Jumat, Juni 26, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 27

Semarak HUT Bhayangkara ke-79 di Garut: Polri Tegaskan Komitmen PRESISI dan Sinergi Masyarakat

0

GARUTTERKININEWS.COM — Dalam suasana penuh khidmat dan semangat pengabdian, Polres Garut menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79 pada Selasa (01/07/2025) pagi, bertempat di Alun-Alun Otista, Jl. Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut.

Acara ini mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, sebagai refleksi peran Polri yang terus hadir dalam setiap denyut kehidupan masyarakat.

Kapolres Garut, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., bertindak sebagai Inspektur Upacara, dengan AKP R. Hasan Sadikin, S.H. sebagai Komandan Upacara.

Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda Garut, pimpinan TNI-Polri, pejabat daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen mitra kamtibmas.

Upacara berlangsung tertib dan meriah, dengan barisan peserta yang terdiri dari berbagai satuan Polri, TNI, instansi pemerintah daerah, Satpol PP, Dishub, BPBD, Satpam, hingga pelajar PKS dan Pramuka.

Dalam amanatnya, Kapolres Garut menyampaikan bahwa peringatan HUT Bhayangkara bukan sekadar seremonial, tetapi momentum penting untuk introspeksi, evaluasi, dan memperkuat komitmen dalam menjaga keamanan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Di usia ke-79 ini, Polri khususnya Polres Garut terus bertransformasi melalui semangat PRESISI (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan), untuk menjawab tantangan zaman dan ekspektasi publik yang semakin kompleks,” ujar Kapolres.

Ia juga menyoroti pencapaian Polres Garut selama satu tahun terakhir, antara lain Penurunan angka kriminalitas melalui kegiatan preventif dan preemtif yang bersinergi dengan Masyarakat, Penegakan hukum secara profesional dan transparan pada kasus-kasus menonjol seperti narkoba, curanmor, kekerasan seksual, dan korupsi, Pengamanan pemilu 2024 yang berjalan aman dan kondusif, Transformasi pelayanan publik berbasis digital untuk SKCK, SIM, dan SPKT serta Program “Pekarangan Pangan Bergizi” guna mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, terutama masyarakat Garut, atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada institusi Polri.

“Kami sadar masih banyak keterbatasan, namun dengan doa dan sinergi semua pihak, kami optimistis dapat terus memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan acara syukuran dan atraksi motor gede (moge) dari Sat Lantas Polres Garut, yang menambah kemeriahan suasana.

( R Agus Sopian )

BTT Rp38 Miliar, Yudha Puja Turnawan Sarankan SKPD Ajukan Anggaran untuk Pemulihan Pasca Bencana

0

GTN – Penetapan status tanggap darurat selama 14 hari oleh Pemerintah Kabupaten Garut menjadi langkah penting dalam mempercepat penanganan dampak bencana yang terjadi pada 28 Juni 2025 lalu.

Dalam kondisi darurat tersebut, dana Belanja Tidak Terduga (BTT) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Garut sebesar 38 miliar rupiah resmi dapat digunakan untuk penanggulangan bencana.

Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi PDI Perjuangan, Yuda Puja Turnawan, menyatakan bahwa penetapan status tanggap darurat ini sangat penting untuk membuka akses instansi-instansi teknis terhadap dana BTT.

Menurutnya, semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) kini bisa mengajukan anggaran untuk mendukung berbagai kebutuhan pemulihan pasca-bencana.

“Alhamdulillah, dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Garut, Pak Nurdin Yana, telah disepakati status tanggap darurat selama 14 hari. Dengan ini, anggaran BTT yang tersisa 38 miliar rupiah dapat digunakan oleh dinas-dinas teknis seperti Dinas Perumahan dan Permukiman, Dinas Pertanian, hingga Dinas PUPR untuk menangani dampak bencana,” kata Yuda saat ditemui di Kampung Cimacan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin 30 Juni 2025.

Data sementara menunjukkan bahwa bencana banjir dan longsor tersebut mengakibatkan 30 rumah mengalami kerusakan berat, 11 rumah terancam, dan 465 rumah terdampak di berbagai kecamatan.

Wilayah Cimacan, salah satu yang paling parah terdampak, mencatat sebanyak 512 Kepala Keluarga atau sekitar 865 jiwa terdampak langsung. Selain itu, 25 hektare lahan pertanian rusak, 11 ruas jalan mengalami kerusakan, dan terdapat 16 titik tembok penahan tanah (TPT) yang runtuh atau rusak berat.

Yuda menjelaskan bahwa dana BTT harus digunakan secara strategis dan cepat, agar masyarakat terdampak segera mendapat kepastian bantuan. Ia mendorong agar Pemkab Garut tidak hanya fokus pada logistik darurat, tetapi juga memberikan bantuan uang kerahiman kepada warga yang kehilangan harta benda akibat bencana.

“Banyak warga yang rice cooker-nya rusak, kompor gas hilang, bahkan hingga hari ini masih belum bisa memasak karena kondisi rumah yang tidak layak. Maka saya mendorong agar pemerintah memberikan bantuan kerahiman. Nilainya mungkin tidak besar, tapi minimal bisa sedikit meringankan beban hidup mereka,” lanjutnya.

Yuda juga mengkritisi lambannya penetapan status tanggap darurat di hari-hari awal bencana, yang menyebabkan distribusi bantuan menjadi terhambat. Menurutnya, respon awal pemerintah perlu lebih sigap ke depan.

“Memang sempat terjadi keterlambatan karena status tanggap darurat belum ditetapkan sejak awal. Saya sudah ingatkan pemerintah agar cepat menetapkannya, karena itu akan mempercepat alur bantuan dari berbagai dinas. Saya melihat, meskipun di lapangan sudah ada pergerakan, tetap saja tanpa status resmi, akses ke logistik dan dana BTT tidak bisa dibuka,” jelasnya.

Dengan cakupan wilayah terdampak mencapai 15 kecamatan dan 31 desa atau kelurahan, Yuda mengajak semua elemen masyarakat untuk saling bergotong royong membantu sesama. Ia menyatakan, anggota DPRD, birokrasi, organisasi masyarakat, relawan, hingga jurnalis harus terlibat aktif dalam mempercepat pemulihan pasca-bencana.

“Mari kita jangan saling menunggu. Semua pihak punya peran. Yang penting warga terbantu, kebutuhan mendesak terpenuhi, dan proses rehabilitasi berjalan cepat,” tutupnya.***

Garut Siaga Bencana: Bupati Umumkan Longsor dan Banjir Garut, Pemkab Tetapkan Kesiapsiagaan Darurat

0
Rapat situasi bencana yang terjadi di Kabupaten Garut, bertempat di Command Center, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (28/6/2025).
Rapat situasi bencana yang terjadi di Kabupaten Garut, bertempat di Command Center, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (28/6/2025).

GARUTTERKININEWS.COM Sejumlah bencana alam melanda Kabupaten Garut dalam beberapa hari terakhir, mendorong Pemerintah Kabupaten Garut untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, hari ini menyampaikan pernyataan resmi terkait situasi bencana yang terjadi, bertempat di Command Center, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (28/6/2025).

Bupati Garut menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap bencana. Ia menyebut seminggu ke depan akan turun hujan berdasarkan informasi yang dihimpum dari Badan Metreologi dan Geofisika (BMKG).

“Kami sudah melihat bahwa itu hal yang harus kita waspadai, dan berdasarkan informasi yang kita terima dari BMKG bahwa seminggu ke depan Garut akan mengalami hujan terus-menerus,” tegas Bupati.

Pihaknya telah berdiskusi mengenai langkah-langkah menghadapi bencana yang sudah terjadi serta menyiapkan masyarakat untuk lebih waspada. Seluruh elemen masyarakat, termasuk camat, desa, dan Unit Pelaksana Tugas Dinas (UPTD), diminta untuk bersiaga.

“Meskipun kita lebih menekankan pada upaya pendalaman pencegahan yang lebih lanjut,” tambahnya.

Selain itu, Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warga Kabupaten Garut, khususnya bagi rumah-rumah yang terendam air. Ia mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada.

Wakil Bupati juga mengajak pemerintah setempat untuk giat melakukan kerja bakti dan memeriksa kondisi irigasi di sekitar agar lancar dan mampu menampung debit air dari curah hujan yang tinggi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menambahkan bahwa pihaknya akan segera melaksanakan rapat untuk membahas kondisi di lapangan.

“Insyaallah besok kita akan menentukan apakah ini masuk dengan konteks format tanggap darurat, dan insyaallah sifatnya langsung, bukan pergeseran,” ungkap Nurdin.

Ia menegaskan bahwa setelah rapat, penetapan status formal akan segera dilakukan.

( R Agus Sopian )

Juara 1 di 4 Kategori, Kabupaten Garut Raih Peringkat 5 di MTQH XXXIX tingkat Provinsi Jawa Barat

0
Pelaksanaan Penutupan MTQH XXXIX tingkat Provinsi Jawa Barat, yang dilaksanakan di Dome Balerame, Kabupaten Bandung, Sabtu (21/6/2025).
Pelaksanaan Penutupan MTQH XXXIX tingkat Provinsi Jawa Barat, yang dilaksanakan di Dome Balerame, Kabupaten Bandung, Sabtu (21/6/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Kabupaten Garut berhasil meraih hasil positif dalam perhelatan Musabaqoh Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) XXXIX tingkat Provinsi Jawa Barat yang dilaksanakan di Kabupaten Bandung.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, seusai menghadiri acara Penutupan MTQH XXXIX tingkat Provinsi Jawa Barat, yang dilaksanakan di Dome Balerame, Kabupaten Bandung, Sabtu (21/6/2025).

Dengan torehan juara 1 di empat kategori, juara 2 di dua kategori, juara 3 di tiga kategori, hingga juara harapan di 10 kategori, imbuh Nurdin, membuat Kabupaten Garut berada di peringkat 5 dalam MTQH tingkat provinsi ini dengan nilai keseluruhan yakni 162.

“Nilai keseluruhan yang diperoleh Kabupaten Garut adalah 162 dan berada di peringkat ke-5 (Lima) dan untuk MTQH ke-39 tahun ini ada peningkatan peringkat dibandingkan MTQH tahun sebelumnya yaitu peringkat ke-6,” ujar Nurdin dalam keterangan tertulisnya.

Nurdin Yana mengapresiasi kerja keras para kafilah asal Kabupaten Garut yang telah memberikan usaha optimal dalam perhelatan MTQH ke-39 tingkat Provinsi Jawa Barat, sehingga Kabupaten Garut mampu memenuhi target di posisi 5 besar.

Ia juga berterima kasih atas arahan dan bimbingan dari Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, dan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, kepada para kafilah asal Kabupaten Garut.

“Kami ucapkan terimakasih atas arahan dan bimbingan Bapak Bupati dan Ibu Bupati serta dukungan para Kepala SKPD, Para Camat dan LPTQ kabupaten dan kecamatan serta anggota DPRD kabupaten Garut,” tandasnya.

Adapun Hasil yang dicapai Kabupaten Garut di ajang MTQH XXXIX tingkat Provinsi Jawa Barat yang dilaksanakan di Kabupaten Bandung, yakni :
1. Juara 1 Tilawah Dewasa Putri
2. Juara 1 Murotal Remaja Putri
3. Juara 1 Canet Putra
4. Juara 1 Canet Putri
5. Juara 2 Qiroat Sab’ah Putri
6. Juara 2 Tilawah Anak Putri
7. Juara 3 Qiroat Sab’ah Putra
8. Juara 3 Tilawah Remaja Putra
9. Juara 3 Tilawah Anak Putra
10. Juara Harapan di 10 Cabang Lomba

( R Agus Sopian )

Polres Garut Sosialisasikan Layanan Call Center 110 ke Masyarakat

0

GARUTTERKININEWS.COM – Dalam upaya meningkatkan pelayanan serta memperkuat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat, Polres Garut bersama Polsek Jajaran melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pemasangan stiker layanan Call Center 110 di wilayah hukumnya, Sabtu (21/06/2025).

Kegiatan ini menyasar langsung warga melalui patroli dialogis.

Dalam kegiatan tersebut, petugas tidak hanya menempelkan stiker layanan 110, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak ragu menghubungi nomor layanan tersebut apabila membutuhkan bantuan atau mengetahui adanya gangguan kamtibmas.

Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pelayanan cepat dan responsif Polri kepada masyarakat.

“Kami berharap warga bisa segera menghubungi layanan 110 apabila terjadi hal-hal yang mencurigakan atau membutuhkan kehadiran polisi. Layanan ini bebas pulsa dan aktif selama 24 jam,” ujar Kapolres Garut.

Dengan kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin mengenal dan memanfaatkan layanan Call Center 110 sebagai jalur utama untuk menyampaikan informasi penting, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Samarang tetap aman dan kondusif.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat respons positif dari warga setempat.

“Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak bermain main dengan layanan ini, karena layanan ini sangat penting untuk laporan masyarakat,” pungkas Kapolres.

( R Agus Sopian )

Bupati Garut Lantik 22 Penjabat Kepala Desa Persiapan, Dorong Peningkatan Pelayanan dan Pemerataan Pembangunan

0
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melantik 22 Penjabat Kepala Desa Persiapan yang berlangsung di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jum'at (20/6/2025).
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melantik 22 Penjabat Kepala Desa Persiapan yang berlangsung di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jum'at (20/6/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melantik 22 Penjabat Kepala Desa Persiapan yang berlangsung di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jum’at (20/6/2025). Pelantikan ini menandai langkah strategis Pemerintah Kabupaten Garut dalam mewujudkan pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Abdusy Syakur Amin menjelaskan bahwa pembentukan 22 desa di Kabupaten Garut, merupakan tindak lanjut dari Surat Gubernur Jawa Barat, di mana surat tersebut menyatakan bahwa 22 desa di Garut telah dinyatakan layak untuk dimekarkan dan diterbitkan kode register desa persiapan. Ia juga mengapresiasi kerja keras berbagai pihak yang terlibat dalam proses ini.

“Tentu saja ini adalah berkat kerja keras kita semua, kerja keras Bapak Ibu semua, kerja keras DPRD terima kasih Ketua DPRD dan komisinya, dan juga teman-teman dari Pemkab Garut, dan juga bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan tentu saja dari Kementerian Dalam Negeri,” tambahnya.

Sebagai tindak lanjut pemberian kode register desa persiapan dari Gubernur Jawa Barat, dan sebagaimana ditetapkan Pasal 23 Ayat 1 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2017 tentang Penataan Desa, Bupati Garut mengangkat penjabat kepala desa persiapan yang berasal dari unsur Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Daerah Kabupaten Garut.

Syakur menegaskan bahwa keberadaan desa persiapan adalah bagian dari kebijakan strategis untuk menekankan pelayanan kepada masyarakat dan menjamin pemerataan pembangunan.

“Ini adalah visi besar untuk mewujudkan Garut Hebat dan berkelanjutan, dimaknai bahwa setiap warga di mana pun dia tinggal mendapatkan hak sama untuk tumbuh dan berkembang,” tegasnya.

Ia menambahkan, langkah penting dalam rangka pemekaran desa ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas peningkatan pelayanan publik, mempercepat pembangunan wilayah, dan menjawab aspirasi masyarakat.

“Pemekaran desa bukan hanya masalah administrasi saja, tapi lebih jauh keinginan kita bersama, tadi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerataan pembangunan, dan menjawab aspirasi masyarakat,” jelas Bupati.

Ia juga berharap dengan adanya pemekaran desa ini dapat meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM). Tak hanya itu, Bupati Garut juga turut menitipkan pesan penting kepada para penjabat kepala desa yang baru dilantik, khususnya terkait pelayanan dasar di bidang pendidikan dan kesehatan.

“Salah satu indikator yang sangat penting dalam kesehatan adalah bagaimana kita menjaga supaya Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Anak itu tidak ada, kalaupun ada jumlahnya tidak boleh terlalu banyak. Sehingga saya minta Bapak Ibu semua untuk berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, puskesmas dengan Pustu, itu PKK, posyandu, untuk meyakinkan bahwa setiap ibu yang melahirkan dan mengandung itu mendapatkan perhatian yang baik dan semestinya” pungkas Bupati.

( R Agus Sopian )

Polres Garut Gelar Bakti Kesehatan Sosial Khitanan Massal dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-79

0

GARUTTERKININEWS.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-79 tahun 2025, Polres Garut menggelar kegiatan bakti kesehatan sosial berupa khitanan massal yang yang dilaksanakan di Klinik Wira Pratama Polres Garut.

Kegiatan dimulai sejak pukul 07.00 WIB dan berlangsung dengan lancar,
sebanyak 13 anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Garut mengikuti khitanan massal ini dengan antusias dan didampingi langsung oleh keluarga mereka.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian Polri terhadap masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan, sekaligus sebagai bentuk pengabdian Polri dalam membangun kedekatan dengan warga.

Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang S.I.K., M.H., M.I.K. turut hadir langsung dalam kegiatan ini, didampingi oleh Kasidokkes Polres Garut Penata I Aceng Ridwan, S. Kep., Ners. Kehadiran pimpinan Polres tersebut menjadi bentuk nyata perhatian dan dukungan terhadap pelaksanaan program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, Semoga kegiatan ini membawa manfaat, menjadi berkah, dan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat ” ujar Kapolres Garut dalam sambutannya.

Khitanan massal ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial Polres Garut dalam menyambut HUT Bhayangkara ke-79, yang mengusung semangat “Polri Presisi, Menuju Indonesia Emas 2045”.

( R Agus Sopian )

Undang Pejabat Administrator, Bupati Garut Berharap Visi-Misi Syakur-Putri Jadi Pedoman Arah Kegiatan SKPD

0
Pelaksanaan Arahan terkait Pencapaian Target RPJMD Tahun 2025-2029, yang dilaksanakan di Aula Dinas Sosial Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (19/6/2025).
Pelaksanaan Arahan terkait Pencapaian Target RPJMD Tahun 2025-2029, yang dilaksanakan di Aula Dinas Sosial Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (19/6/2025).

GARUTTERKINIBEWS.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengundang para Pejabat Administrator di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, untuk mendengarkan arahan dari Bupati Garut sekaligus pemaparan dari Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Garut, Nevi Hendri, yang dilaksanakan di Aula Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (19/6/2025).

Syakur menyampaikan dalam kesempatan ini Kepala BPS Garut memaparkan indikator-indikator pembangunan di Indonesia khususnya di Kabupaten Garut serta langkah dan strategi yang bisa dilakukan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKDP) untuk bisa mencapai apa yang pihaknya harapkan.

Selain itu, pada kegiatan ini dirinya juga memberikan arahan tentang apa yang menjadi visi-misi Pemerintah Kabupaten Garut dalam hal ini visi-misi Syakur-Putri, dimana Ia berharap visi-misi tersebut bisa menjadi pedoman arah kegiatan di SKPD.

Terlebih, Syakur menilai visi-misi tersebut telah diselaraskan dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia maupun visi Jabar Istimewa dari Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat.

Adapun visi Kabupaten Garut 2025-2029 yakni Terwujudnya Garut Hebat dan Berkelanjutan yang dilengkapi dengan 8 misi Kabupaten Garut 2025-2029, yakni :
1. Mewujudkan sumber daya manusia yang berbudaya, berdaya saing, dan adaftif
2. Meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang bermartabat dan inklusif
3. Mewujudkan kemandirian ekonomi berbasis nilai tambah sektor unggulan lokal yang berkelanjutan
4. Memperkuat upaya penanggulangan kemiskinan
5. Mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik, bersih, dan inovatif dengan layanan publik yang inklusif
6. Mewujudkan pemerataan kualitas infrastruktur dan percepatan pembangunan kawasan perdesaan dan penataan kawasan perkotaan
7. Mewujudkan kelestarian pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan yang berbasis daya dukung, fungsi ruang, dan penanggulangan bencana
8. Mewujudkan kesalehan sosial, kerukunan antar umat beragama, ketentraman dan ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat

“(Harapannya) tadi supaya SKPD paham apa yang kami harapkan, jadi sosialisasi visi misi kami dan menceritakan tentang kondisi yang ada di Garut (saat) ini, sehingga mereka masing-masing bisa membuat strategi bagaimana dengan kondisi yang sekarang untuk mencapai tujuan yang diharapkan oleh Syakur dan Bu Putri,” tandasnya.

( R Agus Sopian )

Polsek Bayongbong Cek TKP Penemuan Mayat Pria di Samping Pangkalan Ojek Pasar Andir

0

GARUTTERKININEWS.COM – Suasana Pasar Andir, Desa Mulyasari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut mendadak heboh sekitar pukul 11.30 WIB pada hari Selasa (17/062025), menyusul ditemukannya sesosok pria yang diketahui telah meninggal dunia di samping pangkalan ojek kawasan pasar tersebut.

Petugas Polsek Bayongbong yang menerima laporan dari warga langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dalam pemeriksaan awal, korban diketahui bernama IJO (51), seorang buruh harian lepas asal Kecamatan Cikajang, Garut.

Kapolsek Bayongbong, AKP Gopar Suryadi Mulya, S.H, membenarkan adanya temuan mayat tersebut.

Menurut keterangan dari para saksi, korban sebelumnya terlihat sedang duduk di sekitar lokasi sekitar.

Setelah itu, korban duduk di pinggir pangkalan ojek dan sempat dikira tertidur oleh para saksi, Namun setelah ditegur tidak merespons, korban ternyata telah meninggal dunia.

“Begitu menerima laporan, kami bersama tim medis dari Puskesmas Bayongbong langsung ke TKP. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Identitas korban kami temukan dari dokumen Kartu Keluarga yang dibawanya,” ujar AKP Gopar.

Pihak keluarga yang telah dihubungi pun datang ke lokasi dan membenarkan bahwa korban adalah anggota keluarganya. Mereka kemudian menolak dilakukan autopsi dan memilih membawa jenazah pulang untuk dimakamkan secara kekeluargaan.

Polsek Bayongbong menegaskan komitmennya untuk merespons cepat setiap laporan masyarakat serta menjamin keamanan dan kenyamanan lingkungan.

( R Agus Sopian )

Abdusy Syakur Amin Beri Motivasi Kepada Kafilah MTQH dari Garut

0

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memberikan arahan dan motivasi kepada kafilah Musabaqoh Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) Kabupaten Garut dalam persiapan MTQH XXXIX Tingkat Provinsi Jawa Barat, yang bertempat di Ballroom Hotel 88 Bandung, Jalan Raya Kopo, Kecamatan Babakan Ciparay, Kabupaten Bandung, Minggu (15/6/2025).

Dalam arahannya, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin menyampaikan kebanggaannya dapat bertemu dengan para kafilah yang telah melalui proses seleksi panjang. Ia menuturkan, bahwa sebelumnya Kabupaten Garut sendiri telah melaksanakan MTQ tingkat kabupaten yang berlangsung di Kecamatan Singajaya.

Ia juga berharap para kafilah dapat menunjukkan keterampilan dan kemampuannya secara maksimal dalam berbagai perlombaan. Bupati Garut menekankan pentingnya menjaga kondisi kesehatan bagi para kafilah.

“Yang penting anda jaga kondisi kesehatan, jangan sampai ada hal-hal yang mengganggu sedikit pun terhadap nanti performa anda,” katanya.

Bupati Garut juga mengingatkan bahwa keberhasilan dalam ajang ini akan membawa kebanggaan berlipat ganda, mulai dari kebanggaan bagi Kabupaten Garut hingga kebanggaan bagi keluarga yang akan terus dikenang.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Garut, Aris Munandar, yang turut hadir dalam acara tersebut, juga memberikan dukungan penuh. Ia mengungkapkan keyakinannya terhadap kesiapan para peserta.

“Peserta yang sangat siap, saya percaya, saya bangga, terhadap putra terbaik Kabupaten Garut. Mungkin intinya bahwa mental harus disiapkan, ini tantangan berat bahwa ini persaingan tingkat global,” tambahnya.

MTQH XXXIX tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025 sendiri dilaksanakan di Kabupaten Bandung yang dibuka secara resmi oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dengan mengusung tema “Cahaya Al-Qur’an, Spirit Lebih Bedas Menuju Jawa Barat Istimewa”. Dalam perhelatan MTQH kali ini, Kabupaten Garut mengirimkan sebanyak 56 kafilah.

Sebelumnya, para kafilah asal Garut dan juga beberapa ofisial serta pembina mengikuti pawai ta’aruf bersama 26 kabupaten/kota lain peserta MTQH XXXIX tingkat Provinsi Jawa Barat yang dilaksanakan di Lapangan Upakarti Soreng, Kabupaten Bandung.

( R Agus Sopian )