalan,” Ujarnya.

Yudha mengungkapkan, bahwa anggaran tahun 2024 sebesar Rp 7 Miliar yang seharusnya digunakan untuk Lapad Ruhama, bulan Juni ini anggaran tersebut sudah habis.

“Yang Rp 7 Miliar itu sudah habis per awal Juni ini. Namun atas rekomendasi dari KPK dan Inspektorat dari tahun anggaran sebelumnya, ketika anggaran sudah habis Lapad Ruhama itu tidak boleh dibuka,” Katanya.

Untuk mengatasi hal tersebut, menurut Yudha saat ini ada penambahan anggaran dari Bantuan Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp. 1 Miliar perbulan.

“Tadi komisi IV DPRD Garut rapat dengan pak Sekda Nurdin Yana, Kadinkes Ibu Leli, Kadinsos Pak Aji, Kepala BPKAD ibu Erna dan pihak rumah sakit yaitu direkturnya langsung pak Husodo, bersama wadir keuangan ibu Gita, sudah disepakati bahwa nantinya ada penambahan dari BTT sebesar Rp 1 Miliar perbulan,” Ungkapnya.

“Jadi yang Rp 1 Miliar ini dimulai per Juni ini sampai nanti bulan Desember, jadi dialokasikan perbulan maksimal Rp 1 Miliar,” Sambungnya.

Yudha menambahkan, bahwa penggunaan anggaran BTT untuk Lapad Ruhama ini tidak melanggar aturan.

“tidak menyalahi aturan, karena ada aturanya yang memperbolehkan digunakan untuk hal itu,” Pungkasnya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, dengan adanya keterbatasan pendanaan, program Lapad Ruhama di RSUD dr. Slamet Garut ditutup mulai tanggal 1 Juni 2024 lalu. (Asopian)

Bulan Sadar Pajak, P3D Kolaborasi Dengan Polres Garut Akan Menggelar Operasi Pemeriksaan Pajak Kendaraan

0
P3D dan Polres Garut Gelar Operasi pemeriksaan pajak kendaraan.
P3D dan Polres Garut Gelar Operasi pemeriksaan pajak kendaraan

GTN.COM, Garut – Perwakilan Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) atau Samsat Garut, berkolaborasi dengan Satlantas Polres Garut menggelar kegiatan Bulan Sadar Pajak sepanjang bulan Juni 2024 di Wilayah Hukum Polres Garut, Selasa pagi (11/06/2024).

Selama Bulan Sadar Pajak Satlantas Polres Garut dan pihak terkait akan menggelar operasi pemeriksaan kendaraan bermotor di seluruh Kabupaten Garut. Jika ditemukan kendaraan yang belum membayar pajak, pengendara dapat langsung membayarnya di tempat melalui fasilitas yang telah disediakan.

Kapolres Garut AKBP Rohman Yonky Dilatha, S.I.K, M.Si, melalui Kasat Lantas Polres Garut IPTU Aang Andi Suhandi, S.A.P. mengatakan masih terdapat banyak kendaraan yang belum memenuhi kewajiban pajak di Kabupaten Garut.

Sebagai respons, mereka mencanangkan Bulan Sadar Pajak sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membayar pajak secara tepat waktu dan melengkapi surat surat berkendara.

“Diharapkan, dengan peluncuran Bulan Sadar Pajak pada 19 Juni 2024, kepatuhan masyarakat Garut dalam membayar pajak akan meningkat.” kata Aang.

Hal ini diharapkan dapat mendukung pendapatan daerah dari sektor pajak, sehingga memungkinkan pemerintah untuk melaksanakan berbagai program pembangunan yang telah direncanakan dengan lebih efektif. (Asopian)

Geger! Warga Gg Achmad Jayadi Garut Kota Temukan Ular Sanca 3.5 Meter Saat Mau ke WC Umum

0
Petugas Disdamkar berhàsil Evakuasi Ular Sanca di Garut Kota, Selasa (11/6/2024)
Petugas Disdamkar berhàsil Evakuasi Ular Sanca di Garut Kota, Selasa (11/6/2024).

GTN.COM, Garut – Seekor ular sanca sepanjang 3.5 meter ditemukan warga berada di Wc Umum di Gg Achmad Jayadi, Kelurahan Muara Sanding, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa pagi (11/6/2024).

Warga yang mengetahui adanya ular itu merasa ketakutan, maka salah seorang warga melapor kepada Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut untuk segera mengevakuasi ular tersebut.

“Tak lama setelah mendapat laporan, tim rescue Disdamkar langsung meluncur ke lokasi adanya ular untuk melakukan proses evakuasi,” kata Kepala Seksi oprasi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut, Dhany Ramdhany.

Menurutnya, Tim Disdamkar yang diturunkan berjumlah Tiga orang bersama satu unit kendaraan rescue, akhirnya berhasil mengevakuasi ular sanca yang berada di area Wc umum beberapa menit setelah petugas turun melakukan evakuasi atau sekira pukul 08:20 WIB.

“Ular sanca itu diduga bukan satwa peliharaan, karena keberadaannya di dalam gorong-gorong di area Wc umum. Setelah dievakuasi petugas, Ular tersebut untuk sementara diamankan ke Mako Disdamkar Garut,” ujar Dany. (Asopian)

 

Diduga Rem Blong, Pengendara Motor Luka-luka Akibat Tabrak Rumah Warga di Bungbulang

0
Polsek Bungbulang Cek Tkp Pengendara motor yang tabrak rumah Selasa (11/6/2024).
Polsek Bungbulang Cek Tkp Pengendara motor yang tabrak rumah Selasa (11/6/2024).

GTN.COM, Garut – Kecelakaan tunggal yang melibatkan seorang pengendara motor terjadi di Jalan Raya Bungbulang, tepatnya di Kampung Cikawung Desa Mekarjaya, Kecamatan Bungbulang Kabupaten Garut, Selasa pagi (11/06/2024).

Kapolres Garut AKBP Rohman Yonky Dilatha, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Bungbulang AKP H. Usep, S.E., menyebutkan kejadian kecelakaan tunggal tersebut melibatkan seorang pelajar/mahasiswa bernama Alisa (19) yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio Z dengan nomor Polisi D 3145 ZCI.

Dugaan awal menyebutkan bahwa kecelakaan terjadi karena rem blong yang menyebabkan Alisa kehilangan kendali atas motornya. Akibatnya, ia menabrak rumah milik Enah (68 tahun), yang berlokasi di Kampung Cikawung, Desa Mekarjaya.

Dan atas kejadian tersebut pengendara motor Alisa mengalami luka serius di bagian kepala, bahkan memerlukan 21 jahitan yang bersarang di kepalanya. Begitu juga rumah Enah mengalami kerusakan parah di bagian depan dan kaca rumah sebagian besar pecah.

“Kerugian materi akibat kecelakaan ini mencapai Rp 5.000.000,- (lima juta rupiah). Korban telah dievakuasi ke Puskesmas UPT Bungbulang oleh anggota Polsek Bungbulang, untuk kendaraannya diamankan di Mapolsek Bungbulang.” Tutup Usep. (Asopian)

Menjelang Pilkada Tahun 2024 Polres Garut Lakukan Safari Silaturahmi ke Partai Politik

0
Menjelang Pilkada Tahun 2024 Polres Garut Lakukan Safari Silaturahmi ke Partai Politik, Senin (10/6/2024)
Menjelang Pilkada Tahun 2024 Polres Garut Lakukan Safari Silaturahmi ke Partai Politik, Senin (10/6/2024).

GTN.COM, Garut – Dalam rangka menjaga harkamtibmas menjelang Pilkada tahun 2024, Polres Garut melalui Kapolres Garut AKBP Rohman Yonky Dilatha, S.I.K., M.Si., melakukan safari silaturahmi ke partai-partai politik yang berada di Kabupaten Garut. Senin (10/06/2024).

Yonky menegaskan kegiatan tersebut dilakukan dalam tujuan menjalin silaturahmi dan sinergitas antara Polres Garut dan partai politik.

“Silaturahmi dan sinergitas ini demi tercapainya Pilkada tahun 2024 yang lancar, aman dan nyaman serta tersalurkannya hak pilih masyarakat Kabupaten Garut sesuai keinginan tanpa adanya keterpaksaan,” tegas Yonky.

Didampingi oleh Waka Polres Garut beserta Pejabat Utama Polres Garut lainnya, Kapolres Garut melangsungkan kegiatan safari silaturahmi kamtibmasnya ke partai politik DPC Partai PDIP Pejuangan, DPC Partai Gerindra, Golkar dan DPC Partai Demokrat Kabupaten Garut.

Sejumlah tokoh penting seperti Ketua DPC Partai Demokrat, H. Aman Nurjaman; Ketua DPC PDI Perjuangan Yuda Puja Turnawan; Ketua DPC Golkar Dra. Hj. Euis Ida dan Ketua DPC Gerindra Kabupaten Garut Enan, SM., menyambut hangat kunjungan silaturahmi dari Kapolres Garut tersebut di Kantor pengurus DPC masing-masing partai politik.

Dalam sambutannya, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut menyampaikan kebanggaannya atas kunjungan dari Kapolres Garut, menggaris bawahi peran penting partainya dalam menjaga kondusifitas politik di wilayah tersebut.

“Dalam konteks politik, penting adanya kerjasama anatar Partai dengan Polres Garut untuk memastikan pelaksanaan Pilkada Tahun 2024 berjalan aman dan kondusif,” ucap Yuda.

Sementara itu Kapolres Garut mengapresiasi kegiatan sosial yang rutin dilakukan oleh masing-masing partai politik,. Ia juga memberikan ucapat selamat kepada para caleg dari partai yang berhasil terpilih dalam Pileg 2024 yang lalu.

Kapolres juga menyampaikan terima kasih atas kontribusi masyarakat dan peserta pemilu dalam menjaga ketertiban selama kontestasi Pilpres dan Pileg di Kabupaten Garut.

“Polres Garut berkomitmen dalam menjaga kondusifitas di wilayah Kabupaten Garut dengan terus melakukan pemberantasan berbagai tindakan yang dapat mengganggu ketenteraman masyaraka,” tutup Kapolres Garut. (Asopian)

Unik, Pemilihan Ketua Karang Taruna di Desa Talagasari Banjarwangi Dikonsep Layaknya Pilkades

0
Suasana pemilihan Ketua Karang Taruna, Desa Talagasari, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin(10/6/2024).
Suasana pemilihan Ketua Karang Taruna, Desa Talagasari, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin(10/6/2024).

GTN.COM, Garut – Ada yang berbeda dengan pemilihan ketua karang taruna desa Talagasari Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, menggelar pemilihan ketua Karang Taruna Desa Talagasari periode 2024-2029 di halaman desa Talagasari, Senin (10/6/2024).

Pemilihan ketua Karang Taruna yang umumnya dilakukan secara musyawarah, oleh warga Desa Talagasari, kini dikreasikan konsepnya layaknya pencoblosan dalam pemilihan kepala desa (Pilkades).

Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Desa Asep Ridwanul Hakim, Kasi Trantib Kecamatan Banjarwangi, BPD, MUi, LPM, Bahabinkamtibmas, Babinsa, Tokoh Masyarakat, Perangkat Desa dan Calon Ketua Karang Taruna Desa Talagasari.

Daftar calon ketua Karang Taruna yaitu 1.Firna Perlina 2.Suhendar 3.Atib 4.Rinda 5.Hilman Fauji dan 6.Ropi Arifin. Dalam pemilihan ketua Karang Taruna di menangkan oleh Suhenndar dengan suara 21 suara, sedangkan Firna Perlina 6 suara, Atib 19 suara, Rinda 2 suara, Hilman Fauji 11 suara dan Ropi Arifin 2 suara.

Kepala Desa Talagasari Asep Ridwanul Hakim mengucapkan selamat kepada ketua Karang Taruna terpilih Suhendar yang mendapat perolehan suara terbanyak dengan jumlah 21 suara.

“kepada Ketua Karang Taruna terpilih, agar dapat bekerjasama dengan pemerintah Desa dalam membantu program kerja. Maju kembangnya suatu Desa,”kata Asep Ridwanul Hakim kepada garutterkininews.com

Dalam pemilihan ketua Karang Taruna desa Talagasari ada Enam calon, mereka merupakan pemuda pemudi terbaik di desa Talagasari yang dikonsepkan seperti Pilkades di desa talagasari pertama kali digelar.

“Semoga dengan terpilihnya Ketua Karang Taruna yang baru bisa mengembangkan desa dan berkerjasama dengan pemerintah desa nantinya,” harapnya. (Asopian)

 

Penjabat Bupati Garut Pantau Pelayanan Kesehatan di Posyandu Kampung Saripulo

0
Peninjauan Bulan Gerakan Serentak Intervensi Pencegahan Stunting oleh Pj Bupati Garut, Barnas Adjidin dan Ketua TP PKK Garut, Sri Kartika Barnas Adjidin, di Posyandu RW 8, Kampung Saripulo, Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Senin (10/6/2024).
Peninjauan Bulan Gerakan Serentak Intervensi Pencegahan Stunting oleh Pj Bupati Garut, Barnas Adjidin dan Ketua TP PKK Garut, Sri Kartika Barnas Adjidin, di Posyandu RW 8, Kampung Saripulo, Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Senin (10/6/2024).

GTN.COM, Garut – Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Garut, Sri Kartika Barnas Adjidin, meninjau pelayanan kesehatan di Posyandu RW 8, Kampung Saripulo, Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut pada Senin (10/6/2024).

Kegiatan ini merupakan bagian dari pemantauan Bulan Gerakan Serentak Intervensi Pencegahan Stunting di Kabupaten Garut. Jumlah sasaran balita dalam gerakan ini sebanyak 196.113 balita, di mana hingga tanggal 8 Juni 2024 balita yang sudah diukur sebanyak 38.549 (19,7%), dengan hasil balita _underwight_ sebanyak 4.173 (10, 8%), stunting 5.174 (14, 8%), dan wasting 1.725 (4,5%).

Pj. Bupati Barnas Adjidin menekankan pentingnya Posyandu sebagai tempat bagi ibu hamil dan balita untuk memantau kesehatan secara rutin, karena dengan engan pemeriksaan yang kontinyu, kebutuhan kesehatan ibu hamil dan balita bisa terpantau dengan baik.

“Dan kita tahu bahwa sekarang ini adalah gerakan intervensi serentak pencegahan stunting, mudah-mudahan Kabupaten Garut yang kita cintai, semuanya terbebas dari stunting, dan ibu-ibunya bisa mengurus sehingga menjadi anak-anak yang soleh dan solehah,” ujar Barnas.

Barnas berharap program Gerakan Serentak Intervensi Pencegahan Stunting dapat berjalan dengan baik, mengingat pencegahan stunting adalah tanggung jawab bersama.

“Pemerintah tentu wajib melakukan langkah-langkah yang jelas terhadap penanganan stunting, tapi pemerintah juga kalau tidak didukung oleh masyarakat tidak mungkin stunting ini terselesaikan,” katanya.

Ia mencontohkan pentingnya kesadaran masyarakat, seperti remaja yang harus taat minum pil anemia untuk mencegah stunting. Stunting, kata Barnas, berawal dari remaja, dengan usia perkawinan yang cukup dan asupan gizi yang baik.

Barnas mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Posyandu secara maksimal, khususnya selama Bulan Gerakan Serentak Intervensi Pencegahan Stunting.

Kepala UPT Puskesmas Cipanas, Husnul Khotimah, menerangkan, dari 964 balita yang diperiksa, sekitar 80 balita atau kurang dari 10% mengalami stunting. Ia menambahkan, sejak program intervensi stunting digalakkan, angka stunting di Desa Rancabango terus menurun.

Dia berharap masyarakat secara rutin memanfaatkan Posyandu untuk berbagai masalah kesehatan, tidak hanya stunting.

“Harapan saya kedepannya masyarakat selalu men-_screening_ kesehatannya, pergunakan Posyandu ini sebaik-baiknya, masalah bukan hanya stunting, ada gizi buruk, dan lain sebagainya,” tutur Husnul.

Seorang peserta Posyandu, Alsa, menyatakan pelayanan kesehatan di Posyandu sangat membantu dalam memantau tumbuh kembang anaknya. Ia menjelaskan beberapa pemeriksaan yang dilakukan ketika dirinya membawa putranya ke Posyandu, mulai dari menimbang berat badan, mengukur tinggi badan, lingkar kepala, lingkar kepala, hingga pemantauan imunisasi dan tumbuh kembang dari bulan ke bulan.

“Pelayanannya Alhamdulillah sangat baik, sangat ramah, ibu kadernya juga sangat ramah-ramah ke bayi, jadi kalau ada yang nangis tuh tanggap menenangkan bayinya,” tuturnya.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut, dr. Tri Cahyo Nugroho, Bulan Gerakan Serentak Intervensi Pencegahan Stunting di Kabupaten Garut melibatkan berbagai pihak, mulai dari Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tingkat kabupaten, kecamatan, dinas terkait langsung seperti Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), pemerintahan di tingkat kecamatan, desa dan kelurahan, Puskesmas, UPT Pengendalian Penduduk (Dalduk) DPPKBPPPA, hingga TP PKK dan seluruh kader Posyandu. (Asopian)

Da’i Kamtibmas Polres Garut Menyuguhkan Himbauan Penting Bagi Masyarakat

0

GTN.COM, Garut – Komplek Ponpes Nurul Falah yang bertempat di Kampung Olan Desa Barusuda Kecamatan Cigedug Kabupaten Garut menjadi saksi kegiatan berharga bagi warga sekitar. Pengajian Rutin Tahunan Majlis Taklim Desa Barusuda Kec. Cigedug sukses diselenggarakan dengan kehadiran berbagai elemen masyarakat yang peduli akan nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan. Minggu (09/06/2024).

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Kepala Desa Barusuda, perwakilan MUI Desa Barusuda, serta tokoh agama, masyarakat, dan adat dari wilayah tersebut. Tak hanya itu, kehadiran ikatan silaturahmi pondok pesantren Kab. Garut juga menjadi warna tersendiri dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh panitia acara, yang dipimpin oleh Ustadz Olan.

Lebih dari 500 orang hadir dalam pengajian kali ini, terdiri dari santri dan masyarakat umum. Mereka berkumpul untuk mendengarkan materi yang disampaikan dengan penuh khidmat oleh Mubaligh, Aiptu Umar Taufik S.Sos., yang juga merupakan Da’i Kamtibmas Polri Polres Garut Polda Jabar.

Berbagai materi yang disampaikan dalam pengajian tersebut sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. Mulai dari wawasan kebangsaan, kenakalan remaja dan peran orang tua, hingga isu penyalahgunaan narkoba dan obat terlarang. Tidak ketinggalan, pentingnya tertib lalu lintas, terutama dalam konteks knalpot brong, juga menjadi perhatian dalam bahasan pengajian ini.

Tak lupa, isu pemilu damai menjelang pilkada pun turut disinggung dalam rangka membangun kesadaran akan pentingnya menjaga persatuan dan keamanan dalam berdemokrasi.

Pengajian rutin ini tidak hanya menjadi ajang pembinaan spiritual, tetapi juga forum diskusi dan refleksi bagi masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Semoga pesan-pesan yang disampaikan dapat menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas kehidupan bermasyarakat yang lebih baik.

Pelestarian Domba Garut : HPDKI dan Diskannak Adakan Lomba Seni Ketangkasan

0
Pelaksanaan Seni Ketangkasan Domba Garut (SKDG) yang berlangsung di Pamindangan Anugrah Lebah Gunung Guntur, Desa Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Minggu (9/6/2024).
Pelaksanaan Seni Ketangkasan Domba Garut (SKDG) yang berlangsung di Pamindangan Anugrah Lebah Gunung Guntur, Desa Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Minggu (9/6/2024).

GTN.COM, Garut – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Peternakan Domba Kambing Indonesia (HPDKI) Kabupaten Garut bekerja sama dengan Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Garut menggelar kegiatan Seni Ketangkasan Domba Garut (SKDG) di Pamindangan Anugrah Lebah Gunung Guntur, Desa Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler, Minggu (9/6/2024).

Kepala Diskannak Garut, Beni Yoga Gunasantika, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah agenda rutin untuk memperingati Hari Jadi Garut. Berbeda dengan masa lalu, seni ketangkasan domba Garut kini lebih fokus pada aspek seni dan budaya, bukan lagi adu domba.

Beni menekankan pentingnya pelestarian domba Garut, mengingat domba ini telah dinyatakan sebagai domba khas Indonesia berdasarkan Permentan Tahun 2021.

“Nah dalam rangka melestarikan ini, salah satunya upaya kita untuk melestarikan domba Garut,” ucap Beni.

Salah satu upaya melestarikan domba Garut, kata Beni, adalah melalui balai pelestarian sumber daya genetik, yang berfungsi untuk mempertahankan keaslian genetik domba ini tetap terjaga.

“Sekarang kan sudah ada perkawinan-perkawinan dengan domba lain, nah kita berupaya supaya ini tetap lestari nah ada balai tersendiri di kita dalam rangka melestarikan sumber daya genetik,” lanjutnya.

Selain itu, Beni menjelaskan bahwa domba Garut unggul dalam produksi daging dan tingkat prolifik yang tinggi. Domba Garut betina bisa beranak bisa lebih banyak dalam satu kelahiran, mempercepat pertambahan populasi. Beberapa negara, seperti Australia dan Belgia, tertarik menjadikan domba Garut sebagai bibit unggulan.

“Ada bibit unggulan dari Australia, baru datang kemarin dari Belgia, nah itu meminta bibit domba Garut untuk bisa dikawinkan dengan domba-domba unggulan mereka,” ungkapnya.

Guna menjamin kesehatan domba selama acara berlangsung, Diskannak Kabupaten Garut menyediakan layanan kesehatan melalui puskeswan mobile.

“Kita sediakan mobil untuk pelayanan kesehatan hewan, kita sediakan dokternya, kita juga menyediakan vitamin, vaksin gitu ya termasuk obat-obat yang diperlukan,” ujarnya.

Divtemiat yang sama, Ketua DPC HPDKI Kabupaten Garut, Riki Muhamad Sidik, menyampaikan bahwa acara ini diikuti oleh 250 pasang peserta dari berbagai daerah seperti Banten, Sukabumi, Cianjur, Tasikmalaya, dan Ciamis.

Riki mengungkapkan, animo masyarakat terhadap kegiatan ketangkasan domba ini sangat tinggi, hal ini dibuktikan dengan membludaknya para peserta yang hadir, melebihi kuota yang ditetapkan.

“Nah ini tidak tertampung, maka nanti kita akan bicarakan dengan para pengurus dengan DPD cara mengenai terobosan karena ini para pamilon tidak kecewa dengan adanya seni ketangkasan karena dombanya tidak dipidangkan,” ucapnya.

Riki mengungkapkan kebanggaannya melihat antusiasme yang tinggi, terutama dari kaum milenial. Ia berharap Kabupaten Garut dapat menjadi tuan rumah piala presiden seni ketangkasan domba, sehingga potensi domba Garut lebih dikenal luas.

“Itu keinginan kami sebagai cikal bakal domba Garut, Garut yang mempunyai domba, kita menginginkan itu terjadi di Kabupaten Garut,” tandasnya. (Asopian)