Jumat, Juni 26, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 55

Polres Garut Berikan Kejutan Pada HUT TNI Ke 79

0

GTN.COM, Garut – Polres Garut memberikan kejutan istimewa kepada TNI dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun ke -79 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Sabtu (05/10/2024).

Acara yang berlangsung meriah di Pendopo Kabupaten Garut ini, semakin mempererat tali persaudaraan antara TNI dan Polri di wilayah Kabupaten Garut.

Kapolres Garut, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., memimpin langsung rombongan yang membawa tumpeng nasi kuning dan kue ulang tahun sebagai simbol syukur dan penghormatan kepada TNI.

Kedatangan rombongan di sambut hangat oleh Danrem 062/TN Kolonel Arh. Rudi Ragil, SP.S., Sos., M.Si dan Dandim 0611 Garut Letkol Czi Dhanisworo, S.Sos.

“Dirgahayu TNI ke-79, semoga sinergitas TNI-Polri semakin solid dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Garut,” ujar Fajar penuh semangat.

Potong Tumpeng dan Kue menjadi simbol Persatuan antara TNI dan Polri dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hut TNI ke 79 kali ini mengusung tema “TNI Modern Bersama Rakyat Siap Mengawasi Suksesi Kepemimpinan Nasional untuk Indonesia Maju”.

“Semoga TNI Polri senantiasa di berikan keselamatan, kelancaran, dan kemudahan dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada masyarakat, Bangsa dan Negara.” Pungkas Fajar.

(Asopian)

DJBC Jawa Barat Apresiasi Kinerja Kasatpol PP Garut dengan Penghargaan Amat Baik

0
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko (Foto : Dok. Diskominfo Kab. Garut)
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko (Foto : Dok. Diskominfo Kab. Garut)

GTN.COM, Garut – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, menerima Penghargaan Prestasi kategori Amat Baik, yang diberikan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Barat.

Hal tersebut tercantum dalam Surat Keputusan Kepala Kanwil DJBC Jawa Barat Nomor : Kep-211/WBC.09/2024 tentang Pemberian Penghargaan Prestasi Kategori Amat Baik di Lingkungan Kanwil DJBC Jawa Barat, yang ditetapkan di Bandung, Selasa (1/10/2024).

Penghargaan diberikan karena Kasatpol PP Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, dinilai telah memberikan kontribusi nyata yang dapat memberikan dampak positif bagi Kanwil DJBC Jawa Barat.

Selain itu, Kasatpol PP Kabupaten Garut serta jajaran di bawahnya, yakin Kepala Bidang
Penegakan Hukum, Kasi Hubungan
Pengawasan sebagai PPNS, Kasi Hubungan
Pengawasan sebagai PPNS, Kasi Penyelidikan
dan Penyidikan sebagai PPNS, Fungsional Satpol PP Ahli Pertama juga diberi penghargaan atas peran aktif, kualitas informasi, dan barang hasil penindakan (BHP) terbanyak di lingkungan Kanwil DJBC Jawa Barat.

(Asopian)

Ciptakan Situasi Kondusif Menjelang Pilkada, Polsek Garut Kota Gelar Ngariung Kamtibmas

0

GTN.COM, Garut – Polsek Garut Kota Polres Garut laksanakan kegiatan Ngariung Kamtibmas bersama warga di Kampung Babakan dan Kampung Nangerang Kecamatan Garut Kota Kabupaten Garut, Rabu (2/10/2024).

Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang,  S.I.K., M.H., M.I.K., melalui Kapolsek Garut Kota AKP Zainuri, S.Pd., mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat serta membahas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) pada masa kampanye Pilkada serentak 2024.

Zainuri juga menyampaikan himbauan kepada warga agar turut serta menjaga situasi kamtibmas yang kondusif dan menghindari segala bentuk provokasi yang dapat memecah belah persatuan masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan selama proses tahapan Pilkada berlangsung.

“Menjelang masa kampanye Pilkada 2024, peran serta masyarakat sangat penting untuk menjaga kondusivitas di wilayah kita. Mari kita jaga keamanan, hindari konflik, dan saling menghormati pilihan masing-masing,” ujar Zainuri

Dalam kesempatan tersebut Anggota Polsek Garut Kota juga menyerahkan bantuan berupa 7 sak semen yang di peruntukkan bagi pembangunan Mushola Al Ikhlas di RW 2 dan 3 sak semen dan untuk perbaikan Masjid Jami di Rw 20.

“Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan mendukung penyelesaian pembangunan mushola serta perbaikan masjid di wilayah Kelurahan Cimuncang sehingga dapat meningkatkan kenyamanan warga dalam beribadah,” tutup Zainuri. (Asopian)

Polres Garut Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Knalpot Bising, Pj Bupati Garut Serukan Kondusivitas Wilayah

0
Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, menghadiri acara Pemusnahan Barang Bukti (BB) Miras dan Knalpot Tidak Standar Dalam Rangka Ops Mantap Praja 2024, yang berlangsung di Markas Polres Garut, Jalan Raya Suci, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Selasa (1/10/2024).
Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, menghadiri acara Pemusnahan Barang Bukti (BB) Miras dan Knalpot Tidak Standar Dalam Rangka Ops Mantap Praja 2024, yang berlangsung di Markas Polres Garut, Jalan Raya Suci, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Selasa (1/10/2024).

GTN.COM, Garut – Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, menghadiri acara pemusnahan barang bukti minuman keras (miras) dan knalpot tidak standar dalam rangka Operasi Mantap Praja 2024. Acara ini digelar di Markas Polres Garut, Jalan Raya Suci, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, pada Selasa (1/10/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Barnas menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah Garut. Ia menyebutkan bahwa untuk mencapai hal tersebut, 5pemerintah daerah harus aktif dalam upaya mencegah peredaran miras, meskipun aturan sudah menetapkan Garut sebagai daerah nol persen atau bebas miras.

Terkait dengan knalpot bising yang masih sering terdengar, Barnas menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan tindakan tegas. Pihaknya akan terus melakukan _sweeping_ knalpot bising guna menjaga ketenangan di masyarakat.

Barnas juga menyoroti peran keluarga dan sekolah dalam mencegah anak-anak terlibat dalam geng motor. Menurutnya, pendidikan yang baik dari keluarga dan sekolah sangat penting untuk menghindarkan generasi muda dari perilaku yang meresahkan.

Keluarga dan sekolah, kata Barnas harus bersama-sama memberikan edukasi agar anak-anak paham dan tidak terjerumus dalam aktivitas yang merugikan, seperti geng motor dan perilaku melanggar hukum lainnya.

“Pada saat siang melakukan aktivitas sekolah tentu sekolah juga harus memberikan edukasi yang sama agar paham, agar mengerti terhadap apa yang harus dilakukan oleh anak-anak,” ucap Barnas.

Selain itu, Barnas menekankan pentingnya peran tokoh masyarakat dan agama dalam membantu menegakkan aturan dan menjaga norma-norma agama di tengah masyarakat. Ia mengajak masyarakat untuk proaktif melaporkan segala bentuk gangguan ketertiban kepada pihak yang berwenang.

“Apabila ditemukan hal-hal seperti itu laporkan kepada pihak yang berwajib yaitu di kepolisian ataupun di Pol PP yang bisa menindak sesuai kewenangannya. Jadi sekali lagi tidak ada miras di Kabupaten Garut,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Kapolres Garut, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, mengungkapkan bahwa operasi pemusnahan miras dan knalpot bising merupakan bagian dari operasi KRYD yang melibatkan pemerintah daerah dan TNI Polri. Operasi ini juga menyasar geng motor yang kerap meresahkan warga.

“Selain itu sasaran terhadap geng motor, keresahan masyarakat, para pemuda yang ngumpul di Kabupaten Garut yang melaksanakan setiap malam yang meresahkan masyarakat kita lakukan penindakan untuk menghindarkan kejadian yang tidak diinginkan,” ungkapnya.

Kapolres mengungkapkan, dalam operasi ini pihaknya berhasil menyita 5.800 botol miras ilegal dan 8.021 knalpot bising . Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak, termasuk sekolah dan orang tua, dalam menjaga ketertiban dan mendidik generasi muda.

Kapolres Garut memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Garut yang telah berperan aktif dalam menginstruksikan sekolah untuk menjaga anak didik dari pengaruh negatif, seperti geng motor dan miras. Sosialisasi tentang aturan lalu lintas juga terus dilakukan kepada siswa SMP hingga SMA.

Pihaknya terus melakukan penegakan hukum dan sosialisasi kepada para pelajar agar mereka memahami pentingnya tertib lalu lintas dan menghindari konsumsi miras.

(Asopian)

Pengucapan Sumpah Pimpinan DPRD Garut: Pj Bupati Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah Daerah

0
Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, menghadiri acara Rapat Paripurna DPRD dalam rangka Pengucapan Sumpah Janji Pimpinan DPRD Kabupaten Garut Masa Jabatan 2024-2029 yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (30/9/2024).
Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, menghadiri acara Rapat Paripurna DPRD dalam rangka Pengucapan Sumpah Janji Pimpinan DPRD Kabupaten Garut Masa Jabatan 2024-2029 yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (30/9/2024).

GTN.COM, Garut – Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, menghadiri acara Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Garut yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Jalan Patriot, Tarogong Kidul, pada Senin (30/9/2024). Acara tersebut digelar dalam rangka pengucapan sumpah janji Pimpinan DPRD Kabupaten Garut Masa Jabatan 2024-2029.

Pengucapan sumpah janji berjalan hidmat dipandu oleh Ketua Pengadilan Negeri Garut, Sinta Gaberia Pasaribu, disaksikan seluruh anggota DPRD para pejabat sipil, forkompinda serta undangan lainnya.

Para pimpinan DPRD Kabupaten Garut Periode 2024-2029 yang dilantik tersebut adalah
1. Aris Munandar, S.Pd. : Ketua DPRD:
2. H. S. Fahmi, S.IP. : Wakil Ketua DPRD:
3. Dila Nurul Fadilah, S.E. : Wakil Ketua DPRD:
4. Ayi Suryana, S.E. : Wakil Ketua DPRD:

Diawali penyampaian selamat kepada para pimpinan DPRD yang baru dilantik, pj. Bupati Barnas Adjidin dalam sambutannya berharap mereka mampu mengemban amanah dengan baik serta dapat menguatkan komitmen dalam mengabdi kepada bangsa dan negara, juga memperkuat kemitraan antara eksekutif dan legislatif demi kesejahteraan masyarakat Garut.

“Harapan besar tentunya juga ada pada seluruh masyarakat Garut mengenai pentingnya penguatan kinerja dan hubungan kemitraan antara eksekutif dan legislatif yang saat ini kami pandang telah baik, ke depan akan semakin baik lagi,” ucap Barnas Adjidin.

Barnas juga menginginkan agar DPRD Kabupaten Garut beserta Pemerintah Kabupaten Garut selaku unsur penyelenggara pemerintahan di daerah, dapat menjalin harmonisasi melakukan berbagai upaya untuk memenuhi harapan masyarakat.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan Sementara DPRD, Iman Alirahman dan Subhan Fahmi, atas kepemimpinan mereka selama masa transisi.

“Beliau telah mampu memimpin pelaksanaan tugas-tugas DPRD pada masa transisi dengan sangat baik sehingga kita dapat menuntaskan beberapa agenda pemerintah daerah, termasuk mengantarkan proses pembahasan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2024,” ungkapnya.

Ketua DPRD Kabupaten Garut periode 2024-2029, Aris Munandar, dalam pidato perdananya, menyatakan bahwa pengucapan sumpah jabatan pimpinan DPRD ini merupakan sebuah proses politik yang harus dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pengucapan sumpah ini bukan sekadar seremoni, melainkan harus dimaknai sebagai refleksi yang tulus dan kesiapan DPRD Kabupaten Garut dalam menghadapi tantangan ke depan dalam melaksanakan tugas dan fungsi DPRD.

Aris menegaskan pentingnya penyesuaian diri dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku agar DPRD dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik.

“Sebagai pimpinan dan anggota DPRD yang baru, kami perlu segera mungkin menyesuaikan diri mempelajari bagaimana ketentuan peraturan perundang-undangan dan tata tertib DPRD yang menjadi pedoman dalam melaksanakan tugas sehari-hari bagi pimpinan dan anggota DPRD,” paparnya.

Aris berkomitmen, setiap anggota DPRD harus dapat menjalankan tugas dan fungsinya sebagai unsur penyelenggara pemerintah daerah, di antaranya yaitu mengawal pembangunan daerah serta melakukan pengawasan dalam membangun Kabupaten Garut dalam menyejahterakan rakyatnya.

Ia menambahkan, bahwa anggota DPRD dan kepala daerah serta wakil kepala daerah memiliki kesamaan yaitu dipilih secara langsung oleh rakyat. Maka dari itu, lanjut Aris, sudah seharusnya anggota DPRD serta kepala dan wakil kepala daerah untuk berbakti dan meningkatkan pembangunan serta pelayanan publik bagi masyarakat.

“Saya mengajak kepada seluruh anggota DPRD Kabupaten Garut, pemerintah daerah serta seluruh masyarakat untuk bersama-sama bergandengan tangan, merapatkan barisan untuk menjawab kebutuhan dan harapan masyarakat Garut yang lebih aman, berbudaya, sejahtera, dan berdaya saing tinggi,” tandasnya.

(Asopian)

1.600 Formasi PPPK Dibuka, Pemkab Garut Ajak Tenaga Honorer Ikuti Seleksi

0
Sekda Kabupaten Garut selaku Ketua Panselda memimpin Rapat Persiapan Seleksi Pengadaan PPPK Tahun Anggaran 2024, di Aula BKD Kabupaten Garut, Senin (30/9/2024).
Sekda Kabupaten Garut selaku Ketua Panselda memimpin Rapat Persiapan Seleksi Pengadaan PPPK Tahun Anggaran 2024, di Aula BKD Kabupaten Garut, Senin (30/9/2024).

GTN.COM, Garut – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut akan membuka seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Tahun Anggaran (TA) 2024. Dalam seleksi PPPK kali ini, Pemkab Garut menyediakan 1.600 formasi, terdiri dari 600 formasi untuk tenaga guru, 88 formasi tenaga kesehatan, dan 912 formasi untuk tenaga teknis lainnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, selaku Ketua Panitia Seleksi Daerah (Panselda), Nurdin Yana, mengimbau kepada seluruh Tenaga Honorer Kategori (THK) II di lingkungan Pemkab Garut untuk mengikuti seleksi ini. Nurdin menyebutkan bahwa sertifikat hasil seleksi tersebut kemungkinan akan dijadikan dasar penetapan NI PPPK Paruh Waktu bagi THK II yang tidak lolos dalam seleksi kali ini.

“Ini juga sifatnya apakah memang betul apa yang di sampaikan oleh Men PAN RB bahwa yang gagal dalam mengikuti seleksi mereka menjadi paruh waktu, ini juga ketetapan belum jelas, tapi yang jelas bahwa ini adalah seleksi P3K seperti itu,” jelas Nurdin Yana usai memimpin Rapat Persiapan Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Tahun Anggaran (TA) 2024, di Aula Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Garut, Senin (30/9/2024).

Nurdin juga mengingatkan bahwa seleksi akan dilakukan menggunakan metode _Computer Assisted Test (CAT)_. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya persiapan yang matang bagi para peserta seleksi.

“Jadi _wayahna_ harus serius belajar, yang kedua tidak boleh tidak harus mengikuti (seleksi), kalau-kalau sertifikat seleksi itu menjadi dasar penetapan NIP mereka yang paruh waktu, ketika mereka tidak masuk dalam skuad PPPK murni,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris BKD Kabupaten Garut, Doni Adam Mochammad Ramdan, menyampaikan beberapa persyaratan yang perlu dipersiapkan oleh peserta seleksi PPPK, seperti Kartu Keluarga, KTP, ijazah, transkrip nilai, pas foto, swafoto, serta dokumen lain sesuai ketentuan instansi yang dilamar. Ia menegaskan bahwa akun Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negeri (SSCASN) hanya bisa digunakan untuk satu jenis seleksi, sehingga peserta yang sudah mengikuti seleksi CPNS tidak bisa mengikuti seleksi PPPK.

Doni berharap seluruh tenaga honorer yang telah terdaftar di data Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dapat berpartisipasi dalam seleksi ini. Ia menambahkan bahwa hasil seleksi ini kemungkinan akan menjadi bahan pertimbangan bagi penetapan pegawai pemerintah dengan status paruh waktu di masa mendatang.

Menurut Doni, penting bagi yang berstatus Non-ASN untuk ikut, karena jika tidak, mereka bisa berisiko terkena PHK. Jika sudah mengikuti seleksi, kemungkinan besar mereka bisa diusulkan sebagai pegawai pemerintah paruh waktu.

“Sehingga bagi bapak ibu yang hari ini statusnya adalah Non ASN dan sudah terdaftar di dalam pangkalan data _base_ nya BKN kami harapkan semuanya ikut, tidak ada yang tertinggal supaya tidak ada lagi kedepan hal-hal yang misalkan ada PHK dan lain sebagainya,

Rencananya, pendaftaran seleksi PPPK TA 2024 akan dimulai pada 1 Oktober 2024 hingga 20 Oktober 2024, dengan tiga tahapan seleksi, yaitu seleksi administrasi, seleksi kompetensi, dan seleksi kompetensi teknis. Informasi selengkapnya dapat diakses malam ini atau besok di laman : www.garutkab.go.id. atau bkd.garutkab.go.id

(Asopian)

Korpri dan MARAG Garut Gelar Trauma Healing untuk Anak-Anak Penyintas Gempa di Pasirwangi

0
Korpri Kabupaten Garut berkolaborasi dengan MARAG melaksanakan _Trauma Healing_ bagi anak-anak penyintas gempa bumi di Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Minggu (29/9/2024).
Korpri Kabupaten Garut berkolaborasi dengan MARAG melaksanakan _Trauma Healing_ bagi anak-anak penyintas gempa bumi di Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Minggu (29/9/2024).

GTN.COM, Garut – Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Garut bersama Motor Aparatur Pemda Garut (MARAG) mengadakan kegiatan _trauma healing_ bagi anak-anak penyintas gempa bumi di Kecamatan Pasirwangi, Minggu (29/9/2024). Acara ini bertujuan untuk menghibur serta memberikan motivasi bagi para korban, terutama anak-anak yang terdampak.

Dalam kegiatan ini, Korpri Kabupaten Garut dan MARAG menghadirkan badut untuk menghibur anak-anak dan membagikan bingkisan kepada mereka. Bendahara Korpri Kabupaten Garut, Ricky R. Darajat, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dari seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Garut yang dikemas dalam program “Korpri Berbagi”. Pihaknya berharap bantuan ini bisa dirasakan oleh para penyintas di Kecamatan Pasirwangi.

“Alhamdulillah ini kegembiraan dari anak-anak, kami juga merasa bangga bahwa kami Aparatur Pemda Garut, ASN Pemda Garut bisa berbagi dengan para korban gempa di Kecamatan Pasirwangi,,” ujar Ricky.

Sementara itu, Sekretaris MARAG, Galih Yudhapraja, menambahkan, _trauma healing_ ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan, motivasi, dan semangat bagi anak-anak penyintas agar mereka dapat kembali beraktivitas seperti biasa.

“Mudah-mudahan ini apa yang disampaikan melalui hiburan adanya badut, kemudian hiburan lainnya ini bisa memberikan dampak yang baik kepada anak-anak terutama semangat mereka untuk belajar dan bermain beraktivitas sebagaimana normal,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Camat Pasirwangi, Bambang Rudijanto, mengucapkan terima kasih atas apa yang telah dilakukan oleh Korpri Garut dan MARAG, dengan menghibur anak-anak penyintas bencana gempa bumi yang terjadi beberapa waktu lalu.

Ia berharap hiburan yang diberikan oleh Korpri Garut dan MARAG bisa memberikan kebahagiaan sebagai bentuk _trauma healing_ bagi anak-anak penyintas bancana.

“Mudah-mudahan apa yang diberikan dari club MARAG dan juga dari ASN KORPRI Peduli Kabupaten Garut bisa bermanfaat dan bisa memberikan mereka sebagai suatu support motivasi untuk bisa bersekolah, yang seyogyanya kemarin barangkali mereka merasa terdepresi karena terjadinya gempa yang melanda juga sekolah-sekolah mereka,” tandasnya.

Camat Pasirwangi, Bambang Rudijanto, turut menyampaikan apresiasi atas inisiatif Korpri Garut dan MARAG dalam memberikan hiburan kepada anak-anak korban gempa. Ia berharap program ini bisa menjadi bentuk dukungan bagi anak-anak agar kembali semangat bersekolah setelah mengalami trauma akibat gempa.

(Asopian)

Peringati _World Cleanup Day 2024_, Pj. Bupati Garut Turun Aksi Bersih Sungai Cipalebuh

0
Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, terjun langsung bersama masyarakat dalam kegiatan Aksi Bersih Sungai dalam rangka _World Cleanup Day Indonesia_ (WCDI) Tahun 2024 yang berlangsung di Sungai Cipalebuh, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jum'at (27/9/2024).
Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, terjun langsung bersama masyarakat dalam kegiatan Aksi Bersih Sungai dalam rangka _World Cleanup Day Indonesia_ (WCDI) Tahun 2024 yang berlangsung di Sungai Cipalebuh, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jum'at (27/9/2024).

GTN.COM, Garut – Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, bersama masyarakat turun langsung dalam kegiatan Aksi Bersih Sungai untuk memperingati _World Cleanup Day Indonesia (WCDI)_ 2024 di Sungai Cipalebuh, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, pada Jumat (27/9/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Barnas menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai secara berkelanjutan. Ia berharap gerakan bersih-bersih sungai ini tidak hanya dilakukan saat WCDI, tetapi juga menjadi kebiasaan rutin.

“Sehingga pada saatnya nanti, Kabupaten Garut itu terbebas dari sampah, dan kami harapkan melalui berbagai lapisan pemerintah dan masyarakat mengedukasi agar masyarakat membuang sampah secara benar, tidak asal melempar ke sungai,” ucapnya.

Barnas juga menyampaikan bahwa Sungai Cipalebuh memiliki potensi alam yang besar untuk menjadi area rekreasi. Setelah aksi bersih selesai, ia melihat peningkatan kebersihan di area sungai tersebut.

“Mudah-mudahan gerakan yang kita lakukan secara kontinyu bisa menjadikan tempat ini tempat yang baik, dan bisa digunakan untuk bermain, baik bagi anak-anak, orang tua, remaja dan lain sebagainya,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Barnas menyebutkan, jika di sekitar Sungai Cipalebuh ditambah fasilitas seperti _jogging track_ atau area wisata kuliner, tempat tersebut dapat menjadi destinasi wisata baru yang menarik bagi masyarakat.

“Tapi tetap dijaga kebersihan, dijaga juga tempatnya harus nyaman sehingga masyarakat menyukai tempat ini. Karena sebetulnya lihat ada batu di tengah (sangat indah), ini kalau beli kita berapa batu kayak gini, ini sudah ciptaan alam,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut, Jujun Juansyah, menjelaskan bahwa aksi WCDI ini merupakan amanat dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. Kabupaten Garut diminta untuk turut serta mendukung gerakan ini dengan menggelar aksi bersih-bersih Sungai Cipalebuh.

Aksi ini melibatkan sekitar 600 peserta dari berbagai elemen masyarakat, termasuk TNI, Polri, SKPD, Tagana, komunitas, dan pelajar. Jujun berharap, kegiatan ini tidak hanya menjadi aksi sosial, tetapi juga membentuk budaya menjaga kebersihan lingkungan.

“Ini bisa dijadikan satu budaya yang ke depannya supaya bahwa namanya lingkungan yang bersih itu menjadi satu hak yang mutlak yang harus kita raih,” ucapnya.

Dengan partisipasi aktif berbagai pihak, diharapkan gerakan menjaga kebersihan sungai dapat berlanjut dan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Garut.

(Asopian)

Polsek Banjarwangi Cek Kebakaran Satu Unit Rumah Panggung di Mulyajaya

0

GTN.COM, Garut – Polsek Banjarwangi Polres Garut cek Tkp kebakaran Rumah Panggung di Kampung Pasir Cigombong Desa Mulyajaya Kecamatan Banjarwangi Kabupaten Garut, Jumat (27/09/2024).

Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., melalui Kapolsek Banjarwangi Polres Garut IPTU Amirudin Latif, SH., menyebutkan rumah Panggung milik Iyam di lalap si jago merah pada sekitar pukul 01.30 WIB.

Kebakaran tersebut di duga dipicu oleh api yang berasal dari tungku di dapur. Menurut keterangan Korban saat kejadian Korban sedang tidur di ruang tengah dan terbangun karena mencium bau asap.

Ketika terjaga, dia melihat bagian dapur rumahnya sudah dilalap si jago merah.

Korban yang panik langsung keluar rumah sambil berteriak meminta tolong kepada para tetangga. Warga yang mendengar teriakan segera berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, namun sayangnya api sudah menyebar dan menghanguskan sebagian besar rumah tersebut.

Amirudin menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun pemilik rumah mengalami kerugian materil sekitar Rp. 30.000.000.,-(Tiga Puluh Juta Rupiah).

“Kami menghimbau kepada warga apabila meninggalkan rumah, pastikan kompor atau tungku mati, peralatan listrik dalam keadaan mati dan kabel tercabut.” Pungkas Amirudin.

(Asopian)

Polres Garut Tugaskan 12 Personil Jadi Walpri dan Patwal Pasangan Cabup-Cawabup

0

GTN.COM, Garut – 12 Personel Polres Garut di tugaskan khusus sebagai pengawal pribadi (walpri) dan Patwal bagi kedua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Garut.

Ini sebagai fasilitas pengamanan kedua paslon selama proses kontestasi politik berlangsung. Masing-masing Cabup mendapat pengawalan 4 orang dan Patwal 2 orang.

Kabag Ops Polres Garut Kompol Maolana menjelaskan adanya pengamanan ini untuk memastikan keamanan paslon. Terutama di masa kampanye mulai 25 September hingga 23 November 2024.

“Tugas walpri di mulai sejak penetapan nomor urut paslon hingga berakhirnya proses Pilbup Garut 2024,” ujar Maolana saat di hubungi Wartawan Kamis (26/9/2024).

Ke 12 walpri yang bertugas sudah mendapatkan pelatihan mulai di tingkat Polres hingga Polda tingkat Jawa Barat.

Menurutnya hal tersebut untuk memastikan pengawalan yang di lakukan sesuai dengan SOP yang telah di tetapkan.

“Tugas Kepolisian selama Pilkada adalah menjaga keamanan dan ketertiban, memastikan pelaksanaan proses demokrasi berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.” Pungkas Maolana.

(Asopian)