Jumat, Juni 26, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 38

Kapolres Garut Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lodaya 2025

0

GARUTTERKININEWS.COM – Bertempat di Lapangan Apel Mapolres Garut, dilaksanakan kegiatan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lodaya 2025 wilayah Polres Garut, Senin (10/02/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya PJ. Bupati Garut Drs. H. Barnas Adjidin MM, M.P.D, Waka Polres Garut Kompol Dhoni Erwanto, S.Si., S.I.K., M.H., M.I.K., serta perwakilan Dandim kapten Inf. Ecep Dedi Iskandar, Dandenpom, dan jajaran Forkopimda Kab. Garut.

Apel gelar pasukan ini dipimpin oleh Inspektur Upacara, Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., yang menyampaikan beberapa amanat penting.

Dalam amanatnya, Kapolres Garut mengucapkan syukur atas kesempatan melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka operasi “Keselamatan Lodaya 2025 Polda Jabar.”

Ia menekankan pentingnya peran Polri bersama pemerintah dan instansi terkait dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas, serta menurunkan angka kemacetan, pelanggaran, dan kecelakaan lalu lintas untuk menciptakan situasi Kamseltibcar Lantas yang aman dan kondusif.

Kapolres juga menjelaskan bahwa Operasi Keselamatan Lodaya 2025 ini akan digelar serentak di seluruh wilayah hukum Polda Jabar selama 14 hari, mulai 10 hingga 23 Februari 2025, dengan sasaran utama mengatasi potensi gangguan, ambang gangguan, dan gangguan nyata yang dapat menyebabkan kemacetan atau kecelakaan lalu lintas.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Garut juga memberikan beberapa penekanan kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi ini, di antaranya untuk selalu menjaga keselamatan dalam bertugas, mengedepankan edukasi dan teguran yang humanis kepada masyarakat, serta menghindari tindakan arogan yang dapat merusak citra Polri.

Selain itu, Kapolres menekankan pentingnya pengawasan dan pengendalian yang berjenjang oleh para perwira di lapangan.

Pada akhirnya, Kapolres mengingatkan seluruh personel untuk menjaga nama baik institusi dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, agar Polri selalu bisa menjadi pengayom, pelayan, dan pelindung masyarakat.

Kegiatan Apel Gelar Pasukan ini merupakan bagian dari persiapan dalam menghadapi Idul Fitri 1446 H, dengan tujuan menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat di seluruh wilayah Garut. (R Agus Sopian)

Pj. Bupati Garut Tinjau Puskesmas Kadungora, Pastikan Pelayanan Kesehatan Gratis Berjalan Lancar

0
Pejabat Bupati Garut, Barnas Adjidin lakukan kunjungan ke Pelayanan publik Puskesmas Kadungora di Jl Raya Kadungora No. 243, Kabupaten Garut, Jum'at (7/2/2025).
Pejabat Bupati Garut, Barnas Adjidin lakukan kunjungan ke Pelayanan publik Puskesmas Kadungora di Jl Raya Kadungora No. 243, Kabupaten Garut, Jum'at (7/2/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, melakukan kunjungan ke Puskesmas Kadungora di Jalan Raya Kadungora No. 243, Kabupaten Garut, pada Jumat (7/2/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung pelayanan kesehatan di Kecamatan Kadungora serta memastikan kesiapan puskesmas dalam melaksanakan program pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Program pemeriksaan kesehatan gratis ini merupakan bentuk pelayanan pemerintah dalam rangka mewujudkan Asta Citra Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Layanan ini diberikan sebagai kado ulang tahun bagi masyarakat yang lahir di bulan Februari.

Dalam kesempatan tersebut, Barnas menekankan pentingnya kesehatan bagi masyarakat. “Saya hanya berpikir bahwa masyarakat itu akan gembira manakala sehat. Oleh karena itu, bagaimana masyarakat itu bisa sehat,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah harus hadir dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, salah satunya melalui sosialisasi yang optimal oleh Dinas Kesehatan agar program ini dapat menjangkau masyarakat lebih luas..

Untuk itu, Barnas menghimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis ini sebagai langkah awal dalam menjaga kesehatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Dr. Leli Yuliani, menjelaskan bahwa masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis ini harus terlebih dahulu mendaftar melalui aplikasi Satu Sehat Mobile (SSM). Setelah terdaftar, calon pasien akan menerima pemberitahuan mengenai jadwal pemeriksaan mereka.

“Sejak awal Februari hingga hari ini, Jumat (7/2), sudah ada tujuh orang yang menjalani pemeriksaan kesehatan, dan alhamdulillah semuanya telah dilaksanakan dengan baik,” ungkap Leli.

Leli menyampaikan apresiasinya kepada Pj Bupati Garut atas dukungannya dalam sektor kesehatan. Ia berharap program ini dapat terus berjalan dan membawa manfaat bagi masyarakat Kabupaten Garut.

Selain meninjau pelayanan, Pj. Bupati Garut juga memberikan arahan kepada staf puskesmas agar terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat, sehingga akses layanan menjadi lebih mudah dan optimal. (R Agus Sopian)

Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang di Pamulihan Garut, Satu Orang Meninggal Dunia dan Dua Mengalami Luka-luka

0
Sebuah pohon tumbang akibat angin kencang menimpa warga di Kampung Cileuleuy, Desa Garumukti, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, pada Rabu (5/2/2025) sekitar pukul 12.30 WIB.
Sebuah pohon tumbang akibat angin kencang menimpa warga di Kampung Cileuleuy, Desa Garumukti, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, pada Rabu (5/2/2025) sekitar pukul 12.30 WIB.

GARUTTERKININEWS.COM – Sebuah pohon tumbang akibat angin kencang menimpa warga di Kampung Cileuleuy, Desa Garumukti, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, pada Rabu (5/2/2025) sekitar pukul 12.30 WIB. Kejadian ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka.

Camat Pamulihan, Robiul Awaludin, Kamis (6/2/2025) melaporkan bahwa korban meninggal dunia adalah Ny. Epon (51), sementara dua warga lainnya, Wida Ningsih (39) dan Ade Sopian (19), mengalami luka-luka. Hingga saat ini, total kerugian akibat insiden tersebut masih dalam proses pendataan.

Menindaklanjuti kejadian ini, unsur pemerintah desa bersama warga segera melakukan pertolongan pertama dan membawa korban ke puskesmas terdekat. Selain itu, Kasi Trantib dan anggota Satpol PP melakukan asesmen lokasi kejadian serta memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi angin kencang di kemudian hari.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati, terutama saat terjadi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana serupa.

(R Agus Sopian)

Pj. Bupati Garut Tinjau Ketersediaan Gas LPG 3 Kg di Pasirwangi

0
Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, melakukan monitoring ketersediaan pasokan gas LPG 3 kg di Kampung Malati, Desa Pasirwangi, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Kamis (5/2/2025).
Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, melakukan monitoring ketersediaan pasokan gas LPG 3 kg di Kampung Malati, Desa Pasirwangi, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Kamis (5/2/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, melakukan monitoring ketersediaan gas LPG 3 kg di Kampung Malati, Desa Pasirwangi, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Kamis (5/2/2025). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan pasokan gas bagi masyarakat tetap tersedia dan tidak terjadi antrean panjang dalam pembeliannya.

Dalam tinjauannya, Barnas menyatakan, setelah mengecek beberapa pangkalan, distribusi gas LPG 3 kg di Kabupaten Garut masih mencukupi kebutuhan masyarakat dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp16.000.

“Masyarakat bisa membelinya sesuai kebutuhan. Kami juga berterima kasih kepada para penyalur yang telah menjual gas LPG sesuai ketetapan,” ujar Barnas.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membeli gas LPG secara berlebihan atau menimbun, karena dapat berdampak pada ketersediaan bagi warga lainnya.

“Kalau ada yang membeli lebih dari dua tabung, harus dipertanyakan untuk apa. Jangan membebaskan pembelian hingga 10 tabung. Jika untuk usaha kecil, maksimal tiga tabung,” tegasnya.

Distribusi Gas Berjalan Normal
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut, Ridwan Effendi, memastikan bahwa distribusi gas LPG 3 kg dari agen ke pangkalan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Berdasarkan pemantauan, tidak ada antrean panjang dalam pembelian gas LPG 3 kg. Ridwan menyebutkan, fluktuasi harga juga masih terkendali sesuai dengan HET, meskipun terdapat sedikit perbedaan di beberapa titik pangkalan maupun pengecer. Ia menegaskan bahwa stok LPG 3 kg di Kabupaten Garut masih aman dan masyarakat dapat memperolehnya dengan normal.

Kekhawatiran Pangkalan Gas
Di sisi lain, pemilik Pangkalan Ende Jumali, Iis, mengungkapkan bahwa kelangkaan gas beberapa waktu lalu sempat membuatnya khawatir, terutama bagi para pedagang kecil dan pelaku UMKM. Banyak pedagang datang ingin membeli gas, namun saat itu ketersediaan gas masih kosong. Meskipun begitu, saat ini ketersediaan gas di pangkalannya sudah dipastikan aman.

“Langsung dibagikan (kalau gas datang), kemarin juga _atos ngarantosan, atos aya anu nyimpen tabung. Teu acan dongkap wae_ (sudah menunggu, bahkan ada yang menyimpan tabung gas. Namun belum kunjung datang),” ucapnya.

Iis mengungkapkan, dirinya mengatur pembelian gas dengan membatasi satu tabung per pembeli. Harga untuk pengecer ditetapkan Rp16.000, sementara untuk masyarakat langsung sebesar Rp18.000.

Dengan adanya monitoring ini, diharapkan distribusi gas LPG 3 kg di Kabupaten Garut tetap lancar dan masyarakat dapat membeli gas sesuai kebutuhannya tanpa mengalami kesulitan.

(R Agus Sopian)

Pj. Bupati Garut Tinjau Persiapan Panen Raya Jagung di Limbangan

0
Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, memantau persiapan panen raya jagung di Desa Pengeureunan, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, Rabu (4/2/2025).
Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, memantau persiapan panen raya jagung di Desa Pengeureunan, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, Rabu (4/2/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, meninjau persiapan panen raya jagung di Desa Pengeureunan, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, Rabu (5/2/2025). Dalam kunjungan ini, Barnas didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian, Haeruman, Kepala Dinas Ketahana Pangan, Hj..Yani Mulyani, Camat Limbangan, Guriansyah, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Garut dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama ekonomi daerah.

Pj. Bupati Garut mengapresiasi kinerja Dinas Pertanian yang dinilainya memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Garut. Ia menyoroti luasnya lahan pertanian jagung di Kecamatan Limbangan yang mencapai 4.000 hektare.

“Bapak/ibu bisa saksikan dibelakang saya hamparan pohon jagung di Kecamatan Limbangan terdapat 4 ribu hektar, tanaman jagung ini tentu bisa memenuhi kebutuhan pangan di Kabupaten Garut bahkan Jawa Barat,” ujar Barnas.

Selain memastikan kesiapan panen, Dinas Pertanian juga berupaya meningkatkan efisiensi distribusi hasil pertanian dengan membangun jalur transportasi darat. Infrastruktur ini diharapkan dapat mempercepat distribusi hasil panen serta meningkatkan kesejahteraan petani.

“Inilah bukti nyata bahwa Dinas Pertanian hadir dengan berbagai upaya untuk mendukung ketahanan pangan di Garut. Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk ketahanan pangan, sangat penting dalam mewujudkan hal tersebut,” tambah Barnas.

*Dinas Pertanian Siapkan Langkah Strategis untuk Maksimalkan Panen Jagung*

Sementara itu, Kepala Bidang Sarana Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Ardhy Firdian, mengungkapkan bahwa kondisi pertumbuhan jagung di Garut menjelang panen raya cukup bagus. Namun, ada beberapa wilayah yang mengalami keterlambatan panen.

“Diperkirakan pada bulan Februari hingga Maret akan terjadi keterlambatan panen jagung,” ujarnya.

Untuk mengatasi hal tersebut dan memastikan hasil panen maksimal, Dinas Pertanian telah mengambil langkah cepat, di antaranya: memfasilitasi petani dengan penyediaan benih untuk musim tanam, dan menyediakan pompa air untuk mendukung irigasi.

“Dengan harapan, fasilitas dan upaya ini bisa dirasakan manfaatnya oleh para petani serta masyarakat sekitar,” tambah Ardhy.

Pada tahun 2025, Dinas Pertanian menargetkan produksi jagung mencapai 513 ribu ton atau sekitar 50 hingga 70 persen dari total potensi yang ada. Namun, Ardhy menekankan pentingnya ketersediaan air yang cukup untuk mencapai target tersebut.

“Kita masih sangat tergantung pada kondisi cuaca. Jika curah hujan mendukung, insya Allah target produksi bisa terealisasi,” tuturnya.

Selain itu, peran penyuluh pertanian juga menjadi faktor penting dalam pembinaan petani. Saat ini, Kabupaten Garut memiliki 260 penyuluh yang tersebar di berbagai desa.

Di sisi lain, Ardhy menilai Kabupaten Garut memiliki potensi besar dalam budi daya jagung karena daya jualnya yang tinggi di pasaran.

“Dengan segala potensi yang ada, kami berharap panen tahun ini dapat memberikan hasil yang optimal dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Garut,” pungkasnya.

(R Agus Sopian)

Ketua PBVSI Siti Muffatahah Hadiri Pembukaan Turnamen Bola Voli Dandenpom Cup ke-12 Tahun 2025

0
Ketua PBVSI Siti Muffatahah Hadiri Pembukaan Turnamen Bola Voli Dandenpom Cup ke-12 Tahun 2025
Ketua PBVSI Siti Muffatahah Hadiri Pembukaan Turnamen Bola Voli Dandenpom Cup ke-12 Tahun 2025

GARUTTERKININEWS.COM – Sebanyak 70 tim bola voly SE Kabupaten Garut ikut serta pada kegiatan rutin tahun turnamen bola voly Ngabuburit ke XII Dandenpom Cup tahun 2025. Turnamen tahunan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut, Ade Hendarsyah mewakili PJ. Bupati Garut, Barnas Ajidin, bertempat di lapang voly Denpom III/2 Garut, Jalan Veteran, Kecamatan Garut Kota, Rabu 04 Pebruari 2025.

” Tahun ini merupakan tahun ke 12 penyelenggaraan turnamen Ngabuburit Dandenpom Cup, ini tidak hanya sekedar hiburan di saat ngabuburit bulan Ramadhan tapi juga bisa dijadikan ajang pembibitan atlit, talent scouting untuk atlet,” kata Ade Hendarsyah, usai jadi pembina upacara pembukaan turnamen tersebut.

Selain itu, katanya, turnamen tahunan itu bisa dijadikan ajang pencarian bibit atlet potensial, yang suatu saat nanti bisa menjadi atlet handal untuk Kabupaten Garut, maupun untuk klub bola voly profesional.

Oleh karena itu, ia berharap kegiatan bola voly yang diselenggarakan Denpom Garut itu, harus terus didorong agar terus berlanjut setiap tahunnya.

Ia mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan Komandan Denpom III/ 2 Garut itu, yang tidak pernah berhenti dalam kondisi apapun, kecuali saat Covid 19 lalu.

Komandan Denpom III/ 2 Garut, Letkol CPM Harmaji, SH, mengatakan, kegiatan voly ngabuburit itu bertepatan dengan ultah ke 79 Denpom.

” Kegiatan ini terus kita selenggarakan, tujuannya membina lingkungan dengan TNI, agar masyarakat dengan kita itu bisa manunggal,” ujarnya.

Ditambahkannya, kegiatan tersebut juga dijadikan ajang sosialisasi pengenalan masyarakat terhadap eksistensi TNI, terutama Polisi Militer, agar tahu tugas pokok dan fungsinya.

Ditemui terpisah, Ketua KONI yang juga Bupati Garut terpilih, H. Abdusy Syakur Amin, mengatakan, kalau kegiatan voly gabuburit itu sudah menjadi ikon Garut, yang harus terus dipelihara.

” Saya rasa ini menjadi ikon Garut, karena sudah dilaksanakan belasan kali, kecuali saat Pandemi Covid 19 saja. Saya rasa event sekarang jadi lebih besar, karena dilaksanakan bukan hanya di sini (Denpom), tapi juga di Uniga dan Musaddadiyah,” ungkapnya.

Acara pembukaan kejuaraan boa voly Ngabuburit ke XII Dandenpom Cup ini dihadiri Ketua Umum PBVSI Garut, Siti Muffatahah, yang Istiqomah hadir meski sudah tak jadi Anggota DPR RI lagi.

” Sudah jelas saya ini sebagai Ketua PBVSI, sudah sepantasnya saya hadir setiap kali ada pertandingan pertandingan saya hadir untuk men-support mereka. Dan mudah-mudahan dari pembinaan ini akan lahir bibit bibit pemain voly profesional, itu harapannya,” katanya

Siti Muffatahah yang pernah terpilih dua periode dari Dapil Garut, Tasik, Kota Tasik itu sekali lagi menegaskan, bahwa kehadirannya untuk memberikan dukungan kepada panitia dan juga pemain serta pelatih voly yang menjadi peserta pada kegiatan tersebut (***)

Seorang Anak Usia 10 Tahun Tenggelam Saat Berenang di Sungai Cimanuk Garut Ditemukan Meninggal Dunia

0
Tim BPBD Kabupaten Garut bersiap melakukan pencarian korban di sepanjang aliran Sungai Cimanuk pada Selasa (4/2/2025). (Foto : Dok. BPBD Kabupaten Garut)
Tim BPBD Kabupaten Garut bersiap melakukan pencarian korban di sepanjang aliran Sungai Cimanuk pada Selasa (4/2/2025). (Foto : Dok. BPBD Kabupaten Garut)

GARUTTERKININEWS.COM –  Seorang anak berusia 10 tahun, Muhammad Latif Alfauzi, dilaporkan tenggelam di Sungai Cimanuk, Kampung Urug, Desa Cikedokan, Kecamatan Bayongbong, Selasa (4/2) sore. Tim BPBD Kabupaten Garut yang menerima laporan langsung melakukan pencarian dan menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia sekitar satu jam setelah operasi dimulai.

*Kronologi Kejadian*
Berdasarkan laporan, kejadian bermula sekitar pukul 15.00 WIB saat korban bersama kakak dan adiknya mencari keong di sawah dekat Sungai Cimanuk. Sekitar pukul 16.00 WIB, mereka menuju sungai untuk berenang dan membersihkan badan. Dalam kejadian itu, kakak korban, Delis Nurnapisah (13), sempat terbawa arus, namun berhasil diselamatkan oleh korban. Sayangnya, upaya penyelamatan tersebut membuat Muhammad Latif justru terseret arus dan hilang.

*Upaya Pencarian*
Pukul 17.27 WIB, _call center_ BPBD Kabupaten Garut menerima laporan dari warga dan segera mengerahkan Tim Teknis ke lokasi. Tim tiba di lokasi pukul 18.32 WIB dan langsung melakukan penyisiran di sekitar titik kejadian dengan koordinat 7º15’29.5″S 107º49’50.1″E.

Sekitar pukul 19.00 WIB, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 1 kilometer dari titik awal tenggelam. Penemuan korban pertama kali dilakukan oleh seorang pedagang bernama Ida S. (45) yang merupakan warga Kampung Ciendut, Desa Mekarsari.

*Unsur SAR yang Terlibat*
Operasi pencarian melibatkan berbagai pihak, di antaranya:
1. im Teknis BPBD Kabupaten Garut
2. Tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Garut
3. Forkopincam Bayongbong

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi orang tua agar selalu mengawasi anak-anak saat bermain di sekitar sungai, terutama di musim penghujan yang berpotensi meningkatkan debit air dan arus sungai.

(R Agus Sopian)

Hari Jadi Garut ke-212, Perumda Tirta Intan Garut Berikan Keringanan Biaya Pasang Baru Sambungan Rumah

0

GARUTTERKININEWS.COM – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Garut ke-212 tahun 2025, Perumda Air Minum Tirta Intan Garut memberikan keringanan biaya pasang baru sambungan rumah. Biaya yang semula sebesar Rp. 1.400.000,- kini hanya sebesar Rp. 700.000,- saja.

Menurut Direktur Utama Perumda Tirta Intan Garut, Dr. H.Aja Rowikarim, “Program ini merupakan wujud komitmen kami untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Garut. Dengan keringanan biaya ini, diharapkan lebih banyak masyarakat yang dapat menikmati air minum yang bersih dan sehat.”

Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat, khususnya dalam hal kesehatan dan kebersihan. Dengan demikian, Perumda Tirta Intan Garut berkontribusi pada pembangunan Garut yang lebih sehat dan bersih.

“Kami berharap program ini dapat menjadi stimulus untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Garut. Kami akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kami untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” tambah H.Aja Rowikarim

Program keringanan biaya pasang baru sambungan rumah ini berlaku mulai tanggal 1 Februari hingga 30 Maret 2025. Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi kantor Perumda Tirta Intan Garut atau mengunjungi situs web resmi kami di [alamat situs web tirtainta.co.id

(R Agus Sopian)

Logo HJG ke-212, Perpaduan Budaya, Alam, dan Semangat Inovasi Garut

0
Logo Hari Jadi ke-212 Kabupaten Garut.
Logo Hari Jadi ke-212 Kabupaten Garut.

GARUTTERKININEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Garut resmi mengeluarkan surat edaran terkait peringatan Hari Jadi Garut (HJG) ke-212 yang akan digelar pada 16 Februari 2025. Mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Garut Nomor 30 Tahun 2011, perayaan ini akan dilaksanakan secara khidmat dan sederhana dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Dalam edaran yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, pemerintah mengajak instansi pemerintahan, organisasi kemasyarakatan, serta dunia usaha untuk turut serta menyukseskan peringatan HJG tahun ini. Sejumlah agenda telah disusun, di antaranya:
1. Ziarah ke Makam RAA Adiwijaya, dilaksanakan pada Jumat, 14 Februari 2025, Pukul 07.30 WIB di Makam Cipeujeuh, Garut Kota.

2. Upacara Puncak Peringatan, pada Senin, 17 Februari 2025, Pukul 07.30 WIB di Lapangan Otista, Alun-alun Garut, dan disiarkan langsung melalui YouTube GarutKab TV

3. Rapat Paripurna Istimewa DPRD, pada Senin, 17 Februari 2025, Pukul 10.00 WIB di Gedung DPRD Kabupaten Garut.

Selain agenda resmi, HJG ke-212 juga akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan pendukung seperti acara keagamaan, bakti sosial, perlombaan, olahraga, serta pertunjukan seni dan budaya yang mencerminkan kearifan lokal Garut.

Pemerintah Kabupaten Garut juga mengimbau masyarakat untuk turut memeriahkan HJG dengan memasang spanduk, baliho, umbul-umbul, dan dekorasi bernuansa HJG sejak 1 hingga 28 Februari 2025, dengan tetap memperhatikan estetika, keamanan, dan ketertiban.

Perayaan ini diharapkan dapat mempererat persatuan, menumbuhkan kebanggaan daerah, serta menjadi momentum refleksi untuk terus membangun Garut yang lebih maju dan sejahtera.

*Makna Logo HJG ke-212: Refleksi Semangat dan Identitas Garut*
Sebuah logo sederhana namun sarat makna terpampang: “Garut”. Bukan sekadar nama, namun representasi sebuah daerah dengan sejarah dan budaya yang kaya. Di bawahnya, lima kata berawalan huruf “G” tertulis dalam aksara Sunda, masing-masing membawa pesan mendalam.
1. _Gagah_, simbol keberanian dan kegigihan masyarakat Garut dalam menjunjung tinggi kebenaran dan keadilan.

2. _Rucita_, cerminan pribadi yang berilmu, berwawasan luas, dan bertanggung jawab atas perbuatannya.

3. _Rahayu_, harapan akan keselamatan, kesejahteraan, dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Garut.

4. _Mangun_, semangat untuk membangun dan mengembangkan daerah agar semakin maju dan berdaya saing.

5. _Raharja_, cita-cita untuk mencapai kemakmuran dan kesejahteraan lahir batin.

Gambar ini bukan sekadar rangkaian kata, namun sebuah refleksi mendalam tentang nilai-nilai luhur yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Garut. Nilai-nilai yang menjadi landasan dalam membangun daerah, menciptakan harmoni, dan meraih kemajuan

Dalam logo ini pula menampilkan, meliputi :
*Tanduk Domba Garut* – Melambangkan keberanian dan inovasi daerah.
*Batik Garutan* – Simbol kekayaan budaya dan potensi SDM Garut yang unggul.
*Angka “1” Berwarna Merah* – Mewakili ambisi Garut untuk terus maju.
*Ikon Digitalisasi* – Menunjukkan adaptasi Garut dalam era teknologi.
*Daun Hijau* – Simbol kesuburan dan kelestarian alam Garut.
*Gunung dan Air* – Mencerminkan keindahan alam Garut yang damai dan asri.
Secara keseluruhan, logo ini menggambarkan Garut sebagai daerah yang terus berkembang, inovatif, dan tetap menjaga nilai-nilai budaya serta keindahan alamnya.

Dengan semangat HJG ke-212, masyarakat Garut diajak untuk terus mengamalkan nilai-nilai luhur dalam membangun daerah yang gagah, rucita, rahayu, mangun, dan raharja. (R Agus Sopian)

Warga Pakenjeng Terbawa Arus Saat Menyeberangi Sungai, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

0
Sekda Kabupaten Garut, Nurdin Yana, diwawancara, Senin (27/1/2024).
Sekda Kabupaten Garut, Nurdin Yana, diwawancara, Senin (27/1/2024).

GARUTTERKININEWS.COM – Seorang warga Kampung Negla, Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, dilaporkan terbawa arus saat hendak menyeberangi Sungai Cikandang pada Minggu sore (26/1/2025). Peristiwa ini dibenarkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, pada Senin (27/1/2025), usai meninjau wilayah terdampak banjir di Kampung Cimacan.

Menurut Nurdin Yana, korban yang diketahui bernama Abdul masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan yang melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut dan Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Garut.

“Titik kita konsentrasi dari mulai pemberangkatan hulu, kemudian pemberangkatan ketika dia jatuh terbawa arus itu yang (jadi konsentrasi pencarian), sampai ke beberapa hilir tentunya, dan sekarang (pencarian) sudah sampai di Karangsari,” tandasnya.

Ia menambahkan bahwa upaya pencarian sempat dilakukan pada Minggu malam. Namun, karena keterbatasan pandangan akibat minimnya pencahayaan, pencarian dilanjutkan pada Senin pagi.

Sebelumnya, sebuah video berdurasi 25 detik yang memperlihatkan detik-detik Abdul terbawa arus sungai beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, tampak korban berusaha menyeberangi Sungai Cikandang yang debit airnya cukup deras, hingga akhirnya terseret arus.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian korban masih berlangsung. Pemerintah Kabupaten Garut mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan menghindari aktivitas di sekitar sungai, terutama saat debit air meningkat. (R Agus Sopian)