Jumat, Juni 26, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 24

Bupati Garut Jajaki Kolaborasi dengan PT Telkom Indonesia, Wujudkan Keadilan Digital di Garut dan Atasi Area Blank Spot

0
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melaksanakan kunjungan kerja dengan PT Telkom Indonesia, bertempat di Command Center TIOC, Gedung Telkom Landmark Tower, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (12/8/2025).
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melaksanakan kunjungan kerja dengan PT Telkom Indonesia, bertempat di Command Center TIOC, Gedung Telkom Landmark Tower, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (12/8/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melakukan kunjungan kerja ke PT Telkom Indonesia, bertempat di Command Center TIOC, Gedung Telkom Landmark Tower, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (12/8/2025).

‎Kunjungan ini bertujuan untuk menjajaki sinergi dalam membangun Kabupaten Garut menjadi daerah modern yang berbasis digital.

‎Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan bahwa dalam kunjungannya, ia berdiskusi mengenai berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat dan pemerintah Garut. Ia berharap dapat mendapatkan wawasan (insight) dari PT Telkom Indonesia untuk bersama-sama bersinergi dalam membangun Garut agar akselerasi pembangunan bisa dirasakan oleh masyarakat.

‎Syakur menjelaskan pentingnya perbaikan infrastruktur komunikasi, mulai dari jaringan Wi-Fi hingga komunikasi antar pemerintahan daerah dan desa.

‎Ia juga menyoroti pentingnya literasi digital untuk mendongkrak digitalisasi di Garut, sehingga masyarakat terbiasa menggunakan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

‎Sementara itu, EVP Telkom Regional II, Edie Kurniawan, menjelaskan bahwa sebagai perusahaan milik negara, Telkom memiliki tugas untuk mendukung digitalisasi daerah. Pihaknya berkomitmen untuk membantu mewujudkan keadilan digital di Garut dengan mengidentifikasi dan mengatasi area-area yang masih menjadi blank spot.

‎”Telkom akan cek dan mudah-mudahan Telkom bisa membantu dengan 3 platform (fiber optik, satelit, dan mobile). Jadi, banyak alternatif yang bisa dipakai untuk mendigitalisasi di Kabupaten Garut,” jelas Edie.

‎Ia menambahkan, Bupati Garut telah berbagi ide tentang digitalisasi organisasi, penanganan stunting, dan pengembangan UMKM. Pihak Telkom akan mendiskusikan program-program terbaik yang bisa diimplementasikan di Garut.

‎”Saya yakin digital itu sudah lumrah di wilayah ekonomi dan pendidikan, pasti akan naik,” katanya.

‎Edie berharap, kolaborasi ini dapat terjalin dengan baik. Secara institusi, Telkom akan mencoba mengintegrasikan beberapa program yang bisa diinternalisasi di Kabupaten Garut, seperti Indonesia Digital Learning untuk para guru dan program UMKM Naik Kelas/Go Internasional.

(:R Agus Sopian )

Pelantikan 59 Pejabat Eselon II DKI : Dugaan Kolaborasi Pimpinan DPRD dan Sekda untuk Loloskan 20 Kader Partai

0

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik 59 pejabat eselon II di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, pada Rabu 7 Mei 2025 lalu.

Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 6419/B-BM.02.01/SD/K/2025 tanggal 27 April 2025, Nomor 6680/B-BM.02.01/SD/K/2025 tanggal 2 Mei 2025, dan Nomor 04092/R-AK.02.03/SD/K/2025 hal Rekomendasi Pengisian dan Mutasi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Surat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 365/KG.04, Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 800.1.3.3-2195 TAHUN 2025, serta Keputusan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 385 Tahun 2025 tanggal 7 Mei 2025 tentang Pengangkatan Pemindahan dan Pemberhentian Dalam Dan Dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Dalam surat tersebut dijelaskan, pengisian jabatan bertujuan memperkuat pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang baik. Evaluasi dan seleksi terhadap pejabat, dilakukan dengan melibatkan Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), dan mengacu pada ketentuan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016.

Pejabat terpilih disebut merupakan hasil seleksi berbasis integritas, kompetensi, serta kemampuan adaptasi terhadap dinamika birokrasi dan kebutuhan masyarakat. Perombakan ini menjadi bagian dari konsolidasi internal dalam rangka reformasi birokrasi, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada warga Jakarta.

Namun dalam proses seleksi 59 pejabat eselon II itu, terindikasi terdapat kecurangan atau skandal yang diduga dilakukan oleh salah satu Pimpinan DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan yang berinisial IM, serta Sekda DKI Jakarta yang berinisial MM. Keduanya diduga berkolaborasi telah meloloskan 20 orangnya dari 59 orang yang dilantik menjadi pejabat eselon II periode lalu.

“Ada sekitar 20 orang-an yang dilantik itu orangnya kader PDIP yang sekarang menjadi pimpinan di DPRD DKI yang berinisial IM, Dia berkolaborasi dengan Sekda DKI Jakarta berinisial MM, agar bisa meloloskan mereka tanpa sepengetahuan Gubernur. Sayang sekali Bapak Gubernur Pramono Anung tidak menyadari akan hal itu, karena beliau memang tidak tahu, ada permainan dibelakang itu,” kata salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kedeputian Gubernur DKI Bidang Industri Perdagangan dan Transportasi yang berkantor di balai kota, berinisial SW kepada wartawan, Senin (11/8/2025).

SW pun mengaku mendapatkan informasi tersebut dari empat kader PDIP yang juga anggota DPRD DKI, berinisial IDM, PN, PS dan MS. Diketahui, jika perbuatan IM berdasarkan arahan dari kekasihnya yang berinisial DDY dan tangan kanannya DDY yang berinisial HMT.

Di Ketahui bahwa IM itu ditugaskan oleh DDY kekasihnya untuk berkolaborasi dengan Sekda MM supaya bisa naruh pejabat eselon II, agar bisa mengatur proyek dengan HMT yang bertugas sebagai Operator. Selain itu, pimpinan DPRD DKI yang juga kader PDIP yang berinisial IM ini di ketahui kerap memanggil seluruh kepala dinas, direktur utama BUMD DKI hingga kontraktor di ruang kerjanya untuk mengatur proyek, kemudian operatornya DDY yang berinisial HMT ini juga kerap di dampingi oleh staff Gubernur yang bernama UDN dan WSN terlihat sering mendatangi ruangan Sekda DKI Jakarta inisial MM. Pimpinan DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan yang berinisial IM ini juga diketahui bersama kekasihnya yang berinisial DDY juga berkolaborasi dengan Pimpinan KPK periode sekarang menekan Sekda MM, Para Kepala Dinas dan Dirut BUMD DKI Jakarta yang di paksa untuk menuruti seluruh kemauannya IM ini.

“IM dengan backup dari pimpinan KPK periode sekarang sering memanggil dan memaksa kepala dinas, direktur utama BUMD DKI Jakarta dan kontraktor ke ruangannya untuk ngatur proyek, bersama dengan operator Pacarnya yang berinisial DDY yaitu HMT dan UDN serta WSN selaku staff Gubernur DKI Jakarta sering terlihat main ke ruangan IM untuk melakukan kongkalikong dan sering juga terlihat main ke ruangan Sekda MM untuk berkoordinasi,” tuturnya.

Oleh karena itu, SW meminta kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung harus lebih waspada dan hati-hati akan pelantikan pejabat eselon 3 dan eselon 4 berikutnya. Diduga komplotan tersebut akan ‘bermain’ kembali, untuk meloloskan sejumlah orang di lingkarannya.

“Mereka sudah pasang kuda-kuda untuk menaruh orang-orangnya di jajaran pejabat eselon 3 dan eselon 4 yang rencananya akan dilantik berikutnya, terutama untuk jabatan camat, lurah dan dinas teknis. Pak Gubernur Pramono harus hati-hati agar tidak kecolongan lagi,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan resmi dari Pimpinan DPRD DKI Jakarta Fraksi PDI Perjuangan IM, serta Sekda DKI Jakarta Marullah Matali.

Garut _Runtainment_ 2025 Dibuka, Bupati: Dorong Ekonomi dan Ajak Warga Hidup Sehat

0
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, membuka acara Garut _Runtainment_ 2025 yang dilaksanakan di Jalan Siliwangi, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Minggu (10/8/2025).
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, membuka acara Garut _Runtainment_ 2025 yang dilaksanakan di Jalan Siliwangi, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Minggu (10/8/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, membuka acara Garut Runtainment 2025 yang dilaksanakan di Jalan Siliwangi, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Minggu (10/8/2025).

‎Dalam sambutannya, Bupati Syakur mengungkapkan kegembiraannya melihat semakin banyaknya kegiatan olahraga di Kabupaten Garut, yang dinilai tidak hanya menyehatkan tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

‎”Kami Kabupaten Garut sangat senang sekali karena Garut sekarang semakin banyak event-event olahraga,” ujar Bupati Garut.

‎Menurutnya, event olahraga seperti Garut Runtainment 2025 memiliki dampak positif ganda. Selain sebagai ajang untuk berolahraga dan bersenang-senang, kegiatan ini juga mempererat tali silaturahmi sekaligus memicu geliat ekonomi.

‎”Kita ingin Garut semakin lama semakin tumbuh terutama dalam bidang ekonominya,” tegasnya.

‎Syakur juga menyoroti pentingnya menjaga kesehatan masyarakat. Ia mengingatkan warga tentang program pemeriksaan kesehatan gratis yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto dan mendorong masyarakat untuk rutin mengunjungi Puskesmas terdekat.

‎”Ada satu hasil penelitian, dari berbagai macam organisasi di Kabupaten Garut. Ternyata orang Garut itu lebih dari 50% mengalami obesitas dan overweight, dan kurang bergerak,” ungkapnya.

‎Menanggapi hasil tersebut, Pemerintah Kabupaten Garut berencana untuk lebih giat mendorong kegiatan fisik di berbagai sektor, mulai dari sekolah, kantor, hingga melalui event publik seperti ini.

‎Di akhir, Bupati Garut menyampaikan apresiasi kepada pihak penyelenggara dan berharap acara serupa dapat diadakan secara rutin, setahun sekali atau bahkan dua kali, untuk terus menginspirasi masyarakat Garut agar hidup lebih sehat dan aktif.

( R Agus Sopian )

Bupati Garut Luncurkan CKG di Sekolah tingkat Kabupaten Garut

0
Pelaksanaan peluncuran Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Sekolah tingkat Kabupaten Garut, yang dilaksanakan di SD Muhammadiyah 5 Garut Kota, Jalan Bratayudha, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jum'at (8/8/2025).
Pelaksanaan peluncuran Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Sekolah tingkat Kabupaten Garut, yang dilaksanakan di SD Muhammadiyah 5 Garut Kota, Jalan Bratayudha, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jum'at (8/8/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, meluncurkan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Sekolah tingkat Kabupaten Garut, yang dilaksanakan di SD Muhammadiyah 5 Garut Kota, Jalan Bratayudha, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jum’at (8/8/2025).

‎Pasca peluncuran, Bupati Garut meninjau langsung pelaksanaan CKG terhadap siswa-siswi SD Muhammadiyah 5 Garut Kota.

‎Dalam kesempatan ini, para siswa mengikuti berbagai pengecekan kesehatan, mulai dari pengukuran tinggi dan berat badan, pengecekan tensi darah dan Hemoglobin (Hb), pengecekan telinga dan gigi, hingga pengecekan penglihatan yang dilakukan langsung oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Pasundan.

‎Dalam sambutannya, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan, bahwa melalui CKG ini pihaknya berkeinginan anak-anak Garut pada khususnya dalam kondisi sehat, guna mewujudkan generasi emas tahun 2045 mendatang.

‎Atas hal itu, selain CKG Ia pun mengajak para siswa untuk memperbanyak gerak melalui olahraga yang rutin.

‎Selain menekankan terkait CKG, imbuh Syakur, bulan Agustus merupakan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS), sehingga Ia mengajak para orang tua untuk mengajak anak-anaknya melakukan imunisasi.

‎”Imunisasi adalah salah satu cara kita untuk menjamin atau meningkatkan daya tahan anak, supaya mereka bisa menghadapi penyakit-penyakit (seperti) tadi Polio ya, TBC,” ujar Syakur.

‎Syakur juga menegaskan bahwa sekolah merupakan kawasan bebas rokok, oleh karena itu Ia meminta agar para Guru ataupun orang tua siswa tidak merokok di area sekolah.

‎”Karena gini, rokok itu mohon izin ya kan yang kita cegah anak-anak kita, bapak-bapak keun bae lah da geus lapur lah, tapi ini anak-anak kita, kalau mereka di awal sudah diganggu oleh asap rokok yang merusak kesehatan ini bahaya, kesehatan mereka ke depan akan menjadi rusak,” ucapnya.

‎Pada kesempatan ini juga, Bupati Garut mengapresiasi peran Muhammadiyah yang selama ini telah berkiprah di dunia pendidikan khususnya di Kabupaten Garut.

‎”Saya tahu persis sekolah ini juga sudah lama dan saya bilang banyak sekolah lain dari tempat-tempat yang terpencil ketika negara belum hadir Muhammadiyah sudah hadir, terima kasih buat Muhammadiyah,” tandasnya.

( R Agus Sopian )

Permudah Akses Layanan Masyarakat, Pemkab Garut Kenalkan Aplikasi “Garut Hebat” Super Apps

0
Peluncuran aplikasi Garut Hebat yang dilaksanakan di SMKN 1 Garut, Jalan Raya Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (5/8/2025).
Peluncuran aplikasi Garut Hebat yang dilaksanakan di SMKN 1 Garut, Jalan Raya Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (5/8/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut resmi meluncurkan aplikasi Garut Hebat sebagai platform digital unggulan untuk melayani masyarakat Kabupaten Garut. Peluncuran dilaksanakan di SMKN 1 Garut, Jalan Raya Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (5/8/2025).

‎Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut, Margiyanto, menyampaikan bahwa aplikasi ini merupakan bagian dari program unggulan bupati dan wakil bupati.

‎”Hari ini kita melaksanakan sosialisasi Super Apps yang dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Garut sebagai bagian dari program unggulan dari Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati,” ujar Margiyanto.

‎Ia menambahkan bahwa aplikasi ini menargetkan 1,5 juta masyarakat Garut untuk dapat mengakses berbagai layanannya. Margiyanto juga menjelaskan bahwa sosialisasi akan terus digencarkan.

‎Setelah sukses di SMKN 1 Garut, kegiatan serupa akan berlanjut ke Universitas Garut, SMAN 1 Garut, dan ke ruang publik seperti Citimall. Puncaknya, sosialisasi akan dilakukan pada saat upacara HUT RI tanggal 17 Agustus.

‎CEO Infogarut, Agung Syaputra, mengamati bahwa respons masyarakat di media sosial terhadap aplikasi ini sangat positif. Ia memaparkan, masyarakat berharap aplikasi Garut Hebat bisa menjadi solusi cepat dan efektif untuk berbagai masalah di Garut, terutama terkait layanan dasar, registrasi, dan informasi yang akurat.

‎”Masyarakat sangat berharap aplikasi ini bisa dikembangkan lebih hebat lagi, lebih lengkap lagi fiturnya dan memang bisa jadi solusi,” katanya.

‎Di sisi lain, Praktisi IT, Yusep, mengingatkan bahwa pengembangan teknologi harus disertai dengan edukasi pengguna. Ia menekankan pentingnya keamanan data dan penggunaan kata sandi yang bijak.

‎”Sistem yang tidak berjalan dengan baik itu bukan hanya sebatas sistemnya, tapi kita juga harus mengedukasi dari human-nya,” kata Yusep.

‎Yusep menjelaskan bahwa meskipun pengembangan aplikasi Garut Hebat Super Apps menghadapi tantangan, ia dan timnya berkomitmen untuk segera memperbaikinya agar aplikasi bisa berfungsi dengan optimal.

‎”Tapi dari segi tim, mudah-mudahan dapat melakukan perbaikan dan memang monitoring sehingga aplikasi tetap digunakan untuk layanan masyarakat di Kabupaten Garut secara normal,” pungkasnya.

( R Agus Sopian )

Pemkab Garut dan Polda Jabar, Bahas Rencana Pemasangan ETLE di Kabupaten Garut

0
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melaksanakan pertemuan dengan Wadirlantas Polda Jabar, AKBP Endang Tri Purwanto, yang dilaksanakan di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (4/8/2025).
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melaksanakan pertemuan dengan Wadirlantas Polda Jabar, AKBP Endang Tri Purwanto, yang dilaksanakan di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (4/8/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melaksanakan pertemuan dengan Wadirlantas Polda Jabar, AKBP Endang Tri Purwanto, yang dilaksanakan di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (4/8/2025).

‎Pertemuan ini dalam rangka membahas pemasangan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Kabupaten Garut.

‎Menurut Bupati Garut, pemasangan satu kamera ETLE ini bersifat mendesak untuk mengurangi pelanggaran lalu lintas dan fatalitas kecelakaan di wilayahnya.

‎”Karena ini sifatnya urgent ya, sehingga kami untuk sementara memasang satu dulu. Intinya adalah dipasang di tempat-tempat yang sekiranya tadi, diharapkan bisa mengurangi intensitas pelanggaran dan juga fatalitas kecelakaan,” ujar Abdusy Syakur Amin.

‎Ia berharap, pemasangan ETLE ini bisa efektif menekan angka kecelakaan. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya sosialisasi dari pihak kepolisian agar masyarakat tetap diingatkan dan diberikan efek jera.

‎Sementara itu, AKBP Endang Tri Purwanto menjelaskan, saat ini terdapat 21 kamera ETLE di wilayah hukum Polda Jawa Barat, namun hanya 12 yang beroperasi. Ia mengakui, adanya ETLE justru sempat meningkatkan jumlah pelanggaran, namun di sisi lain, angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan signifikan.

‎”Justru malah terjadi peningkatan (pelanggaran) sebenarnya, peningkatan mengingat kesadaran masyarakat juga mungkin masih rendah, tetapi penurunannya adalah di angka kecelakaan lalu lintas,” tutur AKBP Endang.

‎Ia menambahkan, pada tahun 2025 ini akan ada penambahan tujuh kamera ETLE di Jawa Barat, termasuk di Garut. Selain itu, ia memaparkan bahwa kamera ETLE sendiri dilengkapi dengan teknologi canggih seperti Face Recognition (FR).

‎”Kalau dulu kamera masih memfoto plat nomor, begitu tidak ada plat nomor nanti yang dibaca face recognition wajah,” jelasnya.

‎Menurut Endang, lokasi ideal pemasangan ETLE adalah di kawasan tertib lalu lintas serta daerah rawan kecelakaan. Ia berharap Kabupaten Garut bisa menambah jumlah kamera ETLE ke depannya.

‎”Sementara baru satu dulu (di Kabupaten Garut), mudah-mudahan Pak Bupati nambah lagi,” pungkasnya.

( R Agus Sopian )

Kapolres Garut Tinjau Langsung dan Berikan Santunan untuk Korban Longsor Tanjung Jaya Banjarwangi

0

GARUTTERKININEWS.COM – Dalam respon cepat terhadap bencana alam tanah longsor yang terjadi di Kampung Cipongpok RT 05 RW 01 Desa Tanjungjaya, Kecamatan Banjarwangi, Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto S.I.K., M.A.P turun langsung ke lokasi kejadian bencana longsor pada Senin pagi (4/8/2025).

Didampingi Pejabat Utama (PJU) Polres Garut, Kapolres meninjau kondisi rumah warga yang tertimpa longsoran tebing setinggi tujuh meter, serta memastikan bahwa penanganan darurat dan proses evakuasi berjalan dengan cepat dan tepat.

Dalam musibah tersebut, seorang anak perempuan Gina (10) dinyatakan meninggal dunia setelah tertimpa material longsoran saat tidur bersama ibunya.

Kapolres dan rombongan juga melakukan pengecekan menyeluruh terhadap lingkungan sekitar, memberikan arahan kepada jajaran Polsek Banjarwangi, Babinsa, unsur pemerintah kecamatan, serta para relawan untuk tetap siaga menghadapi kemungkinan bencana susulan.

“Kami hadir di sini sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap keselamatan masyarakat. Kami telah instruksikan langkah-langkah mitigasi dan evakuasi warga di titik-titik rawan bencana,” ujar AKBP Yugi di lokasi.

Tak hanya melakukan peninjauan, Kapolres Garut juga menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyerahkan santunan kepada keluarga korban sebagai bentuk empati dan dukungan moril agar keluarga tetap kuat dalam menghadapi musibah ini.

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada di musim penghujan dan memperkuat sinergi dengan aparat serta unsur pemerintah dalam menghadapi bencana alam.

Kehadiran Kapolres dan para PJU Polres Garut di lokasi bencana menjadi bukti nyata komitmen Polres Garut dalam menjalankan tugas secara humanis, tanggap, dan berpihak pada Masyarakat.

( R Agus Sopian )

Tim Gabungan Evakuasi Bocah 10 Tahun yang Meninggal Tertimpa Longsor di Tanjung Jaya Banjarwangi

0

 GARUTTERKININEWS.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Banjarwangi sejak Minggu malam (3/8/2025) mengakibatkan terjadinya bencana alam tanah longsor di Kampung Cipongpok RT 05 RW 01, Desa Tanjungjaya. Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut,

Polsek Banjarwangi yang dipimpin langsung oleh Kapolsek IPDA Ipar Suparlan, S.E, bersama tim gabungan dari Koramil, Satpol PP, Tagana, dan unsur masyarakat segera turun ke lokasi kejadian pada Senin dini hari (4/8/2025) sekitar pukul 01.00 WIB.

Korban jiwa dalam peristiwa ini adalah seorang anak perempuan bernama Gina (10), yang tertimpa material bangunan saat sedang tidur bersama ibunya, di ruang tengah rumah.

Longsoran terjadi mendadak akibat curah hujan tinggi yang mengguyur sejak sore hingga malam hari. Upaya penyelamatan sempat dilakukan oleh warga, namun longsor susulan yang terjadi memperparah kondisi dan menghambat proses evakuasi.

Kapolsek menjelaskan bahwa rumah korban berada tepat di bawah tebing setinggi tujuh meter yang menjadi sumber longsoran. Rumah dua lantai tersebut bagian bawahnya permanen sementara lantai atas terbuat dari kayu.

“Kami sudah lakukan evakuasi, mendata saksi, Musibah ini menimpa satu unit rumah warga dan menyebabkan satu orang meninggal dunia. Kami juga mengimbau masyarakat di wilayah rawan longsor agar selalu siaga terutama di musim hujan seperti saat ini,” ujar Kapolsek.

Tindakan cepat yang dilakukan Polsek Banjarwangi dan tim di antaranya adalah mengecek tempat kejadian perkara (TKP), mendata korban dan kerugian, serta memberikan imbauan kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan longsor susulan.

“Jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga untuk proses pemulasaraan. Hingga saat ini, Kami masih melakukan monitoring di lokasi dan bersiaga untuk mengantisipasi potensi bencana lanjutan.” Tambah Kapolsek.

( R Agus Sopian )

Pesta Patok Domba 2025, Dorong Peningkatan Perekonomian dan Parwisata di Garut

0
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri Pesta Patok Domba Kabupaten Garut Tahun 2025, bertempat di Pamindangan Arlamba Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Minggu (3/8/2025).
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri Pesta Patok Domba Kabupaten Garut Tahun 2025, bertempat di Pamindangan Arlamba Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Minggu (3/8/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, hadiri Pesta Patok Domba Kabupaten Garut Tahun 2025, bertempat di Pamindangan Arlamba Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Minggu (3/8/2025).

‎Acara ini menjadi ajang untuk mempromosikan keunggulan dan ketangkasan domba Garut, yang memiliki nilai ekonomi dan budaya tinggi.

‎Bupati menyampaikan bahwa acara ini menjadi narasi penting tentang keunggulan dan ketangkasan Domba Garut, yang menjadikannya unik dan layak untuk diceritakan.

‎”Artinya, Domba Garut memiliki keunggulan sehingga orang tertarik untuk memeliharanya. Ini merupakan upaya kita untuk menjaga kemurnian genetik dari domba Garut itu sendiri,” ujarnya.

‎Ia menambahkan bahwa acara tersbut bisa mendatangkan manfaat peningkatan ekonomi dari lingkup parwisata.

‎”Kami yakin dengan acara seperti ini maka kondisi perekonomian masyarakat akan semakin baik, serta kegiatan ini bukan hanya berdampak dari segi ekonomi melainkan dari sisi pariwisata,” tambah Bupati.

‎Ia berharap, kegiatan Pesta Patok Domba bisa dilaksanakan lebih dari satu kali dalam setahun.

‎Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia ( DPP HPDKI) Provinsi Jawa Barat, Yudi Guntara Noor, menjelaskan bahwa Pesta Patok Domba ini menjadi kunci dalam peningkatan mutu genetik.

‎”Domba Garut itu adalah domba asli Indonesia dan senantiasa harus dijaga kualitasnya (kontes, seni ketangkasan Domba Garut) itu yang bisa membuat kualitas ini tetap terjaga serta kuantitasnya,” jelasnya.

‎Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika, melaporkan bahwa perputaran uang selama kegiatan Pesta Patok Domba Garut ini mencapai di atas Rp 1,6 miliar.

‎”Hal ini karena di dalamnya ada transfer domba, transaksi domba yang saya kira betul-betul memberikan nilai tambah bagi para petani domba kita, jadi ada istilah di petani domba itu ‘Domba Garut dihargaan jeung aya hargaan’ (Domba Garut dianggap dan ada harganya),” jelasnya.

‎Kegiatan ini diikuti oleh 250 ekor Domba Garut dari berbagai kelas, seperti Raja Petet, Pejantan, dan Domba Ekstrem.

‎Ia berharap, domba unggulan yang dihasilkan dari acara ini dapat mewakili Garut dalam putaran final Pesta Patok dan Seni Ketangkasan Domba Garut memperebutkan Piala Presiden RI, yang akan diselenggarakan di Bogor pada September 2025 mendatang.

‎”Mudah-mudahan Kabupaten Garut menjadi salah satu tim pemenang di tingkat nasional,” harapnya.

‎Di akhir sambutannya, ia mengajak para hadirin untuk menerikan _yel-yel_ dengan jargon khas: “Domba Garut Indah Dipandang, Domba Garut Gagah Dilapang, Domba Garut Sedap Dipanggang.”

( R Agus Sopian )

Yudha Legislator Garut Kunjungi Yayu Rohana di Kota Wetan, Pemkab Garut Harus Bantu Warga yang Lemah dan Dikategorikan Miskin Ekstrem

0
Anggota DPRD Garut Yudha Puja Turnawan bersama Mahasiswi KKN dari UIN Sunan Gunung Djati mengunjungi Janda Tua Duafa di Kampung Candramerta, Keluraha Kotawetan, Kecamatan Garut Kota, Minggu (03/08/2025).
Anggota DPRD Garut Yudha Puja Turnawan bersama Mahasiswi KKN dari UIN Sunan Gunung Djati mengunjungi Janda Tua Duafa di Kampung Candramerta, Keluraha Kotawetan, Kecamatan Garut Kota, Minggu (03/08/2025).

GTN – Anggota DPRD Garut Fraksi PDI Perjuangan Yudha Puja Turnawan bersama Mahasiswi KKN dari UIN Sunan Gunung Djati mengunjungi keluarga miskin ekstrem, di Keluraha Kotawetan, Kecamatan Garut Kota, Minggu (03/08/2025).

Dalam kunjungan nya Yudha Puja Turnawan memberikan santunan uang tunai dan bingkisan paket sembako.

Yudha Puja Turnawan menyampaikan, Pada hari kamis 31 Juli 2025 saat berada di Provinsi Bali menjelang Kongres PDI Perjuangan, saya mendapat pesan WhatsApp dari mahasiswa KKN organisasi daerah mitra pemda kabupaten Garut Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung yang mengabarkan adanya keluarga miskin ekstrem di wilayah KKN mereka di kelurahan kotawetan.

“Yang pertama seorang lansia duafa bernama ibu Yayu Rohana, dan penyandang disabilitas bernama ibu rosita,” ujarnya.

Yudha mengatakan, di hari minggu 3 Agustus 2025 ini saya bersama adik mahawasi KKN dari UIN Gunung Djati menengok ibu Yayu Rohana di kampung candramerta 2 RT 01 RW 07 kelurahan kotawetan kecamatan garut kota.

“Ibu Yayu ini merupakan janda tua duafa berusia 68 tahun tinggal di rumah yang sangat sempit hanya berukuran 2,5 meter ke 2,5 meter kedua bagian dindingnya rumah ibu Yayu merupakan tembok bangunan bukan rumahnya. Satu bagian dinding milik rumah kerabatnya, yang satu bagian lagi tembok SMK Muhamadiyah Garut. Tanah tempat berdiri rumah sepetak itu merupakan hibah dari pihak SMK Muhamadiyah Garut. Di rumah yang sangat sempit ini ibu Yayu tinggal bersama kedua cucunya yang masih bersekolah. Rumah ibu Yayu tak memiliki kamar mandi dan toilet. Ibu Yayu dan kedua cucunya menggunakan kamar mandi milik kerabatnya,” katanya.

Usai mengunjungi Yayu, Yudha Puja Turnawan kemudian mengunjungi ibu rita rosita yang sudah 10 tahun menderita stroke dan kesulitan untuk berjalan.

“Ibu rita rosita belum pernah menikah, tinggal bersama keponakan perempuan. Dengan kondisi penuh keterbatasan ibu rosita sangat bergantung kepada keponakannya. Namun keponakannya dalam kondisi ekonomi terbatas juga,” ujarnya.

Yudha berharap pemkab Garut bisa membantu ibu Yayu rohana agar bisa memiliki rumah layak huni.

“Pemkab Garut wajib mengoptimalkan kolaborasi pendanaan dari CSR, Lembaga pengumpul dana umat BAZNAS dan iuran KORPRI untuk membantu warga Garut yang lemah yang dikategorikan miskin ekstrem seperti ibu Yayu Rohana dan ibu rita rosita,” pungkasnya (*)