Jumat, Juni 26, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 61

Polres Garut Laksanakan Simulasi Sispamkota Dalam Rangka Pengamanan Pilkada Garut 2024

0

GTN.COM, Garut – Polres Garut menggelar latihan simulasi Sispamkota tahun 2024 yang bertempat di SOR Adiwijaya Ciateul, Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (15/08/2024).

Turut hadir Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., PJ Bupati Garut Drs. H. Barnas Adjidin, M.M., MMPD., Dandim 0611 Garut Letkol CZI Dhanisworo, S.Sos, Dandenpom III/2 Garut Letkol (K) Wiana Warsanah, S.H., bersama unsur Forkopimda Garut, PJU Polres Garut serta perwakilan pimpinan dari masing-masing intansi terkait.

Adapun simulasi tersebut meliputi kegiatan patroli gabungan yang akan di lakukan secara rutin selama pilkada serentak 2024, kemudian pengamanan kampanye tingkat tinggi yakni kegiatan kampanye yang akan melibatkan tim khusus dalam upaya pengawalan ketat calon kadindat kepala daerah.

Selanjutnya pengamanan anggota yang bertugas di TPS, pengamanan di kantor KPU, Pengamanan Kantor Bawaslu, pengamanan di tempat-tempat keramaian seperti Mall, mini market, perbankan, SPBU dan lain lain. Selain itu terdapat penanganan kepada para pelaku kerusuhan apabila situasinya sudah tidak kondusif.

Dalam sambutannya, Kapolres Garut mengatakan bahwa “Polres Garut bersama TNI dan Pemerintah daerah siap melakukan pengamanan Pilkada tahun 2024di wilayah Kabupaten Garut.”

Menurutnya, potensi kerawanan sudah di petakan akan tetapi Polres Garut sudah melaksanakan kegiatan-kegiatan pendahuluan seperti penggalangan, cooling system dan sebagainya, sehingga di harapkan gangguan-gangguan tersebut tidak terjadi.

“Kami juga selaku penegak hukum dan keamanan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kondusifitas khususnya di wilayah hukum Polres Garut.“ Pungkas Fajar. (Asopian)

Kebakaran Hebat di Desa Karang Agung Singajaya, Camat: Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

0
Penampakan kejadian kebakaran di Kampung Bantarpacing, RT 02 RW 06, Desa Karangagung, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, pada Rabu siang (14/8/2024).
Penampakan kejadian kebakaran di Kampung Bantarpacing, RT 02 RW 06, Desa Karangagung, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, pada Rabu siang (14/8/2024).

GTN.COM, Garut – Sebuah kebakaran hebat melanda Kampung Bantarpacing, RT 02 RW 06, Desa Karangagung, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, pada Rabu siang (14/8/2024). Menurut laporan Camat Singajaya, Enjang, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, diduga akibat korsleting listrik.

Akibat insiden ini, tiga rumah mengalami kerusakan berat. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp 200 juta.

Langkah-langkah penanggulangan segera diambil oleh pihak terkait. Warga yang terdampak telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Selain itu, warga setempat bersama dengan unsur Forkopimcam, Kasi Trantib, Damkar, Tagana, Satpol PP, aparat desa, dan Satgas Bencana Desa Karangagung bergotong royong untuk memindahkan dan membersihkan material bangunan yang tersisa.

Pihak Pemerintah Kecamatan Singajaya juga telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk penanganan lebih lanjut. Saat ini, bantuan berupa kebutuhan sandang, pangan, dan papan sangat diharapkan bagi para korban yang kehilangan tempat tinggal.

Camat Enjang mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya korsleting listrik yang dapat memicu kebakaran serupa di masa mendatang. (Agus Sopian)

Tiga Rumah Warga di Karang Agung Singajaya Hangus Terbakar, Kerugian Rp220 Juta

0

GTN.COM, Garut – Tiga rumah di Bantar Pacing RT02/RW06 Desa Karang Agung, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, Jawa Barat, ludes terbakar, Rabu (14/08/2024). Akibatnya, kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., melalui Kapolsek Singajaya Polres Garut AKP H Anas Nasrudin mengatakan, Kebakaran ini menghanguskan 3 unit rumah sekaligus, rumah panggung denga ukuran 5x7m milik Herman (37), rumah panggung miik Sarnan (67) dan rumah semi permanen milik Aen (70).

Menurut keterangan saksi kebakaran ini diduga bermula dari korsleting listrik yang terjadi di rumah panggung milik Herman (37)

Api yang dengan cepat menyebar kemudian merembet ke rumah panggung milik Sarnan (67), dan akhirnya membakar sebagian rumah semi permanen milik Aen (70) yang berlokasi di sebelahnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp. 220.000.000,00 (Dua Ratu Dua Puluh Juta Rupiah)

“Saat ini para korban telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman.” Pungkas Anas. (Asopian)

Dukun Cabul di Garut Ditangkap Polisi: Dengan Dalih Pengobatan

0

GTN.COM, Garut – Satuan Reserse Kriminal Polres Garut menangkap seorang dukun Cabul berinisial SO, 54, warga Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat, melakukan aksi kekerasan seksual terhadap ibu muda berusia 20 tahun.

Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K,. M.H., M.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Ari Rinaldo mengatakan pelaku telah melakukan perbuatan Asusila kepada Korban beberapa kali.

“Korban  I (20) pada pertengahan bulan Maret 2024 datang ke rumah pelaku S (54) di Kecamatan Leles untuk berobat karena sakit, kata Ari sewaktu di hubungi media. Rabu (14/8/2024).

Ari mengatakan, korban setibanya di rumah pelaku di minta untuk menginap selama sepekan agar proses pengobatannya berjalan lancar dan cepat sembuh, hingga akhirnya korban menyetujui permintaan pelaku.

Pada hari ketiga menginap di rumah pelaku itu, pelaku melakukan aksinya berbuat asusila dengan modus sebagai proses pengobatan agar penyakitnya bisa sembuh.

“Pelaku ini memaksa korban dengan dalih sebagai syarat agar penyakitnya sembuh,” ujarnya.

Perbuatan pelaku itu terjadi kembali pada April, dan Mei 2024 ketika korban meminta pelaku untuk kembali mengobatinya karena selama itu penyakit korban tidak kunjung sembuh.

Karena tak kunjung sembuh korban akhirnya melaporkan ke Polres Garut.

“Saat ini pelaku sudah di amankan di Polres Garut untuk penyidikan lebih lanjut.” Pungkas Ari. (Asopian)

Balai Besar Guru Penggerak Jawa Barat Gelar “Kareta Sobat Nganjang Ka Situs Budaya Cangkuang” di Garut

0
Pelaksanaan kegiatan _Kareta Sobat Nganjang Ka Situs Budaya Cangkuang_ yang berlokasi di Situs Candi Cangkuang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Selasa (13/8/2024).
Pelaksanaan kegiatan _Kareta Sobat Nganjang Ka Situs Budaya Cangkuang_ yang berlokasi di Situs Candi Cangkuang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Selasa (13/8/2024).

GTN.COM, Garut – Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Barat melaksanakan kegiatan bertajuk “Kareta Sobat Nganjang Ka Situs Budaya Cangkuang” mengambil lokasi di Situs Candi Cangkuang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, pada Selasa (13/8/2024).

Kepala Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Barat, Mohammad Hartono, menyatakan bahwa Balai Besar Guru Penggerak telah berdiri selama dua tahun dengan tugas utama mengembangkan dan memberdayakan guru-guru di seluruh Jawa Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk menjangkau guru-guru di seluruh wilayah provinsi, dengan turun langsung ke lapangan guna memberikan pemahaman mengenai perubahan ekosistem pendidikan.

Pihaknya mengambil inisiatif jemput bola dengan mendatangi daerah-daerah yang mungkin selama ini belum terjangkau. “Kami ingin memastikan semua guru di Jawa Barat bisa merasakan kehadiran Balai Besar Guru Penggerak,” ujarnya.

Kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di berbagai kabupaten dan kota lainnya di Jawa Barat, termasuk di Situs Candi Cangkuang ini. Mohammad Hartono menegaskan komitmennya untuk terus bergerak ke 27 kabupaten/kota di Jawa Barat dalam rangka menyapa guru-guru yang belum pernah bertemu dengan Balai Besar Guru Penggerak.

Kegiatan ini terbuka untuk semua. Pihaknya menyediakan layanan-layanan informasi terkini dan menghadirkan sosok-sosok inspiratif. “Harapan kami, para guru bisa saling menginspirasi, karena untuk bisa menginspirasi, guru juga perlu mendapatkan inspirasi,” tambahnya.

Hartono mengungkapkan, Provinsi Jawa Barat saat ini memiliki sekitar 18.347 guru penggerak, dengan 1.424 di antaranya berada di Kabupaten Garut. Ia berharap para guru penggerak ini dapat menjadi teladan dan inspirasi bagi guru-guru lainnya.

“Harapan saya 1.424 yang ada di Garut itu bisa menginspirasi guru-guru lainnya, dan guru-guru lainnya pun belajar dari guru penggerak,” jelasnya.

Ia menyebutkan perbedaan guru penggerak dengan guru biasa, di mana guru penggerak fokus pada bakat dan minat murid. Perlakuan dan fasilitasi disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing murid, sehingga setiap anak mendapatkan dukungan yang tepat.

Menurut Hartono, seorang guru harus mendampingi murid dengan hati, seakan-akan mendidik anak sendiri. “Unik bakatnya kita dampingi, kita fasilitasi. Kalau dulu kan nggak, sama semua, 20 anak diajarin sama,” tandasnya. (Asopian)

50 Anggota DPRD Kabupaten Garut Periode 2024-2029 Resmi Dilantik, 28 Nama Baru Bergabung

0
Prosesi pelantikan 50 Anggota DPRD Kabupaten Garut Periode 2024-2029, berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (13/8/2024).
Prosesi pelantikan 50 Anggota DPRD Kabupaten Garut Periode 2024-2029, berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (13/8/2024).

GTN.COM, Garut – Sebanyak 50 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Garut periode 2024-2029 resmi dilantik dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Garut pada Selasa (13/8/2024). Acara pelantikan yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Garut ini, dipimpin oleh Ketua DPRD periode 2019-2024, Euis Ida Wartiah.

Prosesi pelantikan berlangsung hidmat, ke 50 anggota DPRD yang baru diambil sumpah dan janjinya oleh Ketua Pengadilan Negeri Garut, Sinta Gaberia Pasaribu, disaksikan Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, serta pimpinan DPRD periode sebelumnya dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Sekda Nurdin Yana, dalam sambutannya, menyampaikan ucapan selamat kepada anggota DPRD yang baru dilantik dan apresiasi terhadap anggota DPRD periode 2019-2024 yang telah bersinergi dan bekerja sama dalam rangka menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Garut. Nurdin juga menyoroti kehadiran 28 anggota baru dalam komposisi DPRD periode ini, sementara 22 lainnya merupakan petahana yang kembali terpilih.

“Atas nama pemerintah tentu kami haturkan banyak terima kasih seiring doa mudah-mudahan selepas beliau-beliau yang masuk lagi ataupun yang tidak, tetap kita bisa melaksanakan fungsi pemerintahan dengan sebaik-baiknya, kemudian dengan yang baru dapat bersinergis sehingga apa yang menjadi target kita, khususnya memberikan kesejahteraan pada masyarakat bisa kita capai melalui sinergitas yang dibangun,” ujar Nurdin.

Ketua DPRD Garut periode 2019-2024, Euis Ida Wartiah, dalam pidato perpisahannya memaparkan berbagai capaian selama masa jabatannya. Ia menyebutkan bahwa DPRD telah membahas 57 rancangan peraturan daerah (Raperda), mengadakan 146 kali rapat paripurna, dan menetapkan 142 keputusan DPRD. Dalam fungsi pengawasan, DPRD juga mengadakan 1.482 rapat kerja dengan pemerintah daerah. Euis juga menyoroti peningkatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dari Rp4,5 triliun pada 2019 menjadi Rp4,7 triliun pada 2024.

“Disadari pula bahwa upaya yang telah dilakukan itu mungkin masih jauh dari harapan dan belum dapat memuaskan semua pihak. Karena sebagai manusia kami pun tidak terlepas dari kekurangan, kekhilafan, dan keterbatasan,” tutur Euis Ida.

Untuk itu, atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Garut Masa Jabatan 2019-2024, Ia menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada semua pihak, dan juga mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya atas jalinan kerja sama yang terbina dengan baik.

Ia berharap hal-hal yang dirasa masih kurang hendaknya menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan yang lebih baik di masa depan, khususnya oleh Anggota DPRD terpilih hasil Pemilu Tahun 2024. Sementara, hal-hal yang sudah terjalin dengan baik kiranya dapat terus ditingkatkan.

“Kepada rekan-rekan calon terpilih anggota DPRD Kabupaten Garut masa jabatan 2924-2029 kami mengucapkan selamat datang dan selamat berjuang mengemban amanah, guna mewujudkan masyarakat Kabupaten Garut menuju cita-cita sesuai dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Garut yaitu Garut bertaqwa, maju, dan, sejahtera,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Garut Sementara, Iman Ali Rahman, yang menerima simbolis palu pimpinan dari Euis, menjadi simbolik yang mengandung makna luas dan dimensional, dalam rangka penyelenggaraan pemerintah daerah Kabupaten Garut saat ini hingga ke depan. Ia menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja DPRD sebelumnya. Menurutnya, pengalaman dan kebijakan yang telah dirumuskan oleh DPRD periode lalu akan menjadi landasan penting bagi arah pembangunan Kabupaten Garut ke depan.

“Bapak dan Ibu anggota DPRD periode sebelumnya telah memberikan sumbangsih besar bagi kemajuan Garut. Kami berterima kasih atas dedikasi yang telah diberikan dan akan melanjutkan perjuangan ini demi rakyat Garut,” pungkas Iman. (Asopian)

Sambut HUT RI ke 79 Forkopincam Pameungpeuk Bersama PMI Garut Gelar Gebyar Donor Darah

0

GTN.COM, Garut- Dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI Ke-79 PMI Kecamatan Pameungpeuk mengadakan kegiatan Aksi Donor Darah bersama panitia, PHBN, Forkopimcam, APDESI,MUI, UPT dan para kepala desa. Pada hari Senin (12/08/2024) bertempat di pendopo Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, mulai pukul 08.00 -14.00 Wib.

Camat Kecamatan Pameungpeuk Drs.Dadang Muhidin,M.Si mengatakan, Kegiatan Donor Darah ini dalam rangka mengisi kemerdekaan RI yang Ke-79 yang di pelopori oleh PMI Kecamatan Pameungeuk bekerja sama dengan Forkopimcam Pameungpeuk.

“Jadi sesuai surat edaran itu semua sekolah tingkat SLTA di Pameungpeuk di undang, termasuk para UPT, kepala desa dan warga Kecamatan Pameungpeuk,alhamdulilah antusiasi warga untuk mendonorkan darahnya sangat tinggi terlihat sampai ngantri,ini menunjukan bahwa kepeduliaan untuk saling memembatu sesama demi kemanusiaan,” kata Dadang kepada Wartawan.

Ipi Mupliana wakil ketua PMI Ranting Pameungpeuk merangkap koordinator Donor Darah mengkatakan Mudah-mudahan Donor Darah ini menjadi suatu harapan bagi pasen-pasen yang membutuhkan dan bagi kita juga bisa menjadi suatu amal ibadah dan kepedulian kita terhadap kemanusiaan.

“Harapan kami, semoga kita dapat melaksanakan atau minat Donor Darah secara rutin ,semoga acaranya berjalan lancar tak ada kendala apapun, yang intinya menghimbau kepada masyarakat pameungpeuk agar ikut serta dalam kegiatan Donor Darah jika badan dalam keadaan sehat,”ungkap Ipi

“Alhamdulillah setiap tahun bisa di laksanakan sesuai dengan rencana yang telah kita agendakan oleh kami,” papar Wakil Ketua PMI Ranting Pameungpeuk Ipi suka di sapa Mang Ipi

Dan kegiatan ini rutin seterusnya, jadi tiap tahun selalu di laksanakan rutin sesuai jadwal. Alhamdulillah animo dari pada peserta lumayan respect.

Dalam kegiatan ini peserta pendonor kadang mencapai target atau lebih kadang juga tidak.
Hanya pada dasarnya kebanyakan tidak lolos karena faktor medis atau ada keluhan.

Hasil kegiatan Donor Darah hari ini sebanyak 55 labu. Jumlah peserta 74 orang, yang tidak lolos19 orang.

“Kami berharap kedepannya mudah-mudahan kegiatan ini bisa berjalan dengan rutin, kemudian juga target kami tercapai sesuai yang telah kami rencanakan dan intinya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua komponen yang telah mendukung acara Donor Darah yang berada di Kecamatan pameungpeuk ini,”pungkasnya. (Asopian)

KPU Garut Tetapkan DPS Pilkada 2024, Jumlah Pemilih Meningkat 6 Ribu

0
Pelaksanaan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Daftar Pemilih Sementara tingkat Kabupaten Garut untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Bupati dan Wakil Bupati Garut Tahun 2024, di Ballroom Hotel Harmoni Garut, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Minggu (11/8/2024).
Pelaksanaan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Daftar Pemilih Sementara tingkat Kabupaten Garut untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Bupati dan Wakil Bupati Garut Tahun 2024, di Ballroom Hotel Harmoni Garut, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Minggu (11/8/2024).

GTN.COM, Garut – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Bupati dan Wakil Bupati Garut tahun 2024. Acara ini berlangsung di Ballroom Hotel Harmoni, Kecamatan Tarogong Kaler, Minggu (11/8/2024).

Komisioner KPU Garut Divisi Data dan Informasi, Yusuf Abdullah, berdasarkan hasil rapat pleno rekapitulasi dan penetapan, DPS di Kabupaten Garut untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024 berjumlah 2.006.012 jiwa. Jumlah ini meningkat sekitar 6 ribu jiwa dibandingkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu Februari lalu, yang tercatat sebanyak 1.999.061 jiwa. Selanjutnya, sebelum menetapkan DPT, pihaknya akan melakukan penetapan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP).

Ia menjelaskan bahwa terdapat sekitar 9.674 warga Garut yang terdeteksi memiliki data ganda dengan provinsi atau kabupaten/kota lain, dan pihaknya akan memastikan validitas data tersebut.

“Karena kemarin kita pasca di Yogya itu ada sekitar 9.674 warga masyarakat Garut yang memang terdeteksi ganda dengan provinsi atau kota/kabupaten lain, sehingga kita perlu memastikan bahwa data itu apakah memang benar ada di Kabupaten Garut atau tidak,” ujar Yusuf.

Yusuf menambahkan, penetapan DPT direncanakan pada September 2024, mengikuti instruksi dari KPU Provinsi Jawa Barat. “Penetapan DPT nanti kita ada di tahapan itu jadwalnya tanggal 14-21 September, nah di range waktu itu kita akan pleno DPT, nanti kita tunggu instruksi selanjutnya dari KPU Provinsi Jawa Barat,” ucapnya.

Yusuf juga menargetkan tidak ada Daftar Pemilih Khusus (DPK) di Garut, yang berarti seluruh pemilih diharapkan terdaftar dalam DPT. “Kita menginginkan nol, kita menginginkan bahwa semuanya terdaftar, tapi kalau pun misalnya masih ada, kita akan menekan dan memaksimalkan itu tidak lebih dari 5 ribu,” tegas Yusuf.

Sementara itu, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Garut, Lamlam Masropah, menyatakan bahwa koordinasi dengan KPU terkait penyusunan dan penetapan DPS berjalan lancar. Menurutnya, kerjasama yang baik ini sudah terjalin sejak proses pencocokan dan penelitian (Coklit) oleh petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih).

“Setiap ada temuan oleh Panwascam dan PKD langsung diberikan saran perbaikan atau rekomendasi kemudian langsung ditindaklanjuti. Begitu pun menuju DPHP (atau) Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran yang itu merupakan basis atau data untuk bahan penyusunan DPS di tingkat kabupaten pun kami menyampaikan saran perbaikan,” turur Lamlam.

Lamlam menjelaskan, jika ditemukan ketidaksesuaian atau dugaan pelanggaran, pihaknya akan memberikan rekomendasi perbaikan yang akan ditindaklanjuti oleh KPU. Hingga saat ini, semua rekomendasi Bawaslu terkait DPS telah ditindaklanjuti dengan baik oleh KPU Garut.

Apabila saran perbaikan itu tidak ditindaklanjuti, maka konsekuensinya pihaknya akan menempuh proses pelanggaran administratif, di mana Panwascam pun memiliki mandat untuk penanganan pelanggaran administratif ini.

“Tapi sejauh ini kalau dalam konteks penyusunan DPS, tidak ada saran perbaikan dan rekomendasi yang tidak ditindaklanjuti oleh KPU, sehingga tidak ada proses atau penanganan pelanggaran yang berlangsung,” lanjutnya.

Lamlam juga menekankan bahwa Bawaslu Garut berwenang merekomendasikan perubahan pada DPS, termasuk menerima pengaduan dari masyarakat. Untuk itu, Bawaslu telah menyediakan posko pengaduan hak pilih sebagai wadah bagi warga yang menemukan kejanggalan dalam DPS, seperti adanya nama orang yang sudah meninggal namun masih terdaftar atau pemilih yang belum terdaftar.

“Setiap masyarakat yang menemukan kejanggalan, seperti orang terdekatnya belum terdaftar dalam DPS atau orang yang sudah meninggal namun masih masuk dalam DPS, bisa melaporkannya ke kantor Bawaslu atau melalui media sosial resmi kami,” pungkas Lamlam. (Asopian)

CFD Perdana Pasca Covid-19 di Garut, Antusiasme Warga Membanjiri Jalan Ahmad Yani

0

GTN.COM, Garut – Ribuan warga Kabupaten Garut tumpah ruah di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Minggu pagi (11/8/2024), dalam rangka merayakan _Car Free Day (CFD)_ pertama setelah dihentikan akibat pandemi COVID-19. Acara ini diluncurkan secara resmi oleh Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Garut.

Kehadiran CFD disambut positif oleh warga. Annisa Qolby (24) dan Arya Putrawan (25), dua dari ribuan pengunjung, menyampaikan kegembiraan mereka. Annisa mengaku senang karena kegiatan ini sudah lama tidak terselenggara. Namun, ia berharap ke depannya pelaksanaan CFD benar-benar bebas dari kendaraan.

“Seru banget, soalnya udah lama banget kan nggak ada, jadi sekarang ketika ada lagi itu seru banget, happy banget, jadi ada tujuan gitu loh kalau misalkan hari libur tuh mau kemana,” harap Annisa.

CFD yang berlangsung di sepanjang Jalan Ahmad Yani, mulai dari samping Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Garut hingga depan Toserba Asia, dimeriahkan hampur 20 stan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Garut serta beberapa instansi lainnya yang menawarkan pelayanan publik bagi masyarakat.

Suasana baru juga hadir dengan berbagai dekorasi seperti payung dan lampion warna-warni terpasang di beberapa ruas jalan, menjadi spot foto favorit bagi pengunjung.

Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, mengungkapkan kekagumannya terhadap antusiasme masyarakat yang hadir di CFD perdana ini. Meski dengan sosialisasi dan persiapan yang terbatas, acara ini mampu menarik ribuan pengunjung.

“Antusiasme masyarakat sungguh luar biasa, ini tanpa kita beritahu, tanpa sosialisasi, ternyata masyarakat saling menginformasikan, dan sukses untuk Kabupaten Garut. Masyarakatnya sehat, bahagia, nyakola, dan juga sejahtera,” ujarnya.

Barnas menambahkan, dirinya berharap CFD dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kebahagiaan masyarakat Garut.

“Dengan _car free day_ ini masyarakat bisa sehat, masyarakat bisa gembira, dan juga masyarakat merasakan bahwa ada sesuatu pertemuan yang dirasakan oleh semua unsur masyarakat,” katanya.

Meski demikian, Barnas mengungkapkan bahwa pelaksanaan CFD akan dievaluasi lebih lanjut, melibatkan tokoh masyarakat dan unsur lainnya apakah akan diadakan setiap minggu, dua kali sebulan, atau sebulan sekali.

“Mudah-mudahan kita semua sehat, kita semua bahagia, dan juga sejahtera seluruh masyarakat Kabupaten Garut,” ucapnya. (Asopian)

Minibus Terperosok ke Sawah di Banjarwangi Garut, Polisi Evakuasi Korban

0

GTN.COM, Garut – Polsek Banjarwangi Polres Garut cek TKP Laka Lantas tunggal yang terjadi di jalan raya Banjarwangi – Tasikmalaya tepatnya di Kampung Bojong, Desa Bojong, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (11/8/2024).

Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., melalui Kapolsek Banjarwangi Iptu Amirudin Latif, SH., mengatakan bahwa Minibus tesebut terguling dan masuk ke sawah.

Lanjut Amir, sekitar pukul 13.00 Wib kendaraan Minibus Avanza No.Pol  Z 1659 AHK yang di kemudikan Wawan (31) melaju dari arah Tasikmalaya menuju arah Banjarwangi dengan 5 Penumpang.

Ketika sampai TKP mobil mengalami selip ban depan di karenakan jalan yang menanjak sehingga kendaraan mundur dan terguling ke arah kiri dan terjatuh ke sawah.

Tidak ada korban jiwa, Pengemudi Wawan beserta 5 penumpang lainnya mengalami luka ringan, kerugian materiil sekitar Rp. 35.000.000,-

Petugas Polsek Banjarwangi bersama dengan warga sekitar segera melakukan evakuasi korban dan kendaraan.

“Kami menghimbau kepada seluruh warga yang menggunakan kendaraan Roda 4 apabila melintas jalur Banjarwangi agar berhati hati karena jalan yang sempit, tanjakan dan turunan cukup curam.” Pungkas Amir. (Asopian)