Jumat, Juni 26, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 54

Pj Bupati Garut Tinjau Pembangunan Jalan Alternatif Peundeuy-Cibalong, Warga Diingatkan Waspada Bencana

0
Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, meninjau pembangunan jalan alternatif ruas Peundeuy - Cibalong yang berlokasi di Kampung Cinangsi, Desa Toblong, Kecamatan Peundeuy, Kabupaten Garut, Kamis (10/10/2024).
Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, meninjau pembangunan jalan alternatif ruas Peundeuy - Cibalong yang berlokasi di Kampung Cinangsi, Desa Toblong, Kecamatan Peundeuy, Kabupaten Garut, Kamis (10/10/2024).

GTN.COM, Garut – Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, meninjau pembangunan jalan alternatif menghubungkan Peundeuy dan Cibalong, tepatnya di Kampung Cinangsi, Desa Toblong, Kecamatan Peundeuy, Kamis (10/10/2024). Dalam kunjungan tersebut, Barnas juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, mengingat Kabupaten Garut akan menghadapi curah hujan yang sangat tinggi yang memungkinkan terjadinya rawan bencana.

“Dan kalau kekeringan kita juga akan dihadapkan pada rawannya kebakaran lingkungan,” ucap Pj. Bupati Garut.

Terkait pembangunan jalan, Barnas meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut untuk memperkuat area di samping jalan agar tidak rusak akibat tergerus hujan. Ia juga mengapresiasi kerja keras warga yang bahu-membahu membangun jalan alternatif, bahkan sampai jatuh sakit. Barnas meminta pemerintah setempat untuk membebaskan biaya pengobatan bagi warga yang sakit karena membantu pembangunan.

“Sampai ada yang luka, dan lain sebagainya, tapi lukanya ibadah, sakitnya adalah sakit jihad, jadi insya Allah sehat,” ucapnya.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Garut, Agus Ismail, menjelaskan bahwa pembangunan jalan alternatif ini merupakan respons terhadap longsor yang memutus jalan poros antara Kecamatan Cibalong dan Kecamatan Peundeuy sebagai jalan vital bagi pergerakan orang, barang, maupun jasa.

Agus menuturkan, longsor tersebut terjadi akibat hujan deras pada 10-11 September lalu, dengan longsoran mencapai lebar 40-50 meter, yang menyebabkan jalan utama sulit untuk dibangun kembali

Pihaknya, ujar Agus, telah melakukan inventarisasi dan kajian di lapangan untuk mencari jalan alternatif. Setelah koordinasi dengan berbagai pihak, disepakati jalan yang baru dibuka ini menjadi jalur alternatif.

“Jalan ini kurang lebih memiliki panjang 318 meter, kita melakukan bukaan sepanjang 6 meter, bukaan di 6 meter, dan perkerasan kita 4 meter,” ucapnya.

Agus menambahkan, setelah dua kali masa tanggap darurat, serta arahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Sekretaris Daerah, pihaknya kini melaksanakan pembangunan di masa transisi darurat. Jalan alternatif ini diharapkan bisa menjadi jalan permanen dengan berbagai perbaikan, terutama di area samping jalan yang rawan tergerus.

“Tentu saja ke depannya perlu dilakukan _treatment-treatment_ yang lain, khususnya di sepanjang samping jalan baik, itu di pinggir kiri maupun di pinggir kanan,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Toblong, Mumuh Solahudin, menyampaikan terima kasih kepada Pj Bupati Garut dan Pemerintah Kabupaten Garut atas realisasi pembangunan jalan penghubung antara Desa Toblong dan Desa Simpang. Mumuh juga mengapresiasi penanganan tanggap darurat yang dilakukan secara cepat dengan bantuan masyarakat dan berbagai pihak.

“Alhamdulillah mudah-mudahan kebaikan Bapak Bupati kepada masyarakat kami khususnya warga masyarakat Kecamatan Peundeuy dan Cibalong, mudah-mudahan bapak segala macam yang dicita-citakan oleh bapak semoga dikabulkan oleh Allah SWT Aamiin YRA,” katanya. (R Agus Sopian)

Kebakaran di Wanaraja Hanguskan Dua Rumah, Kerugian Capai Rp 125 Juta

0

GTN.COM, Garut – Kebakaran melanda dua unit rumah di Kampung Cowal Desa Sindangprabu, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Rabu malam (09/10/2024).

Kapolres Garut, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., melalui Kapolsek Wanaraja AKP Abusono, S.H., M.H., mengatakan kebakaran ini menghanguskan dua unit rumah berukuran 5×6 meter.

Selain itu juga menyebabkan 10 unit sepeda motor, serta satu buah kompresor angin dan beberapa barang elektronik lainnya terbakar,”kata Abusono.

Menurut keterangan saksi kebakaran bermula di rumah milik Dani (28) ketika istrinya Saripah sedang memasak ketupat menggunakan tungku kayu.

“Dalam keadaan terlelap api dari tungku merambat ke dinding rumah yang terbuat dari bilik bambu. Api dengan cepat membesar dan menjalar ke rumah milik Karwati (53) yang sedang kosong,” ujar Abusono.

3 Unit Damkar Bersama warga sekitar segera berupaya memadamkan api dan berhasil mengendalikan kebakaran sekitar pukul 23.30 WIB, setelah satu jam kejadian.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun mengalami kerugian material sebesar Rp. 125.000,000,- (seratus duapuluh lima juta rupiah).

“Saat ini para korban telah di evakuasi ke tempat yang lebih aman. Kami juga menghimbau kepada seluruh warga agar lebih waspada terhadap bahaya kebakaran.” pungkas Abusono.

(Asopian)

Sertu Agus Anggota Denpom lll/2 Garut Kembali Terpilih Sebagai Ketua IKSPI Kera Sakti Cabang Garut

0
IKSPI Kera Sakti Cabang Garut Menggelar Muscab ke-1 (Dok-Ist)
IKSPI Kera Sakti Cabang Garut Menggelar Muscab ke-1 (Dok-Ist)

GTN.COM – Sertu Agus RWP Anggota Denpom lll/2 Garut kembali terpilih sebagai Ketua Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKSPI) Kera Sakti Cabang Garut periode 2024-2029.

Sertu Agus terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Cabang (Muscab) ke 1 yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Agung Permata Artha Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Sabtu (5/10/2024).

Sementara posisi Wakil Ketua oleh Sdr Roni ,Sekretaris Sdr Wilden Nurdiana dan Bayu Aji sebagai bendahara.

Muscab dibuka secara resmi oleh Dewan Guru IKSPI Kera Sakti Pusat Madiun Bpk Sutrisno Pramono yang dihadiri juga oleh pengurus Daerah IKSPI Jawa Barat dan Ketua Cabang diikuti 200 peserta tamu undangan.

Dewan Guru IKSPI Kera Sakti Bpk Sutris Pramono memutuskan hasil Muscab IKSPI Kera Sakti Garut kali ini kembali terpilih Sertu Agus secara aklamasi karena tidak ada calon lain.

“IKSPI di Garut sudah berkembang cukup baik, namun perlu solidaritas dan kekompakan untuk menjalankan program 5 tahun kedepan di bawah kepemimpinan ketua cabang. Bapak Agus ini saya yakin IKSPI semakin dicintai dan dikenal oleh masyarakat garut,” kata Dewan Guru IKSPI Sutris Pramono dalam sambutannya.

Sementara itu Ketua Terpilih Sertu Agus RWP mengaku akan menjalankan amanah sebaik mungkin menjadi Ketua IKSPI Kera Sakti Cabang Garut.

“Tema muscab sekarang mengambil tema ‘Redup Bukan Berarti Padam’ yang bermakna IKSPI di Garut saat ini boleh redup akan tetapi tidak akan pernah padam api semangat dalam dada masing-masing anggota perguruan,” ujar Agus.

Agus berharap untuk 5 tahun kedepan IKSPI Kera Sakti di Garut akan bisa berkembang di seluruh wilayah kabupaten Garut. (*)

Dialog Bersama Nelayan, Calon Gubernur No Urut 2 Jeje Wiradinata Tawarkan Konsep Pemekaran Garut Selatan

0
Calon Gubernur Jawa Barat Jeje Wiradinata Menggelar Silaturahmi dan Dialog bersama Nelayan dan Penggiat Wisata Pantai Rancabuaya dan Pantai Santolo Garut (Ist)
Calon Gubernur Jawa Barat Jeje Wiradinata Menggelar Silaturahmi dan Dialog bersama Nelayan dan Penggiat Wisata Pantai Rancabuaya dan Pantai Santolo Garut (Ist)

GTN.COM, GarutCalon Gubernur Jawa Barat nomor urut dua yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Jeje Wiradinata, menggelar silaturahmi dan dialog bersama nelayan serta penggiat wisata di dua wilayah Garut Selatan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Selasa (8 Oktober 2024).

Kegiatan silaturahmi ini diawali di Pelabuhan Ciliab, Pantai Rancabuaya, Kecamatan Caringin, dan dilanjutkan di Pelabuhan Santolo, Kecamatan Cikelet. Turut hadir dalam acara tersebut Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono, Sekjen DPD Ketut Sustiawan, Anggota DPRD Provinsi Jabar Memo Hermawan, Ketua DPC PDI Perjuangan Garut Yudha Puja Turnawan, serta jajaran pengurus lainnya.

Pada kesempatan tersebut, cagub Jabar Jeje Wiradinata berdialog sekaligus mendengarkan aspirasi dari warga nelayan dan penggiat wisata.

Terkait kunjungannya, calon gubernur provinsi Jawa Barat nomor urut 02 yang berpasangan dengan Ronal Surapradja ini menyampaikan bahwa tujuan pertamanya adalah bersilaturahmi, dan yang kedua untuk mensosialisasikan pencalonannya sebagai gubernur Jawa Barat (Jabar). “Visi saya adalah membangun masyarakat Jabar yang adil, makmur, dan lestari bagi masyarakat,” ungkap Jeje kepada wartawan saat ditemui usai kegiatan di Pantai Rancabuaya, Garut, Selasa (8 Oktober 2024).

Jeje menambahkan bahwa visi tersebut akan terwujud melalui implementasi yang disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing. “Wilayah Jabar Selatan ini bisa maju, adil, dan makmur. Tapi, jika saya lihat bolak-balik, selama 20 tahun ke depan tanpa adanya pemekaran, wilayah ini akan stagnan. Maka, saya menawarkan konsep untuk memekarkan Jabar Selatan, termasuk Garut Selatan dan Cianjur Selatan,” jelasnya.

“Bukan hanya itu,” lanjut Jeje, “agar tercipta arus retribusi kesejahteraan dan retribusi wisata, besok harus dibangun kawasan ‘Selatan Raya’ agar wilayah ini lebih ramai. Akses antar kabupaten dan kota di Jabar Selatan perlu diperbaiki dan diperpendek, sehingga perjalanan, seperti menuju Rancabuaya, akan lebih mudah.” Paparnya

Menanggapi kunjungan Jeje Wiradinata, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut, Yudha Puja Turnawan, menyatakan bahwa acara ini adalah bagian dari rangkaian kampanye dalam silaturahmi Jeje sebagai calon gubernur nomor urut 02 dari PDI Perjuangan. “Dalam silaturahmi dan dialog ini, hadir juga perwakilan dari Koperasi Nelayan Cakra Nusantara dan Koperasi Aman Jaya,” ungkap Yudha.

“Ini sangat tepat karena beliau adalah Bupati Pangandaran dua periode yang sangat memperhatikan sektor perikanan, yang kemudian memperluas ruang pariwisata untuk menggerakkan perekonomian. Beliau juga Ketua Koperasi KUD Mina Sari yang memiliki pendapatan sebesar 30 miliar dan Sisa Hasil Usaha (SHU) mencapai 1 miliar, yang dikembalikan kepada anggota koperasi,” jelas Yudha.

Yudha melanjutkan bahwa dulunya Koperasi Mina Sari sempat bangkrut, namun dengan pengalaman dan kepemimpinan Jeje, koperasi tersebut bangkit kembali. “Alhamdulillah, beliau mendengarkan permasalahan yang dihadapi oleh nelayan di Rancabuaya. Jika terpilih, salah satu yang akan dilakukan adalah revitalisasi TPI (Tempat Pelelangan Ikan), karena TPI di sini sudah mati suri. Di Pangandaran, TPI dikelola oleh koperasi,” ujar Yudha.

“Kami akan berusaha mendorong aspirasi koperasi nelayan di sini, agar mereka bisa mengelola TPI di Rancabuaya sendiri, sehingga para nelayan tidak terjebak tengkulak. Banyak dari mereka yang mengatakan bahwa hasil tangkapan dijual ke tengkulak,” ungkap Yudha.

Yudha juga berharap bahwa dengan adanya dialog ini, akan tercipta daya tawar yang lebih baik bagi harga ikan, dan sosok Jeje Wiradinata bisa lebih dikenal oleh masyarakat. “Jeje adalah Bupati Pangandaran selama dua periode, dan di sektor kesehatan, hampir 98 persen masyarakat Pangandaran sudah memiliki BPJS, baik yang mandiri maupun melalui pemerintah.” Imbuhnya

Selain itu, Yudha menjelaskan bahwa Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Pangandaran sudah melampaui Kabupaten Garut, bahkan jauh di atas induknya, Kabupaten Ciamis, meski Pangandaran baru 12 tahun sebagai kabupaten pemekaran. “Ini membuktikan rekam jejak beliau sebagai bupati sangat baik,” tutup Yudha. (*)

Pemkab Garut Berikan Penghargaan Kepada 25 Camat atas Capaian Target PBB-P2

0

GTN.COM, Garut – Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, menyerahkan penghargaan kepada 25 camat yang berhasil mencapai dan melunasi target Pajak Bumi dan Bangunan sektor Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2024. Penyerahan dilakukan bersamaan dengan pelaksanaa Apel Gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Senin (7/10/2024).

Dalam amanatnya, Pj. Bupati Garut menekankan pentingnya pajak dalam mendukung pembangunan daerah. Oleh karena itu, ia memberikan perhatian khusus kepada kecamatan yang mampu melunasi pajak hingga 100%. Dengan penarikan pajak seratus persen, pembangunan bisa berjalan lancar. Jika ada kendala, imbuhnya, seharusnya bisa diantisipasi sejak awal.

“Saya ingin melihat kenapa tidak tercapai, kenapa tercapai, yang tidak tercapai ini mungkin banyak faktor, ya saya hanya melihat kan harusnya bisa diantisipasi masalah-masalah itu, kita sudah satu tahun penarikan pajak, kalau pun itu adalah suatu hambatan, ya tentu disampaikan,” ujar Barnas dihadapan para camat, termasuk para peserta apel.

Ia juga menekankan bahwa capaian target pajak akan menjadi salah satu indikator kinerja para camat. Barnas berharap seluruh kecamatan dapat mencapai target 100 persen PBB-P2.

Salah satu kecamatan yang menerima penghargaan adalah Kecamatan Kersamanah, yang berhasil melunasi PBB-P2 tercepat di Kabupaten Garut. Camat Kersamanah, Muhammad Topan Sandi, mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diterima. Target PBB-P2 Kecamatan Kersamanah tahun 2024 sebesar Rp715.367.052 telah tercapai 100% pada 15 Agustus 2024.

Topan menjelaskan bahwa keberhasilan ini dicapai berkat sinergi antara kecamatan, desa, serta tokoh masyarakat dan kolektor pajak di wilayahnya. “Kita selalu berjibaku, bekerja sama, bersinergi, untuk memaksimalkan setiap pemungutan yang ada, termasuk juga sosialisasi kepada masyarakat itu kita gencarkan,” jelas Topan.

Topan berharap penghargaan ini dapat memajukan pembangunan di Kecamatan Kersamanah, khususnya di 6 desa yang ada, dan menarik perhatian lebih dari pemerintah kabupaten untuk pembangunan di masa depan.

“Agar Kecamatan Kersamanah bisa menjadi prioritas untuk pembangunan ke depan,” pungkasnya. (R Agus Sopian)

Razia Premanisme, Polres Garut Amankan 67 Orang

0

GTN.COM, Garut – Polres Garut menggelar operasi pemberantasan premanisme di wilayah hukumnya. Total sebanyak 67 orang terjaring dalam operasi, Minggu (6/10/2024).

Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., melalui Kabag Ops Polres Garut Kompol Maolana, S.Sos mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk memberantas segala bentuk premanisme dan kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat.

Maolana mengatakan, operasi premanisme di gelar di jalan Cimanuk, Jalan Sudirman, Jalan Pasundan, Jalan Papandayan, Jalan Bank, Jalan Merdeka dan Jalan A. Yani Garut.

67 orang yang di amankan ini di duga melakukan pemerasan / pungutan liar, aksi premanisme, mengganggu keamanan, parkir liar, dan gangguan kamtibmas lainnya.

Setelah di amankan ke 67 orang ini kemudian di berikan pembinaan dan arahan oleh Kasat Binmas Polres Garut AKP Yusli, S.H., di aula Mumun Polres Garut.

Selanjutnya di lakukan Test urine, dan terdapat 2 orang yang positif BZO ( Benzo Diazepam ) dan saat ini sudah di serahkan ke Sat Narkoba untuk di lakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Selain 2 orang yang positif BZO, yang lain saat ini masih di lakukan pemeriksaan oleh Sat Reskrim Polres Garut.” Pungkas Maolana.

(Asopian)

Jambore Jurnalis Televisi Ke-3 Digelar di Garut, Angkat Tema Kebencanaan

0
Pelaksanaan Pembukaan Jambore Jurnalis Televisi ke-3 Tahun 2024, yang dilaksanakan di Lamping Cirorek, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Sabtu (5/10/2024).
Pelaksanaan Pembukaan Jambore Jurnalis Televisi ke-3 Tahun 2024, yang dilaksanakan di Lamping Cirorek, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Sabtu (5/10/2024).

GTN.COM, Garut – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah (Pengda) Jawa Barat mengadakan Jambore Jurnalis Televisi ke-3 Tahun 2024 di Lamping Cirorek, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut. Acara ini berlangsung selama dua hari, dari Sabtu (5/10) hingga Minggu (6/10/2024).

Acara pembukaan Jambore ini dihadiri oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut, Margiyanto, Kepala Kantor SAR Bandung, Hery Marantika, Ketua Umum IJTI Pusat, Herik Kurniawan, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Kepala Diskominfo Garut, Margiyanto, dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, tema yang diusung, “Peran Jurnalis dalam Meningkatkan Kesadaran Publik terhadap Kebencanaan”, sangat relevan dengan kondisi Garut yang rawan bencana.

“Saya berharap seluruh rekan-rekan jurnalis terus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait kesiapsiagaan dan upaya antisipasi bencana,” ujar Margiyanto dalam wawancara usai acara pembukaan, Sabtu (5/10/2024). Ia juga berharap sinergi antara jurnalis dan pemerintah daerah dapat memperkuat demokrasi serta mencerdaskan masyarakat, khususnya menjelang Pilkada Serentak 2024.

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Bandung, Hery Marantika, menilai Jambore ini bermanfaat bagi jurnalis. “Mudah-mudahan Kegiatan ini menambah sinergitas, terutama bagaimana teman-teman jurnalis bisa dibekali teknik penyelamatan saat bertugas di lapangan,” harapnya.

Ketua Umum IJTI Pusat, Herik Kurniawan, juga mengapresiasi inisiatif IJTI Jabar. Ia menekankan pentingnya jurnalis menyampaikan informasi kebencanaan dengan benar, sehingga masyarakat mendapat informasi yang jelas dan akurat.

“Bukan hal bagaimana mereka bisa melakukan liputan dengan baik, tapi juga bagaimana menyampaikan informasi dengan benar kepada publik, sehingga publik mendapatkan informasi yang _clear_ terkait dengan dalam hal ini konteks kebencanaan,” ucapnya.

Atas alasan tersebut, Ia berharap dengan adanya Jambore ini mampu meningkatkan kompetensi, kapasitas, serta pengetahuan para jurnalis dalam kondisi peliputan bencana.

Sementara itu, Ketua IJTI Pengda Jabar, Iqwan Sabba Romli, menambahkan bahwa tujuan dari Jambore ini adalah memastikan informasi kebencanaan yang disampaikan jurnalis telah terverifikasi dan tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat. “Pemberitaan yang mungkin tidak memberikan nilai kecemasan, tapi memberikan nilai harapan kepada masyarakat,” kata Iqwan.

Acara ini diikuti oleh sekitar 150 peserta dari berbagai daerah di Jawa Barat, dengan berbagai materi dan praktek peliputan kebencanaan, termasuk pelatihan dari Basarnas. Jambore ini diharapkan dapat membekali jurnalis dengan kemampuan yang lebih tangguh dalam meliput situasi bencana di lapangan.

(Asopian)

Perumdam Tirta Intan Garut Adakan Pembinaan dan Pengarahan Pegawai untuk Antisipasi Musim Kemarau

0

GTN.COM  – Perumda Air Minum Tirta Intan Kabupaten Garut mengadakan kegiatan pengarahan dan pembinaan pegawai untuk memperkuat kesiapan pelayanan menghadapi musim kemarau yang diperkirakan akan berlangsung cukup panjang. Kegiatan ini berlangsung di Kassiti Ballroom, Fave Hotel Garut, dan diikuti oleh 56 peserta yang terdiri dari kepala bagian, kepala cabang, kepala SPI, kepala sub bagian, dan kepala seksi.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Kepala Bagian Kepegawaian, Iim Ramdani, SE., M.Si. Iim menekankan pentingnya sinergi antara seluruh bagian dan cabang untuk mengantisipasi penurunan kualitas pelayanan yang mungkin terjadi akibat dampak musim kemarau.

“Pembinaan dan pengarahan ini bertujuan untuk membangun kerjasama yang kuat antar bagian, sehingga seluruh tim dapat bersinergi menghadapi tantangan kekeringan dengan langkah-langkah antisipatif yang tepat,” ujar Iim.

Narasumber utama yang memberikan pengarahan dalam acara ini adalah PJ. Bupati Garut yang diwakili oleh Kepala Dinas PUPR, Bapak Agus Ismail, ST., MT., Ketua DPRD Garut, Bapak Aris Munandar, S.Pd., serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri Garut. (A Sopian)

Dewan Pengawas PDAM Tekankan Pentingnya Tanggung Jawab SDM dalam Fungsi Pelayanan dan Bisnis

0

GTN.COM – Dalam acara pembinaan dan pengarahan yang diselenggarakan oleh Perumdam Tirta Intan hari ini, Ketua Dewan Pengawas PDAM memberikan sambutan yang menekankan peran penting Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menjaga keseimbangan antara fungsi pelayanan dan fungsi bisnis PDAM.

Acara yang dihadiri oleh 56 peserta dari berbagai tingkatan manajemen, termasuk kepala bagian, kepala cabang, kepala seksi, dan kepala sub bagian, bertujuan untuk mempersiapkan PDAM menghadapi tantangan musim kemarau.

Dalam sambutannya, Ketua Dewan Pengawas PDAM menggaris bawahi bahwa PDAM memiliki tanggung jawab ganda: sebagai penyedia layanan air bersih yang vital bagi masyarakat dan sebagai entitas bisnis yang harus menjalankan operasional secara efisien dan berkelanjutan.

“Perumda Air Minum Tirta Intan Kabupaten garut tidak hanya bertugas menyediakan layanan publik, tetapi juga harus memastikan bahwa perusahaan tetap sehat dan mampu berkembang. Di sinilah peran SDM sebagai operator sangat penting, khususnya dalam memastikan distribusi air bersih tetap berjalan lancar selama musim kemarau yang menantang ini,” ujar Dadang

Lebih lanjut, Ketua Dewan Pengawas juga menyampaikan bahwa fungsi pelayanan kepada masyarakat harus selalu diprioritaskan dengan menjaga profesionalitas, transparansi, dan kualitas pelayanan. Di sisi lain, sebagai entitas bisnis, PDAM diharapkan mampu berinovasi dalam mengelola sumber daya air dan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi operasional.

Acara pembinaan ini juga diisi dengan berbagai sesi diskusi strategis yang membahas kesiapan operasional, pengelolaan sumber daya air, serta langkah-langkah untuk menghadapi gangguan pelayanan selama musim kemarau. Dengan tema “Penguatan Pelayanan Menghadapi Musim Kemarau,” acara ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan PDAM dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus menjaga keberlanjutan perusahaan.

Ketua Dewan Pengawas PDAM menutup sambutannya dengan pesan penting terkait kerja sama tim. “PDAM tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan sinergi di setiap lini organisasi untuk mewujudkan visi perusahaan, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sambil menjaga keberlanjutan perusahaan.”

Acara pembinaan ini merupakan bagian dari upaya PDAM untuk memperkuat kualitas SDM, sehingga mereka dapat menghadapi tantangan musim kemarau dan memastikan pasokan air bersih tetap terjaga dengan baik (A Sopian)

Upacara Peringatan HUT ke-79 TNI di Garut Berlangsung Khidmat dan Meriah

0
Pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 TNI Tahun 2024 di Lapangan Oto Iskandar Di Nata, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (5/10/2024).
Pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 TNI Tahun 2024 di Lapangan Oto Iskandar Di Nata, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (5/10/2024).

GTN.COM, Garut – Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2024 berlangsung penuh khidmat dan meriah di Lapangan Oto Iskandar Di Nata, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (5/10/2024). Acara ini dipimpin oleh Komandan Resor Militer (Danrem) 062/Tarumanagara, Kolonel Arh Rudi Ragil, selaku inspektur upacara.

Acara ini turut dihadiri oleh Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, serta beberapa pejabat dari wilayah Priangan Timur. Kehadiran masyarakat yang memadati tribun Alun-Alun Garut menambah semarak jalannya upacara yang juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, termasuk Pameran Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista), Bazar UMKM Gratis, parade, panggung prajurit, serta sejumlah penampilan menarik lainnya.

Dalam sambutannya, Kolonel Arh Rudi Ragil membacakan amanat tertulis Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, yang menekankan pentingnya tema peringatan tahun ini, “TNI Modern Bersama Rakyat Siap Mengawal Suksesi Kepemimpinan Nasional Untuk Indonesia Maju.” Tema ini, menurutnya, merefleksikan semangat TNI untuk terus mendukung pembangunan nasional dan menjaga kedaulatan negara.

“Prajurit TNI sebagai pilar pertahanan negara memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keutuhan NKRI dan mendukung percepatan program pembangunan nasional,” ucap Kolonel Arh Rudi Ragil. Ia juga menekankan perlunya meningkatkan kapabilitas TNI seiring dengan perkembangan teknologi dan dinamika global.

Perkembangan lingkungan yang strategis dan diikuti oleh perubahan politik , ekonomi, dan teknologi terus berkembang secara dinamis dan kompleks, yang membawa dampak distribusi di segala bidang kehidupan. Maka dari itu, perkembangan situasi ini harus diikuti dan menjadi dasar dalam penyiapan kapabilitas TNI dari waktu ke waktu.

Ia menambahkan bahwa transformasi TNI menjadi institusi pertahanan yang modern harus didukung oleh sumber daya manusia berkualitas yang inovatif serta mampu mengoperasikan teknologi militer terkini. “Prajurit TNI harus memiliki kemampuan tempur yang andal, mahir dalam bela diri taktis, serta mampu memelihara Alutsista berteknologi tinggi,” lanjutnya.

Bila hal tersebut dapat terwujud, imbuh Danrem 062/TN, transformasi TNI dapat menjadi kekuatan pertahanan Indonesia yang mampu berperan di kancah regional maupun internasional.

Selain itu, Kolonel Arh Rudi Ragil juga mengingatkan seluruh prajurit TNI untuk selalu mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi. Ia menegaskan, setiap tindakan yang kurang bijak dapat merusak citra TNI sebagai tentara rakyat, pejuang, nasionalis, dan profesional.

Ia menutup sambutannya dengan menekankan pentingnya sinergi antara TNI dan komponen bangsa lainnya dalam menjaga semangat gotong royong untuk membangun Indonesia yang lebih kuat.

“Oleh karenanya, prajurit TNI harus bekerja keras dan bekerja ikhlas dengan memaksimalkan kemampuan, manfaatkan peluang, memberikan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan bertanggungjawab terhadap tugas yang dilaksanakan,” tandasnya

(R Agus Sopian)