Jumat, Juni 26, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 60

Dua Anggota Polisi Terluka Kena Lemparan Batu Saat Pengamanan Demo di Gedung DPRD Garut

0

GTN.COM, Garut – Dua orang anggota polisi terluka terkena lemparan batu saat demo mahasiswa yang menolak Revisi Undang Undang Pilkada, Jumat (23/8/2024).

Ada dua polisi terluka,” kata Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., kepada wartawan.

Menurutnya, ketika Ketua DPRD Garut di dampingi Kapolres Garut dan Dandim 0611 Garut sedang berdialog dengan Mahasiswa tiba tiba ada beberapa kali lemparan batu dari arah masa.

Lemparan Batu tersebut mengenai 2 orang anggota Polres Garut yang sedang melakukan pengamanan dan kaca Gedung DPRD Garut pecah.

Hal tersebut membuat situasi menjadi tidak kondusif, sehingga pasukan Dalmas mendorong masa keluar area Gedung DPRD.

Setelah masa di dorong keluar area Gedung DPRD Garut kemudian di himbau untuk membubarkan diri.

Akhirnya masa membubarkan diri pada pukul 16.50 Wib dan situasipun sampai saat ini Kondusif.

(Asopian)

Pilkada 2024: Pemkab Garut Perkuat Kewaspadaan Dini Hingga Tingkat Desa

0
Sekda Nurdin Yana memimpin Rapat Pemetaan Kerawanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024, bersama Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Garut, di Aula Kantor Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Garut, Jum'at (23/8/2024).
Sekda Nurdin Yana memimpin Rapat Pemetaan Kerawanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024, bersama Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Garut, di Aula Kantor Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Garut, Jum'at (23/8/2024).

GTN.COM, Garut – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut bersama Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Garut menggelar Rapat Pemetaan Kerawanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Jumat (23/8/2024). Rapat dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, di Aula Kantor Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Garut.

Nurdin Yana mengatakan, rapat ini merupakan langkah persiapan menghadapi Pilkada yang semakin dekat, yang dijadwalkan akan berlangsung pada 27 November 2024. Menurutnya, dinamika politik sering kali meningkat menjelang Pilkada, sehingga deteksi dini terhadap potensi kerawanan menjadi sangat penting.

“Teman-teman (FKDM) mencoba melakukan deteksi dini atas kemungkinan-kemungkinan terjadi potensi yang memungkinkan terjadi atau tidak sesuai pelaksanaan Pilkada, sebenarnya poinnya seperti itu,” ujar Nurdin, seraya menambahkan beberapa tugas yang dimiliki oleh FKDM mulai dari menghimpun informasi, mengakumulasikan, hingga memberikan konklusi atau kesimpulan.

Pemetaan oleh FKDM mencakup 42 kecamatan di Kabupaten Garut. Namun, Nurdin mengungkapkan, dengan keterbatasan personel yang hanya berjumlah 25 orang, ia mendorong pembentukan FKDM di tingkat kecamatan hingga desa, agar informasi bisa tersebar lebih luas dan efektif.

Nurdin menginstruksikan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Garut untuk membentuk Forum Kewaspadaan Dini Pemerintah. Ia menekankan pentingnya kemitraan antara forum kewaspadaan di masyarakat dan di pemerintah untuk menciptakan Pilkada yang aman dan kondusif.

“Yang paling penting adalah mesti ada _partnership_ khususnya teman-teman di forum kewaspadaan dini di pemerintah, nah ke teman-teman tokoh masyarakat ada, pemerintah juga ada, saya instruksikan ke Kaban Kesbangpol agar segera dibentuk terkait dengan forum kewaspadaan dini pemerintah,” kata Nurdin.

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Garut, Nurrodhin, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi dengan Kementerian Koordinator Hukum, Politik, dan Keamanan (Kemenkopolhukam) Republik Indonesia. Pihaknya telah diamanatkan untuk mengantisipasi potensi kerawanan dalam penyelenggaraan Pilkada 2024.

Nurrodhin mengidentifikasi beberapa potensi kerawanan di Kabupaten Garut, termasuk pengurangan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari 8.000 pada Pemilu sebelumnya menjadi kurang dari 5.000 pada Pilkada mendatang. Pengurangan jumlah TPS ini diperkirakan akan meningkatkan jumlah pemilih per TPS hingga 400-500 orang, yang dapat menimbulkan kerawanan dalam pelaksanaan pemungutan suara.

Selain itu, Nurrodhin juga menyoroti tantangan logistik yang mungkin muncul karena Pilkada akan berlangsung pada musim hujan. Ia menegaskan pentingnya koordinasi yang baik dalam distribusi logistik untuk mengantisipasi kendala yang mungkin terjadi.

“Tentunya tadi berkaitan dengan pengiriman logistik, sehingga perlu ada pihak-pihak yang lain yang turut membantu dalam penyelenggaraan pendistribusian logistik,” tambah Nurrodhin.

Dari sisi keamanan, Nurrodhin mengingatkan bahwa potensi kerawanan akan meningkat sejak 27 Agustus 2024, saat proses pendaftaran bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Garut dimulai. Menurutnya, polarisasi dan dukungan terhadap calon-calon tertentu harus dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan konflik di lapangan.

“Kita harus tetap membina, nah berkaitan ini artinya bahwa baik itu partai politik maupun calon yang diusung oleh masing-masing partai politik harus dapat membangun suasana kondusif untuk memperlancar pelaksanaan pilkada,” katanya.

Nurrodhin menegaskan bahwa Pemkab Garut siap memfasilitasi penyelenggaraan Pilkada sesuai ketentuan yang berlaku. Ia berharap semua pihak, termasuk peserta dari partai politik dan masyarakat, dapat berperan aktif dalam menjaga kondusivitas selama Pilkada berlangsung.

“Bagi seluruh warga masyarakat, mari kita dukung penyelenggaraan Pilkada dengan hadir pada saat pemungutan suara tanggal 27 November. Pilih calon yang berkualitas dan terbaik untuk masa depan Garut,” pungkas Nurrodhin. (Asopian)

Jelang Pendaftaran Pilkada 2024, KPU Garut dan Pemkab Mantapkan Persiapan

0
Ketua KPU memimpin Rakor Persiapan Pencalonan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Garut Tahun 2024, di Aula Kantor KPU Kabupaten Garut, Jalan Suherman, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (22/8/2024).
Ketua KPU memimpin Rakor Persiapan Pencalonan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Garut Tahun 2024, di Aula Kantor KPU Kabupaten Garut, Jalan Suherman, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (22/8/2024).

GTN.COM, Garut – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pencalonan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Garut 2024, Kamis (22/8/2024), di Aula Kantor KPU Kabupaten Garut, Jalan Suherman, Kecamatan Tarogong Kaler. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Garut, TNI Polri, para komisioner KPU, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana.

Nurdin Yana menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Garut dalam mendukung kelancaran proses pendaftaran bakal pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati yang dijadwalkan berlangsung pada 27-29 Agustus 2024. Ia menekankan pentingnya pengaturan parkir dan keamanan selama proses pendaftaran.

“Kalau keamanan insya Allah ada TNI-Polri, tetapi kita juga tetap keamanan juga ada, kita punya Pol PP untuk masuk ke situ, tapi yang jelas adalah jangan sampai ada persoalan kecil yang bisa menjadi sandungan, sehingga akan menghambat proses akumulasi substansinya,” ujar Nurdin.

Lebih lanjut, Nurdin meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Garut untuk menyediakan alternatif kantong parkir bagi rombongan pengantar bakal paslon. “Saya minta teman-teman Dishub untuk mencari alternatif-alternatif tempat parkir, sehingga tidak jadi kendala ketika proses pelaksanaan (pendaftaran),” ucapnya didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra, Bambang Hafidz.

Nurdin juga meminta kerja sama kepada partai politik pengusung, agar bisa menyepakati apa yang sudah diskenariokan oleh panitia penyelenggara, seperti tata letak kendaraan parkir, penempatan calon bupati dan wakil bupati, hingga lokasi konferensi pers.

“Itu sudah kita siapkan, mudah-mudahan itu disepakati, dan dipatuhi oleh semua calon bupati dan wakil bupati, sehingga tidak ada persoalan lain, insya Allah mungkin tanggal 26 kita juga akan ada gladi bersih, itu ada akumulasi atas apa yang kita bincangkan hari ini,” kata Nurdin.

Ketua KPU Kabupaten Garut, Dian Hasanudin, menjelaskan bahwa Rakor ini bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi pendaftaran bakal Paslon Bupati dan Wakil Bupati Garut Periode 2024-2029.

Ia mengungkapkan pada tanggal 24 sampai 26 Agustus 2024 nanti, pihaknya akan melaksanakan pengumuman terkait pendaftaran Bakal Paslon Pemilihan Kepala Daerah (Pilakada) Tahun 2024, yang akan dilanjutkan dengan rapat bersama partai politik untuk mematangkan persiapan.

“Mudah-mudahan kita juga bisa melaksanakan rapat dengan para partai politik ataupun LO (Liaison Officer) dari bakal pasangan calon di tanggal 24 kaitan kesiapan mereka mendaftarkan, mudah-mudahan di tanggal 24 sudah ada gambaran, dari 27 sampai 29 itu mereka ngambil di jam berapa di tanggal berapa untuk pelaksanaan pendaftaran, sehingga kita juga memiliki kesiapan dalam prosesnya, nanti di tanggal 27 itu seperti apa,” ungkap Dian.

KPU Garut, menurut Dian, sejauh ini ada dua bakal paslon yang telah melakukan koordinasi terkait pemenuhan persyaratan, termasuk legalisasi ijazah, laporan pajak, dan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Pada 26 Agustus 2024, KPU akan mengadakan gladi bersih untuk memastikan proses pendaftaran berjalan lancar. Dian pun berkeinginan seluruh tahapan pendaftaran ini bisa disaksikan langsung oleh semua pihak, melalui live streaming di kanal YouTube KPU Garut.

“Mudah-mudahan juga dalam hal ini pemerintah daerah bisa memberikan support kepada kita kaitan dengan proses livestreaming misalkan nanti di tanggal ketika pendaftaran,” harapnya.

Dian berharap semua pihak, termasuk bakal Paslon, TNI, Polri, dan pemerintah daerah, dapat bekerja sama untuk mensukseskan Pilkada 2024 di Kabupaten Garut. Semua bakal paslon yang akan mendaftarkan diri, memiliki kesiapan kaitan dengan persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi, agar tidak terjadi kendala dalam proses pendaftaran nanti.

“Kami berharap semua pihak juga memiliki kesiapan kaitan dengan mensukseskan pelaksanaan pilkada ini, bukan hanya kami pelaksana ataupun penyelenggara pemilihan di Kabupaten Garut, juga para stakeholder, TNI Polri, juga pemerintah daerah ikut serta dalam menyukseskan pelaksanaan pemilihan di tahun 2024,” tutupnya.

Sementara itu, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kabupaten Garut, Lamlam Masropah, turut mengingatkan pentingnya sosialisasi terkait kelengkapan dokumen bagi para bakal calon guna mencegah potensi permasalahan.

Lamlam menyebutkan empat hal yang disampaikan dalam rakor ini, mulai dari proses kerawanan pada tahapan pencalonan, potensi pelanggaran, sengketa proses pemilihan, hingga potensi kerawanan lain yang mungkin terjadi.

“Karena kita sekali lagi harus belajar ya dari proses pencalonan perseorangan kemarin, ketika pendaftaran masih ada misal calon yang tidak lengkap berkasnya karena alasannya tidak tersampaikan atau tidak tersosialisasikan,” tutur Lamlam. (Asopian)

25 Tenaga Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak di Garut Ikuti Coaching Kemen PPPA dan UNFPA

0
Pelaksanaan Pembukaan acara Coaching dari Kemen PPPA RI dan UNFPA Indonesia, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (21/8/2024).
Pelaksanaan Pembukaan acara Coaching dari Kemen PPPA RI dan UNFPA Indonesia, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (21/8/2024).

GTN.COM, Garut – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Republik Indonesia bekerja sama dengan _United Nations Population Fund (UNFPA)_ Indonesia mengadakan coaching selama tiga hari, mulai Rabu (21/8/2024) hingga Jumat (23/8/2024). Acara ini diikuti oleh 25 Tenaga Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak di Kabupaten Garut, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam menangani kekerasan berbasis gender.

Pembukaan acara berlangsung di Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Garut, Rahmat Wibawa. Dalam sambutannya, Rahmat menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari ujicoba perlindungan perempuan dari Kekerasan Berbasis Gender (KBG) yang sebelumnya telah dilakukan di Kabupaten Garut.

Ditunjuknya Garut sebagai salah satu lokasi pilotting untuk _coaching_ ini menjadi kebanggaan tersendiri. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan kemampuan para pendamping dalam menangani kasus kekerasan.

Rahmat juga mengungkapkan rencana Dinas PPKBPPPA Kabupaten Garut untuk mengadakan pelatihan bagi guru Bimbingan Konseling (BK), mengingat banyaknya kasus kekerasan, seperti bullying, di lembaga pendidikan. Pelatihan ini diharapkan dapat menyelaraskan pemahaman guru BK dengan amanah Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 2 Tahun 2022.

“Dan mudah-mudahan ini berkelanjutan, Garut juga insha Allah Kabupaten Garut dalam hal ini Dinas PPKBPPPA mau melakukan satu training buat guru-guru BK,” ujar Rahmat.

Ia berharap dukungan dari Kemen PPPA dan UNFPA Indonesia ini tidak hanya sebatas _coaching_ saja, tapi juga membantu Kabupaten Garut untuk meningkatkan langkah preventif terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Harapannya ini betul-betul tenaga layanan perlindungan perempuan dan anak yang ada di UPT itu betul-betul profesional,” harapnya.

Deputi Perlindungan Hak Perempuan Kemen PPPA RI, Ratna Susianawati, yang hadir dalam acara tersebut, menjelaskan bahwa coaching ini akan membahas berbagai praktik dan langkah-langkah optimal dalam penyelenggaraan layanan perlindungan terhadap perempuan dan anak korban kekerasan. Menurut Ratna, isu pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak merupakan prioritas nasional yang harus terus ditingkatkan hingga level provinsi dan kabupaten/kota.

“Indonesia memiliki komitmen kuat untuk memastikan perlindungan hak perempuan dan anak dari kekerasan, sejalan dengan berbagai komitmen internasional yang telah diratifikasi oleh pemerintah,” jelas Ratna.

Takeda Project Manager UNFPA Indonesia, Ria Ulina, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pilar penanganan KBG yang dikerjasamakan antara pihaknya dan Kemen PPPA. Ria menjelaskan bahwa coaching ini bertujuan untuk merefleksikan peran dan tantangan yang dihadapi para tenaga layanan perlindungan di lapangan.

“Merefleksikan kembali apakah sudah cukup kita punya SOP atau tidak misalnya begitu, lalu bagaimana alur koordinasi dengan mitra-mitra OPD terkait, apa tantangan yang kita hadapi,” papar Ria.

Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta coaching juga berkesempatan untuk berdiskusi dan meminta masukan dari para pakar yang difasilitasi oleh Kemen PPPA dan UNFPA, demi mengoptimalkan peran mereka dalam perlindungan perempuan dan anak di Kabupaten Garut.

“Kami berharap setelah coaching ini, UPTD PPA Garut dapat semakin baik dalam manajemen kasus KBG dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam mendorong mereka untuk lebih berani melapor,” ujar Ria. (Asopian)

Polres Garut Gelar Apel Pasukan untuk Operasi Pengamanan Pilkada 2024

0
Kepolisian Resor (Polres) Garut menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi
Kepolisian Resor (Polres) Garut menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi "Mantap Praja Lodaya 2024" yang berlangsung di Markas Polres Garut, Jalan Raya Suci, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Selasa (20/8/2024).

GTN.COM, Garut – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Garut, Kepolisian Resor (Polres) Garut mengadakan Apel Gelar Pasukan Operasi “Mantap Praja Lodaya 2024” di Markas Polres Garut, Jalan Raya Suci, Kecamatan Karangpawitan, Selasa (20/8/2024). Apel ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personil dan peralatan guna memastikan kelancaran dan keamanan pelaksanaan Pilkada serentak 27 Nomber nanti.

Kapolres Garut, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, dalam sambutannya membacakan amanat tertulis dari Kapolda Jabar, Irjen Pol. Akhmad Wiyagus. Ia menegaskan bahwa apel gelar pasukan ini adalah bagian penting dari rangkaian persiapan operasi, memastikan bahwa semua elemen Polri dan unsur terkait siap menjalankan tugas di lapangan.

“Sehingga diharapkan seluruh perencanaan yang telah dipersiapkan dapat berjalan dengan optimal guna mensukseskan pelaksanaan pilkada yang aman,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Fajar Gemilang juga menekankan pentingnya tahun 2024 sebagai momen krusial bagi demokrasi di Indonesia, terutama di Jawa Barat. Dengan Pilkada serentak yang akan dilaksanakan, keamanan menjadi prioritas utama untuk memastikan setiap tahapan dapat berlangsung damai dan lancar.

Kapolres Garut menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu data Indeks Potensi Kerawanan (IPK) untuk Pilkada 2024. Namun demikian, Polres Garut telah melakukan pemetaan wilayah berdasarkan informasi intelijen terkait potensi kerawanan, baik dari segi lokasi maupun bencana. Ia menjelaskan, tiga wilayah utama di Kabupaten Garut yang mendapat perhatian khusus adalah daerah selatan, perkotaan, dan utara, masing-masing dengan karakteristik kerawanan tersendiri.

“Yang selatan karena sering terjadi bencana dan lokasi cukup jauh, di kota itu karena DPS ya, Data Pemilih Sementara itu cukup banyak, kemudian banyak di sana tempat kegiatan masyarakat, dan di utara juga demikian. Jadi sudah kita bagi sambil menunggu IPK yang akan dikeluarkan di atas tanggal 27,” ucapnya.

Untuk mencegah potensi kecurangan, Kapolres Garut mengungkapkan bahwa Polres telah menjalin kerja sama dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Kejaksaan Negeri (Kejari).

“Pada dasarnya kita terus melakukan koordinasi, penguatan dan evaluasi hasil pemilu kemarin sehingga ke depan apabila terjadi kecurangan-kecurangan dapat kita minimalisir, sementara pencegahan juga terus kita lakukan,” tegasnya.

AKBP Fajar Gemilang juga memastikan kesiapan personil untuk pengamanan Pilkada di Kabupaten Garut, dengan mengerahkan 949 personil Polri, 400 personil dari Kodim, dan 300 personil Brimob.

“Insha Allah kita siap, apabila terjadi di luar perkiraan kita akan meminta bantuan kepada satuan atas, disini ada Polda,” tandasnya. (Asopian)

Lomba Pungut Sampah Plastik Bersama Anggota DPRD, Anak Yatim Warga Babakan Loa Sukagalih Dapat Doorprize Sepeda Listrik

0
Adik Defa Adnan Anak Yatim Dapat Doorprize Sepeda Listrik dari Anggota DPRD Garut dalam Lomba Pungut Sampah Plastik Peringatan HUT RI di Kampung Babakan Loa RW 08, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Minggu (18/08/2024).
Adik Defa Adnan Anak Yatim Dapat Doorprize Sepeda Listrik dari Anggota DPRD Garut dalam Lomba Pungut Sampah Plastik Peringatan HUT RI di Kampung Babakan Loa RW 08, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Minggu (18/08/2024).

GTN.COM – Dalam rangka menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 Tahun 2024, kegiatan positif yang patut ditiru telah dilakukan oleh Anggota DPRD Garut Yudha Puja Turnawan bersama Pemuda-Pemudi Babakan Loa RW 08, Kecamatan Tarogong Kidul, yang melaksanakan gerak jalan sehat sambil memungut sampah.

Kegiatan ini bertujuan menjaga kesehatan tubuh, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya peduli lingkungan, terutama dalam penanganan sampah anorganik. Jalan sehat sambil memungut sampah ini dilaksanakan pada 18 Agustus 2024.

Anggota DPRD Garut dari Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-79.

“Hari ini, bersama pemuda-pemudi RW 08 Babakan Loa, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, kita memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan mengadakan jalan sehat sambil memungut sampah plastik. Selain itu, ada juga berbagai lomba lainnya,” ujarnya.

Menurut Yudha, kegiatan ini menghasilkan 1.20 Kilogram sampah dari rute yang dilalui, yaitu Cirendang, Kantor Bupati Garut, dan Simpang Lima.

“Saat melewati Kantor Bupati, kami menemukan banyak sampah botol plastik berserakan di selokan. Ini adalah masalah yang harus kita atasi bersama, karena membuang sampah sembarangan merugikan kita semua,” katanya.

Indonesia merupakan negara penyumbang sampah plastik ke lautan terbesar kedua di dunia. Jika dibiarkan, hal ini akan merugikan generasi mendatang anak cucu kita karena dapat menyebabkan penyakit karsinogenik.

“Semangat memperingati HUT Kemerdekaan RI ini sangat luar biasa, dan kegiatan positif yang dilakukan oleh pemuda-pemudi Babakan Loa ini harus menjadi contoh. Semangat ini seharusnya tidak hanya muncul pada peringatan HUT RI saja, tetapi harus menjadi edukasi harian tentang bahaya membuang sampah sembarangan,” tegas Yudha.

Yudha juga mengingatkan pentingnya peran Pemerintah Kabupaten Garut dalam menyediakan tempat sampah di berbagai lokasi, terutama di Kecamatan Tarogong Kidul yang merupakan pusat pemerintahan.

“Bahkan di depan Kantor Bupati pun masih banyak sampah berserakan di selokan, dan ini menjadi masalah serius yang harus kita selesaikan bersama,” tambahnya.

Untuk memberikan semangat kepada peserta, Yudha memberikan hadiah uang tunai kepada pemenang juara satu, dua, dan tiga serta paket sembako kepada kelompok yang berhasil mengumpulkan sampah plastik terbanyak.

Ketua Panitia HUT RI ke-79 Babakan Loa, Aldy Rhenata, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Yudha Puja Turnawan yang telah turut serta dalam kegiatan ini.

“Alhamdulillah, Pak Yudha turun langsung berbaur bersama warga dalam kegiatan jalan sehat sambil memungut sampah. Kami sangat berterima kasih atas kepedulian dan edukasi yang diberikan mengenai pentingnya penanganan sampah plastik,” ujar Aldy.

Dalam kegiatan jalan sehat ini, panitia juga menyediakan beberapa doorprize, termasuk hadiah utama berupa satu unit sepeda listrik bantuan dari Pak Yudha Puja Turnawan, serta hadiah lainnya seperti lemari, dispenser, karpet, setrika, voucher belanja, dan doorprize lainnya.

“Kami ucapkan terima kasih, semoga Pak Yudha selalu sehat, sukses, dan terus dapat turun langsung ke warga,” tutup Aldy.

Pada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-79 ini, berbagai kegiatan telah dilaksanakan sejak bulan Juli, termasuk jalan sehat dan pungut sampah serta berbagai perlombaan lainnya. Malam puncak acara rencananya akan digelar pada hari Sabtu (31 Agustus 2024) mendatang dengan tema Gelar Budaya, menampilkan kreasi anak-anak milenial dengan konsep budaya tradisional Sunda.

Dari informasi yang didapat, Untuk Doorprize Utama Sepeda Listrik didapatkan Anak Yatim Adik Defa Adnan. (***)

Ribuan Warga Desa Sukahati Cilawu Ikuti Upacara Memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-79 Tahun 2024

0

GTN.COM, Garut – Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79 Pemerintah Desa (Pemdes) Sukahati Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut menggelar upacara Bendera yang bertempat di Lapangan Desa Sukahati, Sabtu (17/08/2024).

Pantauan Media dilapangan Hadir dalam acara tersebut Kepala Desa, Perangkat Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPD, LPM, RW/RT, MUI, kader PKK, Karang taruna, para pelajar, Mahasiswa KKN, tokoh agama, tokoh masyarakat serta tamu undangan.

 

Pada kesempatan tersebut yang bertindak sebagai inspektur upacara Kepala Desa Sukahati Ici Sujana SH.I dan selaku komandan upacara yaitu Babinsa Sertu Risman Herdiana dalam upacara tersebut berlangsung sukses dan hikmat.

Dalam amanatnya Kepala Desa Sukahati Ici Sujana SH.I mengatakan bentuk rasa syukurnya. semoga kita tetap menjunjung rasa nasionalisme dan jiwa kebangsaan.

 

“Terima kasih kepada seluruh peserta upacara yang dengan khidmad mengikuti kegiatan di desa sukahati ini sudah biasa melaksanakan upacara dengan jumlah 10 RW dengan peserta 4 ribu lebih sehingga sangat meriah,” kata Kepala Desa Sukahati Ici Sujana SH.I kepada media garutterkininews.com.

Menurutnya, tidak hanya upacara saja yang di gelar tetapi juga menggelar berbagai macam perlombaan dalam menyemarakan peringatan kemerdekaan yang ke 79.

“Adanya perlombaan ini untuk membangun rasa tanggung jawab dan silaturahmi diantara masyarakat desa. Alhamdulillah masyarakat sangat antusias dalam mengikuti rangkaian upacara HUT RI Ke 79 ini.

Mari kita sama-sama menjadikan desa sukahati ini lebih maju lagi, infrastruktur, adil, makmur dan sejahtera,” tandasnya.

(R Agus Sopian)

Satpolairud Polres Garut Berikan Materi Kegiatan Latihan Dasar Disiplin Korps

0

GTN.COM, Garut – Personel Satpolairud Polres Garut menjadi narasumber dalam kegiatan Latihan Dasar Disiplin Korps (LDDK) yang di adakan oleh SMKN 5 Garut, Jumat (16/08/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk watak, karakter, dan mental disiplin siswa/siswi SMKN 5 Garut.

Dalam kesempatan tersebut, anggota Satpolairud Polres Garut menyampaikan materi dengan tema “Mengenal Kawasan Perairan Sebagai Upaya Menjaga Batas Teritorial”.

Selain itu, anggota Satpolairud Polres Garut juga memberikan sosialisasi mengenai tugas dan fungsi Satpolairud, serta memperkenalkan berbagai material sarana dan prasarana (sarpras) yang dimiliki oleh Satpolairud.

Kapolres Garut Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K melalui Kasat Polairud Polres Garut AKP Anang Sonjaya mengatakan Kegiatan ini di harapkan memberikan manfaat besar bagi para siswa/siswi SMKN 5 Garut.

Selain menambah wawasan mereka tentang pentingnya kawasan perairan dan batas territorial selain itu juga mempererat hubungan antara Polri, khususnya Satpolairud, dengan kalangan pelajar.

Para siswa/siswi menjadi lebih memahami peran Polri dalam menjaga keamanan wilayah perairan dan pentingnya disiplin dalam kehidupan sehari-hari.

“Kegiatan LDDK ini diharapkan mampu membentuk karakter para siswa/siswi SMKN 5 Garut menjadi lebih disiplin, berwawasan luas, dan memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga perairan sebagai bagian dari kedaulatan negara.” Pungkas Anang. (Asopian)

Sat Reskrim Polres Garut Tangkap Pelaku Pencurian dengan Kekerasan

0

GTN.COM, Garut – Sat Reskrim Polres Garut berhasil tangkap pelaku Pelaku Tindak Pidana Pencurian Yang di sertai dengan Kekerasan yang di lakukan di Jalan Lintas Selatan Jabar Kampung Cibayongbong, Desa Cijayana, Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut.

Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., melalui Kasat Reskrim Polres Garut AKP Ari Rinaldo, S.H., M.M., mengatakan tersangka yang berinisial “LS” (27) Warga Kecamatan Margahayu Bandung melakukan aksinya pada hari rabu (15/8/2024) sekitar pukul 05.30 Wib.

Kejadian bermula pada Selasa malam, 13 Agustus 2024, ketika pelaku mengajak korban Feni (26), untuk pergi ke Pantai Santolo, Garut kata Ari saat di hubungi media, Jumat (16/8/2024).

Pelaku yang mengenal korban, bersama dua rekannya, O dan R berangkat menggunakan kendaraan milik korban, yaitu sepeda motor Honda Beat Street berwarna hitam.

Setibanya di Pantai Sayang Heulang, pelaku sudah berniat jahat namun menunda aksinya karena situasi sekitar yang ramai oleh kegiatan pramuka.

Pada saat perjalanan pulang, tepatnya di Jalan Lintas Selatan Jabar Kecamatan Mekarmukti pelaku melancarkan aksinya. Dia menikam korban berkali-kali dengan pisau lipat hingga korban terjatuh dan tidak berdaya.

Pelaku kemudian mengambil barang-barang milik korban, seperti sepeda motor, STNK, handphone, dan uang tunai sebesar Rp. 15.000,00 (Lima Belas Ribu Rupiah), setelah memastikan korban tidak berdaya, pelaku kabur menuju Bandung.

Pelaku akhirnya berhasil di tangkap oleh tim gabungan dari Satreskrim Polres Garut, Polresta Bandung, dan Polsek Cimaung.

Saat ini, pelaku telah di amankan di Polres Garut bersama barang bukti berupa pisau lipat, sepeda motor korban, STNK, dan handphone.

“Motif dari pelaku adalah melakkan perbuatan tersebut adalah untuk memiliki barang barang korban, untuk Kasus ini masih dalam tahap penyidikan dan di lakukan pengembangan.” Ucap Ari. (Asopian)

Pj Bupati Garut Apresiasi Simulasi Pengamanan Pilkada 2024

0

GTN.COM, Garut – Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, mengapresiasi pelaksanaan Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) Operasi Mantap Praja Tahun 2024 yang berlangsung di SOR RAA Adiwijaya, Jalan Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, pada Kamis (15/8/2024). Dalam sambutannya, Barnas menekankan pentingnya komitmen untuk memastikan pengamanan di Kabupaten Garut berjalan tanpa kompromi.

“Saya sangat berterima kasih kepada seluruh peserta yang telah melaksanakan simulasi ini dengan baik. Apa yang kita lihat hari ini benar-benar seperti nyata, dan ini menunjukkan bahwa kita tidak main-main dalam memastikan keamanan di Garut,” ujar Barnas.

Selain itu, Pj Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Garut dan jajarannya atas persiapan matang dalam simulasi tersebut. Ia berharap agar Kabupaten Garut dapat terhindar dari situasi tidak kondusif, terutama menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada November mendatang.

Pihaknya ingin memastikan Pilkada di Garut berjalan aman dan nyaman, karena itu penting bagi KPU dan Bawaslu untuk mempersiapkan segala hal sesuai kewajibannya.

“Sehingga pada saatnya, khususnya kepada KPU Bawaslu untuk mempersiapkan seluruh hal-hal yang menjadi kewajiban agar terselenggara pemilihan kepala daerah secara aman dan nyaman,” ucapnya.

Barnas juga mengingatkan agar semua pihak dapat turut mengawal pelaksanaan pilkada nanti, sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan. Segala sesuatu dapat dilaporkan kepada pimpinan dengan baik, agar komunikasi dalam pelaksanaan pilkada di Kabupaten Garut dapat berjalan dengan baik.

“Kami ingin pemilihan kepala daerah di Kabupaten Garut ini terselenggara dengan baik, aman dan nyaman. Karena dengan aman dan nyaman masyarakat akan merasakan apa yang akan dicapai nanti,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Kapolres Garut, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, menyampaikan ungkapan terimakasih serta rasa bangga kepada seluruh pihak yang telah melaksanakan simulasi sispamkota pada hari ini. Ia menyatakan rasa bangganya terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam simulasi Sispamkota. Menurutnya, simulasi ini sangat penting untuk mengukur kesiapan Garut dalam menghadapi Pilkada 2024.

“Simulasi dimaksudkan untuk melihat bagaimana kesiapan personil, kesiapan logistik, penggunaan sarana dan prasarana dan terutama sinergi, kolaborasi, dan kerja sama masing-masing stakeholder dapat dilaksanakan dengan baik,” ucapnya.

Ia bersyukur simulasi pada hari ini dapat berjalan dengan baik, meskipun begitu ia berharap Kabupaten Garut dapat tetap dalam kondisi yang aman dan damai.

Terakhir, ia menyampaikan bahwa simulasi ini dilaksanakan agar pihaknya dapat siap jika terjadi suatu keadaan kontigensi atau keadaan yang terburuk.

“Alhamdulillah pagi ini kita dapat menunjukkan kemampuan dan profesionalitas kita dalam mengamankan pilkada 2024 sehingga masyarakat Garut kita harapkan dapat aman, tertib dan damai,” ujarnya.

Senada dengan Kapolres Garut, Dandim 0611/Garut, Letkol Czi Dhanisworo, juga menekankan pentingnya simulasi ini sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terburuk yang bisa terjadi selama Pilkada. Ia mengajak semua pihak, termasuk TNI, Polri, dan instansi terkait, untuk terus menjaga sinergitas dan kewaspadaan.

“Apa yang menjadi pelatihan tadi sebagai pedoman bagi kita semua supaya pelaksanaan pemilihan kepala daerah yang akan dilaksanakan sebentar lagi dapat berjalan tertib, aman dan lancar,” ucapnya.

Dhanisworo berpesan kepada seluruh pihak baik TNI Polri ataupun instansi terkait dapat selalu menjaga sinergitas, kesehatan, serta selalu peka dan waspada terhadap hal-hal yang dapat terjadi di Kabupaten Garut.

“Hormat dan bangga saya kepada seluruh pelaku penyelenggara sehingga pelaksanaan kegiatan Operasi Mantap Praja Lodaya dalam simulasi sispamkota dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan,” tandasnya.

Acara simulasi yang berjalan lancar ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan Garut dalam menghadapi Pilkada 2024, demi terciptanya suasana yang aman, tertib, dan damai. (Asopian)