Jumat, Juni 26, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 33

Wabup Garut Tinjau Samsat, Pastikan Kelancaran Pemutihan Pajak Kendaraan

0
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, meninjau pelayanan di Kantor Samsat Garut pada Selasa (25/3/2025).
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, meninjau pelayanan di Kantor Samsat Garut pada Selasa (25/3/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, meninjau langsung pelayanan di Kantor Samsat Garut, Jalan Suherman, Kecamatan Tarogong Kidul, pada Selasa (25/3/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran program pelayanan “pemutihan” pajak kendaraan bermotor, sebagai program Kado Pemprov Jabar untuk membebaskan tunggakan pajak kendaraan bermotor.

Saat menyapa masyarakat yang hadir, Putri Karlina menyoroti antusiasme warga yang sejak pagi menunggu pelayanan pembebasan tunggakan pajak kendaraan bermotor. Ia menegaskan bahwa pajak yang dibayarkan masyarakat akan digunakan untuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Garut.

Selain itu, Putri juga meminta kepada masyarakat yang akan mendapatkan pelayanan untuk meminta solusi terbaik jika terjadi kendala-kendala pada saat pelaksanaan pembayaran, khususnya dalam sisi administrasi.

“Tadi saya sudah nitip ke orang Samsat supaya dipermudah. Karena intinya kan bapak ibu mau bayar, ada niat baik masa dipersulit,” katanya.

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak segan melaporkan jika menemukan pungutan liar (pungli). Putri Karlina juga meminta masyarakat memastikan kelengkapan dokumen sebelum mengakses layanan pemutihan pajak agar proses berjalan lancar.

“Bapak ibu intinya saya menitipkan kepada Samsat Kabupaten Garut supaya melayani bapak ibu dengan sepenuh hati, tapi bapak ibu juga harus memenuhi apa yang menjadi kewajiban dan harus memenuhi apa yang menjadi persyaratan,” ujarnya.

Di akhir kunjungan, Wakil Bupati mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program pemutihan pajak yang berlangsung dari 20 Maret hingga 6 Juni 2025.

“Mumpung ada hadiah dari Pak Gubernur Jawa Barat, ayo manfaatkan kesempatan ini. Lunasi pajak kendaraan bermotor tahun berjalan agar tidak menunggak di tahun berikutnya,” tandasnya.

(R Agus Sopian)

Pemkab Garut Gelar Bazar Ramadan, Pedagang dan Pembeli Berkesempatan Umroh

0
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin (tengah), didampingi Wakil Bupati Garut, Putri Karlina (kanan), dan Sekda Nurdin Yana, memimpin Briefing Mingguan di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Senin (24/3/2025).
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin (tengah), didampingi Wakil Bupati Garut, Putri Karlina (kanan), dan Sekda Nurdin Yana, memimpin Briefing Mingguan di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Senin (24/3/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut terus berupaya menata Pedagang Kaki Lima (PKL) melalui program Bazar Ramadan. Dalam Briefing Mingguan yang digelar di Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Senin (24/3/2025), Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menyoroti perkembangan bazar yang kini dipusatkan di Halaman Islamic Center, Kecamatan Garut Kota.

Sebagai bentuk apresiasi, Putri mengumumkan bahwa Pemkab Garut akan memberikan hadiah umroh bagi pedagang dan pembeli yang beruntung. Pemenang akan dipilih melalui sistem undian berdasarkan hasil undian yang telah dicantumkan nama ataupun identitas diri lainnya.

“Pedagang setiap hari bisa memasukkan satu nama ke dalam undian. Jika mereka berjualan selama 10 hari, maka ada 10 nama mereka dalam undian. Semakin lama mereka berdagang, semakin besar peluangnya,” ujar Putri.

*72 UMKM Berpartisipasi, PKL Pindah Secara Suka Rela*
Plt. Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Dedy Mulyadi, mengungkapkan bahwa hingga saat ini tercatat 72 UMKM yang ikut serta dalam Bazar Ramadan. Sementara itu, para PKL yang sebelumnya berjualan di Jalan Ibrahim Adjie telah direlokasi secara sukarela ke lokasi bazar sesuai arahan Korlantas.

“Dari Bazar Ramadan ini, kami juga dibantu oleh para koordinator UMKM untuk merapikan lokasi. Bahkan, ada pelaku usaha hiburan yang menyumbangkan wahana permainan anak seperti balon mainan dan komedi putar,” kata Dedy.

Selain bazar, Pemkab Garut juga menggelar Gerakan Pasar Murah bekerja sama dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan setempat. Dinas Pertanian bersama Petani Champions turut berkontribusi dengan menyediakan pasar sayur murah serta membagikan sayur gratis kepada pengunjung.

Dedy menambahkan bahwa berbagai layanan publik juga disediakan di lokasi bazar, termasuk layanan administrasi kependudukan oleh Disdukcapil, pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB) oleh Diskop, serta layanan Samsat Keliling.

“InsyaAllah, koordinasi dengan berbagai pihak sudah siap, sehingga masyarakat dapat menikmati fasilitas ini dengan nyaman,” pungkasnya.

(R Agus Sopian)

Hari Pertama Operasi Ketupat, Polres Garut Siagakan Anggota di Beberapa Titik Strategis

0

GARUTTERKININEWS.COM – Polres Garut melaksanakan pemantauan arus lalu lintas dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2025.

Berdasarkan laporan pada Minggu (23/3/2025), arus kendaraan yang keluar-masuk di beberapa wilayah Kabupaten Garut terpantau lancar tanpa hambatan berarti.

Kapolres Garut, AKBP Mochamad Fajar Gemilang menyampaikan bahwa pemantauan ini bertujuan memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) selama arus mudik dan balik Lebaran.

“Kami mengerahkan seluruh personel yang terploting dalam Ops Ketupat Lodaya untuk memastikan situasi lalu lintas tetap terkendali, terutama di titik-titik rawan kepadatan,” ujarnya.

Dari hasil pemantauan, jumlah penduduk yang keluar masuk di beberapa titik dalam periode 22 Maret pukul 07.00 WIB hingga 23 Maret pukul 15.00 WIB adalah 1.590 orang yang menggunakan kendaraan R2 maupun R4 dan 1.504 orang yang menggunakan kereta api.

Selain pemantauan arus lalu lintas, Polres Garut juga melaporkan jumlah kunjungan ke destinasi wisata di wilayahnya.

Pada 23 Maret hingga pukul 15.00 WIB, tercatat 159 pengunjung memasuki objek wisata di Kabupaten Garut.

Pemantauan dilakukan di beberapa Pos Pengamanan (Pos Pam) antara lain Pos Pam Terpadu GTC Limabangan, Pos Pelayanan Terminal Guntur, Pos Pam Jalur, Wisata dan Pos Pam Gatur yang tersebar di wilayah Kabupaten Garut.

Dari hasil pantauan, seluruh titik melaporkan kondisi arus lalu lintas yang lancar dan terkendali, tanpa kemacetan berarti.

Kapolres Garut menambahkan bahwa koordinasi terus dilakukan dengan instansi terkait untuk memastikan kelancaran arus mudik dan wisata.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati di jalan, mematuhi aturan lalu lintas, dan memanfaatkan pos pengamanan yang tersedia jika membutuhkan bantuan,” pungkasnya.

Operasi Ketupat Lodaya 2025 akan terus berlangsung guna memastikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat dalam perayaan Idul fitri.

(R Agus Sopian)

Gubernur Jabar Beri Kompensasi Operasional bagi Pemilik Angkutan Tidak Bermotor

0
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memberikan kompensasi biaya operasional angkutan tidak bermotor selama masa arus mudik dan balik angkutan Idul fitri 1446 H, di Polres Garut, Kabupaten Garut, Kamis (20/03/2025).
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memberikan kompensasi biaya operasional angkutan tidak bermotor selama masa arus mudik dan balik angkutan Idul fitri 1446 H, di Polres Garut, Kabupaten Garut, Kamis (20/03/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, secara langsung menyerahkan kompensasi biaya operasional kepada pemilik angkutan tidak bermotor selama masa arus mudik dan balik Idulfitri 1446 H/2025. Bantuan ini diberikan sebagai upaya mengurangi kemacetan dan memperlancar arus mudik di wilayah Jawa Barat.

Penerima kompensasi ini mencakup pengemudi becak, delman, angkutan kota, dan ojek di daerah yang menjadi jalur utama mudik, seperti Kabupaten Garut, Tasikmalaya, Cirebon, dan Subang.

“Pemda Provinsi Jawa Barat memberikan stimulus upah kerja kepada para pengemudi becak, sopir angkot, delman, dan ojek di wilayah rawan kemacetan. Dengan adanya bantuan ini, mereka bisa tetap bekerja dari rumah selama Lebaran,” ujar Kang Dedi Mulyadi usai menyerahkan kompensasi secara simbolis kepada pengemudi delman di Polres Garut, Kamis (20/3/2025).

Setiap penerima mendapatkan kompensasi sebesar Rp 3 juta yang disalurkan dalam dua tahap, yaitu Rp 1,5 juta sebelum Lebaran dan Rp 1,5 juta setelahnya. Skema ini diterapkan untuk memastikan para penerima benar-benar mengikuti kebijakan agar tidak tetap beroperasi di badan jalan selama arus mudik.

“Kami membaginya dalam dua tahap agar mereka tidak tergoda untuk tetap mangkal di jalan,” katanya.

Dedi menegaskan bahwa kompensasi ini tidak membebani anggaran daerah karena bersumber dari realokasi anggaran perjalanan dinas pegawai Pemdaprov Jabar. Ia menyebutkan bahwa dana tersebut dialihkan demi kepentingan masyarakat luas.

“Dana ini berasal dari pemotongan belanja perjalanan dinas pegawai Pemdaprov Jabar. Biasanya digunakan untuk perjalanan dinas, tetapi kali ini diberikan kepada masyarakat, seperti Mang Oding dan kawan-kawan,” katanya.

Lebih lanjut, Dedi menekankan kebijakan ini lebih menguntungkan dibandingkan membiarkan kemacetan terjadi. Menurutnya, dengan anggaran Rp 6 miliar untuk kompensasi, arus mudik bisa lebih lancar dibandingkan dengan kerugian besar akibat kemacetan yang bisa mencapai tujuh jam.

“Bandingkan Rp 6 miliar untuk anggaran kompensasi tapi kemacetan berkurang, atau tidak menganggarkan tapi kemacetan bisa 7 jam, lebih boros macet kan,” pungkasnya.

(R Agus Sopian)

Pemdaprov Jabar Hapus Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor

0

GARUTTERKININEWS.COM – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Pemdaprov Jabar) menghapus seluruh tunggakan pajak kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, bagi masyarakat yang hingga kini belum membayarkan kewajibannya.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan kebijakan ini berlaku untuk tunggakan pajak kendaraan hingga tahun 2024 ke belakang, tanpa batasan jumlah tahun.

(R Agus Sopian)

Program ini membebaskan tunggakan pokok dan denda pajak kendaraan bermotor bagi masyarakat dan badan usaha yang memiliki atau menguasai kendaraan bermotor di wilayah hukum Polda Jawa Barat dan Polda Metro Jaya.

KDM – sapaan akrab Dedi Mulyadi menjelaskan masyarakat diberikan kesempatan untuk memperpanjang masa berlaku pajak kendaraannya mulai 20 Maret – 6 Juni 2025, dengan hanya membayar pajak tahun berjalan tanpa harus melunasi tunggakan sebelumnya.

“Kami Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengampuni, memaafkan seluruh tunggakan pembayaran pajak kendaraan bermotornya tetapi setelah lebaran mohon diperpanjang,” ujar Dedi Mulyadi, Selasa (18/3/2025).

Dedi mengingatkan bahwa pajak kendaraan memiliki peran penting dalam pembangunan infrastruktur, termasuk perbaikan jalan. Oleh karena itu, ia menegaskan setelah masa penghapusan tunggakan ini berakhir, kendaraan yang belum membayar pajak tidak akan diizinkan melintas di jalan raya, baik di tingkat kota/kabupaten maupun jalan provinsi.

“Nanti yang tidak bayar pajak padahal kami sudah memberikan kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya, tidak bisa lagi nanti motor mobil yang tanpa pajak lewat di jalan kabupaten, lewat di jalan provinsi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jabar, Dedi Taufik, mengatakan kebijakan ini bertujuan meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak serta menertibkan data kepemilikan kendaraan.

Selain itu, program ini didukung oleh berbagai layanan digital seperti E-Samsat, aplikasi Sambara melalui Jabar Apps Sapawarga, serta layanan Samsat Keliling, Samsat Masuk Desa, Samsat Digital Leuwipanjang, Samsat Outlet, Samsat Gendong, Samsat Drive Thru, dan BUMDes.

“Melalui kebijakan ini, kami berharap kepatuhan masyarakat meningkat dan tidak ada lagi kendaraan dengan status pajak tertunggak,” kata Dedi Taufik

“Selain itu, masyarakat yang memiliki kendaraan bukan atas nama pribadi diimbau segera mengurus bea balik nama kendaraan (BBNKB), yang sudah digratiskan. Namun, biaya TNKB, STNK, dan BPKB tetap dikenakan sesuai peraturan yang berlaku,” ujar Dedi Taufik.

Dengan kebijakan ini, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan penghapusan tunggakan pajak kendaraan bermotor dan berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui pembayaran pajak tepat waktu.

Polres Garut Jalin Silaturahmi dan Bagikan Al-Qur’an Ke Pondok Pesantren

0
  • GARUTTERKININEWS.COM – Polres Garut melalui Seksi Propam mengadakan kegiatan silaturahmi yang penuh berkah dan memberikan 30 Al-Qur’an kepada yayasan dan pondok pesantren yang ada di yayasan Al Ishlah Malangbong.

Kasi Propam IPTU Budiman, S.H., mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, khususnya dalam upaya mendukung pendidikan agama dan keagamaan di lingkungan pesantren.

Kegiatan yang berlangsung di beberapa yayasan dan pondok pesantren di Garut ini, mendapat sambutan hangat dari para pengurus dan santri. Dalam kesempatan tersebut, pihak Propam Polres Garut menyampaikan harapan agar bantuan Al-Qur’an ini dapat bermanfaat untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, khususnya dalam pengajaran agama Islam.

“Silaturahmi ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi sebagai bentuk nyata kepedulian Polri dalam mendukung kemajuan pendidikan, terutama di lingkungan pesantren yang memiliki peran penting dalam pembentukan karakter bangsa,” ujar Kasie Propam.

Selain membagikan Al-Qur’an, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, serta meningkatkan pemahaman tentang pentingnya kerjasama antara Polri dan seluruh elemen masyarakat.

Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan tercipta sinergi yang lebih baik antara Kepolisian dan masyarakat, serta mendukung terwujudnya Indonesia yang lebih sejahtera, damai, dan penuh keberkahan. (R Agus Sopian)

Menjelang Arus Mudik Lebaran 2025, Kapolres Garut Laksanakan Ramp Check Kendaraan Angkutan Umum dan Tes Urine

0

GARUTTERKININEWS.COM – Menjelang Arus Mudik Lebaran 2025 Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang memastikan keselamatan dan kelayakan kendaraan angkutan umum di Terminal Guntur dan melakukan tes urine kepada supir bus dan kru Bus, Senin (17/03/2025).

Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memeriksa kelayakan kendaraan angkutan umum yang beroperasi di wilayah hukum Polres Garut sekaligus mencegah potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh zat-zat terlarang.

Uji kelayakan meliputi pemeriksaan adminisrtrasi kendaraan serta kelayakan fisik kendaraan, seperti rem, lampu, ban, serta kondisi mesin guna memastikan kendaraan memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan.

Selain itu, para pengemudi beserta kru bus menjalani pemeriksaan urine menggunakan alat tes parameter yang mencakup Amphetamin, Methampetamin, Benzodiazepin, THC (Ganja), Cocain dan Morfin.

“Kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkala, terutama pada momen menjelang arus mudik lebaran 2025 yang akan melibatkan tingginya mobilitas masyarakat, ini adalah bentuk Komitmen kami dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada para penumpang serta melindungi keselamatan masyarakat dalam menggunakan angkutan umum, dengan memastikan kendaraan dalam kondisi baik dan layak jalan.” Ujar Kapolres.

Pihak Kepolisian juga memberi himbauan kepada sopir untuk selalu berhati-hati dalam mengemudikan kendaraan, terutama karena angkutan umum mengangkut banyak penumpang.

Kapolres Garut mengingatkan sopir untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, guna mengurangi angka kecelakaan fatal di wilayah hukum Polres Garut.

Kegiatan Rampcek dan tes urine ini merupakan bagian dari upaya Polres Garut dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas dan menjaga kenyamanan masyarakat yang menggunakan angkutan umum.

(R Agus Sopian)

Remaja 16 Tahun Kritis Akibat Terserempet Kereta Api di Leuwigoong Garut

0

GARUTTERKININEWS.COM – Sebuah kecelakaan kereta api terjadi di wilayah Kecamatan Leuwigoong, tepatnya di perlintasan rel kereta api Km 910, Kampung Nenggeng, Desa Dungusiku, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut, Minggu (16/03/2025) sekitar pukul 11.15 WIB.

Kapolsek Leuwigoong IPDA Asep Juarna mengatakan korban adalah seorang remaja bernama Gallank Satria Mega, 16 tahun, warga Kampung Cikoang Kulon, Desa Sindangsari, Kecamatan Leuwigoong.

Peristiwa tragis tersebut terjadi saat Gallank sedang duduk di pinggir rel kereta api, tepat di got yang jaraknya hanya sekitar 80 cm dari rel.

Menurut keterangan saksi, Dadang Sutisna, yang sedang menanam tembakau di sekitar perlintasan rel, ia sempat berteriak memperingatkan korban agar menjauh dari rel karena kereta api akan melintas.

Namun, setelah kereta api lewat, saksi melihat Gallank sudah tidak berada di tempat semula dan terjatuh ke bawah got, diduga terserempet kereta api.

Saksi segera mendatangi korban dan meminta bantuan warga sekitar.

Warga yang mengetahui rumah korban langsung menghubungi orangtua Gallank dan menuju ke lokasi kejadian.

Sesampainya di lokasi, orangtua korban langsung membawa Gallank yang terluka parah ke Puskesmas Leuwigoong.

Dari hasil pemeriksaan medis, kondisi korban sangat serius dengan luka robek di bagian kepala kiri serta luka lecet di tangan dan kaki.

Mengingat kondisinya yang kritis, korban segera dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Slamet Garut untuk perawatan lebih lanjut.

“Mengetahui kejadian ini kami segera melakukan serangkaian langkah untuk menangani kejadian ini, termasuk mendatangi lokasi kecelakaan, meminta keterangan dari saksi, serta berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti Kepala Stasiun Karangsari.” Ujar Kapolsek.

Hingga saat ini, laporan dari masinis kereta api belum diterima, dan pihak keluarga masih fokus pada upaya penyelamatan korban.

“Kecelakaan ini mengingatkan akan pentingnya kewaspadaan di sekitar perlintasan rel kereta api, Kami mengimbau warga agar selalu berhati-hati dan perlu pengawasan terhadap anak agar kejadian serupa tidak terjadi kembali.” Pungkas Kapolsek. (***)

Tinjau Lokasi Banjir, Bupati Garut Pastikan Upaya Penanggulangan Berkelanjutan

0
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin (berkemeja putih dan sepatu bot oranye), meninjau langsung lokasi banjir di ruas Jalan Cisurupan, Kampung Ciharenas, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Minggu (16/3/2025).
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin (berkemeja putih dan sepatu bot oranye), meninjau langsung lokasi banjir di ruas Jalan Cisurupan, Kampung Ciharenas, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Minggu (16/3/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, meninjau langsung lokasi bencana banjir di ruas Jalan Cisurupan, Kampung Ciharemas, tepatnya di Sub DAS Ciharemas Desa Cisero dan Kp. Cibojong Desa Balewangi Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, pada Minggu (16/3/2025). Didampingi Sekretaris Daerah Nurdin Yana, Kepala Dinas PUPR dan Camat Cisurupan, dan sejumlah kepala SKPD berkait lainnya.

Dalam kunjungannya, Syakur selain mengimbau setiap SKPD dan kecamatan untuk melakukan mitigasi bencana, juga menegaskan bahwa pemerintah daerah harus bergerak cepat dalam menangani dampak bencana alam. Ia juga mengajak berbagai pemangku kepentingan untuk melihat langsung kondisi di lapangan.

“Supaya apa kita mendapat gambaran yang komprehensif, bahkan saya juga undang camat dan juga kepala desa,” ucap Abdusy Syakur.

Syakur menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menyelesaikan permasalahan bencana ini, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, agar kejadian serupa tidak terulang. Ia menekankan pentingnya koordinasi dengan Perhutani dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat untuk mencari solusi yang tepat.

Selain itu, edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan juga menjadi perhatian utama. “Pasti bahwa kita akan melibatkan ke desa, kecamatan, dan juga masyarakat setempat. Karena mereka sebenarnya yang perlu mendapatkan edukasi dari kita bagaimana tentang cara menjaga lingkungan ini dengan baik,” lanjutnya.

Dalam perspektif jangka panjang, Syakur menyoroti pentingnya menelusuri permasalahan di hulu sungai. Ia menilai bahwa banjir tidak hanya disebabkan oleh curah hujan tinggi, tetapi juga akibat sedimentasi dan alih fungsi lahan di kawasan hulu.

Pihaknya akan berkomunikasi dengan perhutani, camat, desa serta tokoh masyarakat sebagai subjek dari adanya fungsi lahan itu

“Jika diperlukan, kami juga akan melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk memastikan bahwa pengelolaan lahan berjalan sesuai aturan dan tidak menimbulkan dampak buruk di kemudian hari,” tandasnya. (R Agus Sopian)

Kemenkop RI Dorong Koperasi Peternak Sapi Perah Garut Suplai Susu untuk Program MBG

0
Deputi Pengembangan Usaha Koperasi Kemenkop UKM RI, Panel Barus (berbaju putih), meninjau peternakan sapi perah di Desa Sirnajaya, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jumat (14/3/2025).
Deputi Pengembangan Usaha Koperasi Kemenkop UKM RI, Panel Barus (berbaju putih), meninjau peternakan sapi perah di Desa Sirnajaya, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jumat (14/3/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Deputi Pengembangan Usaha Koperasi Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) RI, Panel Barus, mengungkapkan bahwa pihaknya memiliki program untuk meningkatkan produktivitas serta suplai nasional berbasis koperasi. Salah satu langkah yang tengah didorong adalah optimalisasi produksi susu dari koperasi peternak sapi perah untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal ini disampaikan Panel Barus saat mengunjungi peternakan sapi perah di Desa Sirnajaya, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jumat (14/3/2025). Ia menekankan pentingnya penyerapan produksi susu koperasi oleh Badan Gizi Nasional (BGN) guna memenuhi kebutuhan program MBG.

“Kami ingin memastikan produksi susu hasil koperasi bisa diserap dengan baik, salah satunya melalui program MBG,” ujarnya.

Dengan kapasitas produksi yang masih terbatas, ia menyebut bahwa susu koperasi dapat didistribusikan untuk program MBG setidaknya satu hingga dua kali dalam seminggu.

“Kalau disini ada penerima manfaat MBG misalnya 10 ribu saja kali 200 mili liter sudah berapa liter yang dibutuhkan setiap hari gitu lho,” jelasnya.

Selain itu, Kemenkop UKM juga berupaya mendorong koperasi susu agar lebih maju dan memiliki fasilitas pemrosesan sendiri. Bahkan, menurut Panel, ke depan koperasi diharapkan mampu memiliki pabrik Ultra High Technology (UHT) agar dapat mengolah susu secara mandiri.

“Tapi kalau disini, ini saya lihat teman-teman ini langsung menyetorkan hasil produksi hariannya ke IPS, Industri Pengolahan Susu di Jakarta ya pak ya, sudah bermitra,” tambahnya.

Ia berharap koperasi di daerah ini dapat memiliki teknologi pasteurisasi sendiri agar susu yang dihasilkan bisa diolah menjadi produk turunan yang siap dikonsumsi oleh masyarakat sekitar.

Dengan dukungan dari Kemenkop UKM, koperasi peternak sapi perah diharapkan dapat semakin berkembang dan berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan gizi nasional. (R Agus Sopian)