Jumat, Juni 26, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 31

Warga Kampung Sudika Indah RW 13 Desa Haurpanggung Bersatu dalam Kerja Bakti untuk Mewujudkan Kampung yang Bersih dan Sehat

0

GARUTTERKININEWS.COM – Pada hari minggu 27/04/2025 warga kampung sudika indah RT 01,02, 03, 04, 05, RW 13 Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, menunjukkan semangat gotong-royong yang luar biasa dalam melaksanakan kerja bakti.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua RT RW warga masyarakat yang bahu-membahu bekerja sama untuk membersihkan dan memperindah lingkungan sekitar.

Ketua RT 02 Kampung Sudika Indah Agus Sopian yang turut serta dalam kegiatan ini, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme warga kami dalam melaksanakan kerja bakti.

“Saya sangat bangga melihat warga yang begitu antusias dan bahu-membahu dalam melaksanakan kerja bakti ini,” kata Agus.

Kerja bakti ini bertujuan untuk mewujudkan kampung yang bersih dan sehat, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.

 

Dalam kegiatan kerja bakti ini, warga melakukan berbagai aktivitas, seperti membersihkan jalan lingkungan memotong rumput liar, dan membersihkan sampah di sekitar lingkungan.

Kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga dapat mempererat hubungan antar warga masyarakat.

“Saya berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagi warga lainnya untuk melakukan kerja bakti dan menjaga lingkungan,” ujar Agus.

Dengan semangat gotong-royong dan kerja sama yang baik, warga dapat mewujudkan Kampung yang bersih dan sehat, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.Kalau Bukan Kita Siapa Lagi yang Peduli.

( R A )

 

Bupati Garut Pastikan Pelayanan Publik Transparan dan Akuntabel dalam Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke-29

0
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, sampaikan amanat dalam upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-29 tingkat Kabupaten Garut di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Jum'at (25/4/2025).
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, sampaikan amanat dalam upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-29 tingkat Kabupaten Garut di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Jum'at (25/4/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan amanat terkait pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik dalam upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-29 tingkat Kabupaten Garut. Acara yang berlangsung di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, pada Jum’at (25/4/2025) ini dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para camat, kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menekankan pentingnya mewujudkan pelayanan publik yang lebih transparan, akuntabel, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Garut. Syakur menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada para camat serta Kepala SKPD atas dedikasi dan pengabdian yang telah ditunjukkan selama tahun 2024.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada para camat dan Kepala SKPD yang telah menunjukkan dedikasinya dan pengabdian selama tahun 2024,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati Garut memotivasi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kinerja dengan ukuran yang akuntabel dan terukur.

Pihaknya berkomitmen untuk melakukan pendekatan yang objektif, terukur, serta universal dalam setiap kebijakan dan tindakan.

Syakur juga menyoroti pentingnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebagai salah satu target utama yang ingin dicapai agar pembangunan di Kabupaten Garut dapat berkelanjutan. Beliau berharap agar seluruh Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) benar-benar berorientasi pada pencapaian tujuan yang terarah dan efisien.

“Semoga bapak/ibu melaksanakan kegiatan dengan sepenuh hati, terukur, dan tidak ada pemborosan, syukur-syukur ada efisiensi,” tegasnya.

Syakur juga menyampaikan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah merupakan bagian esensial dari implementasi otonomi daerah. Menurutnya, pemerintah daerah dituntut oleh masyarakat untuk mewujudkan kondisi kabupaten yang sesuai dengan harapan mereka, sejalan dengan amanah pemilihan kepala daerah.

Ia menekankan pentingnya implementasi di lapangan dan sangat bertumpu pada upaya seluruh pelaksana.

“Tolong kita manfaatkan momentum ini untuk menunjukkan komitmen Kabupaten Garut untuk serius memperjuangkan apa yang menjadi harapan masyarakat itu dalam peningkatan kualitas pelayanan yang berorientasi pada pembangunan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera,” pungkasnya. (R Agus Sopian)

Polsek Pameungpeuk Bersama Ratusan Relawan Gelar Aksi Bersih-Bersih Sungai Cikaso-Cipaleubuh

0

GARUTTERKININEWS.COM – Dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan dan mengantisipasi potensi banjir saat musim hujan, Polsek Pameungpeuk bersama unsur Forkopimcam dan ratusan relawan melaksanakan kegiatan kerja bakti membersihkan bantaran Sungai Cikaso–Cipaleubuh yang berlokasi di wilayah Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut. Rabu (23/04/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Pameungpeuk, IPTU Bangbang Sudarsono, didampingi Camat Pameungpeuk, Danramil 1119/PMPK, serta sejumlah instansi terkait dan Lebih dari 100 relawan dari berbagai institusi dan elemen masyarakat turut ambil bagian dalam aksi gotong royong tersebut.

Aksi bersih-bersih ini difokuskan pada pengangkatan sampah, ranting pohon, serta tumbuhan liar yang menghambat aliran air sungai. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa aliran Sungai Cikaso-Cipaleubuh tetap lancar, terutama dalam menghadapi musim hujan yang bisa meningkatkan risiko banjir.

Kapolsek Pameungpeuk menyampaikan bahwa kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Polri dengan masyarakat serta wujud nyata pelayanan kepolisian di tengah masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menjaga lingkungan,” ujar IPTU Bangbang.

Melalui kerja bakti ini, Polsek Pameungpeuk berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan bersama-sama mencegah bencana sejak dini.

( R Agus Sopian)

Wabup Garut Ajak Masyarakat Korban Pelecehan Seksual Oknum Dokter untuk Berani Melapor

0
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menghadiri Pertemuan terkait Tindaklanjut Kasus Pelecehan yang Dilakukan oleh Oknum Dokter di Garut, yang dilaksanakan di Aula DPPKBPPPA Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (22/04/2025).
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menghadiri Pertemuan terkait Tindaklanjut Kasus Pelecehan yang Dilakukan oleh Oknum Dokter di Garut, yang dilaksanakan di Aula DPPKBPPPA Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (22/04/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Wakil Bupati (Wabup) Garut, Putri Karlina, mengajak masyarakat khususnya para perempuan Garut yang merasa pernah menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum dokter berinisial I untuk berani melapor.

Hal tersebut disampaikan oleh Wabup Garut seusai melakukan pertemuan terkait tindaklanjut kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum Dokter, yang dilaksanakan di Aula Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (22/4/2025).

Ia menyampaikan bahwa kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum dokter tersebut saat ini sudah berjalan, bahkan dokter berinisial I ini sudah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.

Meski demikian, imbuh Putri, pihaknya masih memerlukan peran dari masyarakat Garut yang merasa pernah menjadi korban dari oknum dokter tersebut.

“Saat ini memang sudah ada laporan yang masuk dan diproses, tapi alangkah baiknya teman-teman yang memang punya pengalaman yang tidak mengenakan terkait oknum tersebut untuk maju melaporkan, datang ke dinas terkait ke tempat perlindungan perempuan dan anak, untuk bisa _speak up_ atau melaporkan apa yang teman-teman alami berkaitan dengan kasus tersebut,” ujar Putri.

Wabup Garut mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memberikan perlindungan, baik kerahasiaan identitas, perlindungan secara mental, hingga perlindungan hukum bagi masyarakat yang berani melaporkan aksi tercela dari oknum dokter tersebut.

Bahkan, lanjut Putri, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, telah menerjunkan langsung Tim Kuasa Hukum Jabar Istimewa yang akan memberikan perlindungan hukum hingga nasihat hukum secara gratis bagi para korban yang melapor.

“Jadi tidak perlu khawatir biaya, tidak perlu khawatir terkait dengan identitas yang akan terungkap, dan juga di sini fasilitasnya lengkap, datang mengadu diberikan perlindungan secara psikologis, diberikan perlindungan secara hukum juga, dan nanti teman-teman kalau memang teman-teman ingin oknum tersebut dihukum seadil-adilnya ayo laporkan, berani laporkan,” ucap Putri.

Terakhir, Putri mengajak semua pihak untuk senantiasa semangat dan terus mengupayakan keselamatan serta perlindungan perempuan dan anak, khususnya di Kabupaten Garut.

Sebelumnya, aksi tercela oknum dokter berinisial I ini sempat viral di dunia maya beberapa waktu lalu, berkat kerja sama semua pihak, kini oknum dokter tersebut sudah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian dalam kasus pelecehan seksual. (R Agus Sopian)

Jumlah Korban Pelecehan Oknum Dokter di Garut  Bertambah Jadi Lima Orang

0

GARUTTERKININEWS.COM – Korban oknum dokter kandungan dengan inisial MSF (33), pelaku pelecehan kepada pasiennya di klinik kesehatan di Kabupaten Garut, kembali melapor ke Polres Garut.

Kasat Reskrim Polres Garut AKP Joko Prihatin mengatakan, Korban yang melaporkan bertambah 3 orang, sehingga jumlah total ada 5 orang Korban yang sudah melaporkan.

“Hingga hari ini, Selasa (22/4/2025), total korban yang telah melapor sebanyak lima orang. Salah satunya adalah korban yang kasusnya sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu,” ujar AKP Joko.

Pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi serta barang bukti untuk mengungkap lebih lanjut kronologi serta kemungkinan adanya korban tambahan.

Tindakan tegas ini menunjukkan komitmen Polres Garut dalam menangani kasus kekerasan seksual secara serius dan profesional. Masyarakat pun di himbau untuk tidak takut melapor apabila mengalami atau mengetahui kejadian serupa

Polres Garut menjamin rahasia dan akan memberikan perlindungan dengan maksimal kepada Korban.

Polres Garut juga masih membuka nomor aduan untuk kasus ini melalui WhatsApp dengan nomor 081113404040. ( R Agus Sopian )

Buka Sidang Kelompok Musrenbang RKPD 2026, Bupati Garut Tekankan Kesesuaian Program dengan Harapan Masyarakat

0
Pelaksanaan pembukaan Sidang Kelompok Musrenbang Penyusunan RKPD Kabupaten Garut Tahun 2026 Lingkup Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, yang dilaksanakan Aula Bappeda Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (21/4/2025).
Pelaksanaan pembukaan Sidang Kelompok Musrenbang Penyusunan RKPD Kabupaten Garut Tahun 2026 Lingkup Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, yang dilaksanakan Aula Bappeda Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (21/4/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, membuka secara resmi Sidang Kelompok Musrenbang Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Garut Tahun 2026 Lingkup Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, yang dilaksanakan di Aula Bappeda Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (21/4/2025).

Dalam sambutannya, Ia menilai bahwa melalui kegiatan ini pemerintah mencoba untuk merealisasikan apa yang menjadi keinginan masyarakat terkait dengan pembangunan dalam berbagai macam bidang di Kabupaten Garut.

Atas hal tersebut, Syakur berharap setiap program dan kegiatan yang diputuskan harus sesuai dengan harapan masyarakat, untuk menjadikan Garut yang lebih baik lagi, lebih maju lagi, dan lebih sejahtera lagi.

Selain itu, imbuh Syakur, pihaknya juga berpesan agar setiap program dan kegiatan yang diputuskan untuk senantiasa terkait dengan _Key Performance Indicator_ (KPI) atau indikator kinerja utama dari pemerintah, salah satunya yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui indikator _Human Development Index_(HDI) atau Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

“Saya minta satu hal barangkali, bahwa saya mohon di setiap program itu, itu selalu terkait dengan KPI kita (atau) _Key Performance Indicator_ kita, indikator kinerja yang utama, jadi saya mengingatkan bahwa secara sederhana bahwa kita sama-sama punya tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Indikator _human development index_ atau IPM, jadi di bayangan saya itu mohon setiap program itu dikaitkan hal tersebut, dikaitkan dengan indikator tambahannya,” ujar Syakur.

Ia pun berpesan agar setiap program dan kegiatan tersebut memiliki data tambahan dan data pelengkap yang terukur secara kuantitatif, untuk memudahkan dalam melakukan proses perbandingan dan pemilihan program prioritas.

Terlebih, menurutnya melalui Musrenbang ini akan terinvetarisir semua harapan masyarakat mulai dari teknokrat, janji politik, aspirasi _bottom up_ maupun _top down_ dan lain sebagainya.

“Musrenbang ini akan jadi repot bagi kita semua karena kita mencoba menginventarisir semua harapan masyarakat, mulai teknokrat, janji politik, aspirasi _bottom up, top down_, dan lain-lain, nah ujungnya nanti akan ada seleksi, seingat saya dulu ketika kita menginventarisasi semua harapan masyarakat itu bisa saja yang dimasukkan itu 3 atau 4 kali dari kemampuan fiskal kita, sehingga mau tidak mau kita akan melakukan prioritas, nah prioritas ini dari awal kita harus membuat bahwa setiap pemilihan itu, itu harus bisa diperbandingkan,” tandasnya.

( R Agus Sopian)

Polisi Tetapkan Oknum Dokter Kandungan di Garut Pelaku Pelecehan Jadi Tersangka

0

GARUTTERKININEWS.COM – Oknum Dokter Kandungan dengan inisial MSF (33), pelaku pelecehan kepada pasiennya di klinik kesehatan di Garut, Jawa Barat, yang tengah viral saat ini kini statusnya telah jadi tersangka.

Kapolres Garut AKBP Mochammad Fajar Gemilang, dalam Konferensi Pers di Mapolres Garut, mengatakan, pelaku mengaku sudah melakukan aksi bejatnya itu sebanyak empat kali.

Pelaku mengaku hanya empat kali, tapi kami akan memeriksa berapa korban yang telah mendapatkan perlakukan kekerasan seksual baik di dalam fasilitas kesehatan maupun di luar.

“Jadi untuk sementara yang diakui pelaku hanya empat kali, tapi kami nanti akan memeriksa beberapa korban,”kata Kapolres Garut AKBP Mochammad Fajar Gemilang, Kamis (17/4/2025).

Menurutnya, pengungkapan kasus tersangka MSF, berasal dari laporan AED (24), seorang korban di luar korban yang berada dalam video yang tengah viral saat ini.

“Peristiwa di mulai saat korban konsultasi dengan pelaku, kemudian mendatangi klinik di wilayah Garut karena masalah kesehatan,” ujar Fajar.

Kemudian beberapa hari kemudian, pelaku menawarkan kunjungan praktik di kediaman korban, hingga tiga hari kemudian pelaku datang ke rumah korban dan melakukan pemeriksaan.

“Pelaku melakukan pemeriksaan, seperti menyuntik dan pemeriksaan lainnya, namun pembayarannya diminta dilakukan di tempat tinggal pelaku,” kata Fajar.

Karena pelaku menggunakan ojek online, kemudian pelaku meminta korban untuk mengantarkannya, dengan alasan masih satu arah jalur perjalanan.

“Kebetulan rumah korban dan pelaku satu arah,” katanya.

Saat berencana melakukan pembayaran biaya perawatan sebesar Rp. 6 juta di luar rumah pelaku, tersangka MSF meminta korban untuk membayarnya di dalam rumah milik pelaku.

“Saat di dalam rumah, pelaku mencium leher dan sebagainya, dan korban menolak bahkan korban mengancam akan melaporkannya,” ujarnya.

Tak terima dengan perlakuan tak pantas itu, korban kemudian melaporkan tersangka MSF ke Mapolres Garut.

“Kami juga menghimbau kepada warga yang menjadi korban agar segera melaporkan ke Polres Garut, rahasia akan kami jamin dan kami akan memberikan perlindungan dengan maksimal.” Ujar Kapolres Garut.

Polres Garut juga membuka nomor aduan untuk kasus ini melalui WhatsApp dengan nomor 081113404040.
(R Agus Sopian)

Direksi Perumda Tirta Intan Garut Hadiri Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Permendagri

0
Direksi Perumdam Tirta Intan Garut Hadiri Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Permendagri se-Provinsi Jawa Barat. (Dok-Ist)
Direksi Perumdam Tirta Intan Garut Hadiri Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Permendagri se-Provinsi Jawa Barat. (Dok-Ist)

GARUTTERKININEWS.COM – Hari ini, Rabu, 16 April 2025, Direksi Perumdam Tirta Intan Garut memulai kegiatannya dengan apel pagi di kantor pusat, diikuti dengan Rapat Koordinasi (Rakor) yang berlangsung di Cabang Cilawu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja serta membahas strategi pencapaian target yang telah ditetapkan di Cabang Cilawu.

Dirut PDAM Tirta Intan Garut H. Dr. Aja Rowikarim dalam kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa Rakor ini sangat penting untuk memastikan setiap cabang bekerja dengan optimal.

“Kami selalu berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan operasional di setiap cabang. Dengan kerja keras dan sinergi tim, saya yakin kita akan mencapai tujuan bersama,” ujar Aja

Setelah pelaksanaan apel dan rakor, Aja Rowikarim bersama beberapa kepala bagian melanjutkan agenda ke Hotel Horison Bekasi untuk menghadiri acara Sosialisasi Permendagri Nomor 23 Tahun 2024 tentang Organ dan Kepegawaian Badan Usaha Milik Daerah Air Minum, serta Halal Bihalal PDAM se-Provinsi Jawa Barat. Acara ini dihadiri oleh berbagai PDAM dari seluruh wilayah Jawa Barat dan berlangsung pada tanggal 16-17 April 2025.

“Sosialisasi ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman tentang regulasi terbaru, terutama terkait dengan pengelolaan organisasi dan kepegawaian di PDAM. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang untuk memperkuat silaturahmi antar PDAM di Jawa Barat, yang tentunya akan saling mendukung dalam mewujudkan pelayanan air bersih yang lebih baik untuk masyarakat,” tambah Aja

Melalui kegiatan-kegiatan ini, Perumdam Tirta Intan Garut terus berupaya menjaga komitmen dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta memperkuat hubungan antar PDAM di tingkat provinsi.

Dengan semangat kebersamaan, Perumdam Tirta Intan Garut melangkah pasti menuju masa depan yang gemilang. (A.Sopyan)

Kurang dari 24 Jam Polres Garut Amankan Oknum Dokter Yang Diduga Lakukan Pelecehan

0

GARUTTERKININEWS.COM – Sat Reskrim Polres Garut bergerak cepat menindaklanjuti viralnya rekaman CCTV yang menunjukkan dugaan pelecehan terhadap pasien perempuan hamil oleh seorang oknum dokter kandungan di sebuah klinik di Garut.

Dalam waktu kurang dari 24 jam sejak video tersebut beredar, polisi berhasil mengamankan terduga pelaku untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang mengatakan Polres Garut langsung bertindak begitu menerima laporan dari salah satu korban.

Pihaknya mengetahui adanya video viral tersebut pada Senin, 14 April 2025 malam “Tadi malam kita ketahui rekaman CCTV viral, oknum dokter yang melakukan dugaan perbuatan pelecehan.

Menindaklanjuti hal itu, kami bergerak cepat sehingga belum 24 jam kita sudah berhasil mengamankan yang diduga pelaku”, ujar Fajar, kepada awak media. Selasa (15/4/2025) malam.

Saat ini sudah ada dua orang korban yang melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Pihaknya masih terus melakukan pendalaman termasuk memeriksa terduga pelaku secara intensif di Mapolres Garut.

Menurutnya, terduga pelaku berinisial MSF atau I ini diamankan di wilayah Garut dan saat ini sedang berada di ruangan khusus untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Status oknum dokter tersebut masih sebagai saksi, dan penyidik tengah mendalami kasus ini guna menentukan langkah hukum berikutnya.

Proses hukum terhadap pelaku melibatkan koordinasi lintas lembaga. Sesuai Pasal 308 Undang-Undang Kesehatan, apabila tenaga medis dalam melaksanakan profesinya melakukan tindak pidana, harus ada rekomendasi dari Majelis Disiplin Profesi Kesehatan.

“Kami sudah koordinasi dengan Kemenkes, rencana besok akan datang ke Garut”, ucap Fajar.

Kapolres menambahkan bahwa video viral tersebut bertanggal 20 Juni 2024, tapi berdasarkan informasi, dokter tersebut sudah tidak aktif praktik sejak Desember 2024.

Hal ini menjadi salah satu aspek yang tengah didalami oleh penyidik guna mengungkap lebih jauh rentang waktu dan dugaan tindak pelecehan yang dilakukan.

Ia juga menyampaikan alasan Polres Garut belum menghadirkan pelaku ke publik karena masih dalam proses pemeriksaan.

“Kami juga membuka posko pengaduan apabila ada korban lain agar melaporkan ke Polres Garut.” Pungkas Fajar. ( R Agus Sopian)

Sebanyak 1.727 ASN Baru Dilantik, Garut Masuk Daerah Tercepat Pengangkatan ASN di Indonesia

0
Ribuan ASN baru yang terdiri dari 1.571 PPPK dan 156 CPNS mengikuti prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Lapangan Oto Iskandar Di Nata, Kecamatan Garut Kota, Selasa (15/4/2025).
Ribuan ASN baru yang terdiri dari 1.571 PPPK dan 156 CPNS mengikuti prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Lapangan Oto Iskandar Di Nata, Kecamatan Garut Kota, Selasa (15/4/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Suasana haru dan bahagia menyelimuti Lapangan Oto Iskandar Di Nata, Alun-alun Garut, Selasa (15/4/2025) pagi, saat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut secara resmi melantik dan mengambil sumpah sebanyak 1.727 orang. Rinciannya, 156 CPNS yang terdiri dari 143 tenaga teknis dan 13 tenaga kesehatan, serta 1.571 PPPK yang terdiri dari 896 tenaga teknis, 599 guru, dan 76 tenaga kesehatan.

Pelantikan ini menjadi momen istimewa karena selain dihadiri suami, istri dan sanak keluarga, juga dihadiri langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia, Prof. Zudan Arif. Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pelaksanaan pelantikan tersebut.

“Sungguh suatu kebahagiaan dan kehormatan bagi masyarakat Garut, artinya pada hari ini pelantikan ini dihadiri oleh orang yang sangat memiliki kontribusi dalam pelantikan hari ini,” ungkap Bupati Syakur.

Ia mengungkapkan bahwa proses pelantikan ini melalui perjalanan panjang dan penuh dinamika, khususnya terkait pengangkatan tenaga honorer yang telah lama mengabdi di lingkungan Pemkab Garut. Beberapa di antaranya bahkan sudah bekerja selama dua dekade lebih.

“Tadi saya dengar ada yang sudah 25 tahun, ada yang 20 tahun. Apapun itu, saya ucapkan terima kasih dan mohon maaf baru saat ini kami bisa memberikan penghargaan yang lebih layak,” tutur Syakur.

Syakur menegaskan bahwa keputusan pelantikan diambil melalui perhitungan yang matang dan kesiapan anggaran daerah. Menurutnya, Pemkab Garut ingin menunjukkan komitmen nyata terhadap dedikasi para tenaga honorer.

“Kami sangat menghargai terhadap dedikasi PPPK selama ini, setelah kami hitung-hitung ternyata kami bisa memenuhi yang akan dibayarkan sehingga kita laksanakan saja,” tegas Bupati Syakur.

Ia mengapresiasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) atas percepatan proses penetapan, sehingga pelaksanaan pelantikan dapat berlangsung pada hari ini.

“Ini karena dibuat oleh BKN jadi cepat, jadi kan kemarin itu kan agak terhambat tapi kami minta tolong BKN supaya Garut itu diprioritaskan alhamdulilah sehingga hari ini semua kita sudah dinyatakan memenuhi syarat dan dilantik,” tambahnya

Sementara itu, Kepala BKN RI, Prof. Zudan Arif, menyampaikan apresiasinya kepada Pemkab Garut, yang menurutnya termasuk dalam 9% instansi daerah tercepat di Indonesia dalam pelaksanaan pengangkatan ASN tahun ini. Pemkab Garut telah menunjukkan gerak cepatnya dalam melaksanakan pengangkatan ASN, mengingat saat ini masih terdapat instansi di daerah lain yang belum siap melaksanakan pengangkatan ASN.

Masih ada yang menunda sampai dengan Juni, tapi Pak Bupati (Garut) bulan April ini sudah langsung diangkat maka BKN juga bergerak cepat,” ungkap Zudan..

Ia juga menambahkan bahwa secara nasional BKN telah menyelesaikan 72% proses pemberian Nomor Induk Pegawai (NIP), dan percepatan yang dilakukan Pemkab Garut layak menjadi contoh bagi daerah lain.

“Nah jadi Garut termasuk 9% yang tercepat di seluruh Indonesia, maka kami datang memberikan apresiasi untuk itu,” tandasnya.

(R Agus Sopian)