Jumat, Juni 26, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 66

BNNK Garut Gelar Bimtek P4GN di Instansi Pemerintahan dan Pendidikan

0
Pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penggiat Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Instansi Pemerintah dan Pendidikan yang berlangsung di Ballroom Rancabango Hotel & Resort, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Selasa (23/7/2024).
Pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penggiat Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Instansi Pemerintah dan Pendidikan yang berlangsung di Ballroom Rancabango Hotel & Resort, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Selasa (23/7/2024).

GTN.COM, Garut – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Garut menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penggiat Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Instansi Pemerintah dan Pendidikan. Acara yang diikuti 20 peserta ini berlangsung di Ballroom Rancabango Hotel & Resort, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, pada Selasa (23/7/2024).

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Garut, Nurrodhin, menekankan pentingnya peran masyarakat dalam penanggulangan narkotika. Menurutnya, upaya ini tidak hanya bisa dilakukan oleh BNN atau Bakesbangpol saja, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat.

“Gunakan semua media yang ada di masyarakat, seperti melalui para kyai, asatid, dan asatidah dalam khutbah Jumat dan pengajian Al-Hidayah, ayo bersama-sama kita mensosialisasikan akan bahaya narkotika,” ajak Nurrodhin.

Ia menambahkan bahwa laporan dari masyarakat sangat penting untuk mendeteksi kasus narkoba. Jika masyarakat melaporkan adanya penyalahgunaan narkoba, pihaknya dapat segera melakukan penindakan.

“Apabila di lingkungannya ditemukan terindikasi adanya penggunaan atau peredaran gelap narkotika harapannya warga masyarakat segera melaporkan kasus itu ke pemerintahan setempat, terdekat RT dan RW, kemudian desa, kecamatan atau langsung ke BNN, sehingga kita dari tim satgas bisa melakukan upaya-upaya korektif dengan segera,” tuturnya.

Sementara itu, Panitia Pelaksana Kegiatan, Yandri Pratiwi, menjelaskan tujuan bimtek ini adalah untuk menstimulus lingkungan yang sudah memiliki Surat Keputusan dari Bupati Garut agar bebas dari narkoba.

“Nah oleh siapa dilaksanakannya? Sebetulnya oleh Pokja dan Poktan di lingkungan tersebut yang sudah di SK-kan oleh kepala sekolahnya, oleh direkturnya, oleh kepala dinasnya,” ucapnya.

Yandri menambahkan, peserta bimtek akan dibekali pengetahuan dasar tentang narkotika, perspektif hukum, kesehatan, teknik _public speaking_, penggunaan teknologi informasi, hingga pembentukan rencana aksi di setiap lingkungan yang bersih dari narkoba

“Harapannya, dengan terbentuknya penggiat ini, upaya P4GN yang dipimpin oleh Bupati Kabupaten Garut dapat lebih maksimal dalam melaksanakan pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika di lingkungannya masing-masing,” tutup Yandri. (Asopian)

Porkab Garut 2024 : Kecamatan Karangpawitan Puncaki Klasemen Sementara Perolehan Medali

0
Klasemen Perolehan Sementara Porkab Garut 2024 hingga pukul 07.00 WIB, Selasa (23/7/2024).
Klasemen Perolehan Sementara Porkab Garut 2024 hingga pukul 07.00 WIB, Selasa (23/7/2024).

GTN.COM, Garut – Bidang Informasi, Perizinan dan Dokumentasi Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Garut 2024, Selasa (23/7/2024) merilis Klasemen Perolehan Sementara Perolehan Medali di hari ke-2. Saat ini, Kontingen Kecamatan Karangpawitan memuncaki perolehan medali terbanyak dengan 23 medali (9 emas, 6 perak dan 8 perunggu), diikuti urutan kedua, kontingen Kecamatan Tarogong Kidul, selanjutnya Cisompet, Pakenjeng, Bayongbong dan kecamatan lainnya.

Menurut Ketua Bidang Informasi, Perizinan dan Dokumentasi Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Garut 2024, Agus Barkah, pada hari Senin (22/7/2024), dua kecamatan yang berhasil mendulang medali emas terbanyak adalah Kecamatan Karangpawitan dan Cisompet, khususnya dalam cabang olahraga (cabor) renang dan atletik.

“Ya, bisa kami dilaporkan dari Porkab Garut 2024 pada hari Senin kemarin, beberapa kecamatan mampu mendulang medali emas yang signifikan. Di cabang olahraga renang, Karangpawitan cukup mendominasi, sedangkan di atletik, Cisompet juga menunjukkan dominasinya,” ujar Agus, Selasa (23/7/2024).

Agus juga melaporkan, pada malam sebelumnya, terdapat pertandingan seru di cabor sepak takraw dengan empat medali emas yang diperebutkan. Medali tersebut diraih oleh empat kecamatan berbeda, salah satunya Kecamatan Talegong. Selain itu, cabor tenis meja dan futsal juga memperebutkan medali emas.

“Hari Minggu kemarin, cabor futsal telah menyelesaikan pertandingan dengan dua nomor yang dipertandingkan, yakni putra dan putri. Di putra, Kadungora mampu merebut emas, sementara di putri, Tarogong Kidul berhasil meraih emas dengan mengalahkan lawan-lawannya,” jelasnya.

Agus juga menginformasikan, hari ini beberapa cabor dipertandingkan dengan memperebutkan medali emas, seperti cabor renang, petanque, dan lainnya. (Asopian)

Evakuasi Ular King Kobra, Petugas Damkar Garut Kena Gigitan-Dirujuk ke RS, U Basuki Eko: Penuh Resiko

0
Petugas Damkar UPT Wilayah lll Pameungpeuk dirawat di rumah sakit Pameungpeuk usai digigit ular King Kobra, Minggu (21/07/2024)
Petugas Damkar UPT Wilayah lll Pameungpeuk dirawat di rumah sakit Pameungpeuk usai digigit ular King Kobra, Minggu (21/07/2024)

GTN.COM, Garut – Teguh (24) petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) UPT Kecamatan Pameunpeuk, Kabupaten Garut terkena gigitan saat mengevakuasi 1 ekor ular king kobra.

Teguh terpaksa dirujuk ke rumah sakit (RSUD) lantaran tangannya mengalami keram usai digigit ular tersebut.

“Tangan sebelah kiri dia itu terkena giginya ular. Jadi sudah beres ditangkap dan waktu di ikat lakban melesat,” kata PLT Kadisdamkar Garut U Basuki Eko kepada garutterkininews.com, Minggu (21/07/2024) sore.

U Basuki Eko yang mendapat laporan tersebut mengatakan, peristiwa itu terjadi di salah satu rumah warga yang berada Kampung Pamotong, RT 02 RW 08, Desa Cikelet, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut. Sekitar Pukul 11.30 WIB.

“Ya, lagi melaksanakan tugas menangkap King Kobra atas laporan masyarakat,” katanya.

Eko mengaku petugasnya sempat di obati di puskesmas dan di perbolehkan pulang. Selanjutnya Teguh bersama rekannya kembali ke Mako.

Setelah di Mako, Teguh merasakan tangannya yang terkena gigitan tadi mengalami keram. Dia lantas dilarikan ke RSUD Pameungpeuk oleh Kepala UPT Wil lll Pameungpeuk Dadan Wandi Wandani.

“Dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan Kepala UPT Langsung membawanya ke RSUD Pameungpeuk,” ungkap Eko.

Eko mengatakan saat ini Teguh masih menjalani perawatan di RSUD. Petugasnya masih menjalani observasi pasca terkena gigitan.

“Sebenarnya sudah boleh pulang tapi kata dokter mau diobservasi dulu. Kondisinya baik-baik aja tidak ada tanda-tanda tangannya merah atau biru,” jelasnya.

Eko menambahkan, Tugas penyelamatan anggota Damkar juga penuh resiko. Sarung tangan ditembus taring King Kobra saat akan melakban mata dan mulut King Kobra.

“Untuk menghindari hal-hal yang tidak inginkan petugas mengamankan ular tersebut di Mako Disdamkar Wil lll Pameungpeuk,” pungkasnya (Asopian)

5 Desa Rentan Pangan di Garut Jadi Fokus Intervensi Pemkab

0
kepala Bappeda Kabupaten Garut memimpin Rakor Pencegahan dan Penanggulangan Kerentanan Pangan (PEGANG TANGAN melalui Pendekatan Kolaboratif dan Integratif, bertempat di Aula DKP Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (16/7/2024).
kepala Bappeda Kabupaten Garut memimpin Rakor Pencegahan dan Penanggulangan Kerentanan Pangan (PEGANG TANGAN melalui Pendekatan Kolaboratif dan Integratif, bertempat di Aula DKP Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (16/7/2024).

GTN.COM, Garut – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Garut menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan dan Penanggulangan Kerentanan Pangan disingkat PEGANG TANGAN. Digelar di Aula DKP Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Selasa (16/7/2024), acara ini bertujuan menanggulangi kerentanan pangan melalui pendekatan kolaboratif dan integratif.

Acara ini dipimpin oleh Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Garut, Didit Fajar Putradi, dengan peserta perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan 4 perwakilan kecamatan.

Didit Fajar Putradi menyampaikan, berdasarkan hasil _Food Security and Vulnerability Atlas_ (FSVA) atau Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan, terdapat 5 desa di 4 kecamatan di Kabupaten Garut yang masuk dalam kategori rentan pangan. Rentan pangan ini diklasifikasikan dalam 6 prioritas berdasarkan beberapa indikator seperti ketersediaan lahan pertanian, sarana prasarana penyediaan pangan, jumlah penduduk tidak sejahtera, akses penghubung, akses air bersih, hingga jumlah tenaga kesehatan.

Dari 5 desa tersebut, Desa Jayabakti Kecamatan Banjarwangi masuk dalam status prioritas 1 atau sangat rentan terhadap kerawanan pangan. Namun, menurut Didit, desa yang paling membutuhkan intervensi saat ini adalah Desa Cintanagara Kecamatan Cigedug, meskipun berada di prioritas 2 tahun 2023. Desa Cintanagara mengalami kesulitan akses air bersih, sehingga diperlukan intervensi dari pemerintah daerah.

“Cintanagara juga menjadi salah satu sasaran pengiriman air, toren, tangki segala macam, ini sekarang dia masih mengalami kondisi seperti ini, sehingga diperlukan adanya intervensi pemerintah dan pemerintah daerah,” ujar Didit.

Pemerintah daerah akan segera melakukan intervensi terhadap 5 desa rentan pangan ini karena data menunjukkan penurunan status prioritas desa-desa tersebut dari tahun 2021 hingga 2023.

“Ini persoalan yang sungguh-sungguh meski mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah, kita rakorkan dengan lintas perangkat daerah, kemudian kita susun strateginya,” ucapnya.

Pemkab Garut merencanakan dua cara intervensi : melalui pelaksanaan program kegiatan pemerintah daerah di 5 desa tersebut dan melalui gotong royong semua perangkat daerah.

Selain itu, kini sudah terbit Surat Keputusan (SK) Bupati Garut mengenai tim pendamping dari perangkat daerah ke kecamatan. Tim ini akan bertindak sebagai _Liaison Officer (LO)_ untuk mengatasi kemiskinan, stunting, pengangguran, inflasi, dan program prioritas lainnya termasuk kerentanan pangan.

“Aksi pertama LO nanti bersama-sama masuk di 4 kecamatan, di koordinir oleh SKPD yang menjadi LO itu, dan perangkat daerah juga masuk dalam program kegiatannya,” ungkapnya.

Kepala DKP Kabupaten Garut, Yani Yuliani, menambahkan, penanggulangan rentan pangan memerlukan kolaborasi, sinergitas, dan pendekatan integratif. Bappeda berperan dalam mengkoordinasikan berbagai program di Kabupaten Garut untuk membantu dalam mencari solusi bagaimana wilayah yang rentan pangan ini bisa tertanggulangi secara sinergi lintas dinas.

Melalui rakor ini, pihaknya berharap dengan sinergitas 5 wilayah rentan pangan bisa segera keluar dari status prioritas 1, 2, dan 3. Dari rakor ini pula, akan ditindaklanjuti dengan pembuatan posko melibatkan semua SKPD.

Adapun 5 desa yang masuk dalam status prioritas 1 dan 2 yaitu:
1. Desa Jayabakti Kecamatan Banjarwangi – Prioritas 1
2. Desa Talagawangi Kecamatan Pakenjeng – Prioritas 2
3. Desa Surabaya Kecamatan Blubur Limbangan – Prioritas 2
4. Desa Cintanagara Kecamatan Cigedug – Prioritas 2
5. Desa Bojong Kecamatan Banjarwangi – Prioritas 2

*Klasifikasi prioritas rentan pangan :*
1. Prioritas 1: Sangat Rentan terhadap Kerawanan Pangan
2. Prioritas 2: Rentan terhadap Kerawanan Pangan
3. Prioritas 3: Agak Rentan terhadap Kerawanan Pangan
4. Prioritas 4: Agak Tahan terhadap Kerawanan Pangan
5. Prioritas 5: Tahan Terhadap Kerawanan Pangan
6. Prioritas 6: Sangat Tahan terhadap Kerawanan Pangan

(Asopian)

1225 mahasiswa Uniga akan Laksanakan KKN Tematik di 65 Desa di Kabupaten Garut

0
Mahasiswa Uniga akan melaksanakan KKN tematik 2024
Mahasiswa Uniga akan melaksanakan KKN tematik 2024

GTN.COM, Garut – Universitas Garut (UNIGA) melaksanakan Pembekalan Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun 2024 yang berlangsung di Lapangan Hockey UNIGA, Jalan Prof. K. H. Cecep Syarifuddin, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (18/7/2024).

Menurut Rektor UNIGA, Abdusy Syakur Amin, meteka nantinya akan melaksanakan KKN di 65 desa yang tersebar di 8 kecamatan dengan jumlah mahasiswa kurang lebih 1225 mahasiswa bersama 130 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Ke-8 kecamatan tersebut yaitu : Kecamatan Peundeuy, Singajaya, Banjarwangi, Cikajang, Pamulihan, Malangbong, Selaawi, dan Kecamatan Kersamanah.

Pelaksanaan KKN Tematik Tahun 2024 ini berfokus di bidang ekonomi sebagai sebuah bentuk kepedulian kampus dalam membangun desa atau juga bisa disebut dengan intervensi sosial.

(Asopian)

Pj. Bupati Garut Pantau Harga Bahan Pokok di Pasar Cikajang

0

GTN.COM, Garut – Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, didampingi Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Garut, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melakukan pengecekan harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Cikajang, Kabupaten Garut, pada Kamis (18/7/2024).

Dengan mengenakan pakaian khas Sunda, pangsi, sebagai bagian dari sosialisasi regulasi mengenai kearifan lokal, Barnas mengunjungi beberapa kios yang menjual beras, sayuran, daging, hingga sembako.

Barnas menyatakan bahwa harga beberapa bahan pokok di Pasar Cikajang relatif sesuai dengan harga acuan dari Dinas Perindustrian Perdagangan Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut. Namun, ia mencatat adanya kenaikan harga pada komoditas cabai, yang naik dua kali lipat. Ia akan melakukan langkah-langkah terhadap penyebab kenaikan komoditas itu.

“Cabe itu 2 kali lipat, tentunya saya nanti pulang dari sini mau merapatkan bagaimana harga cabe ini bisa mahal, karena misalnya permintaan banyak, lalu kemudian ada kegagalan panen, atau apa,” ujar Barnas.

Selain itu, Barnas juga menerima beberapa keluhan dari pedagang terkait berkurangnya daya beli masyarakat dan harga di pasar tradisional yang hampir sama dengan harga di pasar modern, yang menyebabkan masyarakat lebih memilih berbelanja di pasar modern.

Barnas mengimbau Disperindag ESDM Kabupaten Garut untuk terus memberikan pembinaan kepada pedagang pasar agar tidak terjadi perbedaan harga yang signifikan antara kios satu dengan kios lainnya. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan pasar untuk kenyamanan dan kesehatan konsumen.

Ia juga mengimbau kepada Disperindag ESDM Kabupaten Garut untuk senantiasa memberikan pembinaan-pembinaan kepada pedagang pasar, agar tidak terjadi perbedaan harga yang signifikan antara kios satu dengan kios yang lainnya.

Ia berharap, dalam menjaga kondusivitas, seluruh pemangku kepentingan dapat bekerja sama guna memastikan keamanan dan kenyamanan konsumen.

“Walaupun tempatnya kurang bagus ya dibersihkan, jangan sampai kotor tidak bagus untuk kesehatan, kebersihan, juga kenyamanan daripada konsumen,” harapnya.

Terkait revitalisasi Pasar Cikajang, Barnas mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkonsultasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia, dan saat ini sedang dalam tahap kajian. Ia menegaskan pentingnya relokasi sementara bagi para pedagang agar mereka tetap bisa berdagang selama proses revitalisasi berlangsung.

“Karena percepatan-percepatan harus, jangan sampai ada kegiatan yang harusnya berjalan jadi tidak berjalan, karena kondisi daerah menentang terhadap kegiatan revitalisasi,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Garut, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, menyatakan l Polres Garut mendukung pemerintah daerah dalam menjaga keamanan pasar tradisional, menindaklanjuti dugaan penimbunan bahan pokok, serta menertibkan parkir liar dan premanisme.

Adapun beberapa harga pangan di Pasar Cikajang per tanggal 18 Juli 2024 adalah sebagai berikut:
1. Beras Medium
– Harga Minggu Lalu Rp12.500/kg
– Harga Hari Ini Rp12.500/kg
2. Beras Premium
– Harga Minggu Lalu Rp13.000/kg
– Harga Hari Ini Rp13.000/kg
3. Bawang Merah
– Harga Minggu Lalu Rp30.000/kg
– Harga Hari Ini Rp25.000/kg
4. Bawang Putih
– Harga Minggu Lalu Rp39.000/kg
– Harga Hari Ini Rp38.500/kg
5. Daging Ayam
– Harga Minggu Lalu Rp32.000/kg
– Harga Hari Ini Rp32.000/kg
6. Daging Sapi
– Harga Minggu Lalu Rp120. 000/kg
– Harga Hari Ini Rp120.000/kg
7. Telur Ayam
– Harga Minggu Lalu Rp29.000/kg
– Harga Hari Ini Rp28.500/kg
8. Minyak Goreng Curah
– Harga Minggu Lalu Rp17.500)/kg
– Harga Hari Ini Rp17.500/kg
9. Cabe Merah
– Harga Minggu Lalu Rp60.000/kg
– Harga Hari Ini Rp60.000/kg
10. Gula Pasir
– Harga Minggu Lalu Rp18.000/kg
– Harga Hari Ini Rp18.000/kg

(Asopian)

Pj. Bupati Garut Sambut Kapolres Baru di Acara Kenal Pamit

0
Pelaksanaan Kenal Pamit Kapolres Garut, yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Santika, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Rabu malam (17/7/2024).
Pelaksanaan Kenal Pamit Kapolres Garut, yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Santika, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Rabu malam (17/7/2024).

GTN.COM, Garut – Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, menghadiri acara Kenal Pamit Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Garut di Ballroom Hotel Santika, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Rabu malam (17/7/2024). Jabatan Kapolres Garut kini beralih dari AKBP Rohman Yonky Dilatha ke AKBP Mochamad Fajar Gemilang.

AKBP Rohman Yonky Dilatha akan menjalankan tugas baru sebagai Kapolres Cianjur, sementara AKBP Mochamad Fajar Gemilang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Tata Urusan Dalam Inspektorat Pengawasan Umum (KATAUD ITWASUM) Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Dalam sambutannya, Pj Bupati Garut, Barnas Adjidin, atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan loyalitas yang luar biasa dari AKBP Rohman Yonky Dilatha dan keluarganya selama bertugas di Kabupaten Garut.

“Mudah-mudahan tugas beliau sukses, dan kita tetap berkawan. Saya sudah merasa bahwa Pak Yongki ini adik saya. Selamat bertugas, Pak,” ujar Barnas.

Ia juga mengucapkan selamat datang kepada AKBP Mochamad Fajar Gemilang di Kabupaten Garut, dan berharap Kapolres Garut yang baru ini betah di kota berjuluk Kota Intan dengan wilayah yang luas, terdiri dari 42 kecamatan, 421 desa, dan 21 kelurahan.

“Kami, Pemerintah Kabupaten Garut, mengharapkan bahwa apa yang sudah dicapai oleh Pak Yongki bisa diteruskan di Kabupaten Garut. Mudah-mudahan silaturahmi yang diselenggarakan pada malam ini menambah kekeluargaan bagi kita semua,” tandasnya. (Asopian)

Pj. Bupati Garut : Porkab 2024 Harus Berjalan dengan Sukses dan Fair Play

0
Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, menerima Audiensi dari Pengurus Cabang Keluarga Olahraga Tarung Derajat Kabupaten Garut yang berlangsung di Ruang Rapat Mal Pelayanan Publik (MPP) Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (17/7/2024).
Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, menerima Audiensi dari Pengurus Cabang Keluarga Olahraga Tarung Derajat Kabupaten Garut yang berlangsung di Ruang Rapat Mal Pelayanan Publik (MPP) Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (17/7/2024).

GTN.COM, Garut – Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, mengungkapkan harapannya agar penyelenggaraan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Garut Tahun 2024 sebagai event terbaik.

“Harapan saya bahwa pelaksanaan Porkab 2024 itu harus yang terbaik, di mana kita juga sudah melakukan strategi-strategi yang dianggap bisa mencapai apa yang diharapkan mudah-mudahan terwujud,” ujar Barnas, usai menerima audiensi dari Pengurus Cabang Keluarga Olahraga Tarung Derajat Kabupaten Garut di Ruang Rapat Mal Pelayanan Publik (MPP) Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, pada Rabu (17/7/2024).

Barnas menegaskan, bahwa persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Garut Tahun 2024 sudah beberapa kali dibahas dalam rapat. Ia mengingatkan kepada seluruh panitia pentingnya kesiapan sumber daya manusia (SDM), sarana prasarana, dan pelaksanaan pertandingan yang _fair play_.

Ia juga berpesan kepada seluruh atlet di Kabupaten Garut untuk mempersiapkan diri dengan baik agar dapat meraih prestasi maksimal.

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan bahwa persiapan Porkab telah mencapai 90-95%. Saat ini, pihaknya tinggal melaksanakan gladi resik. Undangan pembukaan Porkab 2024 telah disebarkan, dan pertemuan dengan _chief demission_, dengan kontingen, hingga pertemuan dengan tiap cabor sudah dilaksanakan.

_Opening ceremony_ Porkab 2024 rencananya akan digelar pada 21 Juli malam di Lapangan Gelora Merdeka Kerkof, dengan rangkaian acara yang meriah dipersembahkan untuk seluruh masyarakat Garut. Syakur menyebutkan, panitia pelaksana sudah mulai menyiapkan acara secara detail mulai dari penyambutan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Garut di Pamengkang

“Jadi di kerkof juga dibuat rangkaian acara yang intinya adalah bahwa ini acara seluruh masyarakat Kabupaten Garut, acara yang sangat berharga sehingga harus gebyar, meriah, (dan) menggembirakan semuanya,” ucapnya.

Ketua KONI Garut menegaskan, bahwa pihaknya tidak memungut biaya sepeserpun kepada para peserta maupun para penonton, karena Porkab adalah pesta masyarakat Kabupaten Garut. Syakur berharap Porkab dapat berjalan sukses dan meningkatkan persatuan serta kesatuan, serta meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Jadi kita bisa mendapatkan bibit-bibit (atau) atlet-atlet yang memiliki potensi untuk bisa dikembangkan, dan kita bina lagi sehingga menjadi atlet kebanggaan Kabupaten Garut untuk event-event yang lebih tinggi,” ujarnya.

Di tempat yang sama, perwakilan Tarung Derajat Kabupaten Garut, Abah Ucu Boxer, menyatakan kesiapan 100% untuk mengikuti ajang Porkab 2024. Pertandingan Tarung Derajat akan berlangsung pada 24-27 Juli 2024 di SOR RAA Adiwijaya, diikuti 150 atlet tarung derajat

“Harapannya, Porkab ini berjalan lancar, membentuk atlet berkarakter, disiplin, dan berprestasi,” tandas Abah Ucu. (Asopian)

Warga Desa Sagara Cibalong Garut Digegerkan Penemuan Mayat Diduga ODGJ di Kebun Miramare

0
Lokasi penemuan mayat yang diduga ODGJ di Kampung Cibajing, Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Rabu (17/07/2024). (Foto: Dok Polsek Cibalong).
Lokasi penemuan mayat yang diduga ODGJ di Kampung Cibajing, Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Rabu (17/07/2024). (Foto: Dok Polsek Cibalong).

GTN.COM, Garut – Warga di Kampung Cibajing, Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut dihebohkan dengan penemuan sesosok jasad mayat tanpa identitas Rabu (17/07/2024) Pukul 09.30 WIB.

Mayat berjenis kelamin laki-laki ini pertama kali ditemukan oleh warga yang tengah melakukan aktivitas kerja di sekitar Perkebunan Miramare Blok Cibajing.

Salah seorang saksi Yayah (41) mengatakan, saat itu sekitar pukul 09:30 Wib tengah melintas akan melakukan aktivitas menyadap pohon, Selanjutnya ditemukan sesosok jasad mayat di sekitaran perkebunan Miramare blok Cibajing.

Kemudian, kata Yayah, menginformasikan kepada RT sekitar dan selanjutnya melaporkan ke pihak pihak kepolisian.

Sementara itu dihubungi terpisah, Kasi Humas Polres Garut Ipda Adi Susilo membenarkan atas penemuan jasad yang diduga ODGJ di Kampung Cibajing, Desa Sagara, Kecamatan Cibalong.

“Menurut keterangan saksi mayat tersebut diduga ODGJ, setelah di periksa oleh Puskesmas Cibalong tidak ditemukan adanya tindak kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban,” ujarnya.

Selanjutnya, atas permintaan dari pihak warga dan tokoh masyarakat mayat yang diduga ODGJ tersebut akan dimakamkan di sekitaran lokasi. (Asopian)

Pemkab Garut Targetkan Relokasi PKL Mulai 20 Juli

0
Rapat Pemantapan Rencana Relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) Jalan Ahmad Yani ke Jalan Pasar Baru yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (17/7/2024).
Rapat Pemantapan Rencana Relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) Jalan Ahmad Yani ke Jalan Pasar Baru yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (17/7/2024).

GTN.COM, Garut – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menargetkan relokasi PKL di sepanjang Jalan Ahmad Yani akan dimulai pada 20 Juli, diawali dengan pemasangan tenda bagi PKL.

“Pemerintah pasca relokasi ini juga bersiap untuk melakukan penataan jalan di Ahmad Yani,” ucap Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut, Ridwan Effendi, usai mengikuti Rapat Pemantapan Rencana Relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di Ruang Rapat Wakil Bupati, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, pada Rabu (17/7/2024). Rapat ini dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Nurdin Yana.

Ridwan mengimbau para PKL untuk mematuhi jadwal relokasi dan menjaga kondusivitas selama pelaksanaannya. Tempat yang ditetapkan untuk relokasi meliputi koridor dari pertigaan Jalan Cimanuk (Apotek Sari) hingga koridor BJB, serta Gedung Lasminingrat, Gedung Bale Paminton, dan Halaman Masjid Agung.

Ridwan menegaskan, tujuan utama relokasi ini adalah untuk kepentingan masyarakat agar fungsi jalan dapat dimaksimalkan, khususnya di Jalan Ahmad Yani, agar tertata dengan lebih baik dan tertib dan memberikan kepastian hukum bagi para pedagang.

“Ada kepastian hukum berusaha, mereka berjualan di tempat yang memang dilegalkan terlepas itu sementara atau tetap ya paling tidak pemerintah sudah memberikan legitimasi, mereka diperbolehkan berdagang di situ, harapannya seperti itu,” tandasnya.

Sekda Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menyatakan bahwa rapat ini diselenggarakan dalam rangka penataan PKL di mana pihaknya sudah menyepakati agar PKL yang berada di wilayah Jalan Ahmad Yani khususnya di dari pertigaan Jalan Cimanuk (apotek sari) hingga perempatan Jalan Ahmad Yani (Toserba Asia) akan dilakukan relokasi sesegera mungkin.

“Topik krusialnya adalah merelokasi teman-teman PKL. Insya Allah, PKL di area Ahmad Yani akan dipindahkan ke Jalan Pasar Baru,” ujar Nurdin Yana.

Nurdin menjelaskan, Jalan Ahmad Yani nantinya akan digunakan sebagai _area car free day_ pada hari-hari tertentu tidak ada lagi PKL, sehingga masyarakat dapat menikmati ketenangan dan keindahan di area tersebut.

“Pasca relokasi, area tersebut akan dijadikan taman untuk dinikmati masyarakat. Mereka bisa bersantai di tempat itu,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut akan menata jalan di lokasi tersebut. Sedangkan Dinas Lingkungan Hidup (LH) akan menata penerangan, sementara Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) akan membuat tempat duduk. (Asopian)