Jumat, Juni 26, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 36

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin Jalani Salat Tarawih Perdana di Masjid Agung

0
Jemaah melaksanakan salat tarawih perdana Ramadan 1446 H di Masjid Agung Garut, Kecamatan Garut Kota, Jumat malam (28/2/2025). Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, turut hadir dalam ibadah ini setelah kembali dari retreat kepala daerah di Magelang.
Jemaah melaksanakan salat tarawih perdana Ramadan 1446 H di Masjid Agung Garut, Kecamatan Garut Kota, Jumat malam (28/2/2025). Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, turut hadir dalam ibadah ini setelah kembali dari retreat kepala daerah di Magelang.

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melaksanakan salat tarawih pertamanya sebagai kepala daerah pada Ramadan 1446 Hijriah di Masjid Agung Garut, Kecamatan Garut Kota, Jumat malam (28/2/2025).

Sebelum mengikuti ibadah salat tarawih, Syakur baru saja tiba di Garut usai menghadiri retreat bersama kepala daerah se-Indonesia di Magelang. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa berdasarkan sidang isbat Kementerian Agama RI, 1 Ramadan 1446 H ditetapkan jatuh pada 1 Maret 2025.

Dihadapan ratusan jemash, ia mengajak seluruh jemaah yang hadir untuk meningkatkan intensitas dan kualitas ibadah selama bulan Ramadan.

“Insha Allah, di bulan Ramadan ini semua amal ibadah yang kita lakukan akan mendapatkan pahala berlimpah dari Allah SWT. Mari kita bersama-sama meningkatkan intensitas dan kualitas ibadah,” ujar Syakur.

Ia juga menekankan pentingnya ramadan sebagai momen evaluasi diri serta meningkatkan kepekaan sosial, mengingat masih banyak masyarakat yang menghadapi kesulitan yang memerlukan bantuan.

“Tentu saja, sebagai sesama makhluk Allah, kita harus meningkatkan ibadah sosial. Insha Allah, sedekah kita akan berpahala besar, dan kita juga akan melaksanakan zakat fitrah, zakat mal, dan lainnya,” lanjutnya.

Selain itu, Syakur menyoroti keunikan ibadah puasa yang menekankan nilai kejujuran karena tidak dapat terlihat secara kasat mata. Ia mengajak masyarakat menjadikan ramadan sebagai momentum memperkuat kejujuran dalam kehidupan pribadi maupun sosial. Ia mengajak seluruh jemaah untuk dapat memaksimalkan ibadah yang bisa dilakukan di bulan suci ini.

“Kita berharap, melalui ibadah puasa ini, kita bisa meningkatkan kejujuran kepada diri sendiri, keluarga, dan masyarakat, sehingga bersama-sama kita dapat bekerja demi kemajuan Kabupaten Garut,” tandasnya.

Salat tarawih perdana di Masjid Agung Garut dipimpin oleh Ustadz Koko Mubarok sebagai imam dan Ustadz Atang Sunarya sebagai bilal. Bupati Garut beserta jamaah melaksanakan salat tarawih sebanyak 20 rakaat, diikuti dengan 3 rakaat salat witir. ( R Agus Sopian)

Forkopimda dan MUI Kabupaten Garut Terbitkan Maklumat Kepatuhan Masyarakat Selama Ramadan 1446 Hijriah

0
Maklumat Kepatuhan Masyarakat selama bulan suci Ramadan 1446 H/2025 M. Maklumat ini bertujuan untuk menjaga ketertiban, keamanan, serta kekhusyukan ibadah di wilayah Kabupaten Garut. (Dok. Bagian Kesra Setda Kab. Garut)
Maklumat Kepatuhan Masyarakat selama bulan suci Ramadan 1446 H/2025 M. Maklumat ini bertujuan untuk menjaga ketertiban, keamanan, serta kekhusyukan ibadah di wilayah Kabupaten Garut. (Dok. Bagian Kesra Setda Kab. Garut)

GARUTTERKININEWS.COM – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut mengeluarkan maklumat terkait kepatuhan masyarakat selama bulan suci Ramadan 1446 H/2025 M. Maklumat ini bertujuan untuk menjaga ketertiban, keamanan, serta kekhusyukan ibadah di wilayah Kabupaten Garut.

Maklumat yang ditandatangani pada 1 Maret 2025 ini menekankan pentingnya meningkatkan kualitas iman dan ketakwaan melalui kepedulian sosial, seperti zakat, sedekah, serta memperbanyak ibadah dan tadarus Al-Qur’an.

Selain itu, Forkopimda dan MUI Garut juga menetapkan sejumlah aturan guna menciptakan suasana yang aman dan kondusif selama Ramadan. Beberapa poin utama dalam maklumat tersebut antara lain:

1. Larangan menyalakan petasan yang dapat mengganggu ketenangan ibadah.
2. Pembatasan konvoi dan balapan liar, khususnya Sahur On The Road (OTR) menggunakan kendaraan R4 dan R2 yang tidak sesuai spesifikasi.
3. Pelarangan praktik penyakit masyarakat, seperti premanisme, prostitusi, penjualan minuman keras, perjudian, serta peredaran dan konsumsi narkotika.
4. Penutupan tempat hiburan malam selama bulan Ramadan.
5. Larangan penjualan produk kontrasepsi secara bebas di toko dan warung.
6. Pembatasan operasional restoran atau warung nasi yang wajib menutup tempat makan mereka pada siang hari, kecuali untuk layanan _take away_ mulai pukul 16.00 WIB.

Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan, terutama kebakaran dan pencurian selama Ramadan. Selain itu, pihak berwenang akan menindak tegas segala bentuk pelanggaran sesuai hukum yang berlaku.

Maklumat ini ditandatangani oleh Bupati Garut, Wakil Bupati Garut, Ketua DPRD Garut, Kapolres Garut, Dandim 0611 Garut, Kepala Kejaksaan Negeri Garut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut, serta Ketua MUI Kabupaten Garut.

Dengan adanya maklumat ini, Forkopimda dan MUI berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih khusyuk, aman, dan tertib.

(R Agus Sopian)

Polisi Tangkap Seorang Wanita Curi Motor di Kawasan Cipanas Garut

0

GARUTTERKININEWS.COM – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Garut berhasil menangkap seorang wanita berinisial T (28) yang diduga sebagai pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di area parkiran Kolam Renang Purbasari Cipanas, Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, pada Sabtu (22/2/2025) sekitar pukul 09.00 WIB.

Berawal dari Laporan korban Nizar Rizky Ramdhani (18) yang kehilangan motornya di Area Parkiran Kolam Renang Purbasari Cipanas, mengetahui motornya hilang ia langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Garut.

Pelaku ialah T (28) merupakan seorang Wanita, warga Desa Cipancar Kecamatan Leles, modus yang pelaku lakukan pada pencurian ini adalah berpura-pura menjadi pengunjung dan teman korban.

Awalnya pelaku mengambil tas korban yang tergeletak di pinggir kolam renang, lalu masuk kedalam kamar mandi dan mengambil Handphone serta kunci motor korban, setelah itu pelaku menyimpan kembali tas korban dan langsung ke area parkiran kemudian pelaku meminta tolong kepada tukang parkir untuk mencari motor korban dengan mengaku bahwa motor tersebut adalah milik teman pelaku.

Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami kerugian total sebesar Rp 18.200.000.

Kasat Reskrim AKP Joko Prihatin, S.H., mengatakan setelah menerima laporan pihaknya langsung mendatangi tkp dan mengumpulkan informasi melalui bukti cctv dan para saksi yang ada di lokasi.

“Alhamdulillah kurang dari 24 jam pelaku berhasil kami tangkap di rumahnya dan langsung kami bawa ke Polres Garut untuk di lakukan pemeriksaan lebih lanjut.” Ujar Kasat Reskrim.

Setelah di lakukan penggeledahan dan introgasi awal terhadap pelaku, ternyata pelaku sebelumnya pernah melakukan tindak pidana pencurian di salah satu konter Handphone di Kampung Kandang Desa Kandang Mukti, Kecamatan Leles dengan cara membobol konter tersebut alhasil 11 unit handphone dengan berbagai merk berhasil dicuri.

Dari tangan pelaku berhasil diamankan barang bukti berupa 1 unit motor merk honda vario, 1 kunci motor, 11 unit handphone dengan berbagai merk dan jaket, tas beserta masker yang pelaku gunakan untuk menjalani aksi pencuriannya.

Saat ini pelaku sudah ditahan di Polres Garut dan akan diproses lebih lanjut sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

(R Agus Sopian)

Putri Karlina Apresiasi Pelaksanaan Cap Go Meh di Kabupaten Garut

0
Pelaksanaan perayaan Cap Go Meh di Kabupaten Garut yang dilaksanakan di Jalan Guntur, Kecamatan Garut Kota, Minggu (23/2/2025).
Pelaksanaan perayaan Cap Go Meh di Kabupaten Garut yang dilaksanakan di Jalan Guntur, Kecamatan Garut Kota, Minggu (23/2/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Wakil Bupati (Wabup) Garut, Putri Karlina, mengapresiasi terselenggaranya Cap Go Meh di Kabupaten Garut, yang dilaksanakan di Jalan Guntur, Kecamatan Garut Kota, Minggu (23/2/2025).

Ia menilai kemeriahan Cap Go Meh 2576/2025 di Kabupaten Garut menandakan hadirnya toleransi dan perdamaian umat beragama di kota berjuluk kota Intan ini.

(R Agus Sopian)

Tak hanya itu, Putri juga mengapresiasi pelaksanaan Cap Go Meh ini, karena masyarakat Garut terhibur dengan beberapa tampilan seperti barongsai dan lain sebagainya.

“Karena ini kan hiburan buat masyarakat Garut ya kita senanglah, pasti kalau misalnya bisa diatur dengan baik kan ini masyarakat pada jajan, pada kumpul, ada hiburan juga di tengah kesibukan sekarang, ya saya senang kalau banyak acara begini gitu,” ujar Putri.

Ia mengatakan masyarakat Garut begitu antusias mengikuti pelaksanaan Cap Go Meh tahun ini. Terlebih, imbuh Putri, momen Hari Jadi ke-212 Kabupaten Garut tahun ini berlangsung sederhana, sehingga masyarakat menyambut dengan antusias kirab budaya Cap Go Meh.

“Sangat seru banget Alhamdulillah tuh dari ujung sini sampai ujung sana rame sekali, jarang-jarang kan cukup jarang, kemarin kan hari jadi Garut kita nggak rame-rame, mungkin ini bisa sebagai pengganti lah,” ucapnya.

Pembimas Buddha Provinsi Jawa Barat, Bodhi Giri Ratana, menuturkan, penyelenggaraan Cap Go Meh di Kabupaten Garut menjadi ajang yang luar biasa, karena terdapat tampilan yang memadukan budaya kearifan lokal dengan budaya dari Tiongkok, sehingga menghadirkan keunikan tersendiri.

“Semoga Cap Go Meh kali ini bisa menghadirkan keberkahan bagi warga dan masyarakat Garut pada khususnya, dan Indonesia pada umumnya, sejahtera, banyak rezeki, dan senantiasa sehat selalu,” katanya.

Di tempat yang sama, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Garut, Maman Suryaman, mengatakan, penyelenggaraan kegiatan ini menjadi momentum istimewa, tidak hanya bagi umat-umat Konghucu atau Tionghoa, akan tetapi bagi semua pihak yang hidup dalam keberagaman di Kabupaten Garut.

Sebagai Ketua FKUB Kabupaten Garut, Ia merasa bangga dan terhormat bisa menyaksikan bagaimana nilai-nilai toleransi dan kebhinekaan begitu nyata dalam kehidupan masyarakat Garut.

“Perayaan Cap Go Meh bukan hanya sekedar perayaan budaya, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, yang mengajarkan kita untuk saling menghormati (dan) mempererat persaudaraan antar umat beragama. Kami percaya harmoni dan persaudaraan adalah kunci utama dalam menjaga persatuan bangsa,” katanya.

Sementara, Ketua Pelaksana Cap Go Meh Garut, Henry Cahya, memaparkan, jika Cap Go Meh sendiri merupakan tradisi penting bagi masyarakat Tionghoa, yang dirayakan di hari ke-15 setelah tahun baru Imlek, dan juga menandai berakhirnya rangkaian tahun baru Imlek.

Ia mengungkapkan perayaan Cap Go Meh tahun ini memiliki keistimewaan, karena bertepatan dengan ulang tahun Klenteng Fu Long Miao atau Vihara Dharma Loka yang ke-145 tahun.

Sinergitas TNI-POLRI Jumat Berkah Sipropam Polres Garut dan Babinsa Lakukan Baksos

0

GARUTTERKININEWS.COM – Dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat dan mewujudkan peran Polri sebagai pengayom yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat, Sipropam Polres Garut menggelar kegiatan Jumat Berkah Bakti Sosial di IBC Islamic Center, Jumat (21/02/2025).

Kasi Propam Polres Garut IPTU Budiman, S.H., mengatakan kegiatan Jumat Berkah Baksos ini sebagai upaya untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta menunjukkan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan.

Warga sekitar pun menyambut baik kegiatan sosial yang dilakukan oleh Polri, yang tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga memiliki peran sebagai pengayom masyarakat.

“Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.” Ujar Budiman.

Selain itu, melalui kegiatan ini, Polres Garut menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan Propam yang Tegas, Humanis, dan Merakyat.

Sebagai hasil dari kegiatan ini, tercipta suasana yang aman dan kondusif, yang sekaligus menjadi bukti keseriusan Polres Garut dalam meningkatkan hubungan yang baik dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan Jumat Berkah Bakti Sosial ini, diharapkan dapat lebih mempererat Polri dan masyarakat.” Pungkas Budiman.

(R Agus Sopian)

Pemkab Garut Perkuat Sinergi dengan TNI dalam Ketersediaan dan Ketahanan Pangan

0
Komandan Korem (Danrem) 062/Tarumanegara, Kolonel Inf Nurul Yakin, bersama jajarannya saat melakukan kunjungan ke Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Kamis (20/2/2025). Kunjungan ini bertujuan memperkuat sinergi antara TNI dan Pemkab Garut dalam mendukung program ketahanan pangan., Kamis (20/2/2025).
Komandan Korem (Danrem) 062/Tarumanegara, Kolonel Inf Nurul Yakin, bersama jajarannya saat melakukan kunjungan ke Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Kamis (20/2/2025). Kunjungan ini bertujuan memperkuat sinergi antara TNI dan Pemkab Garut dalam mendukung program ketahanan pangan., Kamis (20/2/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Dalam rangka memperkuat sinergi antara TNI dan pemerintah daerah, khususnya dalam mendukung program ketahanan pangan, Kamis (20/2/2025), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menerima kunjungan Komandan Korem (Danrem) 062/Tarumanegara (TN), Kolonel Inf Nurul Yakin beserta jajarannya di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (20/2/2025).

Danrem 062/TN, Kolonel Inf Nurul Yakin, menyatakan bahwa sinergi antara TNI dan pemerintah daerah sangat penting dalam menjalankan program nasional. Salah satu fokus pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah implementasi program Asta Cita yang mendukung swasembada pangan di Kabupaten Garut.

“Ada beberapa hal yang kami diskusikan, terutama mengenai penyelarasan program di lapangan agar pelaksanaan berjalan lebih lancar,” ujar Danrem.

Ia berharap, melalui sinergi yang kuat, baik TNI maupun pemerintah daerah melakukan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing dengan lebih maksimal dalam mendukung program nasional pemerintah.

Senada dengan Danrem 062/TN, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Haeruman, menegaskan bahwa kunjungan ini juga menjadi ajang silaturahmi serta penguatan kerja sama antara Dinas Pertanian dan TNI. Ia mengungkapkan bahwa Kementerian Pertanian RI telah menjalin kerja sama dengan Panglima TNI AD dalam mendukung ketahanan pangan.

Haeruman menjelaskan bahwa pemerintah terus berupaya memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat sesuai dengan Asta Cita, salah satunya melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain itu, berbagai bantuan telah diberikan pemerintah pusat untuk meningkatkan swasembada pangan, seperti irigasi perpompaan dan irigasi perpipaan, mengingat saat ini di Kabupaten Garut terdapat sawah dengan Indeks Pertanaman (IP) 1 atau sawah yang hanya ditanam satu kali dalam setahun.

“Kami berharap ke depan Indonesia tidak lagi bergantung pada impor pangan. Meski Garut masih mengalami defisit produksi padi, kami optimis dapat mencapai swasembada, bahkan surplus,” ungkap Haeruman.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Garut, Yani Yuliani, menekankan pentingnya partisipasi semua pihak dalam membangun ketahanan pangan. Menurutnya, ada tiga pilar utama yang harus diperhatikan, yaitu ketersediaan pangan yang mencukupi, keterjangkauan pangan bagi masyarakat, serta pemanfaatan hasil produksi secara optimal.

“Kami optimis bahwa dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, swasta, dan instansi vertikal, ketahanan pangan di Kabupaten Garut dapat terwujud,” tandas Yani.

(R Agus Sopian)

PROFIL BUPATI DAN WAKIL. BUPATI GARUT TERPILIH

0

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati dan Wakil Bupati Garut Periode 2025-2030, Abdusy Syakur Amin dan L. Putri Karlina, resmi dilantik, Kamis (20/2/2025). Kedua pemimpin Kabupaten Garut ini, dilantik dan diambil sumpahnya oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan Jakarta, dan diikuti oleh 961 orang kepala dan wakil kepala daerah se-Indonesia.

Berikut kami sampaikan profil Bupati dan Wakil Bupati Garut Periode 2025-2030 :

Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU: Sosok Pemimpin Inovatif dari Garut
Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU dikenal luas sebagai tokoh intelektual dan pemimpin visioner asal Kabupaten Garut. Lahir pada 6 Januari 1968, sosoknya telah menorehkan banyak prestasi di bidang pendidikan, organisasi, dan pembangunan ekonomi daerah. Dengan latar belakang pendidikan teknik industri hingga ekonomi pembangunan, ia membawa pendekatan inovatif dalam membangun Garut.

Jejak Pendidikan dan Karier
Dr. Syakur menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah di Garut dan Bandung. Ia meraih gelar Sarjana Teknik Industri dari ITB pada 1992, Magister Teknik dari Asian Institute of Technology, Bangkok, pada 1994, dan Doktor Ekonomi Pembangunan dari University of Malaya, Kuala Lumpur, pada 2011. Selain itu, ia menyelesaikan Program Pendidikan Singkat Angkatan XXI di Lembaga Ketahanan Nasional (LEMHANAS) RI pada 2017​,

Karier Profesional
Sebagai profesional, Dr. Syakur telah berkarier di berbagai institusi terkemuka. Saat ini, ia menjabat sebagai Rektor Universitas Garut sejak 2015 dan menjadi Ketua Senat Institut Teknologi Garut. Sebelumnya, ia pernah menjadi Wakil Rektor I di universitas yang sama, serta memimpin Fakultas Ekonomi sebagai Pembantu Dekan II. Ia juga aktif sebagai dosen di Universitas Pasundan​. Ia juga aktif sebagai National Expert di UNIDO dan Team Leader pada proyek ADB yang berfokus pada pembangunan berkelanjutan​.

Di tingkat internasional, Dr. Syakur pernah berkontribusi sebagai National Expert untuk United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) dan Team Leader pada proyek Asian Development Bank (ADB)​

Kiprah di Organisasi
Aktif di berbagai organisasi, Dr. Syakur menjabat sebagai Ketua KONI Kabupaten Garut (2018–sekarang), Wakil Ketua MUI Kabupaten Garut, Wakil Ketua Nahdhatul Ulama Cabang Garut dan Ketua Yayasan Al-Musaddadiyah. Ia juga memimpin Paguyuban Pasundan dan menjadi anggota Dewan Penasehat PBSI Jawa Barat. Komitmennya di organisasi mencerminkan dedikasinya terhadap pembangunan masyarakat​ secara holistik​.

Visi dan Dedikasi
Sebagai pemimpin, Dr. Syakur memadukan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai lokal untuk membangun Garut yang berdaya saing tinggi. Ia percaya bahwa pendidikan berkualitas dan kolaborasi antar sektor adalah kunci utama menuju kesejahteraan berkelanjutan. Sosoknya menjadi inspirasi bagi generasi muda Garut untuk terus berinovasi dan berkontribusi pada pembangunan daerah.

drg. Hj. Putri Karlina, MBA : Sosok Pengusaha Muda yang Menginspirasi Garut
Putri Karlina, lahir di Garut pada 14 Maret 1993, dikenal sebagai salah satu pengusaha muda sukses asal Garut. Dengan semangat perubahan dan inovasi, ia tak hanya berfokus pada pengembangan bisnis, tetapi juga berkomitmen untuk memajukan kesejahteraan masyarakat di daerahnya.

Perjalanan Pendidikan dan Karier
Putri Karlina semasa kecil dibesarkan di Garut, memulai pendidikannya di SDN Regol 1, SMPN 1 Garut, dan SMAN 1 Garut. Ia melanjutkan ke Fakultas Kedokteran Gigi di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan meraih gelar MBA dari SBM Institut Pendidikan Bandung.

Sebagai seorang profesional, Putri kelahiran 14 Maret 1993 ini, mendirikan beberapa usaha seperti Bunda Umar, Leuwi Asri, dan Bumi UPI. Bisnis-bisnis ini tidak hanya berkontribusi pada perekonomian lokal tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.

Pengabdian untuk Garut
Dalam dunia organisasi, Putri aktif di berbagai bidang. Ia pernah menjadi pengurus Persatuan Mahasiswa Garut di UGM, KAGAMA UGM, serta Persatuan Dokter Gigi Kabupaten Garut, serta berbagai akativitas sosial lainnya.

Melalui peran tersebut, ia terlibat dalam berbagai program yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan perempuan.

Prestasi dan Penghargaan
Dedikasi Putri Karlina diakui melalui berbagai penghargaan, di antaranya:
1. Mitra Kolaborator Program UMKM Naik Kelas (2022 dan 2023) dari Bupati Garut!;
2. Tim Penyusun Borang Seleksi Kota Kreatif (2023) dari Pemkab Garut;
3. Presenter Tim Kota Kreatif (2024) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Visi Masa Depan
Dengan pengalaman dan dedikasi yang dimilikinya, Putri Karlina bercita-cita membawa Garut menuju masa depan yang lebih sejahtera dan berdaya saing tinggi. Sosoknya menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya demi kemajuan daerah.

Polsek Banjarwangi Cek Bencana Alam Tanah Longsor dì Dua Desa

0

GARUTTERKININEWS.COM – Menyusul bencana alam longsor yang terjadi di dua titik berbeda di Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Kapolsek Banjarwangi bersama anggota melaksanakan pengecekan di lokasi terdampak yang terjadi pada Rabu Sore (19/02/2025).

Bencana pertama terjadi di Kampung Cikondang 01/04, Desa Wangunjaya, yang menimpa rumah milik Mamat (62) pada pukul 13.30 WIB.

Longsor tersebut menyebabkan dinding bilik rumah Mamat rusak akibat tertimpa pagar rumah milik tetangganya, Endang, Dinding rusak sepanjang 15 meter, meliputi dua kamar, dapur, dan toilet.

Peristiwa ini dipicu oleh hujan deras yang mengakibatkan TPT pagar tidak mampu menahan debit air hujan.

Bencana kedua terjadi di Kampung Kubang 01/03, Desa Talagajaya, pada pukul 14.00 WIB. Longsor menimpa dinding Masjid Jami’ Al Mubarokah dan menyebabkan jalan lingkungan terputus.

Seperti halnya di Kampung Cikondang, longsor ini juga disebabkan oleh hujan lebat yang mengguyur kawasan tersebut.

Tidak ada korban jiwa dalam kedua kejadian tersebut, namun kerugian materiil masih dalam proses perhitungan.

Kapolsek Banjarwangi IPTU Amirudin Latif, S.H., dalam kegiatan tersebut memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada, terutama bagi mereka yang tinggal di dekat tebing curam.

“Cuaca ekstrem yang mungkin masih berlanjut di musim hujan ini bisa menyebabkan bencana serupa.” kata Kapolsek.

Selain itu, Kapolsek juga mengingatkan pentingnya penguatan kegiatan Siskamling untuk menjaga keamanan dan memberi informasi cepat kepada warga jika cuaca ekstrem kembali terjadi.

Diharapkan warga dapat meningkatkan kewaspadaan serta gotong royong dalam mengantisipasi potensi bencana alam yang dapat terjadi di musim hujan ini.

(R Agus Sopian)

Banjir Rendam Permukiman dan Lahan Pertanian di Banyuresmi, Warga Mengungsi

0
Sejumlah petugas dari Kecamatan Banyuresmi dan perangkat desa melakukan pengecekan lokasi banjir di Kampung Bojong Jengkol, Desa Sukalaksana, Kabupaten Garut, pada Senin (17/2/2025). Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan genangan air yang merendam permukiman warga dan lahan pertanian.
Sejumlah petugas dari Kecamatan Banyuresmi dan perangkat desa melakukan pengecekan lokasi banjir di Kampung Bojong Jengkol, Desa Sukalaksana, Kabupaten Garut, pada Senin (17/2/2025). Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan genangan air yang merendam permukiman warga dan lahan pertanian.

GARUTTERKININEWS.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, sejak Minggu (16/2) malam mengakibatkan banjir di Kampung Bojong Jengkol, Desa Sukalaksana. Air yang meluap dari Sungai Cibes menyebabkan empat rumah terdampak genangan air serta merendam satu hektare lahan pertanian.

Menurut Camat Banyuresmi, Heri Hermawan, banjir mulai terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Tingginya intensitas hujan serta kapasitas Sungai Cibes yang terbatas menjadi faktor utama penyebab genangan air. “Kampung Bojong Jengkol memang kerap mengalami banjir saat musim hujan akibat aliran sungai yang kecil,” ujar Heri, Senin (17/2/2025)..

Upaya penanganan langsung dilakukan oleh unsur pemerintah kecamatan, aparatur desa, serta tokoh masyarakat setempat. Pihaknya melakukan langkah-langkah dengan mengecek dan asesmen lokasi terdampak bersama unsur kecamatan dan aparatur desa.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. “Kami akan merekonstruksi dan membangun saluran pembuangan DAS Cibuyutan guna normalisasi irigasi,” kata Heri.

Heri menyebutkan, saat ini, warga yang rumahnya terdampak sementara mengungsi ke rumah sanak saudara. Pihaknya terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk penanganan lebih lanjut.

Masyarakat diimbau untuk tetap siaga dan melaporkan perkembangan situasi kepada pihak berwenang guna mengantisipasi dampak lebih lanjut akibat cuaca ekstrem.

(R Agus Sopian)

Peringatan HJG ke-212 Digelar Sederhana, Pj Bupati Garut Soroti Tantangan Pembangunan

0
Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, memimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke-212 Kabupaten Garut di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Senin (17/2/2025). Acara yang berlangsung secara terbatas ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah serta tokoh masyarakatmasyarakat, termasuk bupati dan wakil bupati garut terpilih
Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, memimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke-212 Kabupaten Garut di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Senin (17/2/2025). Acara yang berlangsung secara terbatas ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah serta tokoh masyarakatmasyarakat, termasuk bupati dan wakil bupati garut terpilih

GARUTTERKININEWS.COM – Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, memimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke-212 Kabupaten Garut yang berlangsung secara terbatas di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Senin (17/2/2025). Hari Jadi Garut tahun ini mengusung tema “Garut Gagah Rucita Rahayu Mangun Raharja”, dan dihadiri oleh Bupati Garut dan Wakil Bupati Garut Terpilih, Danrem 062/TN, Kolonel Inf Nurul Yakin, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Garut, Ketua DPRD Kabupaten Garut, Aris Munandar, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, Ketua MUI Kabupaten Garut, KH. Sirodjul Munir, dan para asisten Setda Kabupaten Garut.

Peringatan HJG tahun ini dilaksanakan secara sederhana sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025. Dalam sambutannya, Barnas Adjidin menegaskan bahwa meski perayaan berlangsung tanpa kemegahan seremonial, makna peringatan ini tetap mendalam bagi masyarakat Garut, selain rasa syukur mendalam, pentingnya menjadikan momentum ini sebagai refleksi atas perjalanan panjang Kabupaten Garut.

“Momentum bersejarah ini bukan untuk sekadar mengingat angka 212 tahun, melainkan cerminan dari sebuah perjalanan panjang, perjuangan pembangunan dan kebersamaan. Garut kaya akan sejarah, budaya, dan sumber daya, serta telah melahirkan generasi-generasi tangguh yang terus berkontribusi bagi kemajuan daerah,” paparnya.

*Tantangan Pembangunan Kabupaten Garut*
Sejak berdiri lebih dari dua abad lalu, Kabupaten Garut telah mengalami perkembangan pesat di berbagai sektor. Namun, Barnas mengingatkan bahwa 134 penghargaan yang diraih Kabupaten Garut sepanjang 2024 tidak cukup jika masih banyak permasalahan yang harus diselesaikan. Ia menyoroti tantangan besar yang masih dihadapi, seperti tingginya angka pengangguran terbuka yang mencapai lebih dari 128 ribu jiwa, serta jumlah penduduk miskin yang masih berkisar 250 ribu jiwa. Selain itu, rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga menjadi tantangan yang perlu segera diatasi.

Sebagai Pj Bupati Garut selama lebih dari satu tahun, Barnas menegaskan komitmennya dalam menjamin kelangsungan pemerintahan, memastikan pencapaian target pembangunan, serta menjamin penyelenggaraan pemilihan kepala daerah yang telah berlangsung lancar dan damai.

“Penyelenggaraan pemilihan umum kepala daerah di Kabupaten Garut telah berlangsung lancar, aman, tertib, dan damai. Sehingga Kabupaten Garut akan memiliki bupati dan wakil bupati baru untuk 5 tahun yang akan datang,” tuturnya.

*Harapan untuk Masa Depan Garut*
Menjelang akhir masa tugasnya, Barnas menyampaikan harapannya agar Kabupaten Garut terus berkembang menjadi wilayah yang unggul dan inovatif, serta mampu menjadi rumah yang nyaman bagi seluruh masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjaga gotong royong dan kebersamaan dalam membangun daerah.

 

“Garut harus memiliki jati diri dalam melestarikan budaya. Garut harus menyemai keharmonisan dan kedamaian, dan Garut harus sejahtera untuk diwariskan kepada anak cucu kita,” tandasnya.

“Garut harus memiliki jati diri dalam melestarikan budaya, menyemai keharmonisan dan kedamaian, serta menjadi daerah yang sejahtera untuk diwariskan kepada anak cucu kita,” pungkasnya.

Penyelenggaraan upacara tahun ini dilaksanakan secara hybrid. Seluruh SKPD termasuk kecamatan mengikuti melalui _zoom meeting_ yang disiarkan langsung melalui live streaming Youtube Garutkab TV. Usai acara Pj. Bupati Garut melakukan pemotongan tumpeng bersama para pejabat yang hadir di Ruang Pamengkang.

(R Agus Sopian)