Kamis, Juni 25, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 4

Lepas 174 Jemaah Haji Kloter 22, Bupati Garut Minta Untuk Fokus Ibadah dan Jaga Kesehatan

0

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi melepas keberangkatan 174 Jemaah Haji Kloter 22 KJT asal Kabupaten Garut Tahun 1446 H/2026 M. Acara pelepasan yang berlangsung khidmat ini digelar di Babancong Pendopo Kabupaten Garut, Kamis (07/05/2026).

Bupati Abdusy Syakur Amin menekankan bahwa para jemaah merupakan tamu Allah yang terpilih untuk menunaikan rukun Islam kelima di tanah suci Mekkah dan Madinah.

“Ibadah haji adalah rukun islam ke lima, sehingga ini merupakan satu kebahagiaan bagi para jemaah haji. Saya berharap para jemaah haji untuk selalu ikhlas dalam melaksanakannya,” ujar Bupati.

Bupati juga menitipkan pesan agar para jemaah menjaga kesehatan dan keselamatan selama di tanah suci, saling menjaga dan mengingatkan satu sama lain, mematuhi arahan dari petugas haji. Ia juga mengimbau keluarga yang ditinggalkan agar tidak khawatir, seraya mendoakan perlindungan dari Allah SWT bagi seluruh jemaah.

Sebagai bentuk pelayanan publik, Pemerintah Kabupaten Garut berkomitmen penuh dalam mendukung kelancaran ibadah haji tahun ini dengan menyediakan fasilitas transportasi dan akomodasi selama proses pemberangkatan.

“Inilah wujud komitmen Pemkab Garut untuk membantu warganya agar bisa melaksanakan ibadah haji dengan nyaman, aman dan tertib,” tegas Syakur Amin.

Sementara itu, Kepala Haji dan Umrah Kabupaten Garut, Indra Azwar Mawardi, melaporkan bahwa kloter 22 KJT yang diberangkatkan sebanyak 169 Jemaah dan 5 petugas haji dengan total 174 jemaah. Terdapat beberapa jemaah yang ditunda pemberangkatan karena faktor kesehatan. Selain itu adapun profil jemaah tertua berusia 93 tahun dan termuda berusia 17 tahun.

Adapun rute perjalanan, awal pemberangkatan Pendopo Garut → Asrama Haji Embarkasi Indramayu → Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Kloter 22 ini juga diberangkatkan bersama dengan jemaah asal Kota Bandung dan Kota Cimahi.

Diakhir, Indra menyampaikan apresiasi kepada Bupati Garut atas fasilitas yang diberikan di Pendopo sebagai titik kumpul pemberangkatan dan pemulangan.

“Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh pihak, baik Forkopimda, Pemerintah Daerah, Sipil, TNI dan Polri, ormas Islam hingga masyarakat, agar seluruh jemaah dapat kembali ke tanah air dalam jumlah yang utuh, sehat, dan menyandang gelar haji yang _mabrur_ serta _mabruroh_,” pungkasnya.

( Bagus Sopian )

Dinkes Garut Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor dalam Penanganan Stunting

0

GARUTTERKININEWS.COM – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut, dr. Leli Yuliani, memberikan arahan dalam kegiatan “Pemaparan Hasil Analisis Situasi (Ansit) dan Advokasi Lintas Sektor terkait Prevalensi Stunting serta Cakupan Intervensi Gizi”, yang berlangsung di Aula Farmasi Lantai 2 UPT Labkesda Kabupaten Garut, Rabu (6/5/2026).

Leli Yuliani memaparkan pencapaian positif Kabupaten Garut dalam menekan angka stunting. Berdasarkan Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024, prevalensi stunting di Garut berada pada angka 14,2%.

“Angka ini sebetulnya merupakan target yang memang harusnya di tahun 2029, namun alhamdulillah di tahun 2024 sudah tercapai. bahkan berdasarkan data pelaporan dari bidan, posisi stunting di tahun 2025 berada di posisi 12,4%. Mudah-mudahan nanti tambah turun lagi ditahun 2026 ini,” ujar dr. Leli.

Kadinkes Garut menekankan penanganan melalui intervensi spesifik yang menyasar langsung akar permasalahan kesehatan di setiap siklus hidup manusia, meliputi:
1. Memastikan remaja putri sehat dan bebas anemia melalui konsumsi tablet tambah darah rutin seminggu sekali.
2. Pemeriksaan kehamilan rutin _(Antenatal Care/ANC)_ serta pemberian makanan tambahan (PMT) bagi ibu hamil.
3. Pemenuhan imunisasi dasar lengkap dan pemantauan tumbuh kembang bayi dan balita.
4. Menjamin kebersihan lingkungan serta ketersediaan sumber air yang bebas dari bakteri.

“Jadi setiap siklus hidup betul-betul kita perhatikan untuk pecegahan stunting ini. Jika ditemukan balita terdampak stunting, segera bawa ke Posyandu dan laporkan ke Puskesmas agar mendapat penanganan kolaboratif dari berbagai dinas terkait,” tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Direktur 1 Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya, Asep Kuswandi, menjelaskan bahwa pemaparan hasil Ansit ini bertujuan agar seluruh pemangku kepentingan memiliki basis data yang sama, akuntabel, dan berintegritas sebelum melakukan aksi di lapangan.

Ia mengidentifikasi dua tantangan utama stunting, yakni faktor internal (keluarga) dan faktor eksternal (lingkungan). Oleh karena itu, advokasi ini menyasar spektrum yang luas, mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, balita, anak usia sekolah, hingga tenaga kesehatan dan orang tua.

“Kami berharap adanya kolaborasi dari seluruh multi sektor dan komitmen bersama untuk mengatasi penurunan stunting di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Garut,” tutup Asep.

( Agus Sopian )

Perumda Tirta Intan Garut Bakal Kembangkan Layanan Ke-wilayah Baru

0

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut Syakur Amin mendorong Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Intan untuk melakukan pembenahan menyeluruh sekaligus memperluas layanan sambungan rumah (SR) bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan usai mengevaluasi kinerja PDAM yang menunjukkan adanya peningkatan, meski dinilai belum signifikan.

Menurut Syakur, terdapat sejumlah indikator yang mengalami kenaikan, namun juga ada yang stagnan bahkan sedikit menurun. Karena itu, ia meminta jajaran direksi untuk fokus pada perbaikan yang berdampak langsung kepada pelayanan masyarakat, terutama dalam peningkatan akses air bersih.

Ia menekankan pentingnya memanfaatkan dukungan dari pemerintah pusat untuk mendorong ekspansi layanan. PDAM, kata dia, memiliki kewajiban membantu pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan air bersih sekaligus meningkatkan jumlah pelanggan.

“Peningkatan jumlah sambungan rumah harus jadi perhatian. Kita akan mendapat bantuan dari pemerintah pusat dan itu harus dimanfaatkan untuk ekspansi layanan, supaya akses air ke masyarakat bisa lebih luas,” ujarnya.

Syakur juga mengungkapkan bahwa capaian sambungan rumah di Kabupaten Garut memang mengalami kenaikan, namun belum mencapai target ideal. Ia menyebut masih ada pekerjaan rumah dari periode sebelumnya yang harus diselesaikan oleh direksi saat ini.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Intan Garut Dadan Hidayatulloh mengakui bahwa sejumlah persoalan lama yang sempat tertunda kini harus dituntaskan. Hal tersebut berdampak pada kinerja saat ini, di mana selain menambah sambungan baru, pihaknya juga harus menyelesaikan pekerjaan lama.

Ia menjelaskan, pada tahun 2025 pihaknya menargetkan penambahan sekitar 2.000 sambungan rumah. Namun, di saat yang sama, terdapat jumlah yang hampir setara yang harus ditutup sebagai bagian dari penyelesaian persoalan sebelumnya.

“Jadi ada yang bertambah, tapi juga ada yang harus ditutup. Itu konsekuensi dari pekerjaan yang dulu tertunda dan sekarang harus diselesaikan,” jelasnya.

Secara keseluruhan, jumlah pelanggan PDAM Tirta Intan saat ini mencapai sekitar 61.722 sambungan. Sebagian besar tersebar di wilayah perkotaan seperti Tarogong Kidul, dengan kontribusi dari hampir seluruh cabang pelayanan.

Ke depan, PDAM juga akan mengembangkan layanan ke wilayah baru, termasuk melalui program Cihanned yang direncanakan di Tarogong Kaler, wilayah yang sebelumnya belum teraliri air bersih.

Dadan menambahkan, dari total pelanggan yang ada, tingkat tunggakan pembayaran tergolong rendah, yakni di bawah 5 persen. Ia menyebut kondisi tersebut masih dalam kategori sehat dan menunjukkan sistem penagihan berjalan cukup baik.

Dengan berbagai upaya perbaikan dan ekspansi yang dilakukan, pemerintah daerah berharap layanan air bersih di Kabupaten Garut dapat semakin merata dan memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal.

( Asopian )

Kapolres Garut Pimpin Pengamanan dan Pengaturan Lalu Lintas, Wujudkan Kegiatan Aman dan Lancar

0

GARUTTERKININEWS.COM – Puluhan personel Polres Garut bersama instansi gabungan melaksanakan pengamanan kegiatan Kirab Budaya dan Karnaval Berkuda dalam rangka Milangkala Tatar Sunda, Selasa (05/05/2026).

 

Kegiatan budaya yang sarat nilai tradisi ini dipimpin langsung oleh Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto, S.I.K., M.A.P., didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Garut. Pengamanan dilakukan secara menyeluruh guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan lancar.

 

Sebanyak 621 personel gabungan diterjunkan dalam kegiatan ini, yang terdiri dari 251 personel Polres Garut dan Brimob, serta dukungan instansi terkait dari jajaran Korem, Kodim, Denpom, Dishub, Satpol PP dan Damkar, BPBD, serta Dinkes. Sinergitas ini menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan dan kelancaran jalannya kegiatan.

 

Kirab Budaya dan Karnaval Berkuda tersebut diikuti oleh ribuan peserta yang turut memeriahkan jalanan Garut dengan berbagai penampilan bernuansa adat Sunda yang kental dan penuh makna. Kegiatan dimulai pukul 18.00 WIB dengan rute start dari Korem 062/TN Garut dan berakhir di Bakorwil.

 

Dalam rangka mendukung kelancaran kegiatan, Polres Garut juga menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik sepanjang jalur yang dilalui peserta kirab. Masyarakat diimbau untuk menggunakan jalur alternatif, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta tetap menjaga ketertiban dan keselamatan bersama.

 

Kehadiran aparat kepolisian bersama instansi terkait dalam pengamanan ini merupakan bentuk komitmen dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mendukung pelestarian budaya daerah.

( Asopian )

Lewat TMMD ke-128, Polres Garut Perkuat Kesadaran Hukum dan Kamtibmas di Malangbong

0

GARUTTERKININEWS.COM – Dalam rangka mendukung kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026, Polres Garut melalui Sat Binmas melaksanakan penyuluhan hukum dan kamtibmas kepada masyarakat dan pelajar, Selasa (05/05/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Graha Mekarmulya, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut ini diisi oleh Aiptu Umar Taufik, S.Sos.I bersama anggota Sat Binmas Polres Garut. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait hukum serta pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danramil Malangbong Kapten Inf. Khasanudin, Kepala Desa Mekarmulya H. Otin Mubarok, perangkat desa, staf BPBD, serta sekitar 200 peserta yang terdiri dari pelajar dan masyarakat setempat.

Dalam penyampaian materinya, Aiptu Umar Taufik menekankan pentingnya kesadaran hukum dalam kehidupan sehari-hari, bahaya kenakalan remaja seperti narkoba, tawuran, dan pergaulan bebas, serta pentingnya bijak dalam menggunakan media sosial. Selain itu, masyarakat juga diberikan pemahaman terkait pencegahan tindak kriminalitas serta peran aktif dalam menjaga situasi kamtibmas.

Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran hukum sejak dini, khususnya di kalangan pelajar, serta mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Selain itu tujuan kegiatan ini antara lain meningkatnya pemahaman masyarakat dan pelajar tentang hukum, tumbuhnya kesadaran untuk menjaga keamanan lingkungan, serta terjalinnya hubungan yang semakin baik antara Polri dan masyarakat. Selain itu, diharapkan dapat menekan potensi pelanggaran hukum, khususnya di kalangan generasi muda.

( Bagus Sopian )

Bupati Garut Lantik 5 Kepala Desa PAW, Tekankan Amanah dan Tata Kelola Keuangan Transparan

0

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melantik 5 Kepala Desa Hasil Pemilihan Antar waktu, yang dilaksanakan di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (4/5/2026).

Bupati Garut menyampaikan ucapan selamat kepada para kepala desa yang baru saja diambil sumpahnya. Beliau menekankan bahwa jabatan ini merupakan ketetapan Allah SWT yang kini telah disahkan secara formal oleh negara.

“Oleh karena itu maka yang pertama adalah bersyukur, anda mendapatkan amanah. Dan cara bersyukur sederhana, melaksanakan apa yang diharapkan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Bupati Garut mengingatkan bahwa menjadi kepala desa terpilih adalah sebuah keistimewaan. Mengingat ketatnya kontestasi di tingkat desa, ia meminta para pejabat baru tersebut untuk senantiasa bersyukur dengan cara memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Menyinggung tantangan saat ini, Syakur mengakui bahwa kondisi keuangan di tingkat desa tengah mengalami keterbatasan. Kendati demikian, ia menegaskan agar para kepala desa tidak mengeluh dan tetap kreatif dalam mencari solusi finansial bagi operasional desa.

“Coba cari sumber-sumber penghasilan yang legal, yang wajar, yang sah, yang halal, yang bisa membantu operasional daripada kegiatan di desa,” lanjutnya.

Di akhir arahannya, Bupati Garut berpesan agar keterbatasan anggaran dijadikan momentum untuk melakukan perbaikan tata kelola keuangan. Ia menginstruksikan para kepala desa untuk disiplin menggunakan sistem digital yang telah disediakan pemerintah.

“Tapi manfaatkan untuk melakukan perbaikan tata kelola keuangan dengan baik. Gunakan aplikasi yang disarankan oleh pemerintah, baik aplikasi dari pemerintah kementerian desa maupun juga dari kejaksaan agung. Karena itu akan banyak membantu kita,” ujar Bupati Garut.

Berikut 5 Kepala Desa PAW yang dilantik pada hari ini :

1. Jajang Risman sebagai Kepala Desa Pasirwaru Kecamatan Balubur Limbangan
2. Kusdimay, S.Sos sebagai Kepala Desa Purbayani Kecamatan Caringin.
3. Nova Wylian Sumaryo sebagai Kepala Desa Lewobaru Kecamatan Malangbong.
4. Bambang Yuniardi, SE., MM sebagai Kepala Desa Keresek Kecamatan Cibatu.
5. Dadang Sujana sebagai Kepala Desa Sindangsuka Kecamatan Cibatu.

(Bagus Sopian)

Peringatan Hardiknas 2026: Bupati Garut Ajak Seluruh Pihak Tingkatkan Kualitas Pendidikan

0

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin Upacara Bendera dalam rangka Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Lapangan Otto Iskandar Dinata (Otista), Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (2/5/2026). Peringatan tahun ini mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua”.

Bupati Garut membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang menekankan bahwa Hardiknas adalah momentum refleksi untuk menghidupkan kembali spirit pendidikan nasional. Ia menegaskan bahwa pendidikan pada hakikatnya adalah proses memanusiakan manusia dengan ketulusan dan kasih sayang.

“Pendidikan adalah proses menemukan dan menumbuhkembangkan fitrah kodrat alamiah manusia atau potensi sebagai makhluk Tuhan yang mulia. Ini adalah proses mencerdaskan kehidupan, membangun watak, peradaban, serta menumbuh kembangkan potensi manusia, sehingga menjadi insan yang budiman dan bertaqwa kepada _Tuhan YME_, berakhlak mulia, cerdas, terampil, mandiri, sehat jasmani dan rohani, jujur, bertanggung jawab, demokratis, serta kepribadian utama lainnya,” ujar Bupati.

Lima Kebijakan Strategis Pendidikan
Guna mencapai idealisme pendidikan tersebut, Bupati memaparkan lima kebijakan strategis dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang menjadi fokus ke depan:
1. Pembangunan, revitalisasi satuan pendidikan, dan digitalisasi.
2. Pemenuhan kualifikasi serta peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru.
3. Integrasi pembelajaran mendalam dengan penguatan karakter melalui lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
4. Peningkatan kualitas literasi, numerasi, STEM, serta tes kemampuan akademik.
5. Perluasan akses layanan pendidikan yang mudah, murah, dan fleksibel.

Di balik khidmatnya upacara, Bupati Garut memberikan catatan serius mengenai tantangan pendidikan di daerahnya, khususnya menyangkut aspek kuantitas dan kualitas. Ia mengungkapkan keprihatinannya atas angka rata-rata lama sekolah (RLS) di Kabupaten Garut yang masih berada di angka 7,86 tahun.

“ini angka merupakan jumlah yang relatif kecil. Kedepan kita akan melakukan berbagai macam program untuk melakukan anak usia sekolah harus ada di sekolah. Saya mohon bantuan Bapak Kapolres, Dandim, ketua Pengadilan Garut dan seluruh elemen masyarakat. Ketika ada usia anak sekolah tidak sekolah, usahakan ajak mereka kembali ke sekolah,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Bupati menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan untuk melakukan revitalisasi dan penambahan Ruang Kelas Baru (RKB) di daerah terpencil agar akses pendidikan lebih dekat bagi masyarakat.

Terkait kualitas, Bupati mendorong peningkatan kompetensi guru dan siswa agar mampu berkontribusi bagi kemajuan Garut. Ia juga meminta sekolah-sekolah memberikan perhatian serius pada kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah meraih prestasi.

Acara ditutup dengan pemberian penghargaan kepada para guru dan siswa berprestasi di berbagai bidang. Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh insan pendidikan yang telah mendedikasikan diri untuk membangun masyarakat Garut yang hebat.

( Bagus S  )

Hari Buruh Internasional, Bupati Garut Terima Audiensi dari Para Pekerja

0

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menerima audiensi dari perwakilan Serikat Pekerja/Serikat Buruh dalam rangka Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang berlangsung di Lapangan Sekretariat Daerah, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jumat (1/5/2026).

Bupati Garut secara langsung mendengarkan sejumlah aspirasi dan tuntutan yang disampaikan oleh para pekerja. Ia menegaskan bahwa buruh merupakan pilar penting dalam struktur sosial dan ekonomi di Kabupaten Garut.

“Ya tentu saja pertama kami mengucapkan selamat hari buruh internasional, khususnya kepada buruh di Kabupaten Garut semoga ke depan harapan buruh itu bisa sedikit-sedikit terealisasi. Karena buruh itu adalah bagian yang sangat penting dalam masyarakat Kabupaten Garut,” ucap Bupati Garut.

Menanggapi tuntutan para buruh, Bupati Garut memberikan penjelasan mengenai langkah-langkah yang telah dan akan diambil oleh Pemerintah Kabupaten Garut. Ia menekankan pentingnya sinergi antara tiga pihak pekerja, pengusaha, dan pemerintah.

Selain itu, ia berkomitmen untuk melakukan kunjungan silaturahmi ke perusahaan-perusahaan guna memastikan pemenuhan hak-hak buruh tetap berjalan tanpa mengganggu operasional bisnis.

“Dan kita akan nanti berkunjung silaturahmi karena buat kami juga semua harus kita jaga, perusahaan harus untung bisa beroperasi dan buruh juga mendapatkan haknya dan bagi pemerintah juga kondisi ini penting supaya kondusivitas dan juga penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Garut. Jadi saling membutuhkan,” lanjutnya.

Terkait isu pengupahan, Abdusy Syakur mengakui perlunya evaluasi terhadap formula yang ada saat ini agar lebih berpihak pada kesejahteraan warga Garut. Ia berkomitmen akan mencari solusi terbaik terkait formula upah tersebut.

Di sisi lain, Bupati Garut memberikan apresiasi terhadap kualitas tenaga kerja di Garut. Menurutnya, produktivitas buruh di Garut sudah memenuhi standar yang sangat baik, yang dibuktikan dengan terus tumbuhnya minat investor untuk masuk ke wilayah tersebut.

“Tapi secara produktivitas saya yakin kok, Kabupaten Garut itu sudah memenuhi standar-standar yang baik. Paling tidak mereka juga datang kesini lagi, bahkan nambah lagi (investor), bahkan menjadi salah satu indikator bahwa buruh di Garut itu memiliki daya saing yang baik,” ujar Bupati Garut.

Bupati Garut berharap komunikasi yang baik antara buruh dan pemerintah terus terjaga, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi makro. Ia mengingatkan bahwa kebijakan yang diambil harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar tidak menjadi beban bagi pihak manapun.

( Asopian )

Hadiri Pisah Sambut Dandenpom III/2 Garut, Bupati Harapkan Sinergi dan Kolaborasi Terus Terjalin

0

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri acara Pisah Sambut Komandan Detasemen Polisi Militer (Dandenpom) III/2 Garut dari Letnan Kolonel (Letkol) CPM Harmaji kepada Mayor CPM Irawan. Acara silaturahmi ini berlangsung khidmat di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Senin (27/4/2026).

Bupati Garut menyampaikan bahwa pergantian pucuk pimpinan adalah hal yang lumrah dalam sebuah organisasi, tak terkecuali di tubuh Detasemen Polisi Militer. Hal ini merupakan bagian dari proses penyegaran serta peralihan tanggung jawab dan wewenang demi keberlanjutan tugas.

“Saya yakin hal yang sama terjadi di TNI, khususnya di Polisi Militer, untuk senantiasa bekerja bersama masyarakat sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Saya yakin nanti Dandenpom III/2 Garut yang Baru bisa mendidik personel sehingga akan lebih berwarna,” Ujar Abdusy Syakur Amin.

Bupati berharap, di bawah kepemimpinan Mayor CPM Irawan, kerja sama yang telah terbangun baik antara Denpom III/2 Garut dengan Pemerintah Daerah dapat terus ditingkatkan demi memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Garut.

Menutup arahannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama dan pejabat baru Dandenpom III/2 Garut.

“Atas nama Pemkab dan masyarakat Kabupaten Garut, kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian, dedikasi, dan loyalitas yang selama ini Letkol Harmaji emban. Kepada Mayor Irawan, kami ucapkan selamat datang dan selamat bertugas di Kabupaten Garut.” ungkapnya.

Sementara itu, pejabat lama Dandenpom III/2 Garut, Letkol CPM Harmaji, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh personel atas dedikasi dan kerja sama selama masa jabatannya. Ia juga memohon maaf atas segala kekurangan selama bertugas di Garut, sekaligus memohon doa restu untuk penugasan di tempat yang baru.

Di tempat yang sama, Dandenpom III/2 Garut yang baru, Mayor CPM Irawan, dalam perkenalannya memohon bimbingan dan arahan dari Danpomdam III/Siliwangi, serta dukungan berkelanjutan dari Bupati Garut beserta seluruh jajaran Forkopimda.

“Kami mendapatkan amanah untuk memberikan kontribusi yang terbaik terhadap Pemerintah Kabupaten Garut, masyarakat, maupun Sub Denpom jajaran yang tersebar di wilayah Sumedang, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar hingga Pangandaran,” tegas Mayor Irawan.

Mayor Irawan juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan penuh dari Bupati Garut beserta seluruh stakeholder terkait, sehingga acara pisah sambut ini dapat terselenggara dengan lancar dan penuh keakraban.

( Bagus Sopian )

Lantik Pejabat Struktural dan Fungsional, Bupati Garut Tekankan Integritas dan Inovasi Pelayanan Publik

0

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi melantik serta mengambil sumpah jabatan para Pejabat Struktural dan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Rabu (22/4/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin menyampaikan selamat atas pelantikan kepada Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama 4 orang, Jabatan Administrator 3 orang dan Jabatan Fungsional 80 orang.

Bupati menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari strategi penyegaran organisasi untuk meningkatkan performa kinerja pemerintahan. Ia mengingatkan bahwa setiap jabatan merupakan amanah besar yang memiliki pertanggungjawaban ganda.

“Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan tidak hanya kepada pimpinan dan masyarakat, tetapi juga kepada Allah SWT. Saya berharap, kepada pejabat yang dilantik dapat mengemban tugas dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan komitmen yang tinggi,” ujar Bupati.

Bupati Abdusy Syakur Amin menjelaskan bahwa proses pengisian jabatan ini telah menempuh mekanisme ketat sesuai peraturan perundang-undangan. Langkah ini mencakup rekomendasi dan pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta penetapan keputusan dari Menteri Dalam Negeri (Permendagri)

Secara khusus, pelantikan ini merujuk pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 60 Tahun 2021 tentang pengangkatan, pemberhentian dan penilaian kinerja Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) di tingkat provinsi dan Kabupaten/Kota serta penetapan keputusan presiden untuk jabatan fungsional ahli utama.

Bupati meminta para pejabat baru untuk segera melakukan adaptasi cepat dan menunjukkan kinerja terbaik sejak hari pertama bertugas. Terdapat beberapa poin utama yang ditekankan sebagai fondasi kerja:
1. Integritas & Etika: Membangun pondasi utama kerja guna menghindari penyimpangan yang dapat merusak kepercayaan publik.
2. Kualitas Pelayanan: Memperkuat koordinasi dan kolaborasi baik secara internal maupun eksternal.
3. Inovasi Teknologi: Memanfaatkan teknologi informasi sebagai alat untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja.
4. Kepemimpinan Keteladanan: Menjadi figur yang inspiratif dalam membangun tim kerja yang solid dan produktif.

“Tunjukkan dedikasi, loyalitas, serta profesionalisme. Jadilah pemimpin yang menjadi teladan, mampu menginspirasi, serta mampu membangun tim kerja yang produktif untuk melayani masyarakat Garut lebih baik lagi,” pungkasnya.

( Bagus Sopian )