Jumat, Juni 26, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 23

Kejari Garut Musnahkan Ribuan Botol Miras hingga Uang Dolar Palsu

0
Pelaksanaan pemusnahan barang bukti dan barang rampasan yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap, yang dilaksanakan di Kantor Kejari Garut, Jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (19/8/2025).
Pelaksanaan pemusnahan barang bukti dan barang rampasan yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap, yang dilaksanakan di Kantor Kejari Garut, Jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (19/8/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Garut menggelar acara Pemusnahan Barang Bukti dan Barang Rampasan yang Sudah Memiliki Kekuatan Hukum dalam rangka HUT ke-80 Republik Indonesia dan Ulang Tahun ke-80 Kejaksaan RI, yang dilaksanakan di Kantor Kejari Garut, Jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (19/8/2025).

‎Dalam pemusnahan ini, Kejari Garut memusnahkan barang bukti yang sudah inkrah berupa narkotika, psikotropika, senjata api, senjata tajam, minuman keras, rokok ilegal, hingga uang palsu berupa uang pecahan US$100 Dolar Amerika.

‎Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Bambang Hafidz, mengapresiasi pemusnahan barang bukti yang dilakukan oleh Kejari Garut.

‎Ia mengungkapkan semakin banyak pemusnahan dilakukan maka akan semakin baik untuk Kabupaten Garut, guna menyelamatkan masyarakat dari dampak sosial, kesehatan, hingga ekonomi dari barang-barang yang dimusnahkan tadi.

‎”Kami pemerintah daerah mengucapkan terimakasih ke Bu Kajari yang telah melakukan pemusnahan barang yang sudah inkrah, tentu semakin sering pemusnahan bagi kami semakin baik, karena akan menyelematkan masyarakat dari dampak sosial, dampak kesehatan, maupun dampak ekonomi, tentu juga dampak sosialnya kejahatan, kemudian kemaksiatan, dan seterusnya, jadi (pemusnahan) ini sangat bagus sekali,” ujar Bambang.

‎Sementara itu, Kepala Kejari Garut, Helena Octavianne, menuturkan, pemusnahan barang bukti yang sudah inkrah ini merupakan sebuah rutinitas dari Kejari Garut. Terlebih, menurutnya kejaksaan sebagai eksekutor wajib untuk melakukan pemusnahan barang bukti.

‎Tak hanya itu, imbuh Helena, acara pemusnahan barang bukti juga merupakan bentuk transparansi yang dilakukan oleh pihaknya kepada masyarakat.

‎”Kami juga mengundang Dulur Adhyaksa Pak Abeng Marco biar tahu bahwa pemusnahan barang bukti ini dilakukan memang dengan jelas, karena kita tidak mau nanti masyarakat atau netizen biasanya tuh nanya kayak misalnya ada uang denda ke mana sih? Narkoba setelah dimusnahkan kemana? Uang palsu diapain gitu? Jadi untuk memberikan transparansi juga dan salah satunya memang kami kemarin Alhamdulillah sudah lolos dalam usulan WBK, ini adalah bentuk transparansi kami kepada masyarakat kita memusnahkan barang bukti,” tandasnya.

‎Berikut beberapa barang bukti yang dimusnahkan dalam acara Pemusnahan Barang Bukti yang dilaksanakan oleh Kejari Garut :
‎1. Narkotika
‎- Sabu-Sabu sebanyak 252 paket kecil
‎- Ganja Kering sebanyak 5 paket kecil
‎- Tembakau Sintetis sebanyak 39 paket kecil
‎- Tembakau sebanyak 1 bungkus
‎2. Psikotropika
‎- Obat jenis Tramadol sebanyak 1.691 tablet
‎- Obat jenis Trihexipenidryl sebanyak 1.957 tablet
‎- Obat jenis Alganax Alprazolam sebanyak 20 tablet
‎- Obat jenis Calmlet Aprazolam sebanyak 120 tablet
‎- Obat jenis Mersi Aprazolam 152 tablet
‎- Obat jenis Hexymer sebanyak 1.000 tablet
‎- Obat jenis Riklona sebanyak 76 tablet
‎- Obat jenis Zypas Prazolam sebanyak 9 tablet
‎- Obat jenis MF sebanyak 2.352 tablet
‎- Obat henis Euforiss Clomazepam sebanyak 1 tablet
‎Total yang dimusnahkan sebanyak 7.378 tablet
‎3. Senjata Tajam dan Alat Kejahatan Lainnya
‎- Senjata Api Rakitan Laras Panjang sebanyak 1 buah
‎- Senjata Api Rakitan jenis Pistol sebanyak 1 buah
‎- Senjata Airsoft Gun sebanyak 1 buah
‎- Senjata Tajam Pedang sebanyak 1 buah
‎- Senjata Tajam Golok sebanyak 11 buah
‎- Besi linggis sebanyak 5 buah
‎- Pisau lipat/Stainless sebanyak 5 buah
‎- Kunci Astag Letter T sebanyak 9 (sembilan) buah
‎- Tas selempang, tas kecil dompet
‎- Beberapa potong pakaian pria dan wanita
‎- Beberapa jenis barang lain yang dipergunakan untuk kejahatan lainnya
‎4. Minuman Keras/Minuman Beralkohol dengan berbagai merek sebanyak 2.455 botol
‎5. Uang palsu berupa uang Dollar Amerika Serikat palsu pecahan US$100 sebanyak 2 lak yang masing-masing berjumiah 85 lembar emisi 2006.
‎6. Rokok Ilegal sebanyak 1.189.172 batang rokok tanpa dilekati pita cukai dari berbagai merek.

( R Agus Sopian )

Ribuan Warga Desa Sukahati Cilawu Ikuti Upacara Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-80 Tahun 2025

0

GARUTTERKININEWS.CON – Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80 Pemerintah Desa (Pemdes) Sukahati Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, menggelar upacara Bendera yang bertempat di Lapangan Desa Sukahati, Minggu (17/08/2025).

Pantauan Media dilapangan Hadir dalam acara tersebut Kepala Desa, Perangkat Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPD, LPM, RW/RT, MUI, kader PKK, Karang taruna, para pelajar, Mahasiswa KKN, tokoh agama, tokoh masyarakat serta tamu undangan.

Pada kesempatan tersebut yang bertindak sebagai inspektur upacara Kepala Desa Sukahati Ici Sujana SH.I dan selaku komandan upacara yaitu Babinsa Serka Risman Herdiana dalam upacara tersebut berlangsung sukses dan hikmat.

Dalam amanatnya Kepala Desa Sukahati Ici Sujana SH.I mengatakan bentuk rasa syukurnya. semoga kita tetap menjunjung rasa nasionalisme dan jiwa kebangsaan.

Babinsa Serka Risman Herdiana, Kepala Desa Ici Sujana SH.i  dan Bhabinkamtibmas Aipda Dedi Supriatna, S.H

“Terima kasih kepada seluruh peserta upacara yang dengan khidmad mengikuti kegiatan di desa sukahati ini sudah biasa melaksanakan upacara dengan jumlah 10 RW dengan peserta 1500 lebih sehingga sangat meriah,” kata Kepala Desa Sukahati Ici Sujana SH.I kepada media garutterkininews.com.

Menurutnya, tidak hanya upacara saja yang di gelar tetapi juga menggelar berbagai macam perlombaan dalam menyemarakan peringatan kemerdekaan yang ke 80.

“Adanya perlombaan ini untuk membangun rasa tanggung jawab dan silaturahmi diantara masyarakat desa. Alhamdulillah masyarakat sangat antusias dalam mengikuti rangkaian upacara HUT RI Ke 80 ini.

Mari kita sama-sama menjadikan desa sukahati ini lebih maju lagi, infrastruktur, adil, makmur dan sejahtera,” tandasnya.

(R Agus Sopian)

Polres Garut Gelar Olahraga Bersama Sambut HUT ke-80 RI, Jaga Stabilitas dan Kondusivitas Wilayah

0
‎Peringatan HUT RI ke-80, Polres Garut menyelenggarakan kegiatan Olahraga Bersama Forkopimda dan instansi se-Kabupaten Garut, bertempat di Markas Polres Garut, Jalan Sudirman, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Sabtu (16/8/2025).
‎Peringatan HUT RI ke-80, Polres Garut menyelenggarakan kegiatan Olahraga Bersama Forkopimda dan instansi se-Kabupaten Garut, bertempat di Markas Polres Garut, Jalan Sudirman, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Sabtu (16/8/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polres Garut hari ini menyelenggarakan kegiatan Olahraga Bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi se-Kabupaten Garut, bertempat di Markas Polres Garut, Jalan Sudirman, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Sabtu (16/8/2025).

‎Kapolres Garut, AKBP Yugi Bayu Hendarto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-80 RI dengan mengusung tema “Satu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”.

‎Ia menekankan bahwa Olahraga Bersama ini bukan sekadar ajang perayaan, tetapi juga momen penting untuk mempererat hubungan kerja antar instansi di Kabupaten Garut.

‎”Hari ini kita tidak hanya berolahraga, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar instansi untuk menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah,” ujar Yugi.

‎Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Bupati Garut, Wakil Bupati Garut, Ketua DPRD Garut, Danrem 062/Tarumanegara, Dandim 0611 Garut, Kepala Kejaksaan Negeri Garut, Ketua Pengadilan Garut, Danyon Infanteri 303/Raider, Dandenpom III/2 Garut, Kepala Kantor Kemenag, Kepala BNN, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Kepala Lapas, Kepala Bapas, Kepala Rutan, Kadishub, dan Kasatpol PP Garut, serta seluruh peserta olahraga.

‎Di akhir sambutannya, Kapolres Yugi Bayu Hendarto mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan dengan meriah serta kepada seluruh hadirin yang telah hadir.

‎Ditutup dengan memimpin yel-yel untuk membakar semangat para peserta: “Selamat pagi, Polres Garut, Inisiatif Tanggap!”

( R Agus Sopian )

Jelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia Pemkab Garut kukuhkan Paskibraka tingkat Kabupaten Garut Tahun 2025

0
Pelaksanaan pengukuhan Paskibraka tingkat Kabupaten Garut Tahun 2025, yang dilaksanakan di Gedung Pendopo Garut, Jum'at (15/8/2025).
Pelaksanaan pengukuhan Paskibraka tingkat Kabupaten Garut Tahun 2025, yang dilaksanakan di Gedung Pendopo Garut, Jum'at (15/8/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengukuhkan 35 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Garut Tahun 2025, yang dilaksanakan di Gedung Pendopo Garut, Jum’at (15/8/2025).

‎Pengukuhan Paskibraka ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia tingkat Kabupaten Garut.

‎Pengukuhan berlangsung khidmat, para anggota Paskibraka berikrar yang dituntun langsung oleh Bupati Garut selaku Pembina Upacara.

‎Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Garut, Nurrodhin, menyampaikan, bahwa pemuda merupakan pelopor untuk membangun kesadaran bangsa sekaligus sebagai komitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

‎”Komitmen kebangsaan ini harus diaktualisasikan dan diteladani untuk membangun Garut di masa yang akan datang,” ucapnya.

‎Berkaitan dengan hal tersebut, menjelang Peringatan HUT ke-80 RI, pihaknya telah melaksanakan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka dengan tema “Membentuk Seorang Anggota Paskibraka yang Berjiwa Disiplin dan Tanggungjawab untuk Menjadi Pribadi yang Mandiri”.

‎”Atas dasar pentingnya Pusdiklat ini maka diharapkan bisa melahirkan generasi muda yang beriman dan bertaqwa kepada tuhan yang maha esa, berakhlaq yang mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggung jawab, berdaya saing, serta memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan, dan kebangsaan, berdasarkan pancasila dan undang-undang dasar 1945,” tuturnya.

‎Nurrodhin menuturkan seleksi Calon Paskibraka di Kabupaten Garut dilaksanakan di 3 wilayah, yakni di wilayah Garut bagian Selatan yang dilaksanakan di SMAN 21 Garut dan SMKN 5 Garut tang diikuti 195 peserta dan terpilih 40 orang, kemudian di wilayah Garut bagian Utara yang dilaksanakan di SMAN 26 Garut dan SMAN 9 Garut yang diikuti 278 peserta dan terpilih 57 orang, serta di wilayah Garut bagian Tengah yang dilaksanakan di SMPN 1 Cigedug dan SMKN 1 Garut yang diikuti 280 peserta dan terpilih 53 orang.

‎Selanjutnya, para peserta terpilih mengiku kegiatan seleksi tingkat kabupaten yang dilaksanakan di Hotel Suminar dan di SOR RAA Adiwijaya pada tanggal 9 April hingga 21 April 2025, hingga pada akhirnya terpilih 35 orang untuk tingkat kabupaten dan 2 orang terbaik sebagai perwakilan dari Kabupaten Garut untuk tingkat Provinsi yaitu atas nama Akmal Ridam Muzakki dari SMAN 1 Garut dan Aura Athafunnisa yang juga dari SMA yang sama.

‎”Pelaksanaan seleksi melalui aplikasi transparansi Paskibraka di bawah pengawasan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, peserta yang terpilih sesuai peringkat dalam aplikasi transaparansi Paskibraka untuk melanjutkan pendidikan latihan sebanyak 35 orang untuk tingkat kabupaten dan 2 orang terbaik sebagai perwakilan dari Kabupaten Garut untuk tingkat provinsi,” tuturnya.

‎Pasca pengukuhan, para Paskibraka yang telah dikukuhkan dikumpulkan di Ruang Rapat Pamengkang, di lokasi tersebut para Paskibraka yang akan bertugas di tanggal 17 Agustus 2025 nanti, diberi motivasi langsung oleh Wakil Bupati Garut, Putri Karlina.

‎Ia berharap para Paskibraka bisa melakukan tugas sebaik-baiknya, yang juga dibarengi dengan doa terbaik.

‎Putri mengungkapkan bahwa para Paskibraka datang membawa kebanggaan bagi orang-orang terdekat, mulai dari orang tua, guru, teman, dan lain sebagainya. Ia pun menilai jika kesempatan ini tidak datang untuk setiap orang.

‎”Maka pergunakanlah dengan sebaik-baiknya, lakukan yang terbaik _do the best_, tapi jangan lupa bahwa pada akhirnya Allah lah yang menentukan segalanya, maka hikmahnya setelah ikhtiar, jangan lupa doanya dikencengin, dan istirahatnya juga kalian harus tahu kapan kalian harus berhenti untuk _take rest_ sebentar, saya tahu kalian sudah menempuh pelatihan berbulan-bulan yang itu tidak mudah sama sekali, dan kalau misalnya nanti kalian berhasil itu adalah hasil dari kerja keras kalian, kalian harus bangga dengan diri kalian sendiri,” kata Wabup Garut.

‎Wabup Garut juga berpesan agar kedisiplinan yang didapat selama mengikuti Pusdiklat Capaska bisa diterapkan tidak hanya hingga tanggal 17 Agustus saja, melainkan terus diterapkan dalam kehidupan.

‎”Jadi mengibarkan bendera adalah tugas pertama hari ini, tapi _lesson learn_ yang kalian dapatkan untuk kehidupan itu yang jangka panjangnya, jadi saya harap teman-teman pulang, membawa bekal pengalaman, cerita nanti untuk anak cucu, bahwasanya “Oh Ibu Oh Ayah” pernah mengibarkan bendera di Alun-Alun Kabupaten Garut, itu adalah cerita yang khusus menjadi cerita kalian, tapi yang saya harapkan kalian bisa menjadi generasi yang selalu mencintai tanah air, kalau nanti menjadi mahasiswa-mahasiswa yang berjuang untuk masyarakat, atau menjadi apapun nanti, kalian adalah tetap menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain,” tandasnya.

‎Berikut Paskibraka tingkat Kabupaten Garut Tahun 2025 :
‎- *Putra*
‎1. NADHIF FERDIAN SHIDQI KURNIA DARI SMAN 1 GARUT
‎2. FARID RIZKIANA KAMIL DARI SMAN 1 GARUT
‎3. ARDIA ZIDAN RAMADAN DARI MA AL MASHDUQI BOARDING SCHOOL GARUT
‎4. NABIL RAIHAN PUTRA RUDIANA DARI SMAN 11 GARUT
‎5. ALI RAHMAN DARI SMAN 18 GARUT
‎6. ANDRI ANSYAH YANWAR DARI SMAN 10 GARUT
‎7. FIKRI NURISTIPA DARI MAN 1 GARUT
‎8. JABAL ILMANAL-RASYID DARI SMAN 18 GARUT
‎9. FAHMI KAMILUDIN DARI SMAN 5 GARUT
‎10. ALANA RAYRYUGA BRANDO DARI SMAN 6 GARUT
‎11. RIZKI MULYA PRAYUDHA DARI SMAN 16 GARUT
‎12. RIZA BUSTAN FAUZI DARI SMKN 2 GARUT
‎13. MOCHAMMAD GIO VIRGIAWAN DARI SMAN 5 GARUT
‎14. MUHAMMAD NUR RAMDHANI HERMAWAN DARI SMAN 9 GARUT
‎15. I MADE WISNU NARAYANA MAHENDRADATTA DARI SMAN 6 GARUT
‎16. SONI SAPUTRA DARI SMKN 10 GARUT
‎17. SUGIA DANIS PRAYOGA DARI SMKS ISLAMIC CENTRE PAKENJENG (WBN)
‎18. MUHAMMAD SADDAM EL ISLAM DARi MA AL-QUR’AN KUDANG
‎19. DAREL AIDIN ENZI DARI MA MA’ARIF CILAAGENI

‎*- Putri*
‎1. NURUL SAFFANA EFENDI DARI SMAN 1 GARUT
‎2. SUNNYTHA ARMADA DARI SMAN 2 GARUT
‎3. SEFTY LANGLANG BUANA DARI SMAN 16 GARUT
‎4. ANINDYA FAIRUZ AL MALIKA DARI SMAN 1 GARUT
‎5. RADEN SYARAH FARAHIYA YUSHIFA DARI SMAN 1 GARUT
‎6. FAUZIA PUTRI AZARIA DARI SMAN 2 GARUT
‎7. BALQIS NUR MUTTAQIN DARI SMAN 19 GARUT
‎8. ALMA NURSEVI RAMADHANI DARI SMAN 18 GARUT
‎9. HILGA KIRANIA CHANDRA DARI SMKN 3 GARUT
‎10. CUT NADIVA ABELIA DARI SMKN 4 GARUT
‎11. MUTIARA UTAMI PUTRI DARI MAN 1 GARUT
‎12. NAAILA IMTIYAAZ FATHUROHMAN DARI SMAN 1 GARUT
‎13. NIDA BADRIANI DARI SMAN 19 GARUT
‎14. NADA NESTARIA DARI SMAN 10 GARUT
‎15. YOPI RAHMAWATI DARI SMAN 10 GARUT
‎16. RAHSYA PUTRI LESTARI DARI SMAN 13 GARUT

( R Agus Sopian )

Polres Garut Bongkar Ladang Ganja Tersembunyi di Dalam Rumah di Bungbulang

0

GARUTTERKININEWS.COM – Satuan Reserse Narkoba Polres Garut berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika jenis ganja di wilayah Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut.

Dari pengungkapan ini, polisi menyita 125 batang pohon ganja dan 23,26 gram daun ganja kering siap konsumsi.

Pelaku berinisial IN (32), warga Kecamatan Bungbulang, di tangkap pada hari Selasa (12/8/2025) sekitar pukul 14.00 WIB di Desa Mekarjaya. Penangkapan ini kemudian dikembangkan ke rumah pelaku, yang ternyata dijadikan lokasi penanaman ganja.

“Hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku sudah tiga kali melakukan penanaman ganja sejak Agustus 2023 dan telah memanen sebanyak empat kali untuk dikonsumsi sendiri. Barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku 1 (satu) paket narkotika yang diduga jenis daun ganja kering yang dimasukan kedalam plastik klip bening danratusan batang pohon ganja dalam berbagai media tanam yang berada dalam rumah pelaku,” ujar AKP Usep kepada awak media, Jumat (15/8/2025).

“Kami juga akan mengembangkan penyelidikan untuk mengetahui asal-usul barang bukti dan kemungkinan adanya jaringan lain, atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 111 ayat (1) dan/atau ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.” Tutup AKP Usep.

( R Agus Sopian )

Bupati Garut Lantik Tiga Direksi Baru Perumda Air Minum Tirta Intan

0
Pelantikan Direksi Perumda Air Minum Tirta Intan Kabupaten Garut, bertempat di Pamengkang Pendopo Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jum'at (15/8/2025).
Pelantikan Direksi Perumda Air Minum Tirta Intan Kabupaten Garut, bertempat di Pamengkang Pendopo Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jum'at (15/8/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, hari ini melantik Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Intan Kabupaten Garut, bertempat di Pamengkang Pendopo Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jum’at (15/8/2025).

‎Pelantikan ini merupakan akhir dari serangkaian proses seleksi ketat yang telah diikuti oleh para calon direksi.

‎”Alhamdulillah ini sudah terpilih 3 orang Direksi,” ujar Bupati Abdusy Syakur Amin, mengungkapkan rasa syukurnya atas terpilihnya jajaran direksi baru.

‎Berikut adalah daftar direksi yang dilantik:
‎1. Dr. H. Dadan Hidayatulloh, M.I.Pol sebagai Direktur Utama;
‎2. Didi Mulyadi, S.ST sebagai Direktur Teknik; dan
‎3. Mahmud Gustiawan, S.E. sebagai Direktur Administrasi Umum dan Keuangan.

‎Bupati menjelaskan bahwa Perumda Air Minum Tirta Intan (sebelumnya PDAM) memiliki peran strategis dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia berharap direksi yang baru dapat memperluas cakupan layanan dan menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Garut dalam meningkatkan perekonomian daerah.

‎Di akhir sambutannya, Bupati berpesan kepada para direksi yang terpilih untuk menjalankan tugas dan kewajiban dengan baik, berpegang teguh pada kejujuran, dan taat pada aturan.

‎”Tunjukkan bahwa kita adalah perusahaan yang memiliki tata kelola yang baik,” tegasnya.

‎Bupati berharap direksi baru dapat memberikan kontribusi nyata, memperbaiki kelemahan dalam pengelolaan keuangan, dan menjalin konektivitas yang kuat. Hal ini, menurutnya, akan menciptakan akselerasi signifikan dalam pembangunan daerah.

( R Agus Sopian )

Wabup Garut Ingatkan Direktur RSUD dr. Slamet Garut tentang Pentingnya Pelayanan Prima

0
Serah Terima Jabatan (Sertijab) Direktur Unit Organisasi Bersifat Khusus (UOBK) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Slamet Garut yang berlangsung di RSUD dr. Slamet Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jum'at (15/8/2025).
Serah Terima Jabatan (Sertijab) Direktur Unit Organisasi Bersifat Khusus (UOBK) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Slamet Garut yang berlangsung di RSUD dr. Slamet Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jum'at (15/8/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menghadiri kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Direktur Unit Organisasi Bersifat Khusus (UOBK) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Slamet Garut yang berlangsung di RSUD dr. Slamet Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jum’at (15/8/2025).

‎Dalam kegiatan ini, Putri Karlina menitipkan pesan khusus kepada direktur yang baru agar segera mengevaluasi dan memperbaiki manajemen rumah sakit secara menyeluruh.

‎”Saya meminta untuk crosscheck lagi, di recheck lagi, apa-apa yang menjadi hal-hal yang belum baik di dalam rumah sakit, baik itu pelayanan maupun internal,” tegasnya.

‎Wakil Bupati Garut secara khusus menyoroti pentingnya sentuhan kepemimpinan perempuan dalam mengelola rumah sakit. Ia berharap dr. Inge Andriani Heriawan, yang juga memiliki latar belakang dari Dinas Kesehatan, dapat menjadi jembatan yang baik antara Dinkes dan RSUD. Ia juga berharap direktur baru dapat menjadi sosok yang amanah untuk memperbaiki tata kelola manajemen rumah sakit.

‎”Karena (direkturnya) perempuan, saya berharap lebih detail, lebih memahami apa yang masih kurang dalam pelayanan di rumah sakit,” katanya.

‎Sementara itu, Plt. Direktur lama yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr. Leli Yuliani, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan selama dua bulan masa jabatannya. Ia memaparkan beberapa pencapaian, seperti upaya peningkatan pelayanan rujukan dan penataan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIM RS) yang meski belum optimal, ia berharap dapat dilanjutkan oleh direktur baru. dr. Leli juga menyoroti keberhasilan RSUD dr. Slamet dalam menekan angka kematian ibu dan bayi.

‎”Alhamdulillah, saya melihat tren untuk penyelamatan ibu dan bayi di RSUD dr. Slamet ini dari bulan Juni-Juli itu mengalami penurunan signifikan,” ujarnya.

‎Ia menambahkan bahwa upaya pencegahan infeksi (PPI) juga terus diperkuat, mengingat infeksi merupakan salah satu penyebab utama kematian ibu dan bayi di Garut.

‎Direktur baru UOBK RSUD dr. Slamet Garut, dr. Inge Andriani Heriawan, mengakui bahwa memimpin RSUD dr. Slamet adalah amanah yang besar, terutama karena pengalaman di rumah sakit yang minim. Namun, ia berjanji akan memberikan warna baru dan terus meningkatkan pelayanan.

‎”Tapi Insya Allah dengan bekerja sama, dengan kita saling mempercayai kita saling bertanggung jawab dan tentu saja bimbingan dari pimpinan, bimbingan dari Bu Kadinkes, terus bimbingan dari terutama Bapak bupati dan Ibu wakil Bupati, insya allah kita akan bisa membawa gerbong besar ini menuju suatu pelayanan yang betul-betul bisa dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

‎dr. Inge juga menyoroti pentingnya melayani masyarakat miskin dengan empati. Ia menekankan bahwa kepuasan pasien adalah hal utama dan berjanji akan bekerja sama dengan seluruh jajaran rumah sakit untuk mewujudkan pelayanan yang dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Garut.

( R Agus Sopian )

Bupati Garut Lantik 13 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Bupati Tekankan Tanggung Jawab dan Kolaborasi

0
Pelantikan 13 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang berlangsung di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (14/8/2025).
Pelantikan 13 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang berlangsung di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (14/8/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melantik 13 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang berlangsung di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (14/8/2025). Pelantikan dilaksanakan berdasarkan Keputusan Bupati Garut Nomor 800.1.3.3/Kep.1111-BKD/2025.

‎Dalam sambutannya, Bupati Garut menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni serah terima jabatan, tetapi merupakan awal dari sebuah amanah besar. Ia menegaskan, tanggung jawab besar kini berada di pundak para pejabat untuk menggerakkan roda pemerintahan di sektor masing-masing.

‎”Di pundak saudara yang dilantik hari ini juga melekat mandat untuk menggerakkan roda pemerintahan di sektor yang saudara pimpin, serta memastikan program kerja berjalan tepat sasaran dan mewujudkan visi Garut Hebat dan Berkelanjutan yang telah kita canangkan,” ujar Abdusy Syakur Amin.

‎Bupati Garut juga mengingatkan bahwa tantangan pembangunan daerah semakin kompleks. Target kinerja yang tertuang dalam RPJMD dan perjanjian kinerja harus menjadi acuan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bukan sekadar dokumen di atas kertas.

‎”Kita semua paham bahwa tantangan pembangunan daerah semakin kompleks, target kinerja yang telah dituangkan dalam RPJMD dan perjanjian kinerja bukan hanya sekadar di atas kertas melainkan ukuran kebiasaan kita dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

‎Untuk itu, Abdusy Syakur Amin menekankan tiga hal utama yang harus menjadi fokus para pejabat yang dilantik. Pertama, mereka harus fokus pada target kinerja dengan indikator keberhasilan yang jelas dan terukur. Kedua, kolaborasi antar instansi harus ditingkatkan karena pencapaian besar hanya bisa lahir dari kerja sama lintas sektor.

‎”Dan yang ketiga berorientasi pada hasil dan manfaat-manfaat, tidak kita hanya melihat dari rapat dan panjangnya laporan, tapi lebih kepada apa yang dirasakan oleh masyarakat,” tandasnya.

‎Berikut Daftar PNS Yang Dilantik Pada Hari Ini :

‎1. Dedy Mulyadi, M.H. sebagai Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah
‎2. Ahmad Mulyana, S.T., M.Si. sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik
‎3. Rika Agustiana, S.T. sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman
‎4. H. Budi Gan Gan Gumilar, S.H., M.Si. sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
‎5. Margiyanto, S.H. sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah
‎6. Usep Basuki Eko, S.H., M.H. sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran
‎7. Ganda Permana, S.Sos., M.M., sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja
‎8. Drs. H. Hendra Siswara Gumilang., M.M sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM
‎9. Ridzky Ridznurdhin, S.H., M.Ak, sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah
‎10. Kristanti Wahyuni, S.H., M.H. sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat
‎11. Saepul Hidayat, S.STP., M.Si., M.Ak. sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah
‎12. dr. Inge Andriani Heriawan, M.Si. sebagai Direktur UOBK RSUD dr. Slamet Garut pada Dinas Kesehatan
‎13. Asep Wawan Budiman, S.Pd., M.Si. sebagai Kepala Dinas Pendidikan

( R Agus Sopian )

Rumah Produksi Kerupuk Kulit di Sukaregang Garut Kota Terbakar, Kerugian Capai Rp150 Juta

0

GARUTTERKININEWS.COM – Kebakaran menimpa sebuah rumah produksi kerupuk kulit milik H. Jahid (52) di Kampung Sukaregang RT 03 RW 21, Kelurahan Kota Wetan, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, pada Kamis (14/8/2025) sekitar pukul 10.15 WIB.

Kapolsek Garut Kota AKP Zainuri, S.Pd. menyampaikan api diduga berasal dari dapur penggorengan ketika minyak yang digunakan untuk menggoreng kerupuk tersambar api, lalu menjalar cepat ke bagian lain bangunan. Rumah produksi berlantai dua berukuran 24×10 meter ini mengalami kerusakan cukup parah, dengan bagian lantai bawah dan lantai atas masing-masing seluas 10×10 meter hangus terbakar.

 

Mendapat laporan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kota Wetan bersama anggota siaga Polsek Garut Kota, segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan membantu proses pemadaman, Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dibantu warga sekitar akhirnya berhasil memadamkan api.

Meski tak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta. “Kami mengimbau pelaku usaha yang menggunakan api dan minyak dalam jumlah besar untuk selalu memperhatikan standar keamanan, agar kejadian serupa tidak terulang,” kata Zainuri.

( R Agus Sopian )

Satpol PP Garut Berhasil Amankan 432 Miras Siap Edar

0
Satpol PP Kabupaten Garut, berhasil mengamankan 432 botol Miras dari berbagai merk yang siap edar di wilayah Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa malam (12/8/2025).
Satpol PP Kabupaten Garut, berhasil mengamankan 432 botol Miras dari berbagai merk yang siap edar di wilayah Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa malam (12/8/2025).

GARUTTERKININEWS.COM – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Garut, berhasil mengamankan 432 botol minuman keras (Miras) dari berbagai merk yang siap edar di wilayah Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa malam (12/8/2025). Pengamanan ratusan miras ini dihadiri langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin.

‎Bupati Garut mengaku prihatin terhadap maraknya peredaran maupun penjualan Miras di Kabupaten Garut, yang menurutnya jelas-jelas sudah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Garut Nomor 13 Tahun 2015 tentang Anti Maksiat, yang menjadikan Garut sebagai zona nol persen alkohol.

‎Terlebih, imbuh Syakur, Miras ini dikhawatirkan akan merusak akhlak dan moral generasi penerus yang ada di Kabupaten Garut.

‎Oleh karena itu, Bupati Garut mengapresiasi Satpol PP Kabupaten Garut yang secara terus menerus dan konsisten melakukan operasi pencegahan dan peredaran Miras di wilayah Kabupaten Garut.

‎”Kami berharap bahwa ini memberikan efek jera kepada yang lain, saya berpikir bahwa tidak cukup hanya sampai di sini, kita edukasi kepada masyarakat tentang bahaya penggunaan minuman keras yang tadi tidak sesuai peruntukannya, saya nanti minta teman-teman lebih intens lagi mengedukasi, karena kami melihat bahwa ini selalu ada, kenapa ini ada? Karena ada permintaan, nah ini permintaan ini konon katanya juga permintaan disebabkan karena ada orang-orang yang dikhawatirkan oleh kita adalah generasi muda,” ujar Syakur.

‎Sementara itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, menuturkan, proses penertiban peredaran miras ini telah melalui proses panjang, mulai dari pengintaian, mengikuti target, hingga berhasil mengamankan ratusan botol minuman haram tersebut.

‎”Ini yang kami dapatkan jadi ada yang sudah diturunkan juga kepada para penjual, jadi ini tidak dijual satu-satu jadi ini ada modusnya dikirim sesuai dengan pesanan untuk diperjualbelikan, jadi ini bisa dikategorikan pengedar,” tutur Eko.

‎Eko menjelaskan sesuai dengan _Standar Operasional Prosedur_(SOP) yang berlaku, semua barang bukti termasuk kendaraan yang dipakai tersangka diamankan oleh pihaknya untuk proses lebih lanjut, dan nantinya Satpol PP akan menyerahkannya ke Kejaksaan untuk dibawa ke Pengadilan.

‎”Ini kendaraannya tentu saja seperti sesuai SOP kendaraan dan barang bukti ini termasuk tersangka pelaku kita amankan kita tahan, untuk proses lebih lanjut di Pol PP dan nanti kita akan serahkan proses lebih lanjut ke Kejaksaan untuk dibawa ke Pengadilan,” tandasnya.

( R Agus Sopian )