Jumat, Juni 26, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 52

Kapolres Garut Pimpin Pengamanan Debat Publik Pilkada 2024

0

GTN.COM, Garut – Polres Garut laksanakan pengamanan dala rangka Debat Publik Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Garut Tahun 2024 di Hotel Santika Jalan Cipanas Baru Garut. Rabu (23/10/2024).

Kegiatan pengamanan ini di pimpin langsung oleh Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K.

Selain itu kegiatan ini di ikuti oleh sejumlah pihak termasuk Kapolsek Jajaran, perwakilan dari Satbrimob Polda Jabar, TNI, Sat PP dan Dishub.

Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., menekankan pentingnya koordinasi dan kesiapsiagaan semua petugas yang terlibat, karena debat publik merupakan salah satu momen penting dalam proses demokrasi yang harus di jaga dengan baik.

Dalam pengamanan ini anggota Polres Garut di berikan arahan terkait tugas dan tanggung jawab masing-masing selama acara, serta langkah-langkah untuk memastikan keamanan dan ketertiban.

Kapolres Garut juga mengingatkan semua pihak untuk selalu berkomunikasi dan bersinergi dalam menjaga situasi kondusif, baik sebelum, selama, maupun setelah acara berlangsung.

“Dengan adanya pengamanan yang ketat, di harapkan kegiatan debat berjalan dengan lancar dan kondusif.” Ujar Fajar. (R Agus Sopian)

Warga Galumpit Garut Kota, Geger Temukan Mayat Bayi Laki-laki Terlentang di Gang Pesawahan

0

GTN.COM, Garut – Warga Kampung Galumpit, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, digegerkan oleh penemuan mayat bayi laki-laki di sebuah gang pesawahan, pada Rabu pagi (23/10/2024). Diduga bayi itu sudah beberapa hari lahir.

Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., melalui Kapolsek Garut Kota AKP Zainuri, S.Pd., mengatakan bayi malang itu di temukan dalam keadaan terlentang tanpa busana dengan ari-ari yang masih menempel dan terlilit pada ranting dedaunan.

“Penemuan ini berawal ketika seorang warga Yusup (43) warga Kecamatan Garut Kota yang sedang dalam perjalanan ke pasar menemukan bayi tersebut di Jalan Gang Pasawahan sekitar pukul 06.00 WIB.,” kata Zainuri.

Setelah mendapat laporan anggota Polsek Garut Kota beserta Unit Inafis Polres Garut segera mendatangi lokasi kejadian.

Dari hasil identifikasi, bayi tersebut di perkirakan berumur sekitar tiga hari, dengan panjang sekitar 46 cm dan lingkar kepala 28 cm. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh bayi.

“Kami masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku yang melakukan perbuatan tersebut.” Ujar Zainuri.

(R Agus Sopian)

Upacara Hari Santri Nasional 2024 di Garut, Barnas Adjidin Soroti Pentingnya Akhlak di Era Digital

0
Pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2024 tingkat Kabupaten Garut, yang dilaksanakan di Alun-Alun Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (22/10/2024).
Pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2024 tingkat Kabupaten Garut, yang dilaksanakan di Alun-Alun Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (22/10/2024).

GTN.COM, Garut – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menggelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2024 tingkat Kabupaten Garut di Alun-Alun Garut, Kecamatan Garut Kota, Selasa (22/10/2024). Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, bertindak sebagai Pembina Upacara dan membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. KH. Nasaruddin Umar. Tahun ini, HSN mengusung tema “Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan.”

Dalam wawancara setelah upacara, Barnas menegaskan bahwa Hari Santri, yang diperingati setiap 22 Oktober, merupakan bentuk penghormatan kepada para santri yang turut berjuang untuk kemerdekaan negara Republik Indonesia.

“Kita harus mengisi dengan kualitas yang baik, sehingga negara ini menjadi tegak dari ancaman-ancaman yang terjadi, oleh karena itu santri adalah _front_ terdepan daripada kemajuan negara,” ujar Barnas.

Ia juga menyampaikan pesan penting agar santri tidak hanya fokus pada peningkatan kecerdasan, tetapi juga menjaga akhlak. Menurutnya, dekadensi moral semakin marak, sehingga diharapkan para santri bisa menjadi benteng dalam menjaga kualitas manusia Indonesia.

“Kita tidak bisa melawan zaman dan digital, tentu di digital itu (terdapat) percepatan, kemudian informasi yang tidak bisa difilter, nah tentu harus memilih mana (informasi) yang harus dipilih untuk mempertahankan bagaimana akhlak-akhlak manusia yang bertaqwa,” pungkas Barnas.

Penyelenggaraan Upacara hari Santri Nasional Tingkat Kabupaten Garut berlangsung tertib dan hidmat, bertindak selaku komandan upacara Syamwil Sibaweh dari Pesantren As Sa’adah Limbangan.

Acara ditandai dengan pengibaran bendera merah putih oleh siwa-siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Garut diiringi paduan suara Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Garut, pembacaan Teks Pancasila oleh Farhan (MAN 1 Garut), Pembukaan UUD 1945 oleh Aurid Dahlan Pratama (Nahdatul Ulama), Ikrar Santri oleh Halimudin ( Pesantren Thoriqul Huda Sukawening), dan Pembacaan Resolusi Jihad oleh Sekretaris MUI Kab. Garut.

Pada kesempatan yang sama Pj. Bupati menyerahkan beberapa penghargaan berupa :
1. Piagam penghargaan kepada 9 orang peserta berprestasi pada pada Festival
Pendidikan Quran tingkat Kabupaten Garut yang diselenggarakan oleh FKPQ
2. Uang Kadeudeuh dari BAZNAS Kab. Garut kepada 24 Santri Dhuafa, secara
simbolis diberikan kepada 5 orang penerima. 3. Penyerahan bantuan BPJS Ketenagakerjaan kepada 70 orang mubaligh secara simbolis
diberikan kepada 3 orang Penerima.
4. Bantuan Buku Iqro dari Yayasan Aris Nugraha Peduli sebanyak 10.000 ekseplar, simbolis di terima oleh lembaga FKDT, FKPQ, BKPRMI,

Turut hadir Ketua MUI Kabupaten Garut, KH. Sirojul Munir, Kepala Kemenag Kabupaten Garut, Saefullah, para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), serta undangan lainnya, diikuti para santri dan pegawai Pemkab Garut. (R Agus Sopian)

PDAM Tirta Intan Garut Tawarkan Diskon Besar untuk Pemasangan Sambungan Baru

0

GTN.COM, Garut – Dalam rangka memperluas akses air bersih bagi masyarakat Garut, di moment HUT Perumdam Tirta Intan meluncurkan program diskon pemasangan sambungan baru.

Melalui program ini, masyarakat hanya perlu membayar Rp. 480.000 dari harga semula Rp. 1.400.000. Program ini berlaku hingga 20 Desember 2024.

Statement / Harapan Dirut :
Program ini diharapkan dapat membantu lebih banyak masyarakat Garut yang membutuhkan air bersih untuk menikmati layanan air bersih dari Perumdam Tirta Intan.

Saat ini, cakupan sambungan rumah di Garut baru mencapai 6%, dan melalui program ini, Perumdam Tirta Intan Garut, berupaya meningkatkan jumlah pelanggan agar lebih banyak warga mendapatkan akses air bersih.

Manfaat utama dari menggunakan air bersih tidak hanya memberikan kemudahan akses air bersih, tetapi juga membantu meningkatkan kesehatan para penggunanya. Air bersih memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan dan kesehatan masyarakat.

Dengan memanfaatkan program ini, masyarakat Garut dapat berpartisipasi dalam menjaga kesehatan keluarga mereka sekaligus membantu memperluas cakupan layanan air bersih di daerahnya.

Perumdam Tirta Intan Garut berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan mendukung pertumbuhan kesejahteraan warga melalui penyediaan air bersih yang aman dan terjangkau.

“48 Tahun Perumda Air Minum Tirta Intan Kabupaten Garut, Sambungan Air, Lebih Dekat, Lebih Terjangkau” Mewujudkan layanan air bersih dengan diskon istimewa, Perumda Air Minum Tirta Intan Kabupaten GArut hadir untuk mendukung masyarakat dalam mengakses air bersih di wilayah existing dan wilayah pengembangan.
Mekanisme Diskon:

Periode Diskon:
o Berlaku selama bulan perayaan HUT Perumda Air Minum Tirta Intan Kabupaten Garut ke-48 dari Tanggal 1 Oktober hingga 20 Desember 2024
Kategori Diskon:

o Kategori 1 (Wilayah Existing):
Potongan harga untuk wilayah yang sudah terlayani Perumda Air Minum Tirta Intan Kabupaten Garut. Harga pemasangan sambungan baru menjadi Rp. 480,000 dari harga normal Rp. 1,400,000.
o Kategori 2 (Wilayah Pengembangan):
Berlaku di wilayah yang memiliki sisa kapasitas air yang cukup untuk pengembangan layanan baru. Harga pemasangan sambungan baru Rp. 480,000.
Syarat dan Ketentuan:
I. Wilayah Existing:
Sambungan baru yang akan dipasang berada di wilayah existing pelayanan Perumda Air Minum Tirta Intan Kabupaten Garut, persil sudah terpasang dan ada jaringan pipa tersier depan rumah calon pelanggan.

Pendaftaran melalui Aplikasi Tirta Intan mobile (TIMO) atau datang langsung ke area kantor pelayanan Cabang terdekat dengan menyertakan foto copy KTP, KK dan Rekening Air tetangga terdekat (optional) , dan atau surat keterangan kependudukan dari RT/RW diketahui Desa/kelurahan bagi penduduk sementara/kontrak di tempat yang akan dipasang baru.

Pembayaran harus dilakukan secara penuh dan tidak dapat dicicil dan pembayaran memlaui online (Aplikasi TIMO, Loket MPP, PPOB BRIS, Loket Bank BJB, Loket Bank BPR).
II. Wilayah Pengembangan:

Diskon berlaku untuk wilayah yang terdaftar dalam rencana pengembangan Perumda Air Minum Tirta Intan Kabupaten Garut yang memiliki sisa kapasitas air mencukupi yang mencakup wilayah.
Pelanggan yang berada di wilayah pengembangan harus menunggu konfirmasi dari tim teknis Perumda Air Minum Tirta Intan Kabupaten Garut
Jika wilayah tersebut memenuhi syarat, pemasangan dapat dilakukan setelah pengecekan teknis, Pengecekan Jaringan dan pembayaran Biaya Pasang Baru Sambungan Rumah secara menyeluruh memalui Online.

Dengan mekanisme, Syarat dan ketentuan, diharapkan program HUT ke-48 Perumda Air Minum Tirta Intan Kabupaten Garut ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang ingin mengakses layanan air bersih dengan harga terjangkau. (R Agus Sopian)

TNI Polri Dan Pemda Garut Gelar Patroli Skala Besar

0

GTN.COM, Garut – Polres Garut, TNI dan unsur Pemda Garut melaksanakan patroli skala besar dalam rangka cooling system pada pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2024-2029. Minggu (20/10/2024).

“Selama dua hari ini, kita memastikan bahwa TNI-Polri bersama Pemda Garut siap mengamankan kabupaten Garut menjelang dan pada saat pelantikan dan pengambilan sumpah Presiden dan Wakil Presiden periode 2024-2029,” kata Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K.

Ia mengatakan bahwa meski pelantikan dan pengambilan sumpah Presiden dan Wapres RI berlangsung di Jakarta pada 20 Oktober 2024, tahap akhir pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 tetap wajib untuk di pastikan keamanannya.

Ia menuturkan patroli ini di laksanakan untuk mengantisipasi dan mencegah potensi timbulnya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pada saat pelaksanaan agenda tersebut.

Selain melakukan patroli, kata dia, pihaknya bersama personel TNI juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif dalam rangka Pilkada 2024.

“Dengan adanya patroli yang di laksanakan oleh TNI-Polri dan Pemda Garut, kami berharap masyarakat bisa lebih merasa aman dan nyaman, serta keberadaan TNI Polri yang berpatroli juga di harapkan bisa mencegah kejahatan,” ujarnya.

Pelantikan Presiden dan Wapres adalah momentum penting bagi bangsa kita. Oleh karena itu, seluruh jajaran TNI-Polri harus siap siaga dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Sinergisitas dan keharmonisan merupakan pondasi utama dalam terwujudnya situasi yang aman dan damai, serta menjaga stabilitas keamanan.” Pungkas Fajar. (R Agus Sopian)

KPU Kabupaten Garut Gelar Festival Demokrasi Garut 2024

0
Pelaksanaan Festival Demokrasi Garut 2024 yang berlangsung di Lapangan Oto Iskandar Di Nata atau Alun-Alun Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (19/10/2024).
Pelaksanaan Festival Demokrasi Garut 2024 yang berlangsung di Lapangan Oto Iskandar Di Nata atau Alun-Alun Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (19/10/2024).

GTN.COM, Garut – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut menggelar Festival Demokrasi Garut 2024 di Alun-Alun Garut, Kecamatan Garut Kota, Sabtu (19/10/2024). Acara yang digelar selama dua hari (19-20/10/2024) ini bertujuan untuk memberikan informasi dan edukasi terkait Pilkada Serentak 2024 kepada masyarakat.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Garut, Nurrodhin, mewakili Pemerintah Kabupaten Garut, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan festival tersebut. Pihaknya berharap melalui festival ini, pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam Pilkada dapat meningkat, terutama dari pemilih pemula, mulai dari usia 17 tahun hingga pensiunan TNI dan Polri.

Nurrodhin juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam Pilkada. “Terutama untuk para generasi muda, para pemilih pemula, kaum milenial, generasi Z, saya yakin kalian adalah tumpuan, harapan kita di masa yang akan datang, partisipasi teman-teman milenial dan generasi Z dalam menyelenggarakan Pemilu dengan pola pemikiran yang cerdas, cerdas untuk menentukan, cerdas untuk memilih,” ucap Nurrodhin.

Selain itu, Nurrodhin menyoroti pentingnya koordinasi dalam distribusi logistik Pilkada, mengingat pelaksanaan yang bertepatan dengan musim penghujan. “Kita harus hati-hati, 27 November itu kemungkinan sedang menjelang puncak musim penghujan, ini perlu kehati-hatian dari kita semua,” katanya.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Garut, Dian Hasanudin, mengungkapkan bahwa Pilkada serentak 2024 tinggal 38 hari lagi. Ia menekankan bahwa ini adalah Pilkada serentak pertama dalam sejarah Indonesia.

Nurrodhin mengingatkan, proses pilkada tahun ini dihadapkan pada banyak tantangan, terutama jadwal kampanye yang hanya 60 hari, berbeda dengan Pilkada 2018 yang berlangsung selama 120 hari.

“Tantangan tersendiri buat kita, khususnya penyelenggara termasuk juga adaptasi dari masyarakat pasca pelaksanaan pemilu kemarin di bulan Februari harus juga ikut serta terlibat dalam proses pelaksanaan pilkada di November nanti,” ujarnya.

KPU Kabupaten Garut juga tengah fokus pada layanan pindah memilih bagi masyarakat yang tidak bisa hadir di TPS dan sosialisasi terkait Pilkada. Dian menyebut, hingga saat ini 80% logistik Pilkada sudah tersedia, dan surat suara akan tiba di kecamatan pada H-3 sebelum hari pemilihan.

Selama Festival Demokrasi Garut 2024 ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengecek apakah mereka sudah terdaftar di DPT dan mengikuti simulasi TPS.

“Kita ingin menjadikan kegiatan ini sebagian dari edukasi terhadap masyarakat, supaya masyarakat bisa lebih mengenal lagi, bisa lebih terlibat lagi dalam proses pelaksanaan pilkada,” pungkasnya.

(R Agus Sopian)

Polres Garut Pasang Puluhan Spanduk Sosialisasi Operasi Zebra 2024

0

GTN.COM, Garut – Polres Garut memasang puluhan spanduk di tempat-tempat strategis yang berisi tentang sosialisasi kegiatan dan sasaran Operasi Zebra Lodaya 2024 kepada masyarakat.

“Pemasangan spanduk sosialisasi Opersi Zebra ini merupakan bentuk preemtif Polres Garut untuk meningkatkan kesadaran pengendara untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres Garut,” kata Kasat Lantas Polres Garut Iptu Aang Suhandi. Sabtu (19/10/2024).

Menurut Aang, dengan di pasangnya spanduk ini di harapkan masyarakat patuh dan taat aturan dalam berlalu lintas seperti tidak berkendaraan dalam keadaan terpengaruh alkohol maupun narkoba.

Tidak menggunakan handphone, mematuhi rambu lalu lintas, membawa surat-surat seperti SIM dan STNK serta menggunakan alat keselamatan dalam berlalu lintas baik itu helm ataupun sabuk pengaman yang tujuannya untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas maupun mengurangi fatalitas jika terjadi kecelakaan.

Spanduk ini sudah terpasang di berbagai penjuru wilayah hukum Polres Garut dan di tempatkan di lokasi yang strategis mudah sehingga mudah terlihat dan di baca oleh masyarakat, baik pejalan kaki maupun pengendara kendaraan bermotor.

Seperti di ketahui, Operasi Zebra Lodaya yang di gelar Polres Garut selama 14 hari dari 14 hingga 27 Oktober ini dengan sasaran yakni pengendara dan penumpang sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI, pengendara yang melawan arus lalu lintas.

Kemudian, pengendara kendaraan bermotor yang menggunakan handphone saat berkendara, pengendara yang melajukan kendaraannya melebihi batas kecepatan yang telah di tentukan, pengemudi kendaraan roda empat atau lebih yang tidak menggunakan sabuk pengaman.

Selanjutnya, pengendara sepeda motor yang membonceng lebih dari satu orang dan kendaraan yang menggunakan knalpot brong/bising atau yang tidak sesuai spesifikasi. (R Agus Sopian)

Puskesmas Banjarwangi Garut Jadi Contoh Integrasi Layanan Kesehatan Nasional

0

GTN COM, Garut – Puskesmas Banjarwangi berhasil meraih dua penghargaan bergengsi, yakni sebagai Puskesmas Terbaik Kategori Terpencil dan sebagai Puskesmas dengan Jumlah Kaji Banding Terbanyak untuk Integrasi Layanan Kesehatan Primer.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, kepada Kepala Puskesmas Banjarwangi, Mahmud, disaksikan Penjabat Bupati Garut, Barnas Adjidin, dalam suatu acara khusus Pemberian Penghargaan Puskesmas dengan Komitmen Pelayanan Kesehatan Terbaik dan Launching Pedoman Kerja Puskesmas. Acara yang bertema “Transformasi Puskesmas Menuju Indonesia Emas 2045” ini berlangsung di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (18/10/2024).

Pj Bupati Garut, Barnas, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian ini. Ia menegaskan bahwa dua penghargaan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Garut.

“Sebagai kepala daerah, saya bangga melihat Puskesmas Banjarwangi mendapatkan dua penghargaan sekaligus. Ini adalah bukti dari komitmen pelayanan kesehatan yang luar biasa,” ujar Barnas. Ia juga mengapresiasi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut yang telah membina dan mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan di wilayahnya.

Barnas menambahkan, pihaknya tidak akan berpuas diri dengan penghargaan tersebut, namun akan terus mendorong peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Ia berharap Puskesmas Banjarwangi bisa menjadi contoh dan inspirasi bagi puskesmas lain di Kabupaten Garut.

Menurutnya, penghargaan ini bukanlah tujuan akhir, namun bukti bahwa pelayanan kepada masyarakat jauh lebih penting. “Saya sekali lagi mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran kesehatan,” tambahnya.

Ungkapan yang sama disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr. Leli Yuliani, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian Puskesmas Banjarwangi. Ia berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Semoga ini menjadi contoh bagi puskesmas lainnya di Kabupaten Garut. Alhamdulillah, semua puskesmas di Garut, sebanyak 67 puskesmas, telah menerapkan integrasi layanan kesehatan primer,” ujar dr. Leli.

Ia menjelaskan bahwa integrasi layanan primer bertujuan agar seluruh elemen pelayanan kesehatan seperti puskesmas, puskesmas pembantu (pustu), posyandu, dan kunjungan rumah dapat bekerja sama untuk memberikan pelayanan terbaik, baik dalam upaya promotif maupun preventif.

“Kita lebih diutamakan untuk pencegahan penyakit, mencegah agar masyarakat tidak banyak yang sakit, dan kemudian meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terutama masyarakat sudah menderita penyakit itu mengupayakan agar ditingkatkan agar kualitas hidup mereka lebih baik lagi,” tutup dr. Leli. (R Agus Sopian)

Polisi Tangkap Pelaku Percobaan Pencurian Sepeda Motor di Cikelet

0

GTN.COM, Garut – Polsek Cikelet Polres Garut amankan pelaku tersangka dugaan tindak pidana percobaan pencurian Sepeda Motor.

Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., melalui Kapolsek Cikelet Iptu Aktas Komalsyah. S., S.H., mengatakan kejadian ini terjadi pada malam hari Senin (14/10/2024) di Kampung Komplek Nelayan Desa Pamalayan Kecamatan Cikelet Kabupaten Garut.

“Kejadian berawal ketika korban Riswan (38) mendapati bahwa kontak motornya di rusak dengan menggunakan obeng dan gunting oleh pelaku “RF” (20) warga Kecamatan Cikelet,” kata Aktas.

Tindakan ini diketahui oleh warga setempat yang segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Setelah itu petugas patroli bergerak cepat menuju TKP, besama dengan warga mengamankan dan memboyong pelaku “RF” beserta barang bukti ke Mapolsek Cikelet untuk di lakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Akibat dari perbuatan pelaku “RF” korban Riswan (38) mengalami kerugian sekitar Rp 3.500.000 (tiga juta lima ratus ribu rupiah).

“Saat ini barang bukti dan pelaku masih dalam pemeriksaan Polsek Cikelet Polres Garut di pengembangan lebih lanjut, kata Aktas saat di hubungi media. Kamis (17/10/2024).

“Kami juga menghimbau agar masyarakat segera melaporkan dengan segera setiap kejadian kepada petugas.” Ujar Aktas.

(R Agus Sopian)

Samsat Garut Ajak Masyarakat Manfaatkan Program Pemutihan Pajak Kendaraan 2024

0
Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Kabupaten Garut, Ervin Yanuardi Effendi, sebagai narasumber dalam Talkshow FOKUS Vol. 53 Radio Intan, Rabu (16/10/2024).
Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Kabupaten Garut, Ervin Yanuardi Effendi, sebagai narasumber dalam Talkshow FOKUS Vol. 53 Radio Intan, Rabu (16/10/2024).

GTN.COM, Garut – Talkshow Forum Komunikasi dan Solusi (FOKUS) Radio Intan Garut, Rabu (16/10/2024), menghadirkan Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Kabupaten Garut, Ervin Yanuardi Effendi, sebagai narasumber. Pada edisi ke-53 ini, diskusi fokus pada Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Jawa Barat 2024.

Program Pemutihan ini merupakan bentuk relaksasi yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat, berlangsung dari 1 Oktober hingga 30 November 2024.

Ervin menjelaskan bahwa ada lima poin relaksasi dalam program pemutihan tersebut, mencakup Bebas Balik Nama Kendaraan _Second_ (BBNKB II), Bebas Denda PKB, Bebas Tunggakan Pokok untuk tahun ke-3 hingga ke-5, Bebas Denda Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) untuk tahun-tahun yang terlewat, serta Diskon PKB.

Ervin juga mengajak masyarakat Garut untuk segera memanfaatkan kesempatan ini karena program yang sama belum tentu akan diadakan tahun depan. “Bagi masyarakat yang memiliki kendaraan dan masih menunggak, atau yang belum membayar pajak tahun ini, saya harapkan dapat memanfaatkan program ini yang berlangsung hingga 30 November 2024,” tegasnya.

“Di batas waktu 2 bulan ini tentu masyarakat saya harapkan bisa memanfaatkan Program Pemutihan ini,” tandasnya. (R Agus Sopian)