Jumat, Juni 26, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 56

Jumlah Rumah Terdampak Gempa Bumi di Garut Bertambah Menjadi 1.623 Rumah

0
Sekda Kabupaten Garut memimpin Rapat Pembahasan Penanganan Bencana Gempa Bumi di Wilayah Kabupaten Garut, di Posko Penanganan Darurat Bencana Gempa Bumi tepatnya di Halaman Kantor Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Rabu (25/9/2024).
Sekda Kabupaten Garut memimpin Rapat Pembahasan Penanganan Bencana Gempa Bumi di Wilayah Kabupaten Garut, di Posko Penanganan Darurat Bencana Gempa Bumi tepatnya di Halaman Kantor Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Rabu (25/9/2024).

GTN.COM, Garut – Jumlah rumah terdampak gempa kini bertambah dari data awal 1.237 menjadi 1.623 rumah setelah verifikasi. Dari total tersebut, 1.195 rumah atau sekitar 73,63% telah diverifikasi. Dari hasil verifikasi sementara, 109 rumah memenuhi kualifikasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dengan rincian 79 rumah rusak ringan dan 30 rusak sedang.

“Kami memprediksi bahwa yang pengungsi hari ini baik itu mandiri maupun yang ada di tenda-tenda, itulah yang terkategori sebagaimana hasil pendataan BNPB, yaitu 109 KK, artinya clear persoalan, itu yang didapat Alhamdulillah rapat ini sudah selesai di situ,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, usai memimpin rapat penanganan bencana gempa bumi, di Posko Penanganan Darurat di Halaman Kantor Kecamatan Pasirwangi, Rabu (25/9/2024). Rapat tersebut membahas verifikasi rumah terdampak bencana dan situasi terkini pasca-gempa yang terjadi seminggu lalu.

Selain itu, sebut Nurdin Yana, sebanyak 22 fasilitas umum dan sosial juga telah terinventarisasi. Ia menginstruksikan dinas terkait untuk segera menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) guna perbaikan fasilitas tersebut.

Nurdin juga menetapkan batas waktu verifikasi rumah terdampak harus selesai sebelum pukul 17.00 WIB, agar data bisa difinalisasi pada rapat pukul 20.00 WIB malam ini.

“Mudah-mudahan semua kebutuhan, semua hal yang menjadi tugas masing-masing SKPD sudah tercover, sudah tergambarkan, dan sudah terselesaikan, untuk kemudian menyodorkan solusinya seperti apa,” tambahnya.

Meski demikian, Nurdin menekankan pentingnya penanganan rumah terdampak yang tidak memenuhi kriteria BNPB. Pemerintah daerah, menurutnya, bertanggung jawab atas rumah-rumah ini, meskipun verifikator mengkategorikannya sebagai rusak sangat ringan. Pemerintah berencana memberikan bantuan melalui skema cash for work atau bantuan kerohiman.

“Tapi yang jelas ada keberpihakan kita kepada mereka, kalau melihat persebaran, berdasarkan informasi awal dari teman-teman verifikator, itu sebetulnya mereka terkategori yang maaf ya mungkin sangat ringan,” tandasnya.

Terkait besaran stimulan, Kepala Pelaksana BPBD, Aah Anwar Saefuloh, akan mengajukan nota dinas kepada Pj Bupati Garut, Barnas Adjidin, untuk menetapkan jumlah bantuan stimulan bagi rumah yang terdampak namun tidak memenuhi kriteria BNPB.

(Asopian)

KPU Garut Tetapkan Dua Zona Kampanye Pilkada 2024

0
Pelaksanaan Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Kampanye untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Garut Tahun 2024, di Aula Kantor KPU Garut, Jalan Suherman, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Selasa (24/9/2024).
Pelaksanaan Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Kampanye untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Garut Tahun 2024, di Aula Kantor KPU Garut, Jalan Suherman, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Selasa (24/9/2024).

GTN.COM, Garut Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut menggelar Rapat Koordinasi terkait Penyelenggaraan Kampanye untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Garut 2024, yang berlangsung di Aula Kantor KPU Garut, Selasa (24/9/2024). Rapat ini dihadiri unsur pemerintah, TNI, dan Polri.

Dalam rapat tersebut, KPU menetapkan bahwa pelaksanaan kampanye Pilkada 2024 akan dibagi menjadi dua zona. Zona 1 meliputi wilayah Garut Utara, sedangkan Zona 2 mencakup Garut Selatan. Setiap zona terdiri dari 21 kecamatan. Kampanye akan dimulai pada Rabu (25/9/2024), dengan masing-masing pasangan calon (Paslon) diberikan waktu kampanye selama 10 hari di setiap zona.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Garut, Nurrodhin, menyatakan bahwa pelaksanaan kampanye akan berjalan di dua zona berbeda secara bersamaan yang akan dimulai besok Rabu (25/9/2024).

“Secara bersamaan di zona yang berbeda, kalau tidak salah besok Paslon 1 di zona 1, Paslon 2 di zona 2. Kemudian 10 hari kemudian beralih seperti itu,” ujar Nurrodhin dalam keterangan seusai acara.

Nurrodhin menekankan pentingnya menjaga kondusivitas selama masa kampanye dan menyerukan kepada masyarakat serta tim sukses agar turut menciptakan suasana politik yang aman dan tertib.

Ia meyakini bahwa penyelenggara Pilkada baik itu KPU maupun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Garut akan bertindak adil dan akan memfasilitasi yang sama kepada setiap kontestan Pilkada Kabupaten Garut Tahun 2024

“Selanjutnya kepada warga masyarakat, ayo kita bangun bersama-sama penyelenggaraan kampanye dengan sebaik-baiknya, dengan masing-masing bisa menjaga kepercayaan dan ketertiban,” ucapnya.

Ketua KPU Kabupaten Garut, Dian Hasanudin, menjelaskan bahwa selain jadwal kampanye, rakor ini juga membahas titik lokasi pemasangan alat peraga kampanye (APK) dan metode kampanye, termasuk rapat umum dan iklan media.

“Alhamdulillah hari ini kita sudah bisa menerbitkan SK KPU berkenaan dengan jadwal kampanye dan kemarin kita sudah mengeluarkan kaitan dengan SK KPU tentang titik lokasi pemasangan APK dan tempat pelaksanaan metode kampanye dengan rapat umum,” tutur Dian.

“Kampanye akan berlangsung dari 25 September hingga 23 November 2024, dan setiap Paslon diharapkan mematuhi aturan kampanye serta menghindari hoaks, ujaran kebencian, dan politik uang,” kata Dian.

Dian menjelaskan, beberapa metode kampanye yang bisa dilakukan oleh para paslon, mulai dari metode pertemuan terbatas tatap muka atau dialog, pemasangan APK, penyebaran bahan kampanye, termasuk dengan metode kampanye lainnya seperti rapat umum atau kampanye akbar yang bisa dilaksanakan satu kali.

“Dan satu metode kampanye itu hanya bisa dilaksanakan 14 hari sebelum berakhir masa kampanye yaitu iklan di media cetak, media elektronik ataupun radio, ataupun televisi. Jadi itu waktunya 14 hari sebelum masa kampanye berakhir,” katanya.

Setiap Paslon diharapkan melaksanakan kampanye sesuai dengan aturan dan mekanisme serta menghindari hoaks, ujaran kebencian, dan politik uang

“Jadi mematuhi aturan merupakan keharusan yang harus dilaksanakan oleh pasangan calon dalam pelaksanaan kampanye,” tandasnya.

Sebelumnya, KPU Kabupaten Garut telah menerbitkan Surat Pengumuman dengan Nomor : 238/PL.02.3-Pu/3205/2024 tentang Penetapan Pasangan Calon Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Garut Tahun 2024 yang menetapkan 2 Paslon Bupati dan Wakil Bupati Garut yakni Paslon dr. H. Helmi Budiman dan H. Yudi Nugraha Lasminingrat, serta Paslon Dr. Ir. Abdusy Syakur Amin, M.Eng dan drg. Luthfianisa Putri Karlina, M.BA.

Selain itu, pada hari Senin, (23/9/2024) KPU Kabupaten Garut juga menerbitkan Surat Keputusan Nomor : 1909 Tahun 2024 tentang Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Garut Tahun 2024 , di mana berdasarkan SK tersebut Paslon dr. H. Helmi Budiman dan H. Yudi Nugraha Lasminingrat mendapatkan Nomor Urut 1, sedangkan Paslon Dr. Ir. Abdusy Syakur Amin, M.Eng dan drg. Luthfianisa Putri Karlina, M.BA. mendapatkan Nomor Urut 2.

*Pembagian Zona Kampanye (Berdasarkan SK KPU Garut Nomor 1910 Tahun 2024 tentang Penetapan Jadwal Pelaksanaan Kampanye Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Garut Tahun 2024) :*

*Zona 1 (Garut Utara):*Garut Kota, Karangpawitan, Tarogong Kaler, Tarogong Kidul, Samarang, Pasirwangi, Sucinaraja, Wanaraja, Pangatikan, Sukawening, Karangtengah, Cibatu, Bl. Limbangan, Selaawi, Kersamanah, Malangbong, Leles, Kadungora, Cibiuk, Leuwigoong, Banyuresmi.

*Zona 2 (Garut Selatan):* Cilawu, Bayongbong, Cigedug, Cikajang, Cisurupan, Sukaresmi, Banjarwangi, Singajaya, Peundeuy, Cihurip, Cisompet, Pameungpeuk, Cibalong, Cikelet, Pamulihan, Pakenjeng, Bungbulang, Mekarmukti, Caringin, Cisewu, Talegong.

(Asopian)

Sekda Garut Tegaskan Netralitas ASN Jelang Pilkada 2024

0
Pelaksanaan Penandatanganan Pakta Integritas Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut yang berlangsung di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (24/9/2024).
Pelaksanaan Penandatanganan Pakta Integritas Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut yang berlangsung di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (24/9/2024).

GTN.COM, Garut – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, diikuti seluruh staf ahli bupati, para kepala bagian dan pegawai, menandatangani Pakta Integritas Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Garut. Acara ini berlangsung di Lapangan Setda, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (24/9/2024).

Penandatanganan ini dilakukan seiring dengan penetapan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat, serta Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Garut untuk Pilkada serentak 2024. Nurdin Yana menegaskan, kegiatan ini adalah langkah konkret untuk menindaklanjuti Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) yang menekankan netralitas ASN.

“Kebetulan juga kami kemarin di Jakarta diisyaratkan hal yang sama agar kita tidak boleh (memihak), ASN netral dalam kerangka pelaksanaan pilkada serentak ini,” ucap Nurdin Yana.

Penandatanganan ini tidak hanya dilakukan di lingkup Setda Garut, namun juga di seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut. Dalam pakta integritas ini ASN harus berjanji pada diri sendiri dan berperilaku sesuai dengan normatif yang telah ditentukan. Nurdin menambahkan, ASN harus berpegang teguh pada prinsip-prinsip normatif dan menjaga agar tidak memanfaatkan Barang Milik Daerah (BMD) untuk kepentingan politik.

“Karena BMD itu Barang Milik Daerah konotasinya akan dipersepsi lain oleh teman-teman di situ, akan nampak sekali keberpihakannya,” tegasnya.

Pakta integritas ini diharapkan dapat memastikan netralitas ASN dalam menghadapi Pilkada 2024, serta menjaga profesionalitas dan kredibilitas pemerintahan di Kabupaten Garut.

(Asopian)

HUT Hari Lalu Lintas Bhayangkara, Sat Lantas Polres Garut Gelar Fun Walk

0

GTN.COM, Garut – Sat Lantas Polres Garut menggelar Fun Walk dalam rangka Hari Lalu Lintas ke 69 Tingkat Polres Garut Tahun 2024, Selasa (24/9/2024).

Hadir dalam kegiatan tersebut PJ Bupati Garut Drs. H. Barnas Adjidin, M.M., M.Pd, ketua DPRD Kab. Garut, Ketua Pengadilan Negeri Garut dan Perwakilan Kejari Garut.

Selain itu perwakilan Kodim 0611 Garut, Dandenpom III/ 2 Garut, Sekda Kab. Garut, Kepala Dishub Kab. Garut, Ketua Organda Kab. Garut dan Anggota Polres Garut beserta Polsek jajaran.

Dalam sambutannya Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., mengatakan di usia 69 Lalu Lintas semakin banyak tantangan, dimana Polisi Lalulintas merupakan etalase Kepolisian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Lanjut Fajar, kami mengucapkan selamat hari Lalu Lintas yang ke 69 tahun 2024 kepada seluruh jajaran Lalulintas Polres Garut, semoga kedepan lebih baik dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat.

Sebelum Fun Walk, di adakan senam bersama, kemudian fun walk dan hiburan. Dalam hiburan di tampilkan Polisi Cilik, pembagian hadiah kepada pemenang lomba video kreatif dan pemberian penghargaan kepada anggota Lalu lintas yang berprestasi.

Untuk para peserta fun walk di sediakan berbagai hadiah menarik seperti kulkas, dispenser, sepeda motor dan hadiah lainnya.

Kasat Lantas Polres Garut Iptu Aang Suhandi, SAP., mengatakan kami juga memberikan bantuan sosial kepada para lansia atau jompo.

“Kami harap kegiatan ini juga dapat memberikan kebahagiaan kepada warga yang lain.” Ujar Aang.

(Asopian)

Penemuan Bayi Perempuan Di Kampung Umbul Tengah Tarogong Kidul Gegerkan Warga

0

GTN.COM, Garut – Warga Kampung Umbul Tengah Kecamatan Tarogong Kidul di gegerkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang di duga di buang oleh orang tuanya, Selasa (24/09/2024).

Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., melalui Kapolsek Tarogong Kidul AKP Agus Kustanto, SH., mengatakan Bayi tersebut pertama kali di temukan oleh seorang warga setempat di pinggir jalan Jl. Pembangunan sekitar pukul 06.30 WIB.

“Bayi perempuan itu di temukan dalam kondisi sehat, dengan berat badan sekitar 2 kilogram dan panjang 48 cm, kata Agus.

Saksi menjelaskan bahwa ia melihat bayi tersebut tergeletak tanpa ada tanda-tanda siapa yang meninggalkannya.

Saat ini, bayi perempuan tersebut telah dibawa ke Bidan Aan dan Puskesmas Haurpanggung untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

“Pihak kami masih melakukan penyelidikan terkait siapa yang membuang bayi tersebut.” Ujar Agus.

(Asopian)

Polisi Pastikan Isu Yang Beredar Penganiayaan Oleh Sosok “Ninja” di Garut Itu Kabar Hoax

0

GTN.COM, Garut – Warga Kabupaten Garut khususnya Kecamatan Karangpawitan di resahkan oleh isu ‘ninja ketuk pintu’ yang beredar di media sosial.

Isu tersebut beredar bahwa di Desa Lebak Agung Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut sehingga menimbulkan keresahan warga.

Kabar ini menjadi semakin liar setelah muncul tuduhan bahwa pelaku yang berpakaian seperti ninja juga melakukan penganiayaan kepada warga.

Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., melalui Kapolsek Karangpawitan Kompol M. Duhri mengatakan bahwa informasi tersebut tidak benar atau hoax. Senin (23/09/2023).

“Kami telah melakukan penyelidikan terkait dengan isu tersebut dan sampai saat ini tidak ada korban dari orang yang mengetuk di malam hari atau ninja.” Ujar Duhri.

Duhri menghimbau warga tidak menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya, selain itu juga agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya. (R Agus Sopian)

Pemkab Garut Mulai Verifikasi dan Validasi Penyintas Gempa Magnitudo 4.9

0
Pelaksanaan Rakor Pembahasan Penanganan Bencana Gempa Bumi di Wilayah Kabupaten Garut, yang dilaksanakan di Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Gempa Bumi di Kantor Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Minggu (22/9/2024).
Pelaksanaan Rakor Pembahasan Penanganan Bencana Gempa Bumi di Wilayah Kabupaten Garut, yang dilaksanakan di Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Gempa Bumi di Kantor Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Minggu (22/9/2024).

GTN.COM, Garut – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan dinas terkait, mulai melakukan verifikasi dan validasi (verval) terhadap penyintas gempa bumi di Kabupaten Garut sejak Sabtu (21/9/2024).

Usai memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Gempa Bumi di Pos Komando Darurat Bencana di Kecamatan Pasirwangi, Minggu (22/9/2024, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Garut, Aah Anwar Saefuloh, menjelaskan, pihaknya masih memverifikasi dan memvalidasi 1.237 rumah terdampak gempa, yang diverifikasi sejak Sabtu. Hasil dari verifikasi tersebut akan diajukan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mendapatkan bantuan stimulan.

“Kita sedang melaksanakan pendataan verifikasi dan validasi data kita punya 1.237 (rumah berdasarkan) data awal, sedang diverifikasi dimulai dari hari kemarin (Sabtu, (21/9/2024)), setelah itu mungkin setelah hasil verifikasi itu kita akan usulkan untuk (ke) BNPB untuk diberikan bantuan stimulan,” ujar Aah.

Pasca gempa berkekuatan magnitudo 4.9 yang terjadi pada Rabu (18/9/2024), Aah menilai situasi mulai terkendali. BPBD Garut telah mendirikan dapur umum dan tempat pengungsian. Namun, Aah menyebutkan bahwa warga lebih memilih mengungsi secara mandiri ke rumah keluarga daripada ke posko pengungsian. “Tapi kebutuhan dasarnya kita _support_,” ucapnya.

BPBD juga masih menghitung total kerugian akibat bencana tersebut. Aah mengimbau masyarakat terdampak untuk bersabar, sambil menunggu proses verifikasi dan validasi. Dia menegaskan bahwa BPBD akan terus mendukung kebutuhan dasar penyintas selama proses ini berlangsung.

“Insya Allah, selama menunggu, kebutuhan dasar akan kami penuhi. Jika ada hal mendesak, silakan hubungi pos kami di Desa Barusari atau di Kantor Kecamatan Pasirwangi,” tegas Aah.

Berdasarkan data BPBD Garut yang diperbarui pada Jumat (20/9/2024) pukul 16.30 WIB, gempa berkekuatan Magnitudo 4.9 ini berdampak pada 6 kecamatan dan 23 desa, dengan total 1.237 rumah terdampak. Berikut rinciannya:
1. Kecamatan Pasirwangi: 1.136 rumah
2. Kecamatan Cisurupan: 11 rumah
3. Kecamatan Cibiuk: 1 rumah
4. Kecamatan Samarang: 77 rumah
5. Kecamatan Sukareemi: 11 rumah
6. Kecamatan Tarogong Kaler: 1 rumah.

(Asopian)

Pj. Bupati Garut: Bantuan Pemkab Sumedang Wujud Kepedulian bagi Korban Bencana

0

GTN.COM, Garut – Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, menerima kunjungan dari Pj. Bupati Sumedang, Yudia Ramli, pemberian bantuan untuk masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Garut. Pertemuan berlangsung di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, pada Minggu (22/9/2024).

Barnas Adjidin mengapresiasi kedatangan Pj. Bupati Sumedang dan menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Pemerintah Kabupaten Sumedang. Kunjungan ini adalah wujud empati yang mendalam bagi para penyintas terdampak gempa. Bantuan ini, sebut Barnas, adalah amanah yang harus dilaporkan dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Barnas juga menekankan pentingnya mempererat hubungan kedua kabupaten, tidak hanya dalam penanganan bencana, tetapi juga dalam berbagai kerja sama lainnya. “Silaturahmi terus terjalin, tidak hanya dalam urusan kebencanaan tapi urusan-urusan lainnya yang memang bisa dikerjasamakan antara kedua kabupaten yaitu Sumedang dan Garut,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Pj. Bupati Sumedang, Yudia Ramli, menyampaikan keprihatinannya atas bencana yang melanda Garut dan berharap agar Kabupaten Garut segera pulih.

“Tidak seberapa bantuannya, tetapi kami adalah Pemerintah Kabupaten Sumedang memiliki satu tradisi satali yaitu _saling talingakeun_, artinya empati, simpati, dan surti ketika saudara-saudara yang di Kabupaten Garut ini tertimpa bencana,” ucapnya.

Yudia juga menegaskan bahwa kunjungannya merupakan simbol kebersamaan antara Pemerintah Kabupaten Sumedang dan Garut, yang berdekatan dan berbatasan. Dalam kunjungan ini, Pemkab Sumedang menyerahkan donasi sebesar 50 juta rupiah untuk membantu masyarakat terdampak gempa.

“Kami datang ke sini adalah untuk memberikan semangat, dan semoga musibah ini segera selesai,” pungkas Yudia.

(Asopian)

KPU Garut Tetapkan 2.005.168 Pemilih dalam DPT Pilkada 2024

0
Pelaksanaan Rapat Pleno Rekapitulasi dan Penetapan DPT tingkat Kabupaten Garut pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Bupati dan Wakil Bupati Garut Tahun 2024 yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Santika, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jum'at (20/9/2024).
Pelaksanaan Rapat Pleno Rekapitulasi dan Penetapan DPT tingkat Kabupaten Garut pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Bupati dan Wakil Bupati Garut Tahun 2024 yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Santika, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jum'at (20/9/2024).

GTN.COM, Garut – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut resmi menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Bupati dan Wakil Bupati Garut Tahun 2024. Penetapan ini dilakukan dalam Rapat Pleno Terbuka di Ballroom Hotel Santika, Kecamatan Tarogong Kaler, Jum’at (20/9/2024). Berdasarkan hasil rapat tersebut, jumlah pemilih yang tercatat dalam DPT mencapai 2.005.168 jiwa.

Ketua KPU Kabupaten Garut, Dian Hasanudin, menyampaikan bahwa jumlah DPT kali ini mengalami penurunan dibandingkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang mencapai 2.006.012 jiwa. Penurunan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk data kematian yang masuk dalam kategori Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

“Pasca DPT ditetapkan ini secara serentak misalkan di Jawa Barat, datanya tidak akan berubah. Namun apabila ada masyarakat yang masih belum terdaftar nanti ada layanan khusus yang disebut dengan daftar pemilih khusus, itu syaratnya memiliki kartu identitas kependudukan elektronik, sehingga bisa memilih ke TPS meskipun belum terdaftar di DPT, lalu juga kita bisa lanjut mengakomodir ketika ada masyarakat yang ingin pindah memilih, jadi nanti ada persyaratan khusus untuk masyarakat yang ingin pindah memilih, sehingga pada hari H di tanggal 27 November, masyarakat bisa menyalurkan aspirasi meskipun tidak di lokasi TPS yang sekarang,” tutur Dian.

Dia menyatakan, pihaknya akan mengumumkan DPT ke publik, sehingga masyarakat bisa mengecek langsung apakah dirinya sudah terdaftar atau belum dalam daftar pemilih, melalui website Cek DPT _Online_.

“Harapan kami memang kita ingin memastikan semua masyarakat terdaftar di dalam daftar pemilih, sehingga kita mudah-mudahan dari DPT yang sudah kita tetapkan ini bisa menyalurkan aspirasinya pada tanggal 27 November untuk datang ke TPS,” harapnya.

Ahmad Nur Hidayat, Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Provinsi Jawa Barat, menambahkan bahwa data DPT ini akan menjadi dasar penting dalam proses tahapan Pilkada selanjutnya, termasuk penetapan jumlah surat suara yang harus disiapkan. Terlebih, Ia mengungkapkan bahwa dalam unsur data ini nantinya terdapat jumlah pemilih dan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Nantinya data ini nanti akan menjadi modal dasar penting untuk melaksanakan tahapan-tahapan berikutnya,” kata Ahmad.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Garut, Lamlam Masropah, menyampaikan, bahwa sesuai tugas dan wewenang, dalam kegiatan ini pihaknya melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan DPT yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Garut.

Sebelum pleno dilaksanakan, lanjut Lamlam, pihaknya juga sudah mengirimkan 1.042 data saran perbaikan, dan data tersebut menurutnya sudah ditindaklanjuti semuanya oleh KPU Kabupaten Garut.

“Termasuk data TMS dari masyarakat yang meninggal hari ini, itu semuanya juga sudah ditindaklanjuti, jadi posisinya insya Allah seluruh proses penetapan DPT yang hari ini sudah ditetapkan mengakomodir seluruh masyarakat yang memang harusnya masuk ke dalam DPT,” lanjutnya.

Ia menilai bahwa ada satu subtansi dari DPT yaitu orang yang memiliki hak pilih dia masuk dalam DPT dan orang yang tidak punya hak pilih maka dia tidak masuk dalam DPT.

“Semoga DPT yang ditetapkan hari ini benar-benar sudah mengakomodir hak pilih sebagai hak konstitusional warga masyarakat Garut, untuk kemudian nanti bisa menyalurkan hak pilihnya,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Garut, Nurrodhin, dalam sambutannya mengapresiasi kerja keras KPU Kabupaten Garut. Ia juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan partisipasi masyarakat dalam menyukseskan Pilkada 2024.

Ia mengungkapkan ke depan semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Pilkada Tahun 2024 akan memasuki masa-masa yang sangat krusial dan dinamis, mulai dari penetapan bakal calon menjadi calon, pengundian nomor urut, hingga nanti memasuki masa kampanye.

“Ayo kita sukseskan Pemilukada Tahun 2024, dengan tetap menjaga keamanan, ketertiban, kondusifitas, dengan tingkat partisipasi yang tinggi, sehingga insya Allah akan menghadirkan pimpinan Kabupaten Garut yang akan datang yang betul-betul sangat diinginkan oleh warga masyarakat Kabupaten Garut,” ujar Nurrodhin.

Rapat Pleno ini lengkap dihadiri oleh Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang bergantian membacakan rekapitulasi DPT tingkat kecamatan. Penetapan DPT ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Ketua dan anggota komisioner KPU Kabupaten Garut.

Adapun rincian hasil Rapat Pleno Rekapitulasi dan Penetapan DPT Kabupaten Garut sebagai berikut:
– Jumlah Kecamatan : 42
– Jumlah Desa/Kelurahan : 442
– Jumlah TPS : 4.418
– Jumlah Pemilih Laki-Laki : 1.023.858
– Jumlah Pemilih Perempuan : 981.310
– Total DPT : 2.005.168

(Asopian)

Pj. Bupati Garut: 1.244 Rumah Terdampak Gempa, Penanganan Darurat Terus Berjalan

0
Pj Bupati Garut, Barnas Adjidin, mendampingi Kepala BNPB RI, Letjen TNI Haryanto, meninjau lokasi terdampak gempa bumi M4.9 di Desa Barusari, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Kamis (19/9/2024).
Pj Bupati Garut, Barnas Adjidin, mendampingi Kepala BNPB RI, Letjen TNI Haryanto, meninjau lokasi terdampak gempa bumi M4.9 di Desa Barusari, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Kamis (19/9/2024).

GTN.COM, Garut – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia, Letjen TNI Suharyanto, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Garut pada Kamis (19/9/2024). Ia disambut langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Garut di Kantor Kecamatan Pasirwangi.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk melaksanakan Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Bencana Gempa Bumi yang mengguncang Kabupaten Garut pada Rabu (18/9/2024) dengan kekuatan magnitudo 4,9. Setelah rapat, Letjen TNI Suharyanto didampingi Pj Bupati Garut meninjau lokasi terdampak gempa di Desa Barusari, Kecamatan Pasirwangi.

Rakor turut dihadiri oleh Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, beberapa deputi BNPB RI, kepala dinas terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, dan tamu undangan yang lainnya.

Usai rapat koordinasi, Letjen TNI Suharyanto, didampingi oleh Pj Bupati Garut, meninjau langsung lokasi terdampak bencana gempa bumi, tepatnya di wilayah Desa Barusari, Kecamatan Pasirwangi. Di lokasi kejadian, Kepala BNPB RI menyapa langsung masyarakat dampak gempa bumi.

Barnas Adjidin menyebutkan bahwa bencana gempa bumi ini berdampak pada 23 desa di enam kecamatan, menyebabkan kerusakan pada 1.244 rumah, 25 fasilitas sosial, dan 18 fasilitas pendidikan. Upaya penanganan darurat telah dilakukan, mulai dari penyelamatan korban, pendirian dapur umum, pengamanan barang-barang warga, serta penyelenggaraan _trauma healing_ bagi anak-anak.

“Kami mencoba untuk mendistribusikan itu memanfaatkan fasilitas-fasilitas yang ada di wilayah, sehingga bantuan-bantuan permakanan itu bisa disampaikan,” ujar Barnas.

Pihaknya juga pastikan pelayanan kesehatan dan pendidikan tetap berjalan, serta personel BPBD Garut terus siaga di lapangan.

“Kami perintahkan pada jajaran BPBD Kabupaten Garut harus terus standby dan menampung berbagai hal-hal terjadi di lapangan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto menyatakan bahwa dampak gempa di Garut tidak seberat di Bandung, meski kerusakan tersebar di berbagai wilayah. Pemerintah, melalui BNPB, berjanji memperbaiki rumah dan infrastruktur yang rusak. Bantuan berupa rumah baru akan diberikan untuk kerusakan berat, sementara rumah dengan kerusakan sedang dan ringan akan menerima bantuan masing-masing sebesar Rp30 juta dan Rp15 juta akan diberikan sesuai mekanisme yang ada dan mengikuti hasil asesmen dari tim terkait.

“Intinya dari Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Pusat lewat BNPB ini akan menjamin kebutuhan dari para masyarakat terdampak, karena Pak Bupati juga sudah menetapkan status tanggap darurat,” tutur Letjen TNI Suharyanto.

Di tempat yang sama, Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, memaparkan, bahwa sejak kejadian bencana gempa bumi terjadi, pihaknya langsung berkoordinasi dengan BNPB RI. Ia pun mengapresiasi gerak cepat yang telah dilakukan oleh BNPB, dan menyampaikan pentingnya mitigasi bencana untuk masyarakat.

“Jadi pelajaran dari kemarin di Kabupaten Bandung, ada cerita satu anak dia selamat artinya tidak luka sama sekali, karena dia begitu gempa dia sembunyi langsung di bawah bangku, yang lainnya pada keluar, yang lainnya itu pada kena luka, jadi hal seperti itu kan harus diingatkan terus pada masyarakat,” tandasnya.

Pada acara ini, BNPB RI menyerahkan bantuan Dana Siap Pakai sebesar Rp250 juta dan logistik kepada Pemkab Garut, termasuk tenda, sembako, matras, dan alat-alat pendukung lainnya, yang diserahkan secara simbolis oleh Kepala BNPB dan Pj. Gubernur Jawa Barat kepada Pj Bupati Garut.

Berikut logistik dan peralatan yang diberikan oleh BNPB :
1. Tenda Pengungsi 5 Unit
2. Tenda Keluarga 50 Unit
3. Sembako 200 Paket
4. Hygiene Kit 200 Paket
5. Matras 100 Lembar
6. Selimut 100 Lembar
7. Terpal 100 Lembar
8. Kasur Lipat 50 Lembar
9. Velbed 30 Unit
10. Light Tower 2 Unit
11. Pakaian Dewasa Pria 50 Paket
12. Pakaian Dewasa Wanita 50 Paket
13. Makanan Siap Saji 200 Paket
14. Pakaian Anak/Bayu 50 Paket
15. Pampers 30 Paket
16. Pembalut Wanita 20 Paket

(Asopian)