Kamis, Juni 25, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 3

Polres Garut Siagakan 571 Personel Gabungan Amankan Nobar Persib vs Persijap di SOR Adiwijaya

0

GARUTTERKININEWS.COM – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Persib Bandung melawan Persijap, Polres Garut bersama unsur gabungan melaksanakan apel persiapan pengamanan di kawasan SOR Adiwijaya Garut, Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan apel pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Garut, Deny Rahmanto, dan diikuti oleh personel gabungan dari Polres Garut, Brimob, serta instansi terkait lainnya.

Sebanyak 571 personel diterjunkan dalam pengamanan kegiatan nobar tersebut, diantaranya personil Polres Garut dan Polsek Jajaran 358 personel, Brimob 50 personel dan Instansi terkait 163 personel

Dalam arahannya, Wakapolres Garut menekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas pengamanan secara humanis, profesional, dan tetap mengedepankan langkah preventif guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang hadir menyaksikan pertandingan.

“Pengamanan dilakukan di sejumlah titik ploting jalur konvoi dan lokasi strategis di sekitar area nobar SOR Adiwijaya, termasuk jalur masuk, persimpangan jalan, hingga titik keramaian yang diperkirakan menjadi pusat berkumpulnya para suporter.” Ujar Wakapolres.

Selain pengamanan terbuka dan tertutup, petugas juga melaksanakan pengaturan arus lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan serta potensi gangguan kamtibmas selama kegiatan berlangsung.

Polres Garut mengimbau kepada seluruh masyarakat dan suporter yang hadir agar bersama-sama menjaga kondusifitas, menjunjung sportivitas, serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum demi terciptanya suasana nobar yang aman, tertib, dan nyaman.

( AGUS SOPIAN )

Gelar Reses Masa Sidang III di Tarogong Kidul, Anggota DPRD Garut Hadirkan Pelayanan Publik hingga Bantuan Kebakaran

0

GARUTTERKININEWS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Garut menyelenggarakan agenda Reses Anggota DPRD Masa Sidang III Tahun Anggaran 2026 untuk Daerah Pemilihan (Dapil) 1.

Kegiatan serap aspirasi yang diinisiasi oleh Anggota DPRD Kabupaten Garut Periode 2024-2025, Yudha Puja Turnawan, tersebut dilaksanakan di Kampung Sindanggalih, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (18/5/2026).

Dalam pelaksanaan reses kali ini, Yudha secara khusus merangkul para perempuan kepala keluarga atau janda yang berdomisili di wilayah RW 13 Kampung Sindanggalih, serta mengundang perwakilan dari 22 RW yang tersebar di Kelurahan Sukagalih.

Sebagian besar ibu-ibu yang menjadi tulang punggung keluarga tersebut diidentifikasi masuk ke dalam kategori wanita rawan sosial ekonomi, sehingga dinilai sangat memerlukan intervensi berupa pelayanan penyelenggaraan kesejahteraan sosial, baik dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi Jawa Barat, maupun dari jajaran Pemerintah Kabupaten Garut.

Melalui momentum reses ini, Yudha menghadirkan kolaborasi nyata lintas sektor dengan melibatkan berbagai instansi dinas secara langsung di lokasi acara guna mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekitar. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Garut turut hadir memberikan pelayanan administrasi kependudukan langsung di tempat, sementara Dinas Kesehatan Kabupaten Garut menurunkan tim medis yang terdiri atas dokter dan perawat untuk menyelenggarakan pemeriksaan serta pengobatan gratis.

“Alhamdullillah Dinas Kesehatan Kabupaten Garut juga menghadirkan dokter dan perawat dan nakes lainnya untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis untuk warga sekitar lokasi reses saya. Begitu juga dengan PMI Garut yang menggelar donor darah di lokasi reses saya,” ujar Yudha.

Agenda reses ini juga diwarnai dengan penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) atau bantuan tanggung jawab sosial lingkungan dari dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kabupaten Garut, yakni Perumda Air Minum Tirta Intan Garut dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Garut.

Kedua perusahaan daerah tersebut menyerahkan santunan tunai kepada tiga kepala keluarga di Kampung Sindanggalih yang menjadi korban musibah kebakaran pada Kamis, 7 Mei 2026 lalu. Perumda Air Minum Tirta Intan Garut mengalokasikan bantuan masing-masing sebesar 1,5 juta rupiah, sedangkan BPR Garut memberikan santunan senilai 1 juta rupiah kepada masing-masing keluarga korban musibah, yaitu keluarga Bapak Sarmanan, Bapak Jujun, serta Ibu Sophia.

Yudha selaku wakil rakyat memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kepedulian serta respons cepat dari kedua BUMD milik Pemkab Garut dalam membantu warga yang sedang tertimpa musibah kebakaran tersebut. Menurutnya, aksi solider ini merupakan wujud nyata dari tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan yang langsung menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

“Apa yang dilakukan kedua BUMD ini adalah bentuk tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan, saya sebagai wakil rakyat mengapresiasi setinggi tingginya atas kepedulian kedua BUMD milik Pemkab Garut untuk warga Garut yang terkena musibah,” ungkap Yudha.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai narasumber yang melakukan dialog interaktif bersama masyarakat di antaranya adalah Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jujun Juansah Nurhakim, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA), Yayan Waryana, Kabid Perencanaan Pembangunan Bappeda Asep Purnama Hidayat, Sekretaris Dinas Perikanan dan Peternakan, Deni Herdiana, Perwakilan Dinas Pertanian Rahmat Jatnika, Kabid Pemberdayaan Sosial Dinsos Devi Hadiati, Perwakilan Dinas Koperasi dan UMM, Nina Komara, serta perwakilan dari Bakesbangpol Kabupaten Garut.

Kehadiran para pembuat kebijakan tersebut juga dilengkapi dengan kehadiran Perwakilan dari BPJS Kesehatan Cabang Garut yang baru, Tini, yang turut serta memantau jalannya diskusi.

Keberadaan parlemen daerah secara konstitusional merupakan bagian tidak terpisahkan dari struktur penyelenggaraan roda pemerintahan di tingkat daerah, sehingga kehadiran seluruh instansi pemerintah dan BUMD dalam mendukung kesuksesan acara ini menjadi bukti sinergitas yang kuat demi kesejahteraan masyarakat Garut.

( Bagus Sopian )

Harga Tiket Persib vs Persijap Naik 50%, Bobotoh Garut: Yang Penting Mudah Dibeli

0

GARUTTERKININEWS.COM  – Bobotoh asal Garut mengaku tidak keberatan dengan kenaikan harga tiket pertandingan Persib Bandung melawan Persijap Jepara hingga 50%. Syaratnya, proses pembelian tiket harus dipermudah dan bebas dari kendala sistem.

Harga tiket laga yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu, 23 Mei 2026, resmi naik signifikan.

Kenaikan paling besar terjadi pada tiket tribun reguler. Tiket tribun Timur, Utara, dan Selatan yang sebelumnya Rp150.000 kini menjadi Rp205.000. Sementara tiket VIP Barat Utara (VBU) dan VIP Barat Selatan (VBS) naik dari Rp235.000 menjadi Rp405.000.

Kategori VBU Lounge juga mengalami penyesuaian. Harga sebelumnya Rp405.000 naik menjadi Rp555.000 untuk menyaksikan laga pamungkas Persib di kandang musim ini.

Oyon, salah satu Bobotoh asal Garut, menanggapi kenaikan tersebut dengan santai.

“Naik berapa pun tidak masalah bagi saya. Yang penting sistem pembelian di aplikasi dipermudah. Jangan sampai baru buka aplikasi, tiket sudah sold out,” ujarnya.

Ia juga menyoroti masih lebih mudahnya membeli tiket melalui calo dibandingkan aplikasi resmi. “Saya minta penyedia tiket memperketat sistem agar tidak ada celah untuk calo,” tegas Oyon.

Menurutnya, kenaikan harga wajar jika diimbangi dengan peningkatan kualitas penyelenggaraan. Ia menyebut biaya tambahan bisa dialokasikan untuk keamanan, kenyamanan stadion, dan konsep hiburan yang lebih premium pada laga penutup musim.

“Katanya salah satunya untuk kenyamanan. Tapi saat nonton Persib vs PSIM pada 4 Mei lalu, ada toilet yang tidak berfungsi. Tolong disesuaikan juga dengan harga yang baru,” tambahnya.

Hingga saat ini, Oyon dan beberapa rekannya mengaku belum berhasil mendapatkan tiket untuk laga Persib vs Persijap.

( Bagus Sopian )

Patroli Presisi Sat Samapta Polres Garut Amankan Pasangan Muda-Mudi Konsumsi Miras di Pinggir Jalan

0

GARUTTERKININEWS.COM – Dalam upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, Tim Patroli Presisi Sat Samapta Polres Garut melaksanakan patroli dialogis pada Selasa malam (12/05/2026) sekitar pukul 22.31 WIB di kawasan Jalan Ibrahim Adjie, Kabupaten Garut.

Dalam kegiatan patroli tersebut, petugas menemukan sepasang muda-mudi yaitu AS (22) dan NK (21) yang kedapatan sedang mengkonsumsi minuman keras di lokasi.

Mengetahui hal tersebut, anggota Sat Samapta langsung memberikan pembinaan dan himbauan terkait bahaya minuman keras serta potensi gangguan keamanan yang dapat ditimbulkan.

Sebagai bentuk langkah preventif dan pembinaan, kedua pemuda tersebut kemudian diserahkan kepada orang tua atau wali keluarganya untuk mendapatkan pengawasan lebih lanjut.

Kasat Samapta Polres Garut AKP Ardiyanto S.H., M.P menyampaikan bahwa patroli dialogis akan terus ditingkatkan guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan malam hari.

Dengan hadirnya personel kepolisian di tengah masyarakat, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Garut tetap terjaga dengan aman dan kondusif.

( Bagus Sopian )

Menjelang Idul Adha 1447 H, Diskanak Garut Terjunkan 100 Petugas Pemeriksa Hewan Kurban

0

GARUTTERKININEWS.COM – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M sekaligus menjamin kelayakan daging kurban bagi masyarakat, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Garut, Dyah Savitri, secara resmi melepas Tim Petugas Pemeriksaan dan Penyembelihan Hewan Kurban, yang dilaksanakan di Kantor Diskanak Kabupaten Garut, Rabu (13/5/2026).

Sebagai komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan yang optimal, Diskanak telah menyiapkan sebanyak 100 orang petugas pemeriksa yang akan diterjunkan secara masif ke berbagai penjuru wilayah di Kabupaten Garut.

“Petugas tersebut terdiri dari dokter hewan, paramedik veteriner, serta petugas teknis lapangan yang akan melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan secara terpadu selama periode Idul Adha 1447 H. Serta mengingat wilayah Unit Pelaksana Teknis (UPT) ada 8, kita upayakan tersebar di 8 wilayah tersebut yang meliputi 42 kecamatan,” jelas Dyah Savitri.

Selain melepas tim pemeriksa, Kadiskanak juga memberikan imbauan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Garut agar lebih teliti saat membeli hewan kurban. Masyarakat sangat disarankan untuk membeli hewan kurban di tempat-tempat penjualan resmi yang telah mendapatkan pengawasan dan pengecekan dari petugas berwenang.

Melalui upaya pengawasan terpadu ini, Dyah Savitri berharap kehadiran Diskanak dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan melaksanakan ibadah kurban.

“Kami berharap Diskanak bisa memberikan suatu jaminan terhadap kesehatan hewan kurban maupun tata tertib higienitas pangan pasar hewan yang dihasilkan selama penyembelihan, agar masyarakat mendapatkan daging kurban yang benar-benar berkualitas dan sehat,” pungkasnya.

( Bagus Sopian )

Maksimalkan Potensi Desa, Garut Bersiap Wujudkan Desa Ekspor

0

GARUTTERKININEWS.COM – Dalam upaya mempercepat penguatan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melakukan kunjungan kerja dan konsultasi dengan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) RI, Yandri Susanto. Pertemuan ini berlangsung di Kantor Kementerian Desa dan PDT RI, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Mendes PDT RI, Yandri Susanto, menyambut baik dan menyampaikan rasa senangnya atas kehadiran Bupati Garut. Dalam pertemuan ini, kedua belah pihak membahas langkah-langkah konkret untuk menggali dan mengoptimalkan potensi desa-desa di Kabupaten Garut.

Beberapa poin utama yang menjadi fokus diskusi meliputi:
1. Pengembangan Desa Wisata dan Desa Tematik: Mengoptimalkan keunikan dan potensi lokal sebagai daya tarik ekonomi.
2. Desa Ekspor: Mendorong kemandirian ekonomi desa hingga mampu menghasilkan produk yang berdaya saing di pasar global.
3. Pengentasan Kemiskinan: Menekan angka kemiskinan ekstrem, khususnya bagi masyarakat yang berada pada desil 1 hingga desil 5 melalui tata kelola desa yang baik.

Yandri menegaskan bahwa kunci utama dari pemerataan kesejahteraan berawal dari pengelolaan desa yang tepat sasaran.

“intinya, kalau desa kita dikelola dengan baik, maka kesejahteraan akan muncul dan di situ kita akan tekan angka kemiskinan, terutama yang masuk ke dalam desil 1 sampai dengan desil 5,” tegas Yandri.

Lebih lanjut, ia juga memberikan sinyal positif terhadap dukungan pemerintah pusat bagi Kabupaten Garut terutama di desa yang akan menjadi program prioritas Kemendes PDT RI.

Sementara itu, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas sambutan yang sangat baik dari pihak Kementerian. Ia berharap sinergi ini dapat segera memberikan dampak nyata bagi masyarakat Garut.

( Bagus Sopian )

Bupati Garut Buka Kejuaraan Renang Pelajar se-Jabar 2026

0

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi membuka Kejuaraan Renang antar Pelajar se-Jawa Barat Piala Bupati Garut Tahun 2026. Ajang kejuaraan olahraga air ini diselenggarakan di GOR Akuatik Talaga Bodas, Kawasan Sarana Olahraga (SOR) RAA Adiwijaya, Kabupaten Garut, Sabtu (9/5/2026).

Bupati Garut menegaskan dukungan penuh dari pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan kompetisi ini. Menurutnya, olahraga merupakan pilar penting dalam membentuk generasi muda Kabupaten Garut yang memiliki fisik prima, mental yang tangguh, serta keberanian.

“Ini yang kami sangat inginkan. kami sangat men-support kegiatan seperti ini. Pemerintah Kabupaten Garut ingin warganya sehat, tangguh, dan kuat. Makanya kami terus mendorong kegiatan olahraga, salah satunya adalah Renang,” ujar Bupati Abdusy Syakur Amin.

Bupati juga menyoroti pentingnya olahraga sebagai solusi untuk mengurangi ketergantungan anak-anak pada gawai _(gadget)_. Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa renang merupakan salah satu olahraga yang disunnahkan oleh Nabi Muhammad SAW.

“Daripada anak-anak kita cuma main gadget, pebih baik kita suruh mereka berolahraga. Olahraga itu selain membuat fisik kuat, mental bagus, dan lebih menghargai kerja keras. Karena kita semua tahu, untuk menjadi atlet yang hebat dan menjadi juara diperlukan latihan,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh orang tua yang hadir mendampingi dan mendukung anak-anaknya bertanding.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Garut, Asep Mulyana, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Bupati Garut beserta jajaran. Ia berharap kejuaraan ini dapat menjadi wadah pembinaan yang melahirkan atlet-atlet pelajar potensial.

“Semoga momentum kegiatan ini ke depannya bisa menghasilkan atlet pelajar yang siap dalam menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (POPWILDA) atau Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA), serta mampu membawa harum nama Kabupaten Garut. Mudah-mudahan kegiatan ini berkontribusi untuk membentuk Kabupaten Garut agar lebih hebat dalam segala hal,” ungkap Asep.

Sementara itu, Ketua Federasi Akuatik Indonesia Kabupaten Garut, Agus Ismail, dalam laporannya menjelaskan bahwa kejuaraan ini merupakan agenda tahunan yang digelar oleh Pengurus Cabang Akuatik Indonesia Kabupaten Garut bekerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik).

Tujuan utama acara ini adalah untuk meningkatkan prestasi cabang olahraga renang sekaligus memasyarakatkannya di lingkungan pendidikan, mulai dari usia anak-anak hingga tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).

Tingginya antusiasme terlihat dari jumlah partisipan. Agus menyebutkan, kejuaraan ini diikuti oleh 604 atlet yang berasal dari 266 sekolah, mencakup 4 tingkatan usia dengan total 1.730 nomor pertandingan.

“Kegiatan ini sangat luar biasa. Inshallah, ini menjadi salah satu evaluasi kita untuk bagaimana olahraga renang itu tidak hanya menjadi bagian dari ekstrakulikuler disekolah. Semoga cabang olahraga renang memiliki potensi mendali untuk setiap _event_ olahraga khususnya untuk multi _event_ olahraga,” jelas Agus.

Ia pun menaruh harapan besar pada hasil kejuaraan ini. “Mudah-mudahan dari hasil yang kita laksanakan hari ini, bisa menjadi ajang pencarian bibit atlet unggul untuk bisa mengikuti di ajang POPWILDA, POPDA, Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS), Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) hingga Pekan Olahraga Nasional (PON),” tutunya.

( A SOPIAN )

Kapolres Garut Pimpin Upacara Sertijab Wakapolres dan Kapolsek Jajaran Serta Pelepasan Purna Tugas Personel Polri

0

GARUTTERKININEWS.COM – Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakapolres Garut dan sejumlah Kapolsek jajaran Polres Garut yang dilaksanakan di Mapolres Garut. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelepasan purna tugas anggota Polri yang memasuki masa pensiun. Sabtu (9/5/2026).

Upacara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh Pejabat Utama Polres Garut, para Kapolsek jajaran, personel Polres Garut, Bhayangkari, serta tamu undangan lainnya.

Dalam pelaksanaan sertijab tersebut, jabatan Wakapolres Garut resmi diserahterimakan dari Kompol Bayu Tri Nugraha Hidayat, S.E., S.I.K., M.M., yang mendapat penugasan pendidikan Dikreg Seskoad LXVII Tahun 2026, kepada Kompol Deny Rahmanto, S.S., S.I.K., M.M., yang sebelumnya menjabat Wakapolres Kuningan Polda Jabar.

Selain itu, dilaksanakan pula serah terima jabatan beberapa Kapolsek jajaran Polres Garut.

Dalam amanatnya, Kapolres Garut menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bentuk penyegaran organisasi, pengembangan karier, serta peningkatan kinerja institusi.

“Mutasi jabatan merupakan dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme dan optimalisasi pelaksanaan tugas kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolres Garut.

Kapolres Garut juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para personel yang memasuki masa purna tugas atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian selama berdinas di institusi Polri.
“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada personel yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya dengan baik. Semoga pengabdian yang telah diberikan menjadi ladang amal ibadah dan tetap menjadi bagian dari keluarga besar Polri,” tambahnya.

Suasana haru turut mewarnai kegiatan pelepasan purna tugas saat pemberian penghormatan dan ucapan perpisahan kepada anggota Polri yang memasuki masa pensiun.

( AGUS SOPIAN )

Tinjau Lokasi Jembatan Putus di Banjarwangi, Bupati Garut Pastikan Pembangunan Jembatan Gantung Permanen Segera Terealisasi

0

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, meninjau langsung kondisi jembatan penghubung strategis antara Desa Kadongdong dan Desa Padahurip di Kecamatan Banjarwangi yang hanyut diterjang banjir bandang, Jumat (8/5/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan pembangunan jembatan gantung baru yang akan didanai oleh pemerintah pusat.

Bupati Garut didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Garut, Agus Ismail, Kepala Dinas Sosial, serta jajaran aparatur kecamatan dan desa setempat.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan langkah cepat pemerintah untuk memulihkan aksesibilitas warga yang sempat terputus. Jembatan baru ini direncanakan sebagai pengganti struktur lama yang hancur akibat bencana.

“Diharapkan ini bisa diselesaikan dalam waktu yang secepat-cepatnya karena kita mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR. Semoga masyarakat disini mendukung kegiatan ini, dan juga tentu saja kegiatan bisa berlangsung lancar sesuai dengan harapan kita,” ujar Bupati Garut.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Garut, Agus Ismail, menjelaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari program Kementerian PU untuk peningkatan aksesibilitas layanan pendidikan dan kesehatan di daerah terpencil melalui pembangunan jembatan gantung.

Berdasarkan hasil kajian teknis, jembatan ini akan memiliki spesifikasi dengan panjang utama ± 80 meter, bentang tambahan (sayap) 13 meter pada sisi kiri dan kanan sehingga total jangkauan mencapai lebih dari 100 meter.

Agus menambahkan, kendala utama terkait jalur pendekat (oprit) kini telah teratasi berkat kolaborasi antara Pemkab Garut dan pihak desa.

“Dan ini yang sedang alhamdulilah melalui dorongan dari Pak Bupati kita akan lakukan kolaborasi dengan pihak desa untuk membuka akses jalur pendekat baik itu di Desa Kadongdong maupun di desa Padahurip,” ungkapnya.

Kepala Desa Kadongdong, Maoluddin Lapit, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian pemerintah daerah dan pusat. Menurutnya, jembatan ini adalah akses vital bagi mobilitas warga Desa Padahurip yang hendak menuju pusat kota.

Jembatan ini merupakan urat nadi bagi warga, terutama setelah jembatan lama hanyut pada tahun 2022. Selama ini, warga harus mengandalkan jembatan darurat hasil swadaya untuk beraktivitas.

“Mudah-mudahan bisa berjalan sesuai harapan menjadi akses warga masyarakat untuk berlalu lintas terutama dari warga masyarakat desa Padahurip, yang mau ke kota kan kesini jalannya, anak sekolah, pokoknya akses vital untuk akses warga masyarakat sebagai petani untuk meningkatkan ekonomi, hasil-hasil ekonomi kan lewat sini,” pungkas Maoluddin.

( AGUS SOPIAN )

Wakil Bupati Garut Pimpin Penertiban PKL di Kawasan Pemda

0

GARUTTERKININEWS.COM – Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, turun langsung memantau proses penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan pusat pemerintahan (Pemda), Jalan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (7/5/2026).

Wakil Bupati menyampaikan bahwa penertiban di sekitar lingkungan Pemda merupakan langkah krusial karena kawasan ini menjadi _barometer_ atau _benchmarking_ kedisiplinan di Kabupaten Garut.

“Kalau misalkan kita menertibkan di perkotaan, pasti ada warga yang protes, kok.. mengapa PKL yang didepan kantor Pemda sendiri tidak ditertibkan. Makanya, hari ini kita bereskan dan tata area di dekat Pemda,” ujar Putri Karlina.

Putri Karlina menegaskan bahwa tindakan ini bukan bermaksud mengusir para pedagang dalam mencari nafkah, melainkan untuk mengatur agar lebih tertib dan rapi. Serta Pemerintah daerah berkomitmen untuk memberikan ruang atau fasilitas yang layak bagi para pedagang agar tetap bisa berjualan tanpa mengganggu ketertiban umum.

“Hal ini semata dilakukan bukan berarti diusir, tapi ditertibkan. Kami memberikan ruang dan fasilitas, jadi saya memohon kepada para PKL agar bisa tertib berdagang disini,” tambahnya.

Selain penataan pedagang, Wakil Bupati memberikan peringatan keras agar tidak ada praktik jual-beli lapak di area relokasi atau tempat penertiban. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir adanya oknum yang memanfaatkan celah bisnis secara ilegal di atas fasilitas pemerintah.

“Tidak boleh ada jual-beli lapak. Hal ini guna meminimalisir orang yang mau mencari peluang, kesempatan atau celah bisnis didalam bisnis,” tegasnya.

Sejalan dengan penertiban PKL, Pemerintah Kabupaten Garut juga tengah merapikan sistem perparkiran di sekitar kawasan Pemda. Guna mencegah menjamurnya parkir liar yang kerap memicu kemacetan. Melalui Dinas Perhubungan (Dishub) akan segera melakukan penetapan lokasi parkir dengan dikelola langsung secara resmi.

( AGUS SOPIAN )