Jumat, Juni 26, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 20

Wakil Ketua DPR RI Awasi Dapur MBG di Garut, Tekankan 10 SOP Keamanan Pangan Ketat

0
Wakil Ketua DPR RI ke Dapur MBG Al Bayyinah 2, Kantor Kecamatan Kadungora, serta MTs dan MA Maarif Cilageni, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jum'at (26/9/2025).
Wakil Ketua DPR RI ke Dapur MBG Al Bayyinah 2, Kantor Kecamatan Kadungora, serta MTs dan MA Maarif Cilageni, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jum'at (26/9/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mendampingi kunjungan kerja Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, ke Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) Al Bayyinah 2, Kantor Kecamatan Kadungora, serta MTs dan MA Maarif Cilageni, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jum’at (26/9/2025).

‎Kunjungan ini merupakan bentuk respons cepat sekaligus pengawasan ketat terhadap pelaksanaan program MBG di Garut, menyusul insiden keracunan yang menimpa sejumlah siswa di wilayah tersebut.

‎Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memastikan keamanan pangan pada program MBG. Ia menegaskan bahwa insiden di Garut menjadi pelajaran penting, mengingat data nasional mencatat sekitar 5.000 kasus keracunan dari Januari hingga September.

‎Cucun menekankan pentingnya agar program MBG tidak ternodai oleh kelalaian. Ia meminta seluruh pelaksana untuk senantiasa menerapkan 10 Standar Operasional Prosedur (SOP) keamanan pangan secara disiplin tanpa ada yang terlewat. Menurutnya, pengelolaan harus dilakukan mulai dari penerimaan bahan hingga distribusi, dengan standar keamanan yang ketat dan tanpa intervensi pihak lain.

‎”Kalo ini memang kelalaian dan teledor, kaji lebih dalam. Kalo ini kelalaian disengaja, silakan lakukan pemeriksaan,” tegas Cucun.

‎Sebagai langkah penguatan pengawasan, Cucun menyampaikan bahwa dapur-dapur SPPG ke depan akan dilengkapi dengan alat tes makanan sebelum distribusi. Selain itu, ukuran dapur SPPG akan diperluas dari 15×20 menjadi 20×20 meter, guna memastikan alur proses yang higienis, mulai dari penyaringan barang, pemisahan gudang basah/kering, hingga pemisahan proses memasak nasi dan lauk. Pengawasan keamanan juga akan diperkuat secara kolaboratif dengan melibatkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

‎Sementara itu, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyatakan keterkejutannya atas insiden tersebut. Ia meminta seluruh pihak terkait untuk segera merapatkan barisan, serta mengapresiasi kecepatan penanganan yang dilakukan berbagai pihak.

‎”Ini musibah yang kita tidak inginkan, dan saya yakin Bapak/Ibu yang hadir dalam kegiatan ini untuk mencari solusi bahwa ke depan agar tidak terjadi lagi,” ujar Bupati.

‎Bupati menambahkan bahwa program MBG telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Garut. Ia pun berpesan agar masyarakat tetap tenang dalam menyikapi peristiwa ini.

‎Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Garut, Salsa, melaporkan bahwa saat ini terdapat 80 SPPG yang sudah beroperasi di Garut. Ia juga menyinggung insiden keracunan di Kecamatan Kadungora yang menimpa 30 siswa SD dan MA.

‎Salsa menduga insiden tersebut terjadi akibat keterlambatan pembagian MBG.

‎”Dijadwalkan pukul 9, tetapi ada kekurangan nasi jadi kami memasak nasi terlebih dahulu, jadi si ayam yang seharusnya berangkat semula pukul 9 itu jadi ngaret pukul 10/11,” jelasnya.

‎Keterlambatan tersebut diduga menyebabkan makanan melewati batas waktu aman untuk dikonsumsi. Ia memastikan seluruh korban yang sempat dirawat kini sudah dinyatakan pulih dan dalam kondisi aman.

( R Agus Sopian )

Kunjungi RS di Garut, Wakil Ketua DPR RI Berkomitmen Dorong Pembenahan RSUD dr. Slamet Garut

0
Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, didampingi Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengunjungi beberapa ruangan yang ada di RSUD dr. Slamet Garut, Jalan RSU, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jum'at (26/9/2025).
Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, didampingi Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengunjungi beberapa ruangan yang ada di RSUD dr. Slamet Garut, Jalan RSU, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jum'at (26/9/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Di sela-sela kunjungannya ke Kabupaten Garut, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia Bidang Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Korkesra), Cucun Ahmad Syamsurijal, bersama Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh dan Anggota Komisi VI DPR RI, Imas Aan Ubudiyah, berkunjung langsung ke salah satu fasilitas layanan kesehatan di Kabupaten Garut, tepatnya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Slamet Garut.

‎Kunjungan pimpinan DPR RI yang didampingi langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin ini, bertujuan untuk meninjau langsung kondisi dari RSUD dr. Slamet Garut.

‎Adapun beberapa ruangan yang dikunjungi meliputi Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), Pediatric Intensive Care Unit (PICU), Neonatal Intensive Care Unit (NICU), hingga Ruang Kemoterapi.

‎Wakil Ketua DPR RI bidang Korkesra, Cucun Ahmad Syamsurijal, mengaku tergugah hatinya ketika melihat kondisi dari RSUD dr. Slamet Garut.

‎”Saya harus hadir sebagai anak Jawa Barat, membantu Kabupaten Garut untuk bagaimana karena itu fasilitas kesehatan kebanggaan yang dimiliki oleh masyarakat Kabupaten Garut, fasilitasnya, kemudian sarpras-nya (harus) ditingkatkan, supaya benar-benar bisa melayani masyarakat Kabupaten Garut ini dengan betul-betul, bukan hanya mereka punya fasilitas BPJS, tapi dikuatkan (fasilitas dan saprasnya),” ujar Cucun ketika diwawancara seusai berkunjung ke Pondok Pesantren Nurul Huda Cibojong, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jum’at (26/9/2026).

‎Terlebih, imbuh Cucun, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memprioritaskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk kepentingan masyarakat.

‎”Sekarang apalagi format Pak Presiden Prabowo ini, langsung mana yang menjadi prioritas, prioritas rakyat harus langsung merasakan dari APBN ini. Enggak usah takut, infrastruktur langsung sekarang melalui Banpres atau Inpres, kemudian juga revitalisasi sekolah, termasuk upgrading kelas rumah sakit,” ucapnya.

‎Ia pun berpesan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemdakab) Garut agar betul-betul memiliki keinginan untuk membangun Garut yang lebih maju dan memiliki keinginan untuk menyelesaikan problematika yang ada di kota berjuluk “Swiss Van Java” Ini.

‎Sementara itu, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, merasa berkesan Wakil Ketua DPR RI beserta jajaran berkenan untuk melihat langsung salah satu fasilitas layanan kesehatan yang ada di Kabupaten Garut.

‎”Dan juga yang paling (berkesan) buat kami itu beliau berkenan untuk berkunjung melihat fasilitas yang kami miliki terkait dengan pelayanan di bidang kesehatan. Tadi Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Slamet, tadi beliau berkomitmen akan bersama-sama kami untuk memperbaiki dan melengkapi sarana-prasarananya, sehingga pelayanan kesehatan itu akan bisa ditingkatkan,” tutur Syakur.

‎Ia berharap dengan adanya kunjungan dari pimpinan DPR RI beserta jajaran, bisa menjadi alat komunikasi bagi pihaknya, bahwa pemerintah daerah masih perlu mendapatkan dukungan atau _support_ dari pemerintah pusat.

( R Agus Sopian )

Kapolsek Cibatu Sosialisasikan Bahaya Geng Motor dan Bijak Bermedia Sosial di MTs Negeri 2 Garut

0

GARUTTERKININEWS.COM – Kapolsek Cibatu IPTU Amirudin Latif hadir sebagai pembicara dalam kegiatan sosialisasi di MTs Negeri 2 Garut, Desa Wanakerta, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, pada Rabu (24/9/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Upacara sekolah tersebut diikuti para siswa siswi dengan antusias.

Dalam kesempatan itu, Kapolsek menyampaikan materi terkait perlindungan anak, pencegahan perundungan, bahaya geng motor.

Ia menegaskan bahwa keterlibatan dalam geng motor maupun tindakan kenakalan remaja dapat berdampak buruk bagi masa depan serta berpotensi menjerat pelaku dengan sanksi hukum.

Selain itu, pelajar juga diingatkan untuk tidak ikut serta dalam aksi demonstrasi yang marak dipicu oleh provokasi di media sosial hingga menimbulkan tindakan anarkis dan perusakan fasilitas umum.

Kapolsek juga menekankan pentingnya bijak dalam menggunakan media sosial agar para pelajar tidak mudah terpengaruh isu-isu menyesatkan. Nilai disiplin, ketaatan pada hukum, semangat nasionalisme, serta menjaga nama baik sekolah dan keluarga perlu terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia pun mengingatkan bahwa siswa-siswi MTs Negeri 2 Garut dilarang menggunakan kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat karena belum cukup umur.

Kapolsek mengajak seluruh pelajar untuk menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja dan bersungguh-sungguh dalam belajar sebagai bekal untuk menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.

( R Agus Sopian )

Curanmor Terungkap Berkat GPS, Polsek Samarang Tangkap Pelaku dan Penadah

0

GARUTTERKININEWS.COM – Polres Garut melalui Polsek Samarang berhasil mengamankan seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) beserta seorang terduga penadah, pada Rabu (24/09/2025) pagi.

Pelaku berinisial CR (44), warga Kota Bandung, diamankan saat hendak melakukan transaksi penjualan sepeda motor hasil curian di area parkiran Toko Es Krim Mixue, Jalan Raya Samarang, Desa Samarang, Kabupaten Garut.

Kejadian berawal ketika korban, Rama (27), kehilangan sepeda motor Honda Beat miliknya di wilayah Coblong, Kota Bandung. Motor tersebut telah dilengkapi GPS, sehingga korban dapat melacak keberadaan kendaraan. Saat posisi motor terpantau di wilayah Samarang, korban segera meminta bantuan aparat kepolisian.

Kapolsek Samarang AKP Hilman Nugraha, SH, menjelaskan bahwa pelaku diamankan bersama sejumlah barang bukti, di antaranya 1 unit sepeda motor Honda Beat, warna hitam merah, seperangkat kunci palsu dan gagang kunci T, sejumlah peralatan kecil yang biasa digunakan untuk melakukan pencurian dan serta barang-barang pribadi milik pelaku.

“Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui perbuatannya. Polisi juga berhasil mengamankan terduga penadah yang akan membeli motor hasil curian tersebut. Pelaku beserta barang bukti telah kami serahkan ke Polsek Coblong, Kota Bandung, untuk proses hukum lebih lanjut,” kata Kapolsek Samarang.

Akibat peristiwa ini, korban mengalami kerugian material senilai Rp. 12 juta. Polisi mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor dan segera melapor bila mengalami kejadian serupa.

( R Agus Sopian )

Pemkab Garut dan UNPAD Jalin Kerjasama Penuhi Kebutuhan Dokter Spesialis

0
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin

GARUTTERKININEWS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menjalin kerja sama dengan Universitas Padjadjaran (UNPAD) untuk mengatasi kekurangan tenaga kesehatan, khususnya dokter spesialis. Hal ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Pengembangan Kompetensi Tenaga Kesehatan yang digelar di Command Center Garut, Selasa (23/9/2025).

‎Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyebut jumlah penduduk Garut yang mencapai 2,8 juta jiwa tidak sebanding dengan ketersediaan dokter spesialis.

‎”Jadi aspek-aspek sumber daya dari dokternya masih kurang, kualifikasinya masih terbatas, belum sarana prasarana yang lain, ini kan perlu sesuatu perencanaan yang komprehensif, sistematis, dan bertahap sehingga nanti ke depan kondisi kesehatan di Kabupaten Garut akan semakin baik,” ujarnya.

‎Wakil Rektor UNPAD, Prof. Rizky Abdulah, memaparkan jumlah dokter spesialis di Garut baru mencapai 229 orang dengan rasio 0,08 per seribu penduduk. Angka ini jauh dari standar ideal 0,28.

‎”Data yang kami dapatkan, jumlah dokter spesialis di Garut baru 229 orang, sehingga rasionya hanya 0,08 per seribu penduduk. Ini jauh dari rasio ideal 0,28,” jelasnya.

‎Untuk menutup kesenjangan tersebut, UNPAD menawarkan beberapa opsi, di antaranya penempatan lulusan beasiswa UNPAD, pemberian beasiswa bagi dokter asal Garut untuk melanjutkan pendidikan spesialis, hingga pengembangan RSUD sebagai wahana pendidikan dan kerja sama pengelolaan rumah sakit menjadi Rumah Sakit UNPAD.

‎Kepala Dinas Kesehatan Garut, dr. Leli Yuliani, menambahkan saat ini Garut memiliki 9 rumah sakit dan 67 puskesmas. Namun, baru 15 puskesmas yang memenuhi standar lama dengan 9 jenis tenaga kesehatan, atau sekitar 22,39%.

‎”Dengan peraturan baru yang mensyaratkan 13 jenis tenaga, belum ada satu pun puskesmas yang memenuhinya,” pungkasnya.

‎Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat layanan kesehatan dan menjamin ketersediaan tenaga medis di Garut secara berkelanjutan.

( R Agus Sopian )

Hujan Deras Picu Longsor di Sukawangi Singajaya Garut, Satu Rumah Warga Rusak Berat dan 1 lainya Terancam

0

GARUTTERKININEWS.COM – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, pada Minggu (21/9/2025) malam, mengakibatkan bencana tanah longsor di Kampung Ciwaru RT 01 RW 01, Desa Sukawangi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Longsoran tanah merusak bagian Tembok Penahan Tanah (TPT) rumah milik warga bernama Wawan (55). Satu rumah dilaporkan mengalami rusak berat, sementara satu rumah lainnya dalam kondisi terancam.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, pada Senin (22/9/2025) pukul 09.00 WIB, jajaran Forkopincam Singajaya bersama Bhabinkamtibmas Polsek Singajaya, Kasi Trantib Kecamatan, UPT PUPR, Damkar, Kepala Desa Sukawangi, serta aparat TNI-Polri melakukan pengecekan dan monitoring di lokasi kejadian.

Kapolsek Singajaya IPTU Tatang Sukirman, menyampaikan bahwa pihaknya bersama instansi terkait telah melakukan sejumlah langkah penanganan awal, di antaranya pengecekan lokasi, pengumpulan keterangan dari warga, pendataan kerusakan, serta memberikan imbauan kepada pemilik rumah untuk sementara waktu mengosongkan rumah, terutama ketika hujan deras turun.

“Untuk jumlah kerugian materi masih dalam proses pendataan, namun yang jelas tidak ada korban jiwa. Saat ini kami bersama unsur terkait terus berupaya melakukan mitigasi bencana guna mencegah terjadinya longsor susulan,” kata Kapolsek.

( R Agus Sopian )

Polres Garut Bersama Forkopimda Resmikan Groundbreaking ETLE Statis

0

GARUTTERKININEWS.COM – Dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 Tahun 2025, Polres Garut bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Garut menggelar kegiatan Peresmian Groundbreaking Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Statis di wilayah Kabupaten Garut, Senin (22/9/2025).

Kegiatan ditandai dengan peletakan batu pertama secara simbolis oleh Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto, Bupati Garut, serta unsur TNI–Polri. Prosesi ini menjadi tonggak dimulainya pembangunan infrastruktur ETLE Statis yang akan berfungsi sebagai sarana penegakan hukum lalu lintas berbasis teknologi.

Kapolres Garut dalam sambutannya menyampaikan bahwa penerapan ETLE Statis merupakan langkah nyata Polres Garut dalam mendukung modernisasi sistem lalu lintas di era digital.

“Dengan adanya ETLE Statis ini, penegakan hukum lalu lintas dapat dilakukan lebih transparan dan akuntabel. Masyarakat diharapkan semakin disiplin dalam berkendara, karena setiap pelanggaran akan terpantau langsung oleh sistem berbasis kamera elektronik,” ujar Kapolres Garut.

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa kehadiran ETLE Statis bukan semata untuk memberikan sanksi, melainkan sebagai upaya pencegahan dan edukasi agar masyarakat lebih tertib berlalu lintas.

“Tujuan utama dari ETLE adalah menekan angka kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan keselamatan bersama di jalan raya,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Garut menyampaikan dukungannya terhadap program ini. Menurutnya, hadirnya ETLE Statis akan membantu pemerintah daerah dalam menciptakan budaya tertib lalu lintas di Kabupaten Garut.

“Kami menyambut baik inovasi ini. Semoga dengan adanya ETLE, masyarakat Garut semakin sadar bahwa keselamatan di jalan adalah hal utama yang harus dijaga,” ungkap Bupati Garut.

Penerapan ETLE Statis di Kabupaten Garut diharapkan menjadi lompatan besar dalam transformasi pelayanan publik dan penegakan hukum berbasis teknologi. Dengan momentum HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-70, Polres Garut berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Garut.

( R Agus Sopian )

Wabup Garut Apresiasi 10 Desa Tercepat Lunasi PBB, Dorong Kades Ciptakan Ekonomi Produktif

0
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, memimpin Apel Gabungan, bertempat di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (22/9/2025).
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, memimpin Apel Gabungan, bertempat di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (22/9/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, memimpin Apel Gabungan, bertempat di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (22/9/2025).

‎Acara tersebut dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada 10 desa tercepat yang berhasil melunasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) Tahun 2025 sebelum jatuh tempo.

‎Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian ini. Ia mengakui bahwa tugas mengumpulkan PBB merupakan tantangan besar, terutama bagi kepala desa yang rata-rata warganya memiliki tingkat ekonomi menengah ke bawah.

‎”Tugas kepala desa tidak hanya bagaimana memikirkan desa bisa berjalan, tapi memikirkan bagaimana masyarakat memiliki uang,” ujarnya.

‎Ia menekankan bahwa kepala desa harus bisa menagih PBB tanpa menggunakan dana talangan. Hal ini hanya bisa dilakukan melalui komunikasi intensif dan memberikan stimulasi jika masyarakat kesulitan membayar.

‎Lebih lanjut, Putri Karlina menjelaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan sosial. Pemerintah juga berupaya menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih ramah bagi masyarakat.

‎Ia mendorong agar desa-desa mengaktifkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan program-program lain yang dapat mendorong kegiatan ekonomi. Ini bertujuan agar masyarakat memiliki penghasilan sendiri dan tidak lagi kesulitan membayar PBB.

‎Wabup juga berpesan agar kepala desa tidak menalangi tagihan PBB dengan uang dari sumber lain. “Uang yang seharusnya membangun ini itu terpakai untuk menutupi utang PBB, itu yang kita tidak mau,” tegasnya.

‎Ia berharap para kepala desa memiliki pola pikir yang lebih luas, dan memiliki komitmen dari kepala desa berjuang untuk warganya, sama halnya Pemerintah Kabupaten akan berjuang ke tingkat provinsi dan pusat.

‎Berikut 10 Desa tercepat dalam pencapaian Target Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perdesaan dan Perkotaan tahun 2025 sebelum Jatuh Tempo, kepada :
‎1. Pamalayan, Cisewu
‎2. Nyalindung, Cisewu
‎3. Karangsewu, Cisewu
‎4. Karamatwangi, Cikajang
‎5. Mekarjaya, Bayongbong
‎6. Mekarjaya, Kersamanah
‎7. Sindang Mekar, Wanaraja
‎8. Pelita Asih, Selaawi
‎9. Samida, Selaawi
‎10. Karang Mulya, Malangbong

( R Agus Sopian )

Baznas Garut Dampingi Baznas RI ke Garut, Perkuat Kerja Sama Penyaluran Zakat untuk Kesejahteraan Masyarakat

0


GTN – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menerima kunjungan Direktur Perencanaan ZIS-DSKL Nasional Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, Ahmad Hambali, di Pamengkang Pendopo Kabupaten Garut, Jumat (19/9/2025). Pertemuan ini membahas penguatan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut dan Baznas dalam optimalisasi pengumpulan serta penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

‎Bupati Garut mendorong masyarakat menyalurkan zakat melalui Baznas sebagai lembaga resmi negara.

‎“Baznas adalah satu-satunya lembaga yang dibuat oleh negara yang akan membantu negara dalam menjalankan fungsinya,” ujar Bupati.

‎Ia juga meminta Baznas lebih aktif menyampaikan informasi melalui berbagai media, khususnya media sosial, agar masyarakat semakin teredukasi.

‎“Ini harus menjadikan pertimbangan untuk kita ke depan melaksanakan kegiatan Baznas agar lebih terbuka,” tambahnya.

‎Direktur Perencanaan Baznas RI, Ahmad Hambali, menyambut baik perhatian Pemkab Garut. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah terhadap Baznas sangat besar.

‎“Dengan adanya kantor Baznas yang termegah ada di Garut, bertempat di Islamic Centre,” katanya.

‎Ia menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas jangkauan informasi zakat kepada masyarakat.

‎“Semoga apa yang didiskusikan hari ini menjadi awal baru untuk terus mewujudkan bukan hanya pengumpulan dana zakat, tetapi juga untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan,” pungkasnya.

‎Ketua Baznas Kabupaten Garut, Abdullah Efendi, menambahkan bahwa pihaknya siap berkolaborasi dengan Pemkab Garut, terutama dalam pemanfaatan data untuk mendukung program penanggulangan kemiskinan. Ia menyebut, Baznas Garut memiliki tiga misi utama yang sejalan dengan visi Pemkab, yakni kemiskinan, sosial, dan kebencanaan.

‎“Mudah-mudahan rencana strategis Baznas ke depan bisa sejalan dan menjadi alat ukur seberapa dana zakat bisa membantu pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan,” ujarnya.

‎Ke depan, setiap ajuan dari masyarakat akan diverifikasi terlebih dahulu melalui Dinas Sosial. Langkah ini diharapkan dapat memastikan bantuan lebih tepat sasaran, terutama bagi masyarakat dalam data desil 1, sebagai upaya mewujudkan Garut Hebat dan Berkelanjutan. (*)

Bupati Syakur Lantik 16 Camat dan 21 Sekmat di Lingkungan Pemkab Garut

0
Pelantikan PNS dalam Jabatan Administrator Camat dan Sekretaris Kecamatan di lingkungan Pemkab Garut, yang dilaksanakan di Gedung Pendopo Garut, Jumat (19/9/2025).
Pelantikan PNS dalam Jabatan Administrator Camat dan Sekretaris Kecamatan di lingkungan Pemkab Garut, yang dilaksanakan di Gedung Pendopo Garut, Jumat (19/9/2025).

‎‎GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melantik Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Jabatan Administrator (Camat dan Sekretaris Kecamatan) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, yang dilaksanakan di Gedung Pendopo Garut, Jumat (19/9/2025).

‎Bupati Garut menyampaikan ucapan selamat bagi para PNS yang dilantik hari ini, dan menurutnya pelantikan ini merupakan amanah dari pihaknya selaku kepala daerah sekaligus amanah dari masyarakat.

‎”Kami sangat berharap bapak ibu bisa melaksanakan amanat dengan sebaik-baiknya, tentu saja amanahnya hanya satu, yaitu memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Syakur.

‎Ia berharap para camat dan sekmat yang dilantik dapat melaksanakan pelayanan kepada masyarakat dengan sepenuh hati dan penuh keikhlasan.

‎Syakur pun memaparkan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, mempertimbangkan banyak hal sebelum melakukan pelantikan ini. Salah satu hal yang dipertimbangkan yaitu kompetensi.

‎”Bagi kami orang yang akan menduduki jabatan adalah orang-orang yang memiliki kompetensi yang memadai, punya integritas, kepemimpinan yang kuat, karena bapak ibu akan menjadi perwakilan Pemerintah Kabupaten Garut. Kami ingin menunjukkan bahwa kita semua adalah orang-orang yang bisa melaksanakan amanah dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.

‎Mengakhiri sambutannya, Bupati Garut menegaskan kembali kepada para PNS yang dilantik untuk menjaga amanah yang telah diberikan.

‎”Saya dan Bu Putri bertanggung jawab kepada masyarakat terhadap pemilihan pelantikan hari ini, bahkan secara khusus saya yang menandatangani. Penandatanganan ini bukan hanya sekadar basa-basi, ini adalah pertanggungjawaban kami, saya dan Bu Putri, terhadap bangsa dan negara, juga terhadap Allah SWT. Jadi kami sangat mohon, tolong jaga amanah ini,” tandasnya.

‎Berikut 16 Camat dan 21 Sekmat di Lingkungan Pemkab Garut yang dilantik:

‎1. Jeje Jenal Abidin, S.STP., M.Si. – Camat Bayongbong
‎2. Galih Mawariz Suryana, S.E., S.IP., M.Si. – Camat Cibalong
‎3. Ma’mun Gunawan, S.Ag. – Camat Cigedug
‎4. Muhrom Suhandi, S.IP. – Camat Cikelet
‎5. Deni Darmawan, S.STP. – Camat Cilawu
‎6. Ade Poniman, S.Sos., M.Si., M.I.P. – Camat Cisewu
‎7. Muhamad Badar Hamid, S.STP., M.Si. – Camat Kadungora
‎8. Drs. Anas Aolia Malik, M.Si. – Camat Karangpawitan
‎9. Eko Hartanto, S.IP., M.Si. – Camat Mekarmukti
‎10. Deni Sugiani, S.IP., M.A.P. – Camat Pakenjeng
‎11. Asep Purnama, S.STP. – Camat Pamulihan
‎12. Bambang Isnaeni Fathan, S.E., M.Si. – Camat Samarang
‎13. Robiul Awaludin, S.Sos., M.M. – Camat Selaawi
‎14. Tinlatina Safrinawati, S.Sos., M.Si. – Camat Singajaya
‎15. Drs. Dianavia Faizal, M.I.P. – Camat Sukawening
‎16. Fahmi Fauzi, S.STP., M.Si. – Camat Wanaraja
‎17. Dangdang Kuswandi, S.Pd. – Sekretaris Kecamatan Banjarwangi
‎18. Haris Juandi, S.E., M.M.Pd. – Sekretaris Kecamatan Cibatu
‎19. Sulaeman, S.Pd.SD. – Sekretaris Kecamatan Cibalong
‎20. Kanda, S.E. – Sekretaris Kecamatan Cigedug
‎21. Wawan Hermawan, S.IP., M.M. – Sekretaris Kecamatan Cihurip
‎22. Edih Suardi, S.IP. – Sekretaris Kecamatan Cikelet
‎23. Sahrul Akbar, S.Sos. – Sekretaris Kecamatan Cilawu
‎24. Undang Rohandi, S.IP. – Sekretaris Kecamatan Cisurupan
‎25. Usep Endi Yuhendi, S.E. – Sekretaris Kecamatan Karangtengah
‎26. Hendri, S.IP. – Sekretaris Kecamatan Kersamanah
‎27. Nurhaedi, S.H., M.H. – Sekretaris Kecamatan Leles
‎28. Asep Tatang Supriatna, S.H. – Sekretaris Kecamatan Leuwigoong
‎29. Elly Karlina, S.IP. – Sekretaris Kecamatan Mekarmukti
‎30. Hermi Ridwan, S.E. – Sekretaris Kecamatan Pameungpeuk
‎31. Asep Rukmana, S.IP. – Sekretaris Kecamatan Pamulihan
‎32. Asep Haerudin, S.H. – Sekretaris Kecamatan Peundeuy
‎33. Devi Zainal Mutaqin, S.IP. – Sekretaris Kecamatan Samarang
‎34. Agus Soleh, S.Sos., M.Si. – Sekretaris Kecamatan Sukaresmi
‎35. Ayi Sunarya, S.IP., M.Si. – Sekretaris Kecamatan Sukawening
‎36. Eris Rospitaningsih, S.E. – Sekretaris Kecamatan Tarogong Kidul
‎37. Robi Hilmansah, S.Pd.I. – Sekretaris Kecamatan Wanaraja

( R Agus Sopian )