Jumat, Juni 26, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 67

Kapolres Garut Resmi Berganti, Kini Dijabat AKBP Mochamad Fajar Gemilang

0

GTN.COM, Garut – Kapolri Jenderal Polisi Drs.Listyo Sigit Prabowo.,M.Si., menurunkan surat keputusan mutasi jabatan di kalangan perwira Polri.Untuk jajaran Polda Jawa Barat ada beberapa nama Kapolres yang masuk dalam surat keputusan tersebut.

Salah satunya yakni Kapolres Garut yang sebelumnya dijabat oleh AKBP Rohman Yonky Dilatha , S.I.K., M.Si., M.H., kini di gantikan oleh AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., yang di serah terimakan secara langsung oleh Kapolda Jabar Irjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus , S.I.K., M.Si., M.M., di Mapolda Jawa Barat.

Setelah turunnya surat keputusan mutasi jabatan dari Kapolri , tongkat kepemimpinan Polres Garut resmi di serah terimakan tepatnya pada hari Rabu tanggal 17 Juli 2024 sekitar pukul 08.00 WIB , Polres Garut menggelar kegiatan upacara Wellcome and Farewell Parade Kapolres Garut.

Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., beserta Ny.Rahmalina Fajar di sambut dengan rangkaian kegiatan jajar hormat , pedang pora , pertunjukan seni budaya sunda dan pengenalan seluruh perwira dan personel Polres Garut.

Setelah penyambutan Kapolres Garut di sambut hangat oleh Kapolres Garut terdahulu AKBP Rohman Yonky Dilatha , S.I.K., M.Si., M.H., untuk melaksanakan upacara wellcome dan farewell parade di lapangan upacara Mapolres Garut.

Yang saya hormati Kapolres Cianjur AKBP Rohman Yonky Dilatha , S.I.K., M.Si., M.H.,  dan yang saya banggakan seluruh personil Polres Garut. Saya berkomitmen akan melanjutkan program beliau sebagai Kapolres terdahulu, yang sudah baik akan kita lanjutkan dan semoga bisa lebih kita sempurnakan.” Kata Fajar.

“Komitmen saya Kabupaten Garut harus tetap aman dan nyaman, untuk Polres Garut  sendiri mohon dukungan dari rekan – rekan semua, mari kita bekerja sama untuk Polres Garut yang terbaik.” Tandasnya.

Sambutan pun di sampaikan oleh AKBP Rohman Yonky Dilatha , S.I.K., M.Si., M.H., beliau meminta agar personil Polres Garut membantu pelaksanaan tugas dan bekerjasama dengan Kapolres Garut yang baru.

“Kami mohon undur diri pamit dari Polres Garut dan mohon doanya untuk melanjutkan tugas sebagai Kapolres Cianjur. Saya yakin dan optimis dibawah kepemimpinan AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., akan lebih berkembang pesat. “ Pungkas Yonky.

(Asopian)

Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas, Polres Garut Gelar Pasukan Operasi Patuh Lodaya Tahun 2024

0

GTN.COM, Garut – Polres Garut melaksanakan apel gelar pasukan tanda dimulainya, Operasi Patuh Lodaya tahun 2024 dengan tema tertib berlalu lintas demi terwujudnya Indonesia Emas. Senin pagi (15/07/2024).

Kegiatan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lodaya tahun 2024  ini dipimpin langsung oleh Kapolres Garut AKBP Rohman Yonky Dilatha, S.I.K., M.Si., M.H., turut hadir juga dalam kesempatan tersebut, yakni PJ Bupati Garut Drs. H. Barnas Adjidin, M.M., M.M.Pd., Dandenpom lll/2 Garut, Waka Polres Garut, Pasi Ops Kodim 0611 Garut serta Personil Gabungan TNI, Polri dan Pemda Kabupaten Garut
.
Kapolres Garut AKBP Rohman Yonky Dilatha, S.I.K., M.Si., M.H., menegaskan pentingnya upaya bersama untuk menciptakan kamseltibcar lantas yang aman dan kondusif. Upaya preemtif, preventif, serta penerapan gakkum lantas (penegakan hukum lalu lintas) elektronik menjadi fokus utama dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas yang berlaku.

Gelar pasukan ini melibatkan total 1.969 personel, dengan perincian 520 personel dari Satgas Polda Jabar dan 1.449 personel dari satgas jajaran. Tujuan utamanya adalah menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

Kapolres Garut menekankan kepada seluruh personel operasi untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam melaksanakan tugas, memberikan edukasi tentang tertib berlalu lintas, serta menghindari tindakan yang kontraproduktif dan sikap arogan agar kehadiran polisi dapat dirasakan secara positif oleh masyarakat.

“Ya, harapan kami dengan adanya operasi patuh lodaya tahun 2024 ini, dapat berlangsung sukses dan memberikan manfaat agar terciptanya lalu lintas yang aman, nyaman dan tertib di Kabupaten Garut.” Tandas Yonky. (Asopian)

DPC PDI Perjuangan Garut Berikan Himbauan untuk Kader Jelang Pilkada 2024

0
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut, Yuyus M Kartawiredja,
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut, Yuyus M Kartawiredja,

GTN.COM, Garut – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Garut tengah menggalakkan pesan kesolidan di antara para kader dan pengurusnya.

Hal ini merupakan upaya untuk memperkuat fondasi organisasi jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024.

Hal itu diungkapkan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut, Yuyus M Kartawiredja, bahwa dalam gelaran pilkada kabupaten Garut tahun 2024 ini, kami sangat meyakini kalau soliditas kader yang selama ini menjadi kekuatan dari PDI perjuangan tetep terjaga dengan kokoh, semua seiring sejalan dengan keputusan partai untuk mendukung calon bupati atau wakil bupati yang di usung oleh PDI perjuangan.

“Apalagi kita ketahui kalau bakal calon wakil bupati yang mendapat surat tugas dari DPP partai yaitu pak yudha puja turnawan yang merupakan ketua DPC PDI perjuangan kabupaten garut itu sendiri,” kata Yuyus M Kartawiredja, Minggu (14/07/2024) malam.

Menurutnya, Penunjukan tersebut tentu sesuai dengan keinginan semua kader dan akan meningkatkan semangat serta soliditas kader dalam memenangkan konstentasi pilkada di garut ini.

“Soliditas kader PDI Perjuangan kabupaten Garut harus tetap kokoh di pilkada 2024,” tandasnya (Asopian)

Kapolres Garut Pimpin Apel Operasi Gabungan KRYD Terakhir Tugas di Polres Garut

0

GTN.COM, Garut – Kapolres Garut AKBP Rohman Yonky Dilatha, S.I.K., M.Si., M.H., pimpin apel gabungan operasi kegiatan rutin yang di tingkatkan (KRYD), Sabtu malam (13/7/2024).

Kegiatan apel tersebut bertempat di Alun alun Garut Jalan A. Yani Garut yang dihadiri oleh PJ Bupati Garut, TNI, Dishub, Sat Pol PP, FKPM, tokoh Masyarakat dan personel gabungan sebanyak 110 Personel.

Yonky mengatakan jika apel ops KRYD ini di selenggarakan dalam rangka cipta kondisi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Garut.

Dalam sambutannya, Kapolres Garut menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang turut hadir dan terlibat dalam mendukung upaya Polres Garut untuk menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukumnya.

Lanjut Yonky, Apel Gabungan KRYD malam ini juga merupakan Apel yang terakhir karena minggu depan akan menjalankan tugas baru sebagai Kapolres Cianjur Polda Jabar.

Kapolres juga menekankan sikap tegas terhadap segala bentuk gangguan kamtibmas sampai detik terakhir di Kabupaten Garut.

Sementara di tempat terpisah dalam Press Release yang di pimpin oleh Wakapolres Garut Kompol Dhoni Erwanto, S.Si., S.I.K., M.H., M.IK, mengatakan hasil KRYD malam ini Polres Garut beserta Polsek jajaran berhasil mengamankan 232 botol miras berbagai merk. Minggu (14/7/2024) pukul 01.15 Wib.

Selain itu di amankan 201 kendaraan R2 yang menggunakan Knalpot tidak sesuai dengan spesifikasi teknis / Brong, 44 Kendaraan R2 tidak di lengkapi surat surat dan 12 orang di lakukan pembinaan.

“Kami akan terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga situasi Kamtibmas di Kabupaten Garut aman dan kondusif,” Pungkas Dhoni. Asopian

Penjabat Bupati Garut Bagikan Seragam PDL kepada 42 Kasi Trantibum

0
Penjabat Bupati Garut, Barnas Adjidin, membagikan seragam PDL kepada 42 Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Kasi Trantibum) di Kabupaten Garut yang berlangsung di Aula Hotel Jayasakti, Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut, Kamis (11/7/2024).
Penjabat Bupati Garut, Barnas Adjidin, membagikan seragam PDL kepada 42 Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Kasi Trantibum) di Kabupaten Garut yang berlangsung di Aula Hotel Jayasakti, Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut, Kamis (11/7/2024).

GTN.COM, Garut – Penjabat Bupati Garut, Barnas Adjidin, membagikan seragam PDL kepada 42 Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Kasi Trantibum) di Kabupaten Garut. Acara tersebut berlangsung di Aula Hotel Jayasakti, Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut, Kamis (11/7/2024).

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, menjelaskan bahwa anggaran untuk seragam ini diambil dari anggaran anggota di Markas Komando Satpol PP yang kemudian dialihkan untuk menyamakan seragam Kasi Trantibum.

Ia menyebutkan bahwa seluruh anggota Satpol PP di Kabupaten Garut berjumlah 395 personil, 217 personil di antaranya berada di kecamatan.

“Pak Pj sangat prihatin melihat pakaiannya beda-beda, warnanya juga beda-beda, akhirnya anggaran yang ada di Mako, pada saat di parsial itu alhamdulilah bisa dikondisikan dengan para kanit. Ini atas perintah dan petunjuk Pak Pj,” ucapnya Eko.

Saat ini, pemberian seragam baru mencakup tingkat Kanit atau Kasi Trantibum. Usep berharap ke depannya seluruh anggota Satpol PP di kecamatan juga bisa mendapatkan seragam yang sama.

Terkait dengan keseragaman pakaian personil Satpol PP di lapangan, Barnas mengungkapkan, bahwa pada awalnya seragam lapangan Kasi Trantibum beragam. Barnas kemudian berkoordinasi agar seragam tersebut bisa seragam sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Saya juga atau masyarakat tidak keliru, terhadap pakaian yang bapak ibu gunakan. Saya lihat kalau polisi pasti coklat, kalau Dishub pasti abu-abu gitu, kalau kita berarti kan warnanya yang sama dengan yang kita sepakati sesuai dengan aturan yang berlaku,” lanjutnya.

Secara khusus Pj. Bupati Garut menyampaikan terima kasihnya atas dedikasi dan loyalitas yang diberikan oleh para Kasi Trantibum. Ia mengakui bahwa tugas dan tanggung jawab Kasi Trantibum sangat berat dan penuh risiko.

“Mengapa tidak mudah? Karena tentu dengan kebijakan-kebijakan yang dilakukan ini mengandung risiko terhadap adanya perlawanan-perlawanan dari apa yang kita tertibkan,” ucapnya

Barnas menambahkan bahwa kejadian di masyarakat tidak bisa diprediksi, sehingga kehadiran Kasi Trantibum sangat penting untuk mengatasi masalah tersebut.

Ia juga mengingatkan para Kasi Trantib untuk cepat, tepat, dan tuntas dalam mengatasi permasalahan di masyarakat. Jika ada masalah yang belum bisa ditangani, segera laporkan ke camat atau pimpinan Satpol PP Kabupaten Garut. Jika perlu, bisa melaporkan langsung kepada dirinya agar gejolak di masyarakat bisa segera dideteksi dan ditangani.

“Apabila ada hal-hal yang tidak diinginkan gejolak di masyarakat itu bisa segera dideteksi, bisa ditangani, dan bisa dilerai,” tegasnya. (Asopian)

Tim SAR Gabungan Temukan Satu dari Dua Remaja Yang Hilang Terseret Ombak di Pantai Karangpapak

0
Tim SAR gabungan mengevakuasi salah satu remaja asal Bandung yang sempat dinyatakan hilang akibat terseret ombak di Pantai Karang Papak, Kabupaten Garut, Sabtu (13/07/ 2024).
Tim SAR gabungan mengevakuasi salah satu remaja asal Bandung yang sempat dinyatakan hilang akibat terseret ombak di Pantai Karang Papak, Kabupaten Garut, Sabtu (13/07/ 2024)

GTN.COM, Garut – Salah satu remaja asal Bandung yang hilang terseret ombak di Pantai Karang Papak, Desa Cikelet, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, ditemukan di hari ketiga pencarian, pada Sabtu (13/07/2024).

Tim SAR Gabungan menerima informasi dari warga mengenai penemuan jenazah atas nama Farhan (17), yang merupakan korban terseret arus di Pantai Karang Papak.Farhan adalah salah satu dari dua korban yang hilang terseret ombak di pantai karang papak pada 11 Juli lalu.

Kapolres Garut AKBP Rohman Yonky Dilatha, S.I.K,. M.Si,. M.H., melalui Kasat Polairud Polres Garut, AKP Anang Sonjaya,. mengatakan, Korban Farhan ditemukan sekira pukul 06:30 di Muara Kancil, Kampung Cikoer, Desa Cikelet, Kecamatan Cikelet dalam keadaan sudah meninggal dunia. Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi ke RSUD Pameungpeuk yang sebelumnya diidentifikasi ciri ciri korban terlebih dahulu.

“Pihak keluarga korban membenarkan bahwa remaja yang tadi ditemukan adalah Farhan. Saat ini korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di Kabupaten Bandung,” ujar Anang.

Lanjut Anang, korban Farhan merupakan wisatawan yang hilang bersama temannya Rizki (18) pada Kamis (11/7/2024) karena terseret ombak di Pantai Karangpakpak, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut.

Setelah ditemukannya satu korban, Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian untuk menemukan satu lagi korban yang hilang atas nama Rizki.

“Kami masih melajutkan pencarian terhadap satu korban lagi yaitu Rizki. Mohon doanya agar korban segera ditemukan,” ucapnya. (Asopian)

Penjabat Bupati Garut Serahkan NIPD sebagai Identitas Resmi Perangkat Desa

0
Pj Bupati Garut, Barnas Adjidin, menyerahkan secara simbolis NIPD, yang dilaksanakan dalam acara Penyerahan Petikan Keputusan Bupati tentang NIPD di Kabupaten Garut, yang dilaksanakan di Hotel Jayasakti Rancabuaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut, Kamis (11/7/2024).
Pj Bupati Garut, Barnas Adjidin, menyerahkan secara simbolis NIPD, yang dilaksanakan dalam acara Penyerahan Petikan Keputusan Bupati tentang NIPD di Kabupaten Garut, yang dilaksanakan di Hotel Jayasakti Rancabuaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut, Kamis (11/7/2024).

GTN.COM, Garut – Perangkat desa di Kabupaten Garut kini memiliki Nomor Induk Perangkat Desa (NIPD). Kutipan Keputusan Bupati Garut tentang Penetapan NIPD (Nomor Induk Perangkat Desa) diserahkan secara simbolis kepada 41 sekretaris desa, Kamis (11/7/2024), oleh Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, di Hotel Jayasakti Rancabuaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut.

Berdasarkan Peraturan Bupati Garut Nomor 200 Tahun 2023 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa, perangkat desa yang telah ditetapkan dengan Keputusan Kepala Desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 19 ayat (3) diusulkan kepada Bupati melalui Camat untuk mendapatkan NIPD.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Barnas Adjidin menyampaikan bahwa acara ini memiliki makna besar bagi perangkat desa. Dengan kepemilikan NIPD, perangkat desa mendapatkan kekuatan yuridis dan identitas sebagai pegawai desa masing-masing.

“Tentu identitas yang diterima ini merupakan penghargaan dari pemerintah. Kita tahu bahwa desa di Kabupaten Garut sangat besar, dengan 442 desa dan kelurahan, di mana 421 di antaranya adalah desa. Ini memberikan kekuatan kepada Pemerintah Kabupaten Garut untuk membangun wilayah yang luas ini, yang tentunya dimulai dari desa,” ujar Barnas.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Garut, Wawan Nurdin, menjelaskan bahwa penyerahan NIPD adalah amanat dari Undang-Undang Desa yang mengharuskan pemerintah daerah memfasilitasi administrasi pemerintahan desa, termasuk status perangkat desa.

Wawan memaparkan bahwa rintisan penerbitan NIPD di Kabupaten Garut telah berjalan sejak tahun 2023 dan baru saat ini dapat diserahkan kepada perangkat desa. Ia berharap dengan adanya NIPD ini, administrasi desa menjadi tertib dan etos kerja perangkat desa meningkat.

“Dengan lahirnya NIPD, kami berharap desa-desa di Kabupaten Garut menjadi lebih maju, mandiri, dan sejahtera melalui kredibilitas dan dedikasi kinerja perangkat desa. Desa mampu menjadi tumpuan kesejahteraan bagi aparatur desa dan masyarakatnya,” tandas Wawan.

NIPD sendiri adalah identitas yang diberikan kepada perangkat desa sebagai tanda pengenal dan pembeda dengan perangkat desa lainnya. NIPD merupakan nomor unik yang bersifat nasional dan melekat pada setiap perangkat desa selama masa jabatannya.

Pemberian NIPD kepada perangkat desa memiliki beberapa manfaat, antara lain: memudahkan identifikasi dan pendataan perangkat desa, meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas perangkat desa, memudahkan proses pemberian penghasilan tetap dan tunjangan bagi perangkat desa, serta mempermudah akses perangkat desa kepada berbagai layanan dan program pemerintah. (Asopian)

Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Dua Remaja Asal Bandung Yang Hilang Terseret Ombak di Pantai Karangpapak

0
Tim SAR Gabungan yang dipimpin Satuan Polisi Air dan Udara Satpolairud Polres Garut tengah melakukan pencarian.
Tim SAR Gabungan yang dipimpin Satuan Polisi Air dan Udara Satpolairud Polres Garut tengah melakukan pencarian.

GTN.COM, Garut – Dua remaja asal Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, dikabarkan hilang tenggelam akibat terseret ombak di Pantai Karangpapak, Desa Cikelet, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (11/07/2024).

Tim SAR Gabungan yang dipimpin Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Garut tengah melakukan pencarian.

Kapolres Garut AKBP Rohman Yonky Dilatha, S.I.K,. M.Si,. M.H., melalui Kasat Polairud Polres Garut AKP Anang Sonjaya mengatakan, korban yang hilang itu bernama Farhan (17) dan Rizki (18). Keduanya yang masih pelajar tersebut hilang karena terseret ombak saat berenang di Pantai Karangpapak.

 

“Menurut keterangan dari beberapa saksi mata, Rizki yang kali pertama terseret ombak besar, kemudian Farhan berusaha menyelamatkan Rizki namun naas dirinya ikut terseret oleh arus laut yang kuat kemudiam tenggelam,” kata Anang.

Salah seorang teman korban, yaitu Amanda (17) juga berusaha melakukan penyelamatan namun sayangnya usaha Amanda tidak membuahkan hasil karena kondisi arus laut yang sangat deras

Sementara itu, upaya pencarian kedua korban terus dilakukan oleh Satpolairud yang dibantu tim Balawista, petugas Damkar, relawan, dan masyarakat setempat. Meskipun demikian, hingga saat ini kedua korban belum berhasil ditemukan.

Pencarian terhadap kedua korban masih terus dilakukan dengan harapan mereka dapat ditemukan dalam kondisi selamat. Masyarakat setempat juga diminta untuk memberikan informasi apapun yang bisa membantu proses pencarian korban.

“Sebelum kejadian tragis menimpanya, kedua korban telah diingatkan untuk tidak berenang di area pantai karena kondisi ombak yang tidak menentu. Namun, mereka tetap melanjutkan aktifitas berenang tanpa memperhitungkan bahaya yang mengintai,”ujar Anang. (Asopian)

 

KONI Garut Gelar Rapat Pemantapan Pelaksanaan PORKAB Tahun 2024

0
Pelaksanaan Rapat Pemantapan Pelaksanaan Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Garut Tahun 2024 yang berlangsung di Aula Kampus Universitas Garut, Jalan K.H Prof. Cecep Syarifuddin, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Selasa (9/7/2024).
Pelaksanaan Rapat Pemantapan Pelaksanaan Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Garut Tahun 2024 yang berlangsung di Aula Kampus Universitas Garut, Jalan K.H Prof. Cecep Syarifuddin, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Selasa (9/7/2024).

GTN.COM, Garut – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Garut menggelar Rapat Pemantapan Pelaksanaan Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Garut 2024 di Aula Kampus Universitas Garut, Jalan K.H. Prof. Cecep Syarifuddin, Tarogong Kaler, Selasa (9/7/2024). Acara dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Ade Hendarsyah, Ketua Panitia, Subhan Rohmansyah, beserta para panitia pelaksana lainnya, termasuk unsur perangkat daerah dan jajaran kepolisian.

“Juga hadir dari Dinas Kesehatan, menyampaikan pemetaan juga untuk penanganan apabila terjadi hal-hal yang terkait dengan layanan kesehatan,” kata Kepala Dispora Kabupaten Garut, Ade Hendarsyah.

Dispora Kabupaten Garut, kata Ade, bertanggung jawab mengoordinasikan persiapan PORKAB 2024, dengan melibatkan berbagai SKPD, termasuk Dinas Perhubungan Kabupaten Garut.

“Misalnya Dishub kita mengundang untuk membuat rekayasa jalur pada saat upacara pembukaan, karena upacara pembukaan akan dilaksanakan di SOR Merdeka Kerkof tanggal 21 (Juli) dan itu malam hari,” lanjutnya.

Menurut Ade, kedatangan kontingen dari 42 kecamatan harus diantisipasi agar mereka memiliki akses masuk ke lokasi pembukaan. SOR Merdeka Kerkof kini sudah menggunakan rumput sintetis, berbeda dari sebelumnya yang menggunakan rumput alami, sehingga perlu dijaga ketahanannya.

“Sekarang kan sudah sintetis, beda kalau PORKAB yang lalu itu masih rumput alami, jadi kalaupun terinjak dengan bebas juga, apalagi kondisinya waktu itu kan rumput tanah dan sebagainya, kalau sekarang kan semuanya sudah rumput sintetis,” lanjutnya.

Kadispora Garut menyebutkan bahwa saat ini pihaknya sedang menginventarisir venue untuk 26 cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Salah satunya, rugbi, memiliki kebutuhan lapangan yang berbeda dengan sepak bola.

“Waktu Porprov kemarin kan masih bisa menggunakan SOR, tapi sekarang lagi-lagi kondisi SOR-nya lapangannya sudah sintetis, sementara garisnya rugbi itu sudah beda dengan lapangan sepak bola. Gawang misalnya kan berbeda, tidak bisa menggunakan gawang (sepak bola),” ucapnya.

Untuk mengatasi animo masyarakat yang tinggi, Dispora Garut berkoordinasi mengenai lahan parkir, sehingga area SOR Merdeka Kerkof nantinya hanya digunakan untuk kendaraan VIP.

“Mungkin akan ada kantong-kantong parkir yang kita siapkan sebelum masuk ke SOR Merdeka Kerkof seperti dulu lah nanti di sepanjang Jalan Cimanuk, dari Bunderan Leuwindaun ke arah Cimanuk, ke arah KONI dan seterusnya,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Porkab 2024, Subhan Rohmansyah, menyebutkan 26 cabang olahraga akan dilombakan dalam PORKAB 2024. Setelah rapat ini, pihaknya akan mengadakan _Chief De Mission (CDM) Meeting_ dengan para manajer dari seluruh kecamatan pada 16 Juli mendatang.

“Para _technical delegate_ dari 26 cabor tadi yang kita undang, untuk menyampaikan secara detail mulai dari pembukaan nanti seperti apa, manager di mana posisinya, para TD di mana, para atlet di mana, itu akan kita sampaikan sedetail mungkin,” papar Subhan yang juga menjabat sebagai Sekretaris KONI Kabupaten Garut.

Ia menambahkan, persiapan _venue_ pertandingan sudah mencapai 90%. Sebagian besar pertandingan akan dilaksanakan di SOR RAA Adiwijaya. Beberapa cabor di antaranya akan bertanding di GOR Cikuray, GOR Guntur, Dalem Bintang, kolam renang Talaga Bodas, Art Center, UNIGA, dan Komplek Musadaddiyah.

“Di GOR Cikuray itu ada 3 cabor yang akan bertanding, di GOR Guntur ada 3 cabor yang bertanding, di Dalem Bintang ada 2 cabor yang bertanding, di kolam renang Talaga Bodas ada 2 cabor yang bertanding, di pinggirnya di Art Center Tarung Derajat tanding di situ, paling bertambah di UNIGA dan Musadaddiyah,” ucapnya.

Pada pembukaan nanti, tambah Subhan, biasanya para atlet tidak mengikuti defile, melainkan dilakukan oleh pemerintah desa, kecamatan, dan pendukung.

“Kebetulan tadinya akan kita batasi (pengunjung pembukaan PORKAB), tetap Pak Bupati meminta ini hajat masyarakat Garut, yang pasti bahwa kita harus siap untuk melayani mereka dengan jumlah berapapun, kita kalkulasi keamanannya, kita kalkulasi sarana-saranan yang lain,” tandasnya. (Asopian)

Satpol PP Garut Limpahkan 8.443 Botol Miras Untuk Dimusnahkan

0

GTN.COM, Garut – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Garut melimpahkan 8.443 botol minuman keras (miras) untuk dimusnahkan dalam acara Pemusnahan Barang Bukti yang telah berkekuatan hukum tetap dari Pengadilan Negeri Garut. Acara tersebut dilaksanakan di Kejaksaan Negeri Kabupaten Garut, Jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kidul, pada Selasa (9/7/2024).

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, yang hadir dalam acara tersebut, menyebutkan bahwa pemusnahan ini mencakup 8.443 botol miras dari tiga berkas perkara yang telah diputuskan secara inkrah.

Selain itu, Usep mengungkapkan, di tengah pemusnahan, tim Satpol PP Kabupaten Garut berhasil melakukan operasi tangkap tangan9 miras di dua lokasi, yakni di sekitar Terminal Guntur dan Bundaran STM. Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi :
1. Onemed : 20 botol
2. Inti Sari besar : 8 botol
3. AO kecil : 3 botol
4. Beer Singa Raja : 1 kaleng
5. Frost : 4 kaleng
6. Tuak : 3 jerigen dan 22 bungkus

(Asopian)