Jumat, Juni 26, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 32

Anggota DPR RI Lola Nelria Oktavia Soroti Kasus Pencabulan Bocah 5 Tahun yang Dilakukan Ayah dan Pamanya di Kabupaten Garut

0
Anggota DPR RI Komisi lll Fraksi NasDem, Lola Nelria Oktavia. (dok.istimewa)
Anggota DPR RI Komisi lll Fraksi NasDem, Lola Nelria Oktavia. (dok.istimewa)

GARUTTERKINI – Anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem Lola Nelria Oktavia ikut menyoroti kasus pencabulan yang melibatkan bocah 5 tahun di Garut, Jawa Barat oleh ayah kandung dan paman korban.

Anggota DPR RI Komisi lll Dapil IX yang meliputi daerah Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya ini prihatin atas terjadinya kasus pencabulan tersebut.

“Peristiwa pemerkosaan dan pencabulan yang berulang dan dilakukan bergantian oleh ayah kakek dan paman (uwa’) kandung dari anak tersebut, adalah sebuah kebiadaban,” kata Lola dalam keterangannya, Jumat (11/4/2025) dikutip dari detik news.

Lola mendorong kepolisian agar menyelidiki adanya kemungkinan pelaku lain. Dia pun meminta kasus tersebut diusut hingga tuntas.

“Kepolisian harus melakukan penanganan secara serius, menyeluruh, dan cepat. Pelaku harus dihukum maksimal sebagai konsekuensi atas perbuatannya dan sebagai pembelajaran bagi masyarakat lainnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Lola mengingatkan agar hak-hak korban terpenuhi. Dia juga mengajak semua pihak untuk memberikan pendampingan psikologis kepada korban.

“Sebagai seorang ibu, saya mengajak semua pihak untuk terlibat dalam memberikan pendampingan psikologis dan memastikan hak-hak korban dapat terpenuhi, terutama berkaitan dengan kondisi kesehatan dan masa depan korban,” ungkap Lola.

Menurutnya, kasus tersebut layaknya gunung es dari banyaknya kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan. Lola mendorong Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Komnas Perempuan, dan Polri untuk sama-sama mencari solusi sistematis.

“Perlu adanya upaya sistematis untuk meningkatkan pelayanan masyarakat dan untuk mencegah terjadinya kejadian serupa di kemudian hari. Saya mengajak semua pihak untuk memikirkan cara penanganan terbaik dan tercepat bagi kasus serupa,” ujarnya.

“Tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, menandakan perlu segera dibentuk dan penguatan Satuan Perlindungan Perempuan dan Anak di tingkat dua yakni Kabupaten dan Kota pada polres-polres se-Indonesia,” sambungnya.

Sebelumnya, Polres Garut menangkap dan menetapkan dua tersangka kasus pencabulan terhadap anak berumur lima tahun di Garut, Jawa Barat. Tersangka dalam kasus ini adalah ayah dan paman korban itu langsung ditahan.

“Berdasarkan hasil penyelidikan, sementara ini kita menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan pencabulan ini,” ucap Kasat Reskrim Polres Garut AKP Joko Prihatin di Mapolres Garut, dilansir detikJabar, Jumat (11/4).

Joko mengatakan ayah dari korban, YMA (25), dan paman korban, YMU (31), mengakui telah mencabuli korban di rumah kakek. Sedangkan sang kakek, ES (57), kata Joko, tidak terlibat.

“Yang jelas, menurut pengakuan pelaku aksi itu dilakukan di rumah orang tuanya (kakek korban),” ucap Joko.

 

Bupati Buka MTQH Ke-45 Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2025 di Lapangan SMPN 2 Singajaya

0
Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) Ke-45 Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2025 di Lapangan SMPN 2 Singajaya, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, pada Kamis (10/4/2025).
Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) Ke-45 Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2025 di Lapangan SMPN 2 Singajaya, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, pada Kamis (10/4/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, buka Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) Ke-45 Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2025 di Lapangan SMPN 2 Singajaya, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, pada Kamis (10/4/2025).

Syakur menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh panitia penyelenggara dan semua pihak yang terlibat dalam menyukseskan acara pembukaan MTQH tingkat kabupaten tahun ini. Selain itu, ia juga berpesan kepada seluruh peserta MTQH untuk menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup.

“Al-Quran bukan sekadar untuk dibaca, namun seharusnya dijadikan pedoman hidup kita sehari-hari” ujar Syakur.

Ia berharap, melalui penyelenggaraan MTQH Ke-45 Tahun 2025 ini, Kabupaten Garut akan menjadi semakin kuat, lebih hebat, lebih berkah, serta senantiasa mendapatkan ridho dan pertolongan dari Allah.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Garut, Mekarwati, menjelaskan bahwa Kecamatan Singajaya ditetapkan sebagai lokasi penyelenggaraan MTQH ke-45 Tingkat Kabupaten Garut Tahun 2025.

Lebih lanjut, Mekarwati menyampaikan bahwa MTQH ke-45 tingkat Kabupaten Garut dilaksanakan mulai Rabu hingga Senin, tanggal 9 – 14 April 2025, bertempat di Kecamatan Singajaya. Sebanyak 1207 peserta atau kafilah dari seluruh kecamatan di Kabupaten Garut berpartisipasi dalam kegiatan ini, mengikuti 9 cabang dan 25 golongan yang diperlombakan.

Cabang-cabang yang diperlombakan meliputi seni baca Al-Quran (5 golongan putra & putri), Qira’at Al-Quran (3 golongan putra & putri), hapalan Al-Quran (5 golongan putra & putri), tafsir Al-Quran (3 golongan putra & putri), fahmil Qur’an (2 golongan putra & putri), syarhil Al-Qur’an (2 golongan putra & putri), seni kaligrafi Al-Qur’an (4 golongan putra & putri), karya tulis ilmiah Al-Qur’an (putra & putri), serta cabang hadis (2 golongan).

Di akhir sambutan atas nama panitia pelaksana MTQ tingkat Kabupaten Garut, Mekarwati menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak atas terselenggaranya MTQH ke-45, serta memohon maaf atas segala kekurangan yang mungkin terjadi selama pelaksanaan kegiatan. ( R Agus Sopian )

Berusaha Menolong Seorang Pengunjung Lain Empat Wisatawan Tenggelam di Pantai Karang Papak

0

GARUTTERKININEWS.COM – Insiden kecelakaan laut (laka laut) terjadi di Pantai Karang Papak, Desa Cikelet, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Minggu (6/4/2025) sekitar pukul 11.30 WIB.

Empat orang wisatawan dilaporkan terseret ombak saat berusaha menolong seorang wisatawan lain yang mengalami kecelakaan di laut.

Keempat korban tersebut diketahui bernama Hendra (35), Ahmad (23), Ari (17), dan Adam (14), warga Kampung Ciharus Sawah RT 03 RW 02, Desa Giri Jaya, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut.

Kasat Polairud Polres Garut, Iptu Aep Saprudin, mengatakan insiden bermula saat keempat korban tengah berada di pesisir pantai. Mereka melihat ada seorang wisatawan yang tenggelam dan berinisiatif berenang ke tengah laut untuk memberikan pertolongan.

“Namun, saat mereka berusaha menolong, tiba-tiba datang ombak besar yang menyeret keempat korban ke tengah laut,” ujar Iptu Aep Saprudin, Minggu (6/4/2025).

Beruntung, dua korban atas nama Hendra dan Ahmad berhasil menyelamatkan diri. Sementara itu, korban Ari berhasil dievakuasi dalam kondisi luka-luka oleh personel Satpolairud Polres Garut, petugas Balawista, dan relawan.

Korban kemudian dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Nasib tragis dialami korban atas nama Adam (14). Remaja tersebut hilang karena terus terbawa arus laut.

Tim gabungan dari Satpolairud, Balawista, relawan, dan masyarakat melakukan pencarian di sekitar lokasi tenggelamnya korban.

“Korban Adam berhasil ditemukan sekitar pukul 15.35 WIB dalam kondisi meninggal dunia, berjarak sekitar 1 kilometer dari lokasi awal tenggelam,” ungkap Iptu Aep.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke Puskesmas Cikelet untuk dilakukan pemeriksaan medis, sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya di Desa Giri Jaya, Kecamatan Cikajang.

( R Agus Sopian)

Tanah Longsor Terjadi di Pasirwangi dan Barusari, Satu Masjid Terancam dan Akses Jalan Terputus

0
Warga bersama aparat setempat bergotong royong membersihkan material longsor yang menutup akses jalan desa di Kampung Katomas, RT 04 RW 08, Desa Barusari, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Minggu (6/4/2025).
Warga bersama aparat setempat bergotong royong membersihkan material longsor yang menutup akses jalan desa di Kampung Katomas, RT 04 RW 08, Desa Barusari, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Minggu (6/4/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Pasirwangi sejak pukul 12.00 hingga 16.00 WIB, Minggu (6/4/2025), mengakibatkan bencana tanah longsor di dua desa, yakni Desa Pasirwangi dan Desa Barusari.

Menurut laporan resmi Camat Pasirwangi, Bambang Rudijanto, longsor terjadi di tiga titik. Dua titik berada di Kampung Pasirwangi RT 01 dan RT 02 RW 04 Desa Pasirwangi, dengan volume longsor masing-masing sepanjang 8 meter dan 15 meter. Sementara satu titik lainnya terjadi di Kampung Katomas RT 04 RW 08 Desa Barusari dengan volume longsor mencapai panjang 15 meter dan tinggi 15 meter.

Akibat peristiwa tersebut, satu bangunan masjid di RT 01 RW 04 Desa Pasirwangi terancam longsor. Selain itu, Talud Penahan Tanah (TPT) di dua lokasi rusak parah. Di Desa Barusari, longsor menyebabkan tertutupnya akses jalan desa oleh material longsoran, sehingga sementara hanya dapat dilalui kendaraan roda dua.

Sejumlah langkah cepat telah dilakukan, seperti pembersihan area terdampak longsor, upaya membuka kembali akses jalan desa, serta edukasi kepada warga agar tetap waspada menghadapi musim penghujan. “Namun, kondisi terakhir di Desa Barusari menunjukkan masih perlunya alat berat untuk membersihkan sisa-sisa material longsoran, ungkap Bambang.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 100 juta.

Pemerintah Kecamatan Pasirwangi melaporkan kebutuhan mendesak berupa pembangunan bronjong, tanggul, dan bantuan infrastruktur lainnya untuk mencegah longsor susulan.

Bambang menambahkan, penanganan awal dilakukan oleh Camat Pasirwangi beserta jajarannya, termasuk Pemerintah Desa Pasirwangi dan Barusari, Relawan KSB Desa Barusari, serta warga setempat.

(R Agus Sopian)

Bupati Garut Tinjau Lokasi Tanah Bergerak di Singajaya, Status Tanggap Darurat Segera Ditetapkan

0
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin (berrompi oranye-biru), meninjau dan berdialog dengan warga terdampak bencana tanah bergerak di Kampung Sawahjoho, Desa Singajaya, Kecamatan Singajaya, Sabtu (6/4/2025).
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin (berrompi oranye-biru), meninjau dan berdialog dengan warga terdampak bencana tanah bergerak di Kampung Sawahjoho, Desa Singajaya, Kecamatan Singajaya, Sabtu (6/4/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, meninjau langsung lokasi bencana tanah bergerak yang terjadi di Kampung Sawahjoho, RT 3 RW 3, Desa Singajaya, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, pada Sabtu (6/4/2025). Dalam kunjungannya, Bupati menyampaikan bahwa gejala pergerakan tanah sudah terdeteksi sejak 27 Juni 2024, namun belum bersifat masif.

“Tadi kami kesini melihat langsung, disampaikan bahwa ada pergerakan tanah. Kami juga ingin mengetahui penyebabnya, karena kami percaya bahwa segala sesuatu pasti ada penyebabnya,” ujar Bupati Syakur.

Melihat kondisi di lapangan, Bupati menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut akan segera menetapkan status tanggap darurat guna mempercepat penanganan bencana, termasuk pendirian dapur umum dan penyaluran bantuan yang lebih intensif bagi warga terdampak.

“Yang pasti bahwa kita akan segera menyatakan tanggap darurat sehingga kita bisa membangun dapur umum, karena disini terlihat ini masyarakat sini kasihan, dari seminggu mereka tidak berani pulang ke tempatnya karena khawatir tiba-tiba ada pergerakan tanah lagi,” ungkapnya.

Bupati juga menginstruksikan Camat Singajaya dan Kepala Desa Singajaya untuk segera mencari lokasi relokasi yang aman, tidak terlalu jauh dari pemukiman warga, dan memiliki biaya infrastruktur yang terjangkau.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tetap tenang, bersabar, dan meningkatkan kewaspadaan, serta memohon doa agar situasi segera membaik. Pemerintah Kabupaten Garut telah memberikan bantuan sementara dan akan terus berupaya memberikan bantuan yang lebih maksimal setelah status tanggap darurat ditetapkan.

“Saya meminta ke depan, juga tetap masyarakat untuk lebih aware di lingkungannya, terutama tentang menjaga lingkungan supaya hijau, tetap lestari,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Aah Anwar Saefuloh, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan asesmen dan pelaporan terkait kondisi di lokasi bencana.

“Kami sudah melakukan asesmen dan mencatat bahwa ini memang bencana. Data sementara telah dilaporkan dan akan diverifikasi oleh dinas teknis, termasuk kondisi jalan,” jelas Aah.

Data sementara mencatat, sebanyak 18 kepala keluarga (KK) terdampak langsung oleh pergerakan tanah, sementara 29 KK lainnya berada dalam zona terancam. Total masyarakat yang terdampak dan terancam mencapai 47 KK.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Garut juga menyerahkan bantuan sementara secara simbolis kepada warga terdampak.

(R Agus Sopian)

Petugas Disdamkar Garut Lepaskan Kaleng Biskuit Lebaran yang Tersangkut di Kepala Bocah Perempuan

0

GARUTTERKININEWS.COM – Momen lebaran menyisakan cerita-cerita seru dan pengalaman baru yang tak terlupakan. Selain bisa berkumpul bersama keluarga besar, acara makan-makan jadi andalan.

Tak heran jika di setiap rumah bakal disajikan camilan yang ditempatkan pada kaleng-kaleng cantik. Seketika jadi serbuan anak-anak. Namun siapa sangka, kaleng kue lebaran bisa jadi petaka.

Seperti baru-baru ini kepala bocah berusia 1 tahun 9 bulan tersangkut pada kaleng kue lebaran. Kepala bocah perempuan itu tak bisa keluar dari dalam kaleng bulat hingga petugas pemadam kebakaran membantu mengeluarkannya.

“Pada hari ini Dinas Pemadam Kebakaran kabupaten garut kedatangan seorang warga desa mekargalih Kecamatan Tarogong Kidul dengan membawa anaknya yang tersangkut dalam kaleng kue,” kata Komandan Regu (Danru) Disdamkar Garut Hendra Rahardian saat dihubungi garutterkininews.com kamis (03/04/2025) siang.

Menurut Hendra, dari pengakuan pelapor anaknya sedang main dan memasukan kaleng bekas kue ke kepala, namun ketika akan dibuka kaleng tersebut susah untuk dilepas.

“Khawatir dengan keadaan anaknya ia pun mendatangi mako Disdamkar garut untuk meminta bantuan,” ujarnya.

Dikatakan Hendra, setelah mendapatkan informasi tersebut, beberapa petugas penyelamat langsung melakukan tindakan pada pukul 12.10 WIB. Proses evakuasi berlangsung selama 5 menit dan berhasil melepaskan kaleng kue Lebaran dari kepala anak tersebut pada pukul 12.15 WIB.

“Penanganan yang dilakukan tim, Menggunting atap kaleng tersebut dengan kehati-hatian agar supaya udara di dalam kaleng yang mengendap bisa keluar, memberi oil di kepala anak agar supaya licin, dan Allhamdulilah petugas berhasil mengangkat kaleng dengan ke hati-hatian,” ucapnya.

Hendra menghimbau kepada para orang tua agar selalu memperhatikan anak-anaknya, sekecil apapun itu orang tua harus selalu memperhatikan anaknya. (R Agus Sopian)

Kapolres Garut Dampingi Wakapolri Cek Pos Terpadu Limbangan

0

GARUTTERKININEWS.COM – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol. Dr. Ahmad Dofiri laksanakan kunjungan kerja dalam rangka Operasi Ketupat 2025 yang bertujuan untuk memastikan kelancaran dan keamanan menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 H di Pos Pam Terpadu GTC Limbangan. Jumat (28/03/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan Lebaran serta mengamankan arus mudik dan balik.

Dalam kunjungan kerja ini, Wakapolri memimpin rapat koordinasi dengan jajaran kepolisian yang menjadi titik fokus pengamanan selama periode Ops Ketupat 2025, Selain itu Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang memaparkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Garut.

Beliau juga melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan yang sudah didirikan di Limbangan guna memantau kesiapan pengamanan.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolri menekankan pentingnya pengamanan yang efektif dan sinergi antar instansi terkait untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan selama libur Lebaran, termasuk pengaturan arus lalu lintas, penanganan kemacetan, serta pengawasan terhadap protokol kesehatan.

“Tujuan utama dari Operasi Ketupat 2025 adalah untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat selama perayaan Lebaran, serta menjaga kelancaran arus mudik dan balik,” kata Wakapolri dalam sambutannya.

Selain itu, Wakapolri juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan anggota kepolisian dalam menjaga ketertiban dan keamanan, serta mengajak masyarakat untuk bekerja sama dengan pihak berwenang dalam menjaga situasi kondusif.

“Kami juga akan fokus pada pengawasan terhadap potensi kerumunan di tempat-tempat umum dan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan,” lanjutnya.

Sebagai bagian dari Ops Ketupat 2025, Polri juga menyiapkan pengamanan terhadap objek vital seperti pusat perbelanjaan, tempat ibadah, dan kawasan wisata yang banyak dikunjungi selama libur Lebaran.

Wakapolri berharap, seluruh jajaran kepolisian dapat bekerja sama secara maksimal untuk memastikan Idul Fitri dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut Waka Polri juga memberikan bingkisan kepada anak yatim piatu dan petugas keamanan yang ikut melakukan pengamanan seperti TNI, Dishub, Damkar, Sat Pol PP, awak media dan lainnya.

(R Agus Sopian)

Polisi Evakuasi Seorang Pria Lansia Penumpang Bus Primajasa yang Ditemukan Meninggal Dunia

0

GARUTTERKININEWS.COM – Seorang pria lansia ditemukan meninggal dunia di dalam kendaraan bus Primajasa yang tengah dalam perjalanan dari Bekasi menuju Tasikmalaya pada Kamis, 27 Maret 2025, sekitar pukul 13.00 WIB.

Peristiwa tersebut dilaporkan kepada pihak Polsek Limbangan, yang segera melakukan penyelidikan dan membawa jenazah korban ke Puskesmas Limbangan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Korban yang diketahui bernama Handi, lahir di Tasikmalaya pada 1 Juli 1960 dan bekerja sebagai wiraswasta, ditemukan dalam keadaan meninggal oleh kondektur bus setibanya di wilayah Limbangan.

Kapolsek Limbangan Kompol Wasino, S,H., mengatakan menurut keterangan kondektur bus, korban diketahui naik dari Bekasi dalam kondisi sakit.

Saat tiba di Puskesmas Limbangan, pemeriksaan luar jenazah tidak menunjukkan tanda-tanda kekerasan fisik, yang menandakan kemungkinan meninggalnya korban disebabkan oleh kondisi medis.

“Jenazah korban kini telah diserahkan kepada keluarga untuk proses lebih lanjut. Pihak Polsek Limbangan menghubungi keluarga korban.” Ujar Kapolsek.

Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada terhadap kondisi kesehatan diri atau orang lain, terutama dalam perjalanan jauh. Pemeriksaan kesehatan sebelum bepergian dapat membantu mencegah kejadian serupa di masa depan.

(R Agus Sopian)

Wakil Bupati Garut Apresiasi Polres Garut atas Program Mudik Gratis 2025

0

GARUTTERKININEWS.COM – Polisi Resor (Polres) Garut adakan program mudik gratis untuk pemudik asal Kabupaten Garut yang ingin kembali ke kampung halaman masing-masing. Para pemudik ini diberangkatan dari Polres Garut, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Rabu (26/3/2025).

Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Polres Garut atas penyelenggaraan program mudik gratis ini. Ia menyebutkan bahwa program ini sangat membantu masyarakat yang ingin kembali ke kampung halaman.

“Saya mengapresiasi kepada Polres Garut terkait mengakomodir rekan-rekan kita yang ingin kembali ke kampung halaman mereka masing-masing,” ujar Putri.

Putri menuturkan bahwa Pemerintah Kabupaten Garut berencana untuk mengadakan program serupa di tahun 2026 namun dengan konsep yang berbeda, yaitu dengan menjemput masyarakat Garut yang berada di luar kota untuk mudik ke Garut dan mengantarkan kembali ke Kota tujuan setelahnya.

Ia berharap kebaikan Polres Garut ini membawa berkah dan rezeki. Ia juga mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1446 H.

Sementara itu, Kapolres Garut, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Fajar Gemilang, menjelaskan bahwa program mudik gratis Polres Garut 2025 ini terlaksana berkat kerja sama dan dukungan dari pemerintah daerah, TNI, dan unsur pemerintah daerah lainnya.

“Pada hari ini Alhamdulillah Polres Garut bekerja sama dan didukung oleh pemerintah daerah, TNI serta unsur pemerintah daerah bisa melaksanakan program mudik gratis Polres Garut 2025,” jelasnya.

(R Agus Sopian)

Dinas Kesehatan Garut Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan saat Libur Idul Fitri 2025

0
Kepala Dinkes Kabupaten Garut, dr. Hj. Leli Yuliani.
Kepala Dinkes Kabupaten Garut, dr. Hj. Leli Yuliani.

GARUTTERKININEWS.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Garut memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan selama libur bersama Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 M. Seluruh UPT Puskesmas di Garut akan tetap melayani masyarakat, khususnya layanan gawat darurat (IGD), rawat inap, dan persalinan selama 24 jam.

Berdasarkan informasi resmi dari Dinas Kesehatan Garut, layanan rawat jalan di Puskesmas akan tetap dibuka mulai pukul 07.30 hingga 14.00 WIB. Sementara itu, di UOBK RSUD dr. Slamet Garut dan UOBK RSUD Malangbong, IGD tetap beroperasi selama 24 jam, namun layanan poliklinik dan rawat jalan akan tutup pada 28 Maret hingga 7 April 2025.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr. Hj. Leli Yuliani, M.M., Rabu (26/3/2025), menyampaikan bahwa untuk PKM Pameungpeuk tidak tersedia layanan khusus karena akan digunakan sebagai lokasi tempat tidur pasukan Pengamanan (PAM) Brimob dan Dalmas dari Polres Garut dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2025 untuk pengamanan Idul Fitri di Garut Selatan.

Sementara itu, untuk Kecamatan Cibalong, Dinas Kesehatan Garut berencana menyediakan Rest Area bagi pemudik. “Insyaallah kami akan melaksanakan penyediaan Rest Area pada masa mudik bekerja sama dengan Forkopimcam, PKM Cibalong, dan Maroko,” ujar dr. Leli.

Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kesehatan selama libur Lebaran dan memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs resmi Dinas Kesehatan Garut di dinkes.garutkab.go.id atau melalui media sosial resmi dinkeskab.garut.

(R Agus Sopian)