Kamis, Juni 25, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 5

Satreskrim Polres Garut Tahan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak Kandung

0

GARUTTERKININEWS.COM –Satreskrim Polres Garut melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) melakukan penahanan terhadap seorang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak. Penahanan dilakukan pada Sabtu (18/04/2026) dini hari.

Tersangka berinisial S (43) yang merupakan ayah kandung dari korban, warga Kecamatan Tarogong Kidul, diamankan oleh pihak kepolisian setelah menerima laporan dari seorang perempuan berinisial SS, yang merupakan pihak keluarga korban.

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Joko Prihatin, S.H., menyampaikan korban diketahui merupakan anak perempuan berusia 11 tahun. Berdasarkan hasil penyelidikan, dugaan tindak kekerasan seksual tersebut terjadi beberapa kali sejak tahun 2025 saat korban duduk di bangku kelas 6 SD hingga sekarang korban duduk di bangku kelas 1 SMP.

“Mendapat laporan dari korban yang didampingi saudaranya, bahwa ayah kandungnya telah berbuat sesuatu selama kurang lebih satu tahun, Korban diduga di ancam oleh pelaku agar bungkam tidak menceritakan perbuatan bejatnya.” jelas AKP Joko Prihatin, Kasat Reskrim Polres Garut kepada awak media, Senin (20/4/2026).

Setelah dilakukan introgasi, pelaku mengakui sejak ditinggal istrinya meninggal, pelaku merasa kesepian. Bukannya menjaga sang buah hati, pelaku ini malah rudapaksa sang anak.

“Penanganan perkara ini menjadi perhatian serius kami , Saat ini pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka, untuk di proses hukum lebih lanjut sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku” tambah AKP Joko.

Polres Garut menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak serta mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila mengetahui atau mengalami tindak kekerasan.

( Asopian )

Setelah Dikunjungi Legislator Garut, Perumda Tirta Intan Garut Salurkan Rutilahu untuk Novi Megawati Warga Kelurahan Jayawaras

0

GARUTTERKININEWS.COM – Perumda Air Minum Tirta Intan Garut berkolaborasi dengan Anggota DPRD Kabupaten Garut, Yudha Puja Turnawan, menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang tengah menghadapi kesulitan, sekaligus wujud sinergi antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bersama wakil rakyat, Dinas Sosial (Dinsos) Garut, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, serta Pemerintah Kelurahan Jayawaras dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Anggota DPRD Kabupaten Garut, Yudha Puja Turnawan, menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan berupa perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) kepada Ibu Novi Megawati, warga Kampung Astana Hilir RT 001/RW 008, Kelurahan Jayawaras, Kecamatan Tarogong Kidul, sebesar Rp6 juta.

“Alhamdulillah, hari ini Perumda Air Minum Tirta Intan Garut sebagai salah satu BUMD dapat memberikan bantuan rutilahu. Selain itu, Dinsos Garut juga memberikan bantuan sembako, serta Dinas Ketahanan Pangan turut menyalurkan bantuan sembako,” ujar Yudha.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial.

Menurutnya, Ibu Novi termasuk kategori wanita rawan sosial ekonomi yang membutuhkan pelayanan kesejahteraan sosial.

“Pendanaan pelayanan kesejahteraan sosial ini bisa bersumber dari APBD, sumbangan masyarakat, maupun CSR perusahaan. Ini adalah bentuk kolaborasi pendanaan yang kita harapkan mampu mengatasi kemiskinan ekstrem,” jelasnya.

Yudha menambahkan, Ibu Novi masuk dalam kategori desil 1 dan belum menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Ia berharap ke depan Ibu Novi dapat memperoleh bantuan Rp2 juta per kepala keluarga (KK) sesuai program yang menjadi janji politik Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, dan Wakil Bupati Putri Karlina.

“Sebagai anggota dewan dan wakil rakyat, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah berkontribusi dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Garut,” tambahnya.

Sebelumya Yudha Puja Turnawan telah mengunjungi Ibu Novi dan memberikan bantuan bingkisan sembako dan santunan uang tunai pada,

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Intan Garut, H. Dadan Hidayatulloh, menjelaskan bahwa bantuan tersebut berawal dari usulan Yudha Puja Turnawan saat kegiatan RKPJ Pansus.

“Pak Yudha mengusulkan adanya bantuan rutilahu untuk Ibu Novi yang masuk kategori rawan sosial ekonomi. Kami dari Perumda Tirta Intan Garut kemudian berkomitmen untuk membantu,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi Ibu Novi dinilai sangat membutuhkan bantuan karena memiliki tanggung jawab membiayai pendidikan anak-anaknya yang masih duduk di bangku SMP dan SD.

“Bantuan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Di tempat yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan tindak lanjut dari undangan Yudha Puja Turnawan untuk membantu warga yang membutuhkan.

Menurutnya, pemerintah daerah saat ini tengah fokus pada penanganan masyarakat kategori desil 1 yang jumlahnya mencapai lebih dari 300 ribu jiwa di Kabupaten Garut.

“Kelompok ini sangat rentan terhadap kemiskinan ekstrem, sehingga membutuhkan perhatian serius. Namun, jika hanya mengandalkan fiskal daerah, tentu akan cukup berat,” ungkapnya.

Oleh karena itu, pihaknya mendorong keterlibatan seluruh pihak melalui pendekatan pentahelix agar penanganan kemiskinan dapat dilakukan secara optimal.

Selain itu, Dinsos juga berupaya meningkatkan validitas data masyarakat miskin dengan mendorong pendataan hingga tingkat RT.

“Kami akan berkoordinasi dengan camat dan aparat wilayah agar pendataan lebih akurat. Dengan data yang valid, program bantuan bisa lebih tepat sasaran,” jelasnya.

Ia berharap ke depan data desil 1 dapat terus diperbaiki dan diverifikasi dengan melibatkan TKSK dan pendamping PKH, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terakomodasi dengan baik.

( Asopian )

Banjir Kembali Rendam Permukiman Warga di Kampung Sudika Indah Haurpanggung

0

GARUTTERKININEWS.COM – Banjir kembali melanda kawasan Kampung Sudika Indah RT/RW 02/13, Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, pada Sabtu (11/04/2026)malam.

Air Sungai Cimanuk meluap dan menggenangi pemukiman warga dengan ketinggian mencapai betis orang dewasa.

Ketua RT 02 Kampung Sudika Indah, Agus Sopian, mengungkapkan bahwa air mulai masuk ke rumah warga sejak pukul 22.00 WIB dan hingga pukul 23.00 WIB belum juga surut.

Agus menyebutkan bahwa meskipun banjir kali ini tidak sebesar kejadian sebelumnya, tetapi air tetap masuk kedalam rumah warga.

“Tidak hanya disini di RW 13, banjir juga terjadi di RW 19, RW 10, dan RW 15,” ujar Agus.

Agus menambahkan untuk sementara para warga yang rumahnya terendam banjir mengungsi dirumah kerabatnya dan Ditempat dataran yang lebih tinggi.

Belum dilaporkan adanya korban jiwa. Namun hingga berita ini dibuat, warga dari luar kampung banyak yang berdatangan untuk memberikan pertolongan.

(Asopian)

Hanya 500ribu Untuk Pasang Sambungan Baru PDAM Tirta Intan Garut

0

GARUTTERKININEWS.COM – Kabar menggembirakan datang bagi masyarakat Kabupaten Garut. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Garut tengah menggelar program promo pemasangan sambungan rumah baru dengan biaya yang sangat terjangkau.

Melalui program ini, warga hanya perlu membayar Rp500 ribu untuk mendapatkan sambungan air bersih ke rumah. Promo ini berlaku dalam waktu terbatas hingga 30 April 2026, sehingga masyarakat diimbau segera memanfaatkan kesempatan tersebut sebelum masa promo berakhir.

Program ini menjadi solusi bagi warga yang selama ini membutuhkan akses air bersih dengan biaya pemasangan lebih ringan. Selain menawarkan tarif yang terjangkau, PDAM Garut juga memastikan kualitas layanan yang optimal, mulai dari kelancaran distribusi air hingga proses pemasangan yang cepat dan mudah.

 

“Pasang sekarang, hemat jutaan,” demikian pesan promosi yang digaungkan. Promo ini memberikan keuntungan signifikan dibandingkan biaya pemasangan normal, sekaligus mendorong lebih banyak warga mendapatkan layanan air bersih.

Pihak PDAM Garut menegaskan bahwa promo ini tetap mengacu pada syarat dan ketentuan yang berlaku. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi layanan resmi PDAM Garut di 081111172151

Dengan adanya program ini, diharapkan semakin banyak masyarakat Garut yang dapat menikmati akses air bersih layak, sehingga kualitas hidup warga dapat meningkat secara berkelanjutan.

Informasi tambahan :
Bagi pelanggan yang ingin menyampaikan laporan terkait pelayanan, dapat langsung menghubungi nomor WhatsApp Call Center resmi Perumda Air Minum Tirta Intan Garut untuk ditindaklanjuti sesuai kendala yang dialami.

Mohon sertakan Nomor Sambungan Pelanggan serta uraian kendala pelayanan untuk mempermudah proses tindak lanjut.

• 081111172161
• 081111119099
• Web: https://pdam.tirtaintan.co.id
• IG: @tirtaintangarut

( Asopian )

Sat Polairud Polres Garut dan Tim SAR Gabungan Temukan Nelayan Yang Hilang

0

GARUTTERKININEWS.COM – Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan korban kecelakaan laut (laka laut) nelayan di perairan Sancang, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut. Kamis (2/4/2026).

Korban diketahui bernama Galih (25), seorang nelayan asal Kampung Cirampadan RT 02 RW 06, Desa Sancang, Kecamatan Cibalong.

Sebelumnya, korban dilaporkan hilang saat melaut menggunakan perahu bernama AAL.

Kegiatan pencarian dimulai sejak pukul 07.30 WIB di sekitar perairan Sancang dengan melibatkan sebanyak 27 personel gabungan, terdiri dari Satpolairud Polres Garut, Basarnas Bandung, Himpunan Nelayan Sancang, serta masyarakat setempat.

“Dalam pelaksanaan operasi SAR, tim gabungan melakukan penyisiran laut menggunakan perahu nelayan dan sarana pendukung lainnya. Pada pukul 10.00 WIB, tim SAR gabungan mulai melakukan penyisiran di lokasi kejadian menggunakan perahu nelayan,” ujar Iptu Aep Saprudin Kasat Polairud.

Setelah upaya pencarian intensif, korban akhirnya ditemukan pada pukul 12.08 WIB di koordinat 7°44’50.5″ S dan 107°54’14.5” E, atau sekitar 1,3 nautical mile dari lokasi kejadian perkara (LKP), dalam kondisi meninggal dunia.

Selanjutnya, tim SAR gabungan langsung melakukan proses evakuasi terhadap korban dan langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dihentikan.

Polres Garut mengimbau kepada para nelayan untuk selalu memperhatikan faktor keselamatan saat melaut, termasuk kondisi cuaca dan kelengkapan alat keselamatan, guna mencegah terjadinya kecelakaan laut.

( Bagus S )

Dirut Perumda Tirta Intan Garut Terima Audiensi dari KGB

0

GARUTTERKININEWS.COM – Komisi III DPRD Kabupaten Garut terima audiensi dari Koalisi Garut Bersatu (KGB), yang digelar di ruang paripurna, Selasa (31/3/2026).

Audiensi ini terkait Polemik kenaikan biaya administrasi pembayaran air pada Perumda Tirta Intan Garut (PDAM).

Audiensi tersebut digelar sebagai respons atas keresahan masyarakat terkait adanya tambahan biaya administrasi sebesar Rp500 dalam setiap transaksi pembayaran air. KGB sebagai perwakilan masyarakat menilai kebijakan tersebut berpotensi menambah beban pelanggan, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.

Mereka juga mendesak agar PDAM membuka secara transparan mekanisme penetapan biaya serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembayaran yang digunakan.

Dalam forum tersebut, isu keterlibatan pihak ketiga, termasuk PT Aurora, turut menjadi perhatian. KGB menilai perlu ada kejelasan terkait peran vendor dalam penentuan biaya administrasi, agar tidak menimbulkan kesan adanya kebijakan sepihak yang merugikan masyarakat.

Menanggapi berbagai sorotan tersebut, Direktur Utama Perumda Tirta Intan Garut, Dr. H. Dadan Hidayatulloh, S.Ag., M.Pol., memberikan klarifikasi bahwa biaya administrasi bukan merupakan kebijakan baru yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari sistem pembayaran digital yang telah berjalan sejak sebelumnya.

Ia menegaskan bahwa polemik yang berkembang di tengah masyarakat perlu diluruskan, terutama terkait anggapan bahwa kenaikan biaya administrasi hanya disebabkan oleh satu vendor tertentu.

“Yang perlu diluruskan, bukan hanya Aurora. Vendor-vendor lain juga memiliki mekanisme serupa. Jadi jika dikatakan Aurora menaikkan biaya admin, itu kurang tepat dalam penempatan tarif,” ujar Dadan.

Menurutnya, kenaikan biaya administrasi dari Rp2.500 menjadi Rp3.000 merupakan bagian dari skema sistem pembayaran yang melibatkan beberapa penyedia layanan (vendor). Ia menduga, persoalan yang terjadi lebih kepada kesalahan dalam penempatan komponen biaya dalam sistem, sehingga menimbulkan persepsi adanya kenaikan sepihak.

Dadan juga membantah berbagai tudingan yang sempat berkembang, termasuk yang mengaitkan kebijakan tersebut dengan Dewan Pengawas (Dewas). Ia menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak terbukti dan perlu dilihat secara utuh dalam konteks sistem yang berjalan.

“Ini bukan dilakukan oleh Aurora saja, tapi juga oleh vendor lain. Jadi apa yang dituduhkan itu tidak terbukti dalam konteks yang disampaikan,” katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kerja sama dengan pihak vendor bukanlah kebijakan baru, melainkan kelanjutan dari perjanjian yang telah ada pada periode sebelumnya. Hal ini, menurutnya, penting dipahami agar tidak terjadi kesalahpahaman publik terhadap arah kebijakan perusahaan.

Di sisi lain, Dadan juga menyinggung adanya gangguan layanan yang sempat dikeluhkan pelanggan. Ia memastikan bahwa gangguan tersebut bersifat teknis, seperti masalah pada meteran listrik akibat pemadaman, dan bukan disebabkan oleh perubahan sistem pembayaran.

Sebagai langkah tindak lanjut, PDAM Tirta Intan Garut berkomitmen melakukan evaluasi internal secara menyeluruh bersama Dewan Pengawas. Evaluasi tersebut akan mencakup peninjauan kembali skema kerja sama dengan vendor serta kemungkinan perbaikan sistem pembayaran agar lebih transparan dan tidak membebani masyarakat.

“Kami akan evaluasi terlebih dahulu bersama Dewas. Hasilnya nanti akan kami sampaikan kepada publik,” ujarnya.

Dadan juga mengungkapkan keinginannya untuk menekan bahkan menghilangkan biaya administrasi di masa mendatang. Namun, ia mengakui hal tersebut tidak bisa dilakukan secara instan, mengingat sistem pembayaran saat ini telah terintegrasi secara digital.

“Saya punya keinginan tidak ada biaya admin. Tapi mekanismenya harus dikaji. Kalau kembali ke manual, tentu kita akan tertinggal dari PDAM lain di Jawa Barat yang sudah berbasis online,” jelasnya.

Ia menambahkan, dalam sistem digital, biaya administrasi merupakan hal yang lazim, sebagaimana terjadi pada berbagai layanan keuangan seperti transaksi melalui QRIS maupun ATM. Meski demikian, pihaknya tetap membuka peluang untuk mencari alternatif solusi, termasuk menjajaki kerja sama dengan sektor perbankan atau memperluas titik layanan pembayaran guna memberikan opsi yang lebih terjangkau bagi pelanggan.

Menutup pernyataannya, Dadan menegaskan bahwa PDAM Tirta Intan Garut tetap berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan setiap kebijakan yang diambil berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus memperbaiki sistem dan memberikan pelayanan yang optimal. Aspirasi masyarakat menjadi perhatian utama kami, dan setiap kebijakan ke depan akan kami upayakan agar tidak memberatkan pelanggan,” pungkasnya. (Asopian)

Pimpim Apel Gabungan, Sekda Umumkan Seleksi Terbuka Jabatan Sekda Juli Mendatang

0

GARUTTERKININEWS.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, memimpin Apel Gabungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut yang berlangsung di Lapangan Sekretariat Daerah, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (30/3/2026).

Rangkaian kegiatan apel dirangkaikan dengan beberapa agenda strategis, di antaranya penyerahan Surat Keputusan (SK) Pemberhentian PNS yang memasuki Batas Usia Pensiun (BUP), penyerahan kendaraan operasional Pelayanan Samsat Keliling, pemberian Penghargaan Bupati Garut bagi pelaku seni dan budayawan, serta Pelantikan Dewan Kesenian Garut (DKG) Periode 2026-2030.

Nurdin Yana menyoroti dinamika organisasi pemerintahan terkait masa pensiun yang merupakan bagian alami dari regenerasi. Ia mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat akan terjadi pengurangan jumlah pejabat akibat purna tugas, termasuk posisi Sekretaris Daerah.

“Mekanisme kepegawaian adalah hal yang lumrah pada di sistem Pemerintahan. Dengan kondisi hari ini dimungkinkan besok lusa akan terjadi beberapa pejabat yang berkurang, bahkan jabatan Sekda akan dimulai seleksi di bulan Juli 2026 mendatang dengan menerapkan sistem manajemen talenta. Inilah momentum dan menjadi sesuatu yang bisa menjadi kesempatan bagi rekan-rekan sekalian untuk ikut berkompetisi secara sehat dan menunjukkan kapasitasnya yang dimungkinan rekan sekalian ingin mendapatkan posisi itu,” tegas Nurdin Yana.

Ia mendorong para ASN untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin guna mengisi posisi-posisi strategis yang akan segera terbuka melalui sistem seleksi yang transparan tersebut.

Pada sektor kebudayaan, Sekda memberikan apresiasi tinggi kepada pengurus Dewan Kesenian Garut (DKG) yang baru dilantik. Ia memuji dedikasi para seniman dan budayawan yang secara militan menjaga marwah seni budaya sehingga Kabupaten Garut tetap diperhitungkan di kancah regional maupun nasional.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Garut menyampaikan selamat dan terima kasih atas kesediaan rekan-rekan untuk menjadi pengurus DKG periode 2026-2030,” ujarnya.

Penyerahan satu kendaraan operasional Samsat Keliling dari Pemerintah Kabupaten Garut kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam apel tersebut juga menandai komitmen Pemkab Garut untuk terus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Diharapkan, sarana baru ini dapat mempermudah warga dalam memenuhi kewajiban pajaknya serta meningkatkan pendapatan daerah.

( Bagus S )

Polres Garut Bersama Pemda Garut Gelar Program Angkutan Balik Gratis Lebaran 2026

0

GARUTTERKININEWA.COM — Dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat pasca Hari Raya Idulfitri 1447 H, Pemerintah Daerah Kabupaten Garut berkolaborasi dengan Polres Garut menggelar program Angkutan Balik Gratis Lebaran Tahun 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 28 Maret 2026, bertempat di Terminal Guntur Melati, Kabupaten Garut.

Program ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang hendak kembali ke wilayah perantauan setelah merayakan Lebaran di kampung halaman.

Sebanyak 6 unit bus disiapkan untuk mengangkut para pemudik dengan tujuan Jakarta, Bekasi, dan Bogor. Rombongan peserta diberangkatkan secara resmi pada pukul 10.30 WIB.

Acara pelepasan dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Garut, yang menunjukkan sinergitas antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat, sekaligus upaya untuk mengurangi kepadatan arus balik serta meningkatkan keselamatan penumpang.

“Melalui program ini, kami berharap masyarakat dapat kembali ke tempat aktivitasnya dengan aman, nyaman, dan tanpa terbebani biaya transportasi,” ujar Kapolres.

Program Angkutan Balik Gratis ini juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif selama arus balik Lebaran, serta mempererat sinergi antara Pemda Garut dan Polres Garut dalam melayani masyarakat. ( Bagus Sopian )

Bupati Garut Takziah dan Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekmat Pakenjeng Irpan Fitriana

0

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut , Abdusy Syakur Amin, sampai duka mendalam atas wafatnya Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Pakenjeng, Irpan Fitrianan. Hal tersebut disampaikan oleh Syakur disela-sela Takziahnya ke rumah duka yang berlokasi di Kampung Salawi, Desa Jatimulya, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Sabtu (28/3/2026).

Bupati Garut tak hanya hadir di rumah duka, Ia pun ikut tahlil atau mendoakan hingga ikut menyalatkan almarhum sebelum dibawa ke tempat peristirahatan terakhir.

Kehadiran Bupati Garut ini merupakan bentuk penghormatan terakhir sekaligus dukungan moril bagi keluarga yang ditinggalkan. Selain itu ia menyampaikan rasa duka cita mendalam atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Garut.

Bupati Garut mengenang almarhum sebagai sosok aparatur sipil negara (ASN) yang memiliki integritas tinggi. Meski mengaku baru mengenal almarhum, Bupati Garut meyakini bahwa Irpan Fitriana adalah orang baik yang telah memberikan pengabdian terbaiknya bagi masyarakat Garut.

“Sekarang sebelum meninggal beliau masih mempunyai jabatan sekmat Pakenjeng dan terpilih sebagai orang nanti yang akan dijadikan sebagai camat. Karena Garut itu perlu pemimpin-pemimpin yang hebat, perlu pemimpin-pemimpin yang berdedikasi. Beliau sudah terpilih, bahkan beliau sudah mengikuti pendidikan. Tapi apapun tentu saja Allah punya kehendak yang lain,” ucapnya.

Ia juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan, khususnya istri dan putri-putri almarhum, diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi ujian ini. Ia berharap amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT dan ditempatkan di tempat terbaik.

“Tentu saja harus diterima dengan penuh keikhlasan. Oleh sebab itu saya mendoakan supaya keluarga, istri, dan putri-putrinya supaya ikhlas sing sabar ini adalah kehendak Allah SWT dan pasti yang terbaik buat kita semua,” lanjutnya.

Mewakili pihak keluarga, Udin, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran Bupati beserta jajaran di rumah duka.

Selain itu, pihak keluarga juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekhilafan almarhum semasa hidup, baik dalam tutur kata maupun perbuatan. Permohonan maaf ini ditujukan secara khusus kepada rekan kerja di Kecamatan Pakenjeng, para Kepala Desa, serta seluruh masyarakat yang pernah berinteraksi dengan almarhum.

( Bagus )

Polsek Wilayah Garut Selatan Pasang Bendera Merah di Pantai Selatan, Wisatawan Diimbau Tidak Berenang Terlalu Tengah

0

GARUTTERKININEWS.COM — Dalam rangka meningkatkan keselamatan wisatawan selama Operasi Ketupat Lodaya 2026, jajaran Polsek Cikelet, Polsek Pameungpeuk, Polsek Cibalong, Polsek Caringin dan Sat Polairud bersama unsur gabungan melaksanakan pemasangan banner peringatan dan bendera merah di kawasan objek wisata Pantai Selatan, Kabupaten Garut, Selasa (24/3/2026).

Kegiatan ini melibatkan personel Polsek Wilayah Garut Selatan, Satpolairud, TNI, BNPB, Satpol PP, Balawista, serta relawan yang bersinergi untuk memberikan imbauan kepada para pengunjung agar tidak berenang di area berbahaya.

Pemasangan bendera merah menjadi tanda peringatan bagi wisatawan bahwa kondisi ombak di pantai tersebut berpotensi membahayakan keselamatan. Selain itu, banner imbauan juga dipasang di beberapa titik strategis guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan risiko laka laut.

Kasat Polairud Iptu Aep Saprudin, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan upaya preventif untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan laut, terutama di tengah meningkatnya jumlah pengunjung di kawasan wisata Garut Selatan.

“Kami mengimbau kepada seluruh wisatawan agar tidak berenang di laut, khususnya di area yang telah dipasangi bendera merah, serta selalu mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para pengunjung dapat lebih waspada dan mengutamakan keselamatan saat berwisata di kawasan pantai. ( Asopian )