Kamis, Juni 25, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 8

Polres Garut Lakukan Olah TKP Penemuan Sopir Truk Meninggal di Dalam Kabin Kendaraan

0

GARUTTERKININEWS.COM – Warga Kampung Patrol, Desa Cidatar, Kecamatan Cisurupan, digegerkan dengan penemuan seorang sopir truk yang ditemukan meninggal dunia di dalam kabin kendaraannya yang terparkir di bahu Jalan Raya Cikajang–Cisurupan, Selasa (24/02/2026).

Peristiwa tersebut terjadi di wilayah hukum Polsek Cisurupan. Korban diketahui bernama Ira (45), seorang sopir, warga Kampung Bangkewong, Desa Cihikeu, Kecamatan Bungbulang.

Kapolsek Cisurupan AKP Yulius Siswantoro, S.E., menyampaikan, Berdasarkan keterangan saksi, sebelumnya korban sempat menghubungi rekannya, Sdr. Alfi, dan mengeluhkan kondisi badan yang kurang enak serta mengaku sempat terjatuh hingga mengalami luka lecet di bagian pelipis. Korban menyampaikan akan beristirahat di pinggir jalan. Namun setelah itu, korban tidak lagi dapat dihubungi.

Merasa khawatir, saksi meminta rekannya untuk mengecek keberadaan korban di lokasi yang dimaksud. Setibanya di tempat kejadian, saksi mendapati truk yang dikemudikan korban terparkir di pinggir jalan dalam keadaan pintu kabin terkunci namun kaca jendela terbuka. Setelah pintu berhasil dibuka, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan sudah meninggal dunia dalam posisi telungkup di bangku belakang sopir.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Pamapta Polres Garut, Polsek Cisurupan bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Garut serta pihak Puskesmas Cisurupan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pengumpulan keterangan saksi-saksi.

“Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak pidana. Pihak keluarga korban menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan permohonan visum maupun autopsi. Jenazah selanjutnya dibawa oleh keluarga untuk dimakamkan.” Kata Kapolsek.

Pihak kepolisian mengimbau para pengemudi, khususnya sopir angkutan jarak jauh, untuk memperhatikan kondisi kesehatan serta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gangguan kesehatan saat berkendara.

( A Sopian )

Tim SAR Gabungan Temukan Korban Hanyut di Sungai Cimanuk

0

GARUTTERKININEWS.COM – Setelah dilakukan pencarian intensif, korban hanyut atas nama (Alm) Asep Supriatna akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Sungai Cimanuk, tepatnya di wilayah Desa Jayawaras, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.

Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari anggota Polsek Garut Kota, Unit Reskrim Polsek Garut Kota, Tim SAR Sat Brimob, Damkar, serta Tim SAR Basarnas saat melakukan penyisiran di sekitar aliran Sungai Cimanuk.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa tersebut bermula pada Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di tepi Sungai Cimanuk, Kampung Sanding Lebak, RT 01 RW 01, Kelurahan Muarasanding, Kecamatan Garut Kota. Saat itu korban diketahui sedang bermain seorang diri di sekitar tangga yang berada di tepi sungai.

Menurut keterangan ibunya, Dewi Yulianti (31), ia sempat melihat anaknya turun ke arah tangga di tepi sungai. Namun tidak lama kemudian, saat kembali diperhatikan, korban sudah tidak berada di lokasi. Korban diduga terpeleset dan terjatuh ke sungai hingga akhirnya hanyut terbawa arus.

Setelah menerima laporan, petugas kepolisian bersama tim SAR langsung melakukan pencarian sejak hari pertama kejadian hingga akhirnya korban berhasil ditemukan pada hari kedua dalam kondisi meninggal dunia.

Kapolsek Garut Kota AKP Zainuri, S.Pd menyampaikan dengan ditemukannya korban, proses pencarian resmi dinyatakan selesai. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

( AGUS SOPIAN )

Quick Response Polsek Garut Kota Lakukan Pencarian Bocah Hanyut di Sungai Cimanuk

0
  • GARUTTERKININEWS.COM – Jajaran Polsek Garut Kota menindaklanjuti laporan melalui HT dari Polsek Tarogong Kidul terkait adanya seorang anak yang diduga terbawa hanyut di Sungai Cimanuk, Kamis (19/02/2026).

Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Sanding Lebak RT 001 RW 001, Kelurahan Muarasanding, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut. Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi sekitar pukul 12.00 WIB, diperoleh informasi bahwa korban, Asep Supriatna (6), sedang bermain seorang diri di tepi Sungai Cimanuk.

Menurut keterangan ibunya, Dewi Yulianti, saat itu korban terlihat turun melalui tangga yang berada di tepi sungai. Namun beberapa saat kemudian, ketika kembali diperiksa, korban sudah tidak berada di lokasi dan diduga terjatuh ke sungai serta terbawa arus.

Mendapat informasi tersebut, personel Polsek Garut Kota yang dipimpin Bhabinkamtibmas Kelurahan Muarasanding bersama anggota lainnya langsung melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP).Hingga saat ini, proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim rescue dari BPBD Kabupaten Garut bersama unsur terkait dan masyarakat setempat. Aparat kepolisian juga terus melakukan pemantauan dan membantu kelancaran proses pencarian di lokasi.

Kapolsek Garut Kota AKP Zainuri, S.Pd mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat berada di sekitar aliran sungai, terlebih pada musim hujan dengan debit air yang meningkat.

( AGUS SOPIAN )

 

Puskesmas Cilawu Raih Predikat WBK, Bupati Garut Targetkan 50% UKPP Masuk Zona Integritas pada 2029

0

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri kegiatan SAKIP dan ZI Award Tahun 2025 dengan tema “Transformasi Akuntabilitas dan Integritas Menuju Indonesia Emas 2045” secara daring dari Gedung Command Center, Kecamatan Garut Kota, Rabu (11/2/2026).

Dalam ajang penghargaan yang diselenggarakan Kementerian PANRB tersebut, UPT Puskesmas Cilawu resmi meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Bupati Garut mengapresiasi capaian ini sebagai buah dari proses panjang dan kerja keras seluruh jajaran di sektor kesehatan. Ia berharap prestasi ini menjadi contoh praktik baik (best practice) bagi unit kerja lainnya di lingkungan Pemkab Garut.

“Kita berharap ke depan juga ada semakin banyak lagi. Jadi contoh (atau) best practice yang baik buat yang lain,” ujar Bupati Garut.

Inspektur Daerah Kabupaten Garut, Didit Fajar Putradi, menjelaskan bahwa predikat WBK ini bukan yang pertama bagi Kabupaten Garut, mengingat sebelumnya Disdukcapil telah meraih penghargaan serupa. Namun, fokus pemerintah daerah kini adalah memastikan unit-unit tersebut naik kelas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“Unit Kerja Pelayanan Publik (UKPP) semuanya akan kita dorong untuk mendapatkan penilaian WBK dan WBBM sehingga pada gilirannya nanti target sampai dengan tahun 2029 mudah-mudahan bisa di atas 50% dari UKPP kita mendapatkan predikat WBK WBBM, ini penilaian yang dilakukan oleh pemerintah pusat melalui fungsi Menpan RB,” jelas Didit.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr. Leli Yuliani, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian UPT Puskesmas Cilawu. Setelah berproses selama tiga tahun, Puskesmas Cilawu menjadi fasilitas kesehatan tingkat pertama di bawah naungan Dinkes Garut yang berhasil lolos penilaian nasional.

“Sebenarnya sudah beberapa yang diajukan dan semuanya juga berproses, dan sekarang alhamdulillah untuk Puskesmas Cilawu sudah lolos untuk WBK. Kalau untuk unit kerja Puskesmas itu baru sekarang ya. Nanti mudah-mudahan tahun depan RSUD dan juga beberapa puskesmas lainnya,” kata dr. Leli.

Kepala UPT Puskesmas Cilawu, dr. Titi Sari, menyatakan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh pimpinan daerah dan seluruh staf puskesmas yang berkomitmen menjaga mutu pelayanan kepada masyarakat.

“Kami melayani masyarakat, ingin meningkatkan mutu pelayanan kepada warga masyarakat, dan tentunya kami di wilayah Puskesmas kami berharap mengedepankan antikorupsi,” ungkapnya.

Penghargaan ini mempertegas langkah Pemerintah Kabupaten Garut dalam mengimplementasikan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang transparan dan akuntabel di setiap lini pelayanan masyarakat.

( Agus Sopian )

Perkuat Deteksi Dini Narkoba, Kasi Humas Polres Garut Jadi Narasumber Pelatihan Penggeledahan di Lapas Kelas IIA Garut

0

GARUTTERKININEWS.COM – Dalam upaya memperkuat pencegahan masuknya narkoba di lingkungan lembaga pemasyarakatan, Kasi Humas Polres Garut IPDA Susilo Adhi P., S.H. menjadi narasumber dalam kegiatan pelatihan penggeledahan barang dan badan di Lapas Kelas IIA Garut. Rabu (11/2/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari peningkatan kompetensi petugas lapas dalam melakukan deteksi dini serta mencegah potensi penyelundupan barang terlarang, khususnya narkotika, ke dalam lingkungan pemasyarakatan.

Dalam pemaparannya, IPDA Susilo Adhi P., S.H. menyampaikan pentingnya pelaksanaan prosedur penggeledahan yang sesuai standar operasional, profesional, serta mengedepankan aspek humanis namun tetap tegas. Ia juga menekankan bahwa pengawasan yang ketat dan konsisten merupakan kunci utama dalam mencegah masuknya narkoba maupun barang terlarang lainnya ke dalam lapas.

“Sinergi antara kepolisian dan pihak lapas sangat penting dalam memperkuat sistem pengamanan, terutama dalam hal deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya dalam kegiatan tersebut.

Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan teknis petugas lapas dalam melakukan pemeriksaan badan maupun barang secara efektif, akurat, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara Polres Garut dan Lapas Kelas IIA Garut dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari peredaran barang terlarang.

( Agus Sopian )

Diskominfo Garut Gelar GGPR 2026 untuk Bekali Humas SKPD hingga Tingkat Desa

0

GARUTTERKININEWS.COM – Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Margiyanto, secara resmi membuka kegiatan In House Training kehumasan bertajuk *”Garut Government Public Relation (GGPR)”* Tahun 2026. Acara pembukaan ini berlangsung di Command Center (CC) Kabupaten Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Rabu (11/2/2026).

Program pengembangan kapasitas ini direncanakan berlangsung secara intensif mulai bulan Februari hingga Juni 2026, guna meningkatkan kompetensi praktisi humas di lingkup Pemerintah Kabupaten Garut.

Asisten Administrasi Umum, Margiyanto, menekankan bahwa fungsi kehumasan merupakan elemen krusial bagi setiap instansi pemerintah. Ia menilai GGPR sebagai langkah strategis untuk menyatukan pemahaman para pelaksana humas agar informasi pembangunan dapat tersampaikan dengan lebih baik.

“Jadi ini sesuatu kegiatan yang sangat positif. Saya berharap didalam pelaksanan bisa lebih dinamis artinya materi bisa lebih dinamis dan aktual,” ujar Margiyanto.

Ia juga mengajak seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk terlibat aktif, termasuk mendorong keterlibatan humas di tingkat pemerintah desa agar ruang diskusi dan penyebaran informasi menjadi lebih luas dan merata.

Senada dengan hal itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut, Agus Kurniawan, menjelaskan bahwa GGPR dirancang sebagai media komunikasi lintas sektor, mulai dari dinas hingga ke tingkat kelurahan dan desa.

Terdapat beberapa poin utama dalam pelaksanaan GGPR 2026:
* Tahap Pengenalan: Terdiri dari 15 sesi materi yang dilaksanakan secara daring melalui aplikasi _ZOOM Meetings_.
* Layanan Helpdesk: Diskominfo akan membuka layanan konsultasi khusus untuk membantu penggarapan isu spesifik dengan melibatkan perangkat daerah terkait.

Diakhir, ia berharap dengan hadirnya GGPR 2026, Pemerintah Kabupaten Garut dapat membentuk citra positif daerah serta seluruh program pemerintah dapat terdiseminasi secara transparan dan akuntabel.

Kegiatan hari pertama dibuka dengan pemaparan materi GGPR Vol. 1 yang berfokus pada “Peran Humas Pemda”. Materi ini disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Garut, Dang Sani Imansyah, sebagai fondasi awal bagi para peserta sebelum memasuki sesi-sesi teknis berikutnya.

( Agus Sopian )

Bupati Garut Instruksikan Respon Cepat Terkait Pencoretan 70 Ribu Peserta PBI BPJS

0

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin Apel Gabungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut yang berlangsung di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda), Jalan Pembangunan, Senin (9/2/2026).

Bupati Garut menyoroti dinamika penghapusan data kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) jaminan kesehatan serta etos kerja ASN di bulan Ramadan.

Syakur mengungkapkan kekhawatirannya atas pencoretan sekitar 70.000 warga Garut dari daftar PBI oleh pemerintah pusat pada akhir Januari lalu. Langkah ini diprediksi akan menimbulkan dinamika signifikan di lapangan, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan akses kesehatan gratis.

“Ini bukan jumlah yang sedikit. Di bayangan saya pasti akan banyak dinamika di lapangan. Saya minta Dinas Kesehatan juga Puskesmas-Puskesmas untuk tetap bisa melayani masyarakat karena itu adalah pelayanan dasar,” ungkapnya.

Menyikapi hal tersebut, Pemkab Garut telah melakukan langkah proaktif dengan berkoordinasi bersama Kementerian Sosial untuk mendapatkan rincian data warga yang terdampak. Ia menjelaskan bahwa meskipun terjadi pengurangan, secara kumulatif jumlah penerima bantuan sebenarnya menunjukkan tren positif berkat proses pengajuan kembali yang dilakukan secara konsisten oleh pemerintah daerah.

“Tapi yang pasti bahwa kita harus segera merespons dinamika di masyarakat. Di balik kesedihan kita tadi berkurang 70 ribu, tapi secara kumulatif totalnya ini Bapak/Ibu, ketika kita dikurangi kita mengajukan banyak. Tetap mengajukan, yang namanya ikhtiar ya coba saja ajukan,” lanjutnya.

Memasuki bulan Ramadan, Bupati juga mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak menjadikan ibadah puasa sebagai alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan. Ia menekankan bahwa bekerja sebagai pelayan publik merupakan bagian dari ibadah kepada Allah SWT.

“​Jadi tidak berarti bulan puasa menjadi malas, tidak serius, tidak disiplin, tidak sungguh-sungguh, malah merupakan momentum yang baik,” ungkapnya.

Bupati Garut menutup arahannya dengan memberikan apresiasi atas perbaikan kinerja yang telah dilakukan melalui berbagai program, termasuk optimalisasi sistem seperti Srikandi. Ia meminta seluruh jajaran untuk tidak cepat berpuas diri karena tantangan pembangunan di Kabupaten Garut ke depan masih sangat berat.

( AGUS SOPIAN )

Tertib Lalu Lintas, Polres Garut Terapkan ETLE dalam Ops Keselamatan Lodaya 2026

0

GARUTTERKININEWS.COM — Dalam rangka Operasi Keselamatan Lodaya 2026, Polres Garut melaksanakan kegiatan penegakan hukum lalu lintas dengan menggunakan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) baik statis maupun mobile di kawasan RSUD dr. Slamet Garut. Jumat (6/2/2026).

Salah satu fokus dari kegiatan ini adalah penertiban kendaraan roda empat (R4) yang parkir sembarangan dan berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas serta akses kendaraan darurat di area rumah sakit.

Selain penindakan melalui ETLE, petugas juga memberikan teguran tertulis menggunakan blangko teguran kepada para pengendara sebagai bentuk edukasi dan upaya preventif, agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas, khususnya di kawasan fasilitas publik dan layanan kesehatan.

Kasat Lantas AKP Luky Martono, S.H., M.M. Polres Garut menyampaikan bahwa penegakan hukum ini dilakukan secara humanis dan profesional, dengan mengedepankan keselamatan serta kenyamanan seluruh pengguna jalan. Penertiban parkir di sekitar rumah sakit menjadi perhatian khusus karena berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat luas dan kelancaran pelayanan medis.

“Penegakan hukum melalui ETLE ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan disiplin berlalu lintas masyarakat, sehingga tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” ujarnya.

Polres Garut mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan fasilitas parkir yang telah disediakan, serta tidak memarkirkan kendaraan di bahu jalan maupun area terlarang, demi keselamatan bersama.

(:R Agus Sopian )

Serius Benahi Masalah Infrastruktur, Bupati Garut Kunjungi Kementerian PU terkait Usulan Perbaikan Jalan Strategis

0

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melakukan kunjungan kerja strategis menemui Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I, Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Hendro Satrio, di Jakarta, Selasa (3/2/2026). Pertemuan ini difokuskan pada sinkronisasi program pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Garut guna mendongkrak ekonomi kerakyatan.

Pada kesempatan ini, Bupati Garut didampingi langsung oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pekerjaan Rakyat (PUPR) Kabupaten Garut, Agus Ismail beserta jajaran.

Bupati Garut menyampaikan harapannya agar Pemerintah Pusat memberikan dukungan penuh terhadap perbaikan sejumlah ruas jalan kabupaten yang memiliki dampak signifikan terhadap mobilitas warga dan distribusi hasil bumi.

“Intinya adalah kita ingin melakukan perbaikan-perbaikan di beberapa ruas jalan di Garut, terutama yang bisa memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap perkembangan atau kemajuan Kabupaten Garut, khususnya bidang ekonomi, terutama dalam ketahanan pangan,” ungkapnya.

Bupati menegaskan bahwa infrastruktur jalan yang mantap merupakan kunci utama bagi para petani dan pelaku usaha di Garut untuk mendistribusikan komoditas unggulan secara lebih efisien, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.

Menanggapi usulan tersebut, Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I Ditjen Bina Marga Kementerian PU, Hendro Satrio, menyambut baik inisiatif dan proaktifnya Pemerintah Kabupaten Garut. Ia menyatakan bahwa diskusi yang berlangsung sangat konstruktif dan pembangunan jalan daerah termasuk di Garut merupakan bagian dari upaya memenuhi target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

“Saya sangat senang dengan diskusi yang tadi telah kita lakukan. Jadi, ada beberapa usulan jalan daerah yang disampaikan oleh Pak Bupati. Mudah-mudahan seluruh usulan dari Pak Bupati bisa dimasukkan dalam Aplikasi SiTIA (Sinergitas Transparansi Integrasi Akuntabel) dan seluruh kelengkapannya bisa dilengkapi,” kata Hendro.

Pihak Kementerian PU berkomitmen untuk segera meninjau usulan-usulan tersebut agar dapat segera disetujui dan dieksekusi dalam waktu dekat. Prioritas akan diberikan pada koridor jalan yang telah disepakati bersama sebagai jalur strategis pertumbuhan ekonomi.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat usulan-usulan tersebut bisa disetujui, sehingga bisa membantu masyarakat Garut supaya punya jalan kabupaten yang bagus. Mudah-mudahan koridor prioritasnya sudah dimiliki, sudah disepakati, sehingga itu yang akan kita lakukan untuk bisa memenuhi RPJMN 2025-2029,” pungkasnya.

Tentunya, pertemuan dengan jajaran di Kementerian PU ini merupakan bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut dalam membenahi masalah infrastruktur, khususnya jalan yang ada di Kabupaten Garut.

( Agus Sopian )

Pimpin Sertijab Kasat Lantas dan Kenaikan Pangkat Pengabdian, Kapolres Garut : Mutasi Adalah Dinamika Organisasi

0

GARUTTERKININEWS.COM – Kepala Kepolisian Resor (Polres) Garut, AKBP Yugi Bayu Hendarto, S.I.K., M.A.P., memimpin langsung Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kasat Lantas dan Kenaikan Pangkat Pengabdian periode 1 Februari 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Apel Mapolres Garut pada Selasa pagi (03/02/2026)

Jabatan Kasat Lantas Polres Garut secara resmi beralih dari AKP Aang Andi Suandi, S.A.P. kepada AKP Luky Martono, S.H., M.M. Kapolres menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pejabat lama atas dedikasi dan loyalitas yang telah diberikan selama bertugas.

Kepada pejabat baru, Kapolres menekankan pentingnya integritas karena Satuan Lalu Lintas merupakan etalase Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat setiap hari.

“Selamat bertugas di Polres Garut untuk AKP Luky Martono. Jabatan ini adalah amanah besar. Segera beradaptasi dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Selain Sertijab, upacara kenaikan pangkat pengabdian periode 1 Februari 2026 kepada tiga personel berprestasi yang telah mengabdi, yaitu:
1. Kompol Usep Heryaman, S.I.P. (Kapolsek Banyuresmi) – Terhitung mulai tanggal (TMT) naik pangkat dari AKP ke Kompol.
2. IPDA Sidik Purwo (Kasi Humas Polsek Banyuresmi) – Naik pangkat dari Aiptu ke Ipda.
3. IPDA Ade Suwardi (Anggota Sat Lantas Polres Garut) – Naik pangkat dari Aiptu ke Ipda.

Kapolres berharap kenaikan pangkat ini menjadi berkah bagi keluarga personel dan memicu perubahan sikap serta perilaku yang lebih profesional dalam menjalankan tanggung jawab.

( Agus Sopian )