Jumat, Juni 26, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 26

Peringati Hari Koperasi ke-78, Pemkab Garut Luncurkan 442 Koperasi Merah Putih di 442 Desa/Kelurahan

0
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menjadi inspektur pada Upacara Peringatan Hari Koperasi ke-78 Tingkat Kabupaten Garut yang berlangsung di Halaman SMKN 1 Garut, Jalan Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (12/7/2025).
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menjadi inspektur pada Upacara Peringatan Hari Koperasi ke-78 Tingkat Kabupaten Garut yang berlangsung di Halaman SMKN 1 Garut, Jalan Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (12/7/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menjadi inspektur pada Upacara Peringatan Hari Koperasi ke-78 Tingkat Kabupaten Garut yang berlangsung di Halaman SMKN 1 Garut, Jalan Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (12/7/2025).

Bupati Garut mengungkapkan rasa syukurnya atas perayaan Hari Koperasi ke-78 ini. Ia menekankan bahwa inti dari peringatan ini adalah untuk menegaskan kembali komitmen pemerintah pusat, yang juga diimplementasikan di daerah, agar koperasi menjadi salah satu penggerak ekonomi di Kabupaten Garut.

“Kita bersyukur bahwa hari ini bisa merayakan Peringatan Hari Koperasi ke-78. Intinya adalah menegaskan kembali tentang komitmen pemerintah pusat, kita juga supaya menjadikan koperasi salah satu (pilar) ekonomi di Kabupaten Garut khususnya,” ujar Bupati Syakur.

Bupati Garut juga melihat peluang besar bagi koperasi ke depan, terutama dengan adanya program pemerintah termasuk MBG (Makanan Bergizi Gratis) yang akan memberikan kesempatan luas bagi koperasi untuk berkiprah. Ia menekankan, diharapkan dapat berperan aktif dalam menggerakkan perekonomian, salah satunya dengan menjadi penyedia bahan pangan dan makanan. Tak hanya itu, imbuh Syakur, rencana pembentukan klinik desa juga menjadi kesempatan emas bagi koperasi.

“Kita juga melihat bahwa ini peluangnya sangat besar, karena ke depan ada program pemerintah termasuk MBG di dalamnya yang akan memberikan kesempatan kepada koperasi untuk berkiprah,” tambahnya.

Dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga sosial, Ikatan Notaris, Kantor Pajak Pratama, BNI, dan lainnya, menjadi kunci keberhasilan program ini. Bupati Garut mengapresiasi koordinasi yang telah dilakukan oleh Kepala Dinas Koperasi, Ridzky Ridznurdhin, seraya berharap koperasi dapat cepat maju.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Garut, Ridzky Ridznurdhin, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya memperingati Hari Koperasi ke-78, tetapi juga berbarengan dengan peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Ridzky menyampaikan rasa syukurnya karena sejak 24 Juni 2025, koperasi ini telah terbentuk di 442 desa dan kelurahan di Kabupaten Garut.

“Ya ini kegiatan dalam rangka Hari Jadi Koperasi ke-78 ya, intinya adalah bersamaan juga dengan launching Koperasi Desa/ Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Garut yang alhamdulillah sejak tanggal 24 Juni 2025 sudah terbentuk di 442 desa dan kelurahan,” terang Ridzky.

Pada kesempatan ini, dilakukan pula pembagian Surat Keputusan Menteri Hukum yang dilengkapi dengan semua perizinan operasional (NIB), NPWP, serta nomor rekening bank yang didukung oleh BNI dan PT Pos. Hal ini menunjukkan kolaborasi erat antara semua komponen dan unsur, baik dari pemerintah maupun non-pemerintah, termasuk perbankan, untuk mendukung program strategis nasional, yaitu Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih.

Ridzky berharap, Koperasi Merah Putih ini akan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi di tingkat pedesaan dan kelurahan. Koperasi ini akan menyediakan berbagai unit layanan, mulai dari layanan sembako, logistik, pergudangan, simpan pinjam, apotek, klinik desa, hingga potensi usaha masing-masing desa.

“Jadi koperasi itu sekali lagi bukan tujuan akhir tapi koperasi itu alat bagaimana nanti masyarakat bisa lebih sejahtera melalui koperasi. Nah itu harapannya,” tegas Ridzky.

Ridzky menerangkan, setelah pembentukan koperasi, fokus selanjutnya adalah penguatan sumber daya manusia melalui berbagai pelatihan bagi para pengurus dan pengawas. Tahap berikutnya adalah penguatan kelembagaan dengan penyusunan SOP dan mekanisme kerja, kemudian masuk ke fase pembiayaan dan pendanaan untuk penguatan modal koperasi.

Terakhir, Ridzky memaparkan bahwa beberapa penghargaan yang diberikan dalam momentum Hari Koperasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi dan semangat baru bagi para insan koperasi khususnya di Kabupaten Garut.

“Jadi diharapkan dengan adanya momentum penghargaan ini memberikan semangat lagi kepada seluruh penggiat koperasi, gerakan koperasi di Garut bersemangat, kompak, melihat tokoh-tokoh atau lembaga-lembaga koperasi yang mendapatkan penghargaan. Jadi menjadi role model contoh,” pungkas Ridzky.

( R Agus Sopian )

Tongkat Kepemimpinan Polres Garut Kini Resmi Di Serah Terimakan Kepada AKBP Yugi Bayu Hendarto , S.I.K., M.A.P

0

GARUTTERKININEWS.COM – Kapolri Jenderal Polisi Drs.Listyo Sigit Prabowo.,M.Si., menurunkan surat keputusan mutasi jabatan di kalangan perwira Polri.

Untuk Polda Jawa Barat ada beberapa nama Kapolres jajaran yang masuk dalam surat keputusan tersebut.

Salah satunya yakni Kapolres Garut yang sebelumnya dijabat oleh AKBP Mochamad Fajar Gemilang , S.I.K., M.H., M.I.K., kini di gantikan oleh AKBP Yugi Bayu hendarto , S.I.K., M.A.P., yang di serah terimakan secara langsung oleh Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan , S.I.K., S.H., M.H., di Mapolda Jawa Barat.

Setelah turunnya surat keputusan mutasi jabatan dari Kapolri , tongkat kepemimpinan Polres Garut resmi di serah terimakan tepatnya pada hari Sabtu tanggal 12 Juli 2025 pukul 08.00 WIB s/d Selesai , Polres Garut menggelar kegiatan upacara Wellcome and Farewell Parade Kapolres Garut.

Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto , S.I.K., M.A.P., beserta Ny.Intan Yugi di sambut dengan rangkaian kegiatan jajar hormat , pedang pora , pertunjukan seni budaya sunda dan pengenalan seluruh perwira dan personel Polres Garut.

Setelah penyambutan Kapolres Garut di sambut hangat oleh Kapolres Garut terdahulu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., untuk melaksanakan upacara wellcome dan farewell parade di lapangan upacara Mapolres Garut.

Pada kesempatan tersebut Kapolres Garut mengatakan “yang saya hormati Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., dan yang saya banggakan seluruh personil Polres Garut. Saya berkomitmen akan melanjutkan program beliau sebagai Kapolres terdahulu yang sudah baik akan kita lanjutkan dan barangkali bisa lebih kita sempurnakan.” Kata AKBP Yugi dalam sambutannya.

“Saya berkomitmen masyarakat jangan sampai merasa gelisah apalagi takut untuk melaksanakan aktifitasnya sehari-hari , Kabupaten Garut harus tetap aman dan nyaman.”Sambungnya

“Sambil berjalan untuk Polres Garut sendiri kedepan untuk mohon dukungan nya dari rekan-rekan semua yang maksimal mari kita bekerja sama untuk Polres Garut yang terbaik.” Pungkasnya.

Sambutan pun di sampaikan oleh AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., beliau meminta agar personil Polres Garut membantu pelaksanaan tugas dan bekerjasama dengan Kapolres Garut yang baru.

Beliau mohon undur diri pamit dari Polres Garut dan mohon doa dari personil Polres Garut untuk beliau melanjutkan tugasnya sebagai Kapolres Garut.

“Saya yakin dan percaya dibawah kemimpinan beliau Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto , S.I.K., M.A.P., Polres Garut akan lebih baik , maju dan berkembang lebih pesat.” Tutup AKBP Fajar.

( R Agus Sopian )

Wisatawan Asal Bandung yang Tenggelam di Pantai Sayang Heulang Ditemukan Meninggal Dunia

0

GARUTTERKININEWS.COM – Setelah dua hari pencarian intensif, korban kecelakaan laut atas nama Maman (42) akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh nelayan setempat di perairan Sayang Heulang, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Senin (07/07/2025) pagi.

Kasat Polairudi Iptu Aep Saprudin mengatakan korban yang dilaporkan tenggelam pada Sabtu, 5 Juli 2025 pukul 16.30 WIB di kawasan wisata Pantai Sayang Heulang, tepatnya di titik Pengkolan Mala, Desa Mancagahar, akhirnya ditemukan sekitar 2,5 kilometer ke arah timur dari lokasi kejadian awal (LKP).

“Penemuan bermula saat seorang nelayan yang tengah melaut melihat sesosok tubuh terapung di tengah laut pada pukul 05.45 WIB. Nelayan tersebut kemudian segera melaporkan temuan itu kepada Tim SAR Gabungan. Merespons laporan tersebut, Kami bersama Tim SAR langsung melakukan evakuasi menggunakan perahu karet (LCR) milik Basarnas menuju titik penemuan.” Ujar Kasat Polairud setelah evakuasi korban.

Sekitar pukul 07.30 WIB, korban berhasil dievakuasi ke darat dan dibawa ke RSUD Pameungpeuk untuk proses identifikasi.

Berdasarkan pemeriksaan tim medis dan pengakuan pihak keluarga, jenazah dipastikan adalah Maman (42) warga Kampung Pasir Panjang, Desa Cempaka Mulya, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung.

Korban diketahui merupakan seorang wiraswasta yang tengah berwisata ke Pantai Sayang Heulang sebelum akhirnya terseret arus laut. Usai proses identifikasi dan pemulasaran, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya.

( R Agus Sopian )

Polres Garut Tangani Kasus Persetubuhan Anak di Bawah Umur, Pelaku Dititipkan ke LPKS

0

GARUTTERKININEWS.COM – Satreskrim Polres Garut melalui Unit IV PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) saat ini tengah menangani perkara dugaan tindak pidana persetubuhan dan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur yang terjadi di wilayah Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut.

Kejadian memilukan ini terjadi pada Kamis, 26 Juni 2025 sekitar pukul 13.30 WIB di Kecamatan Karangpawitan, Berdasarkan laporan, korban yang merupakan seorang perempuan berusia 4 tahun ini menjadi korban persetubuhan oleh seorang anak laki-laki berusia 14, yang tak lain adalah tetangganya sendiri.

Kasat Reskrim AKP Joko Prihatin mengatakan kejadian bermula saat korban hendak pulang ke rumah dan di panggil oleh pelaku. Korban kemudian dibujuk masuk ke rumah pelaku dan di dalam rumah itulah diduga terjadinya tindakan persetubuhan, Korban kemudian mengeluhkan rasa sakit pada bagian intimnya kepada orang tua, hingga akhirnya kasus ini dilaporkan ke pihak berwajib.

Saat ini, Satreskrim Polres Garut telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk UPTD PPA Kabupaten Garut, Dinas Sosial, dan Balai Pemasyarakatan (Bapas) untuk penanganan lebih lanjut. Selain itu, Unit IV PPA telah melakukan langkah-langkah awal seperti pemeriksaan korban, saksi-saksi, dan terlapor, serta mengamankan barang bukti.

“Sebagai bentuk perlindungan hukum terhadap Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH), pada hari ini kami secara resmi melakukan penitipan ABH ke LPKS (Lembaga Penyelenggara Kesejahteraan Sosial) Al’Anatusshibyan. Proses penitipan di saksikan langsung oleh pihak kepolisian, keluarga ABH, dan pihak LPKS.” Ujar Kasat Reskrim kepada awak media, Sabtu (05/07/2025).

Penanganan kasus ini dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku dan memperhatikan hak-hak anak baik sebagai korban maupun pelaku.

“Kami akan terus melanjutkan penyelidikan dengan pendekatan yang profesional dan humanis, serta menggandeng lembaga terkait untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai aturan, tanpa mengabaikan perlindungan terhadap anak,” tambah AKP Joko.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan pentingnya pengawasan terhadap anak dan edukasi tentang batasan perilaku serta dampak hukum dari tindak kekerasan seksual, khususnya terhadap anak di bawah umur.

( R Agus Sopian )

Antusiasme Warga Garut Meriahkan Fun Run HUT Bhayangkara ke-79, Bupati Garut Apresiasi Sinergi Polri dan Masyarakat

0
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, membuka resmi kegiatan Fun Run dalam rangka HUT Bhayangkara ke-79 Polres Garut, yang dilaksanakan di Jalan Ibrahim Adjie, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Minggu (6/7/2025)
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, membuka resmi kegiatan Fun Run dalam rangka HUT Bhayangkara ke-79 Polres Garut, yang dilaksanakan di Jalan Ibrahim Adjie, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Minggu (6/7/2025)

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, membuka secara resmi kegiatan Fun Run dalam rangka HUT Bhayangkara ke-79 Polres Garut, yang dilaksanakan di Jalan Ibrahim Adjie, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Minggu (6/7/2025)

Bupati Garut mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Garut, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Ia menuturkan, bahwa kegiatan ini dapat mendorong keolahragaan di Kabupaten Garut.

“Menunjukkan komitmen Polri untuk masyarakat salah satunya di kegiatan olahraga, kegiatan ini diharapkan bisa berkelanjutan Pak Kapolres karena ini bisa dijadikan salah satu event penting dalam olahraga di Kabupaten Garut,” ucapnya.

Tak hanya itu, ia juga mengajak kepada seluruh peserta Fun Run untuk berbahagia dan menikmati pemandangan indah di sepanjang Jalan Ibrahim Adjie.

Senada dengan Bupati, Kapolres Garut, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, menjelaskan bahwa Fun Run ini merupakan puncak dari serangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan dalam rangka HUT Bhayangkara ke-79.

“Intinya kita sesuai dengan hastag Bhayangkara 79 yaitu Polri untuk masyarakat, betul-betul kita mengharapkan kegiatan ini bisa memberikan dampak Polri semakin dicintai oleh masyarakat Kabupaten Garut,” tambahnya.

Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah peserta yang mencapai sekitar 1.000 orang. Kapolres mengungkapkan bahwa pendaftaran Fun Run ini bersifat gratis, sehingga siapa pun dapat berpartisipasi. Hadiah yang disiapkan pun cukup bervariasi, mulai dari kendaraan roda dua seperti sepeda motor, hingga alat-alat rumah tangga seperti kompor dan kulkas.

Kapolres Garut menerangkan, pemilihan Jalan Ibrahim Adjie sebagai lokasi Fun Run bukan tanpa alasan. AKBP Fajar menjelaskan bahwa area tersebut merupakan daerah wisata strategis di Garut.

“Pertama memang ini merupakan daerah wisata, jadi kita juga ingin memperkenalkan masyarakat luar dan masyarakat Garut, daerah Jalan Ibrahim Adjie ini sangat strategis dan sangat sentral, fokus sasaran wisata masyarakat Garut ada di daerah wilayah sini,” jelasnya.

Dengan banyaknya perhotelan di sekitar lokasi, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi wisatawan yang sedang berlibur di Garut untuk ikut serta. Rute Fun Run sepanjang 5 kilometer menyusuri Jalan Ibrahim Adjie, memberikan pengalaman berlari yang menyenangkan sembari menikmati suasana kota Garut.

( R Agus Sopian )

Wisatawan Tenggelam di Pantai Sayang Heulang, Tim SAR Gabungan Terus Lakukan Pencarian

0

GARUTTERKININEWS.COM – Tim SAR gabungan dari berbagai instansi terus melakukan pencarian terhadap seorang wisatawan yang tenggelam di Pantai Sayang Heulang, tepatnya di kawasan Pengkolan Mala, Desa Mancagahar, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut.

Korban diketahui bernama Maman (42), seorang wiraswasta asal Kampung Pasir Panjang, Desa Cempaka Mulya, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu, 5 Juli 2025 sekitar pukul 16.30 WIB.

Upaya pencarian korban dimulai sejak Minggu siang, 6 Juli 2025, pukul 13.00 WIB. Kegiatan SAR dipimpin oleh Kasat Satpolairud Polres Garut IPTU Aep Saprudin bersama sejumlah unsur gabungan dari Polsek Pameungpeuk, Babinpotmar TNI-AL, BPBD Kabupaten Garut, Damkar Pameungpeuk, Relawan Repalapa, dan Balawista.

Sebelum pencarian dimulai, seluruh unsur terlibat mengikuti apel persiapan serta diberikan arahan untuk selalu mengutamakan keselamatan dan menggunakan alat pelindung diri. Tim SAR gabungan kemudian dibagi menjadi dua regu, yang masing-masing melakukan penyisiran ke arah selatan dan barat pantai.

Selain melakukan penyisiran darat, upaya pencarian juga dilakukan dengan memeriksa area-area potensial tempat korban kemungkinan terdampar. Tak hanya itu, pencarian turut dibantu dengan penggunaan drone milik Basarnas guna mempercepat proses identifikasi di wilayah laut terbuka.

”Kami bersama seluruh unsur SAR gabungan terus berupaya semaksimal mungkin dalam pencarian korban. Kondisi ombak cukup menantang, namun kami tetap melanjutkan pencarian dengan metode penyisiran dan dukungan drone untuk memperluas jangkauan area, Kami juga menghimbau kepada masyarakat dan wisatawan untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di sekitar pantai.” Ujar Iptu Aep di lokasi, Minggu (06/07/2025).

Saat ini korban masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan berkomitmen untuk melanjutkan pencarian hingga korban berhasil ditemukan.

( R Agus Sopian )

442 Desa/Kelurahan di Garut Siap Operasikan Koperasi Merah Putih

0
Kepala Diskop UKM Garut, Ridzky Ridznurdhin, diwawancara di kantornya yang berlokasi di Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (3/7/2025).
Kepala Diskop UKM Garut, Ridzky Ridznurdhin, diwawancara di kantornya yang berlokasi di Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (3/7/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Sebanyak 442 desa dan kelurahan di Kabupaten Garut kini siap mengoperasikan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih atau Koperasi Kelurahan (Kopkel) Merah Putih. Ini menjadi tonggak penting setelah seluruhnya rampung dalam pembentukan badan hukum. Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Diskop UKM) Kabupaten Garut, Ridzky Ridznurdhin, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih, saat ditemui di kantornya, Kamis (3/7/2025).

Ridzky mengungkapkan bahwa kecepatan Garut dalam merealisasikan program ini tak lepas dari dukungan penuh Bupati dan Wakil Bupati Garut yang mengalokasikan anggaran khusus.

“Ini menunjukkan satu komitmen besar bahwa Pemerintah Kabupaten Garut sangat mendukung program strategis nasional, yaitu koperasi desa merah putih,” ujarnya.

*Fokus Penguatan dan Layanan*

Tahap selanjutnya adalah penguatan kelembagaan melalui penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan pembahasan aspek pembiayaan. Ridzky menegaskan bahwa Kopdes Merah Putih tidak hanya dilihat dari perspektif jangka pendek. Diskop UKM Garut bersama Kementerian dan BUMN sedang menggarap berbagai bab lanjutan agar koperasi ini cepat beroperasi dan melayani masyarakat.

Koperasi Merah Putih sendiri nantinya akan memiliki beberapa unit layanan, antara lain:

– Agen Sembako: Akan menjadi mandatori untuk mendistribusikan beras, kebutuhan pokok penting (bapokting), dan gas.
– Klinik Desa dan Apotek Desa.
– Layanan Simpan Pinjam: Khusus untuk kegiatan produktif, bukan konsumtif.
– Layanan Logistik.
– Layanan Usaha Lainnya: Sesuai kebutuhan dan potensi lokal, mendorong inovasi dan pemetaan produk unggulan desa.

*Tantangan dan Harapan*

Ridzky mengungkapkan bahwa kendala utama bukan pada pembentukan, melainkan pada operasional usaha dan penguatan SDM pasca pembentukan. Ia menyoroti pentingnya konsentrasi pada penguatan SDM dan pembiayaan untuk pengembangan Kopdes Merah Putih ke depan.

“2 faktor ini saya kira perlu betul-betul menjadi konsen dan fokus utama bagi Dinas Koperasi dan UMKM dalam rangka pengembangan _jobdesc_ merah putih kedepannya,” jelasnya.

Esensi dari Kopdes Merah Putih sendiri, imbuh Ridzy, adalah ekonomi sirkular, di mana seluruh sumber daya baik manusia maupun bahan baku menggunakan potensi lokal. Hal ini diharapkan dapat menekan angka pengangguran dan kemiskinan, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa.

“Mesin pertumbuhan diharapkan ada muncul di desa melalui instrumen atau alat tools-nya itu adalah koperasi desa merah putih,” kata Ridzky.

Ia mengajak seluruh warga Garut untuk memanfaatkan keberadaan koperasi ini dengan bergabung menjadi anggota. Banyak keuntungan yang bisa didapat, seperti akses bahan baku yang lebih murah dan akses permodalan produktif.

“Sebab pada akhirnya keberadaan sebuah koperasi terutama koperasi merah putih tergantung pada partisipasi warga, jadi pengurus itu hanya sekedar jajaran manajemen yang ditunjuk oleh para anggota yang diberikan mandat, yang paling penting bagaimana tingkat partisipasi warga untuk bergabung itu kata kunci kesuksesannya,” pungkasnya.

( R Agus Sopian )

Pemkab Garut Gelar Rakor Teknis Pengelolaan Keuangan dan Pelaksanaan Pekerjaan di Masa Tanggap Darurat

0
Rapat Koordinasi Teknis Pengelolaan Keuangan dan Pelaksanaan Pekerjaan pada Masa Tanggap Darurat Bencana yang bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) Pembebanan Langsung yang dilaksanakan di Gedung C Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jum'at (4/7/2025).
Rapat Koordinasi Teknis Pengelolaan Keuangan dan Pelaksanaan Pekerjaan pada Masa Tanggap Darurat Bencana yang bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) Pembebanan Langsung yang dilaksanakan di Gedung C Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jum'at (4/7/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, membuka acara Rapat Koordinasi Teknis Pengelolaan Keuangan dan Pelaksanaan Pekerjaan pada Masa Tanggap Darurat Bencana yang bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) Pembebanan Langsung yang dilaksanakan di Gedung C Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jum’at (4/7/2025).

Nurdin Yana menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya tanggap darurat pascabencana yang terjadi. Ia menambahkan, bahwa pihaknya sudah melakukan inventarisasi guna menentukan berapa besaran alokasi anggaran yang dibutuhkan.

“Insya Allah hari ini kita semua menginventarisir, kaji cepat sudah dilakukan oleh semua SKPD untuk kemudian kita tetapkan berapa alokasi besaran untuk kepentingan tanggap darurat ini,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa semua dinas telah memasukkan data kerusakan dan usulan kegiatan. Kerusakan yang dimaksud meliputi sarana prasarana umum maupun sarana sosial yang membutuhkan penanganan segera.

Nurdin menerangkan, bahwa Pemkab Garut telah mengalokasikan anggaran BTT sebesar Rp20 miliar di tahun 2025. Sekda Garut berharap anggaran tersebut dapat mencukupi kebutuhan hingga akhir tahun.

“Kita ada sebetulnya di pemberangkatan awal di angka 20 miliar ya, tapi kemarin-kemarin sudah ada kegiatan, hari ini juga pembebanan. Mudah-mudahan insya Allah selama rentang waktu nanti sampai dengan akhir tahun itu bisa cukup lah,” jelasnya.

Nurdin Yana menyebutkan bahwa berdasarkan hasil inventarisasi, pihaknya mengalokasikan dana sekitar Rp2,57 miliar hingga Rp2,6 miliar untuk memulihkan beberapa kerusakan. Tak hanya itu, dana ini akan digunakan untuk perbaikan jembatan, jembatan irigasi, serta mendukung mobilitas tim pemadam kebakaran (Damkar) dalam upaya pembersihan di lapangan hingga di sektor pertanian.

Ia menambahkan, dampak bencana tersebar di 35 desa dan kelurahan yang ada di 16 kecamatan di Kabupaten Garut. Nurdin Yana menjelaskan bahwa mayoritas kerusakan terjadi pada sarana prasarana umum seperti jalan, meskipun ada beberapa rumah yang juga terdampak.

“Tersebarnya kalau sebetulnya lebih banyaknya ke sarana prasarana umum seperti jalan dan seterusnya, kecuali memang ada beberapa rumah yang memang kena terjangan itu,” paparnya.

Dengan selesainya proses inventarisasi dan alokasi dana ini, Nurdin Yana berharap upaya pemulihan dapat segera terlaksana dan bantuan dapat tersampaikan kepada masyarakat.

“Hari ini kan sudah selesai, mudah-mudahan recovery ini bisa tersampaikan kepada masyarakat, bantuan yang kita dorong kepada masyarakat tersampaikan, sehingga masyarakat bisa berdaya atas dasar treatment yang kita berikan hari ini,” tutupnya.

( R Agus Sopian )

Disdukcapil Garut dan Anggota DPRD Berikan Pelayanan Khusus Bagi Korban Banjir Sudika Indah Haurpanggung

0

GARUTTERKININEWS.COM – Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap warga terdampak bencana, Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan, bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut, turun langsung memberikan pelayanan kependudukan kepada warga Kampung Sudika Indah, Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (01/7/2025).

Wilayah tersebut sebelumnya dilanda banjir bandang pada 28 Juni 2025, yang menyebabkan kerusakan tidak hanya pada rumah dan harta benda, tetapi juga banyak warga kehilangan dokumen penting seperti KTP, KK, dan akta kelahiran.

Dalam kesempatan tersebut, Yudha Puja Turnawan menyampaikan apresiasinya yang tinggi kepada jajaran Disdukcapil, khususnya kepada Kepala Dinas Natsir Alwi yang hadir langsung di lokasi.

“Saya selaku Anggota DPRD Kabupaten Garut mengapresiasi setinggi-tingginya kehadiran langsung Kepala Disdukcapil beserta tim di tengah warga yang tertimpa musibah. Ini adalah wajah pelayanan publik yang sesungguhnya, hadir di tengah masyarakat di saat mereka sangat membutuhkan,” ujar Yudha.

Ia menambahkan bahwa saat ini Garut sedang berada dalam status tanggap darurat bencana hidrometeorologi, sehingga kehadiran instansi pemerintah seperti Disdukcapil sangat vital dalam pemulihan kondisi sosial warga.

“Kita tahu banyak warga yang kehilangan dokumen penting. Disdukcapil dengan segala keterbatasan anggaran tetap mampu menghadirkan pelayanan optimal. Saya berharap Bupati Garut dan TAPD bisa mengevaluasi kembali kebijakan pemangkasan anggaran terhadap Disdukcapil agar pelayanan publik tetap maksimal,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Disdukcapil Garut, Natsir Alwi menjelaskan bahwa pihaknya melakukan pelayanan jemput bola di lokasi terdampak banjir sebagai bentuk tanggung jawab terhadap masyarakat.
“Kami hadir untuk membantu warga Kampung Sudika Indah yang terdampak banjir. Pelayanan hari ini mencakup pencetakan ulang KTP, KK, dan akta kelahiran.
Sudah lebih dari 100 dokumen yang berhasil kami layani, mayoritas dari RW 13 dan 15,” tutur Natsir.

Lebih lanjut, Natsir juga mengajak masyarakat untuk mulai memanfaatkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai bentuk adaptasi di era digital.

“Dengan IKD, semua data kependudukan bisa diakses melalui handphone dan tidak mudah hilang. Ini juga telah dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi. Jadi masyarakat bisa lebih tenang dan mudah dalam mengakses data dirinya,” jelasnya.

Kegiatan ini menjadi contoh sinergi nyata antara legislatif dan eksekutif dalam menghadirkan pelayanan publik yang tanggap, cepat, dan humanis.

Di tengah keterbatasan anggaran dan kondisi bencana, hadirnya negara dalam bentuk pelayanan langsung seperti ini menjadi penyembuh luka bagi masyarakat yang sedang berduka.

( R Agus Sopian )

Dinkes Garut Kerahkan Tim Bantuan Kesehatan ke Lokasi Bencana Banjir dan Longsor

0

GARUTTERKININEWS.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut telah mengerahkan tim bantuan kesehatan ke beberapa lokasi banjir dan longsor di Kabupaten Garut. Bantuan yang diberikan dengan membuka pelayanan kesehatan untuk para korban di lokasi banjir dan tanah longsor.

Sekretaris Dinkes Garut, H. Yodi Sirodjudin, menjelaskan bahwa pihaknya dari awal pertama kejadian tim nakes standby untuk melakukan penanganan bagi masyarakat yang terdampak bencana.

“Kami terus mengerahkan Tim Public Safety Center (PSC) dari berbagai puskesmas untuk melakukan kunjungan langsung ke rumah warga maupun mendirikan posko kesehatan. Fokus layanan kesehatan ini ditujukan kepada kelompok rentan, yakni balita, ibu hamil, ibu menyusui, lansia, serta warga dengan penyakit penyerta pasca banjir,” kata Yodi kepada media, Senin (30/06/2025).

Yodi menyampaikan, tim nakes tetap siaga penuh meski banjir telah reda. Kondisi pascabencana sering kali memicu lonjakan penyakit, maka layanan kesehatan harus tetap optimal.

Yodi juga menjelaskan bahwa terdapat 23 puskesmas dari 14 kecamatan terdampak bencana yang saat ini disiagakan. dari puskesmas tersebut, semuanya disiagakan 24 jam. Harus ada petugas piket. Misalnya, di lokasi bencana seperti Cimacan, kami memiliki pos layanan kesehatan di lokasi. Kami juga telah melakukan upaya awal, seperti memberikan sanitasi kit berupa sabun dan alat kebersihan.

“Terutama di wilayah Haurpanggung, kami juga melakukan fogging setelah genangan air surut, untuk menjaga kebersihan lingkungan. Kami fokus di Cimacan karena banyaknya masyarakat terdampak, namun wilayah lain juga tetap kami pantau dan siagakan, apalagi yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat,” lanjutnya.

Yodi menegaskan bahwa pihaknya akan tetap siaga hingga masa status tanggap darurat bencana berakhir.

Dari catatan Dinkes, sejumlah penyakit dominan yang ditangani pascabanjir antara lain Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), penyakit kulit, demam, rematik, diare, hipertensi, dan gatal-gatal akibat air.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama yang berada di wilayah rawan bencana.

“Jika ada masyarakat yang membutuhkan bantuan layanan kesehatan, bisa menghubungi PSC di 119. Jika ada yang menyimpan nomor Kapus atau pejabat Dinkes, silakan dihubungi karena petugas puskesmas kami Dinkes siap siaga 24 jam,” tutupnya.

( R Agus Sopian )